...****************...
Aku perlahan membuka mataku yang terasa sangat berat, dan melihat wajah polos Olivia yang sedang tertidur di pelukanku.
Aku dengan lembut membelai rambut peraknya yang indah dan perlahan bangkit dari tempat tidur.
Jam berapa ini? Entahlah, perhitungan mentalku mengatakan kalau ini masih sangat pagi.
Di luar jendela juga masih gelap. Kamar yang kami gunakan untuk tidur ini memiliki posisi yang sangat strategis, jadi meskipun dibangun di dalam gua di sebuah gunung, cahaya masih bisa masuk dengan lancar.
Meskipun pemilik kamar ini sebelumnya adalah vampir yang seharusnya membenci matahari...
Hey! Bukankah vampir seharusnya berdiam diri di tempat gelap atau tidur di peti mati?! Jangan menghancurkan imajinasiku tentang vampir! Apa vampir di dunia ini memiliki kebiasaan untuk meniru tingkah laku manusia?!
Vampir yang kuketahui dari film di bumi adalah makhluk keren dan elegan yang selalu menikmati hidup mewah mereka selama ratusan tahun, dan memanipulasi manusia dari bayang-bayang!!
Setelah memastikan posisi matahari, aku menulis surat kalau aku akan ke perpustakaan dan menaruhnya di meja agar Olivia tidak cemas saat bangun nanti.
Dia telah meluapkan semua perasaan dan emosinya semalam, jadi aku yakin dia butuh waktu untuk memulihkan tenaganya.
Aku langsung berganti pakaian dari piyama menjadi pakaian santai ku yang biasa.
Sebenarnya aku bisa langsung berganti pakaian secara instan karena aku menggunakan sihir spasial dan langsung memakainya di tubuhku. Itu adalah sihir sehari-hari yang nyaman dan baru kubuat kemarin.
Sambil berpikir singkat, akhirnya aku sampai di tangga menuju lantai 1 dan turun dengan cepat untuk mencapai sebuah lorong satu arah yang besar.
Di ujung lorong itu adalah pintu ganda yang sedikit lebih kecil daripada pintu kamar kami. Membuka pintu yang berat, aku akhirnya masuk ke ruangan berbentuk lingkaran yang penuh dengan rak buku yang disusun rapih seperti labirin.
Ruang perpustakaan itu sendiri memiliki 3 lantai dan penuh dengan lorong kecil yang menuju rak buku lainnya.
Bagian atap perpustakaan ini berbentuk kubah dan terbuat dari kaca untuk memudahkan cahaya masuk.
Ada beberapa lampu gantung yang dipasang di tempat tertentu yang tidak terkena sinar matahari. Dan meskipun masih gelap di luar, perpustakaan ini justru memiliki kecerahan yang tak terbayangkan dari bangunan yang dibuat di dalam gua.
Itu semua berkat kaca yang menjadi atap perpustakaan. Itu adalah kaca sihir yang akan mengeluarkan cahaya saat di berikan pasokan mana.
Meskipun sudah ditinggalkan selama ratusan tahun, tempat ini masih mempertahankan isinya……
Sambil berpikir tentang kastil tua ini, aku berjalan menuju suatu rak yang ditandai dengan kata 'sihir' dan mengambil beberapa buku dari sana untuk dibawa ke meja.
Teknik percetakan masih belum terlalu maju di dunia ini, jadi semua buku yang ada di perpustakaan ini memiliki isi yang ditulis tangan.
Hanya perusahaan penerbit besar saja yang memiliki mesin pencetak untuk membuat koran setiap harinya.
Kembali ke topik, semua buku yang kuambil ini berisi beberapa informasi tentang sihir yang ada di dunia.
Aku sudah memiliki pengetahuan dasar tentang apa itu sihir, tapi aku masih ingin mencari tahu lebih dalam lagi tentang hal itu,
Rupanya, di dunia ini memiliki 2 tipe sihir. Itu adalah sihir elemental dan non-elemental.
Ada 7 unsur utama untuk sihir elemental, seperti; Api • Air • Tanah • Angin • Cahaya • Kegelapan • Spasial.
Untuk cahaya, itu memiliki elemen lanjutan dan menjadi sihir suci. Hanya seorang [Saint] yang bisa menggunakannya dengan bebas.
Dan ada terlalu banyak sihir non-elemental sehingga membuatku kesulitan menghapalnya.
Setidaknya itu adalah informasi yang diketahui umum.
Sihir es yang di gunakan Olivia kemarin adalah hasil dari elemen air tingkat lanjutan yang dikombinasikan dengan elemen angin, tapi itu menghabiskan energi sihir seperti air terjun.
Sebenarnya, kemampuan sihir kami tidak sebaik itu, hanya saja sejak aku dan Olivia menyerap darah raja vampir, kemampuan kami praktis menjadi sangat kuat dan berhasil mendapatkan skill《Manipulasi Elemen》.
Sepertinya kami harus sedikit menahan diri saat pergi ke kota, aku dan Olivia berniat pergi ke kota dan mendaftar menjadi petualang jika memungkinkan. Bagaimana pun, kami butuh pekerjaan. Jika tidak, kami akan menjadi pengangguran ampas yang hidup hanya dengan mengandalkan warisan dari orangtuanya.
...****************...
"Noelle…? "
Aku terus membaca sampai aku mendengar suara Olivia memanggilku dari belakang. Sepertinya aku terlalu tenggelam dalam kegiatanku.
"Nn? Oh, selamat pagi, Olivia"
"Nn, selamat pagi … Sepertinya kamu sangat fokus sejak tadi, apa yang kamu baca? "
Olivia bertanya sambil berjalan ke arahku dengan membawa dua gelas berisi coklat panas dan mengatakan 'ini untukmu'.
"Hanya beberapa buku tentang sihir, aku masih ingin mengembangkan kemampuanku"
"… Bukankah Noelle sudah mencapai tingkat yang gila? "
Olivia mengatakan itu ketika dia duduk disampingku dan mulai membaca beberapa buku yang kuletakkan di meja.
Dia menempel padaku. Bukannya aneh, karena kami sudah sering duduk bersama, tapi … Hari ini dia menjadi sangat menempel denganku…
Baik, ayo cari topik pembicaraan!
"Apa sudah cerah di luar? "
"Nn? begitulah, matahari sudah cukup tinggi … Kenapa memangnya? "
"Tidak, aku hanya berpikir untuk kembali ke ladang itu untuk mengambil beberapa bunga dan menaruhnya di makam desa."
"Ahh … Ya…"
Melihat Olivia yang menjadi sedikit murung, aku segera mengalihkan pembicaraan.
"Setelahnya kita akan langsung berlatih! "
"…Eh? "
Sebenarnya aku menemukan satu tempat yang luar biasa dan cocok untuk berlatih ketika aku menjelajah sendirian kemarin … hehe lihat saja.
...****************...
"HHYYAAAAAAAAAAAA!!!! "
di sebuah tempat yang dikelilingi tebing pegunungan, sebuah suara teriakan bisa didengar dari seorang gadis yang dilempar ke udara dengan kecepatan tinggi…
"A-APA YANG KAMU LAKUKAAAANNNN?!! "
"Nikmatilah perjalanan udara yang singkat~"
Jeritan itu adalah suara yang berasal dari Olivia, gadis berambut perak yang sedang diluncurkan ke udara dengan kecepatan tinggi oleh Noelle. Bocah berambut putih itu, dengan senyum cerah di wajahnya, melemparkan Olivia ke bagian tebing yang penuh dengan monster terbang.
Mereka saat ini sedang berada di lokasi yang ditunjukkan Noelle sebagai tempat yang 'cocok untuk latihan'. Itu adalah sarang wyfern.
"NOELLE KAU BODOOOOOOHHHH!!!! "
Dengan suara jeritan itu, Olivia yang dilemparkan ke udara langsung membekukan semua yang ada di sekitarnya menjadi es.
Termasuk puluhan wyfern yang terbang kearahnya.
Semua wyfern yang membeku di udara langsung jatuh dengan cepat dan hancur menjadi kepingan es di tanah, sementara Olivia membuat pijakan menggunakan sihir es dengan membekukan kedua sisi tebing dan menjadikannya jembatan es yang cantik.
Hanya 1 orang, tapi Olivia terlalu kuat hingga mengubah topografi pegunungan hanya dengan jeritannya yang imut.
Sementara Olivia menunjukkan kekuatan yang luar biasa dengan membunuh semua wyfern, Noelle masih berdiri melambaikan tangannya dengan senyum cerah.
Hanya ketika Olivia mengatakan 'AKU AKAN MEMBALAS INIII!!! ' Noelle baru merasakan keringat dingin dan bertanya-tanya apa salahnya. Sebuah suara yang mengatakan 'Bukankah itu salahmu?! ' bisa terdengar, tapi mungkin itu hanya perasaannya.
"NOELLE KAMU BODOH! BODOH! BODOH!!! "
Noelle dengan indah mengabaikan Olivia yang memprotes dan mulai terbang ke arahnya menggunakan sihir gravitasi.
"hmm … Cukup bagus, tapi kamu ketinggalan satu disana…"
Ketika Noelle mengatakan itu, dia mengeluarkan hujan pedang pada wyfern yang lebih besar dari yang lain, membunuhnya seketika. Mungkin itu pemimpinnya yang memiliki resistensi terhadap suhu dingin.
Semua wyvern itu bisa dikalahkan dengan mudah karena mereka masih sangat muda dan belum menumpuk banyak pengalaman, tapi mereka tetaplah monster peringkat tinggi, jadi kemampuan Olivia bisa dilihat sangat gila di sini.
Bagaimanapun, latihan tetap berlanjut dengan Olivia yang cemberut. Setelah itu, Noelle dan Olivia pergi ke desa untuk meletakkan bunga yang mereka ambil dari ladang.
Tapi, ketika mereka berniat pulang ke kastil, Noelle dan Olivia bisa mendeteksi keberadaan puluhan orang yang berjarak agak jauh dari mereka dengan menggunakan《Presence Detection》mereka yang sudah berada di level tinggi.
"Bagaimana? Olivia."
Noelle bertanya dan langsung dijawab Olivia dengan 'Baik, ayo kita cek'.
Dengan kata-kata itu, Noelle dan Olivia yang tadinya menggunakan zirah mereka langsung ditutupi kabut hitam sebagai efek sihir spasial.
Menggunakan jubah hitam dengan tudung yang dipasangkan, Noelle dan Olivia mulai menghapus hawa keberadaan mereka menggunakan 《Presence Isolation》.
Noelle dengan cepat menggunakan kemampuan karakteristik milik vampir yaitu《Penciptaan Familiar》untuk menciptakan kelelawar yang akan memata-matai 'orang-orang itu'.
Saling memandang, Noelle dan Olivia langsung mengangguk dan mendengar percakapan 'orang-orang itu' melalui kelelawarnya.
『Hehehe, mereka benar-benar lemah bukan? Kita bisa membunuh mereka dengan cepat.』
『Yahh, mereka hanya warga desa yang tak mengetahui apapun, tapi menyenangkan untuk bermain dengan beberapa wanita cantik disini.』
Orang-orang itu berbicara dengan senyum vulgar yang menjijikkan.
『Tapi pria itu kuat kan? Dia terlihat seperti menahan diri ... 』
『Apa yang kau katakan?! Dia hanya beruntung karena bisa membunuh beberapa dari kita! Pria lemah seperti itu tidak mungkin bisa mengalahkan kita jika dia tidak memiliki keberuntungan! Siapa namanya kemarin? Va … 』
『Dia menyebut dirinya Vain』
『Nah itu! Bagaimanapun, aku tidak bisa mengingat orang bodoh sepertinya! 』
Pria yang terlihat seperti ketua itu mulai kembali berbicara dengan senyum menjijikkan dan segera dikoreksi oleh pria yang terlihat seperti aktor Holywood.
'Vain'
Ketika kata itu keluar dari mulut 「Ketua bajingan A」, Noelle dan Olivia yang mendengarkan dari jauh melalui familiar, langsung melebarkan matanya terkejut. Tapi itu hanya sebentar, karena Noelle langsung memulihkan ketenangan dan menunjukkan senyum dingin sambil berkata
"Baik, sepertinya kita akan pulang dengan banyak darah malam ini."
" … Nn."
Olivia menjawab dengan nada dingin yang akan membuat siapapun ragu kalau dia adalah manusia.
Bagaimana pun, Orang-orang itulah yang sudah membunuh warga desa, jadi mereka tidak punya hak untuk protes jika mereka mendapatkan balasan sebanyak 2× lipat.
...****************...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 373 Episodes
Comments
𝙍𝙮𝙪𝙪 𝘼𝙯𝙖𝙩𝙝𝙤𝙩𝙝
... Malam berdarah
2023-01-15
1
𝖗𝖚𝖐𝖐𝖍𝖆𝖉𝖊𝖛𝖆𝖙𝖆
gmna vain mati?mantan separty sm pahlawan lo...
2022-03-08
0
Konan
Mantap lanjutkann
2021-11-23
0