...****************...
Di sebuah hutan … Ada dua orang anak yang dengan santai berjalan diantara tumpukan mayat monster seolah mereka tak ada…
Dua anak itu adalah Noelle dan Olivia yang saat ini dalam suasana hati yang baik karena kencan mereka.
Noelle yang berjalan memimpin dan Olivia yang memeluk lengan kanannya dengan santai membunuh semua monster yang menganggu jalan mereka.
Terlihat beberapa pedang yang berlumuran darah sedang melayang disekitar mereka. Noelle mengendalikan pedang itu dengan kekuatan pedang perak miliknya dan membuat mereka menjadi satelit yang menyerang otomatis ketika mendeteksi musuh...
"Mereka sangat berisik bukan Noelle? ~"
"Yaa, tapi hanya dengan serangan mereka tidaklah cukup untuk menghentikan kencan kita~"
Dengan nada ceria dan suasana hati yang benar-benar tidak cocok untuk situasi sekitar mereka … Noelle dan Olivia melanjutkan berjalan sambil menatap mata satu sama lain.
Setelah beberapa menit berjalan, Noelle dan Olivia yang dikelilingi pedang melayang yang berlumuran darah akhirnya tiba di taman bunga yang tersembunyi diantara tebing dan bebatuan Gunung.
"Baiklah~ kita sampai~"
"Ayo cari tempat duduk! '
"Di bawah pohon besar yang di samping kolam itu terlihat bagus, ayo kita kesana! "
Noelle dan Olivia memutuskan untuk memilih tempat di bawah pohon besar setelah membentangkan karpet untuk mereka duduk.
Mengeluarkan semua barang bawaan dari spastial storage, Olivia melihat lingkungan sekeliling mereka yang diisi dengan rumput dan bunga yang tumbuh dengan bebas.
Terlihat juga beberapa hewan jinak yang beristirahat contohnya keluarga rusa, kambing gunung, angsa dan yang lain.
Mengambil roti isi dari keranjang, Noelle yang sejak tadi bersandar pada pohon mulai berjalan ke sungai membawa pedang yang sejak tadi masih melayang di sekelilingnya.
"Apa yang kau lakukan Noelle? "
Olivia yang melihat Noelle, mau tidak mau langsung bertanya.
"Nn? aku hanya ingin mencuci mereka sedikit … Dan selesai~"
Meskipun Noelle mengatakan 'mencuci', yang dia lakukan hanyalah memanipulasi pedang itu untuk masuk ke dalam air dan membilasnya sedikit … Dan membuat kolam menjadi berwarna merah pekat…
Setelah itu, Noelle dengan santai menancapkan semua pedang ke tanah dan membuat takut beberapa hewan seperti kelinci dan rusa yang ada di tempat kejadian.
Seolah tidak ada yang terjadi, Noelle sang pelaku dengan suasana hati yang ceria langsung berjalan ke arah Olivia sambil melompat-lompat. Olivia yang melihat itu tidak bisa menahan senyum kejang di wajahnya.
"Kemari Noelle~"
Olivia mengatakan itu sambil menepuk-nepuk pahanya. Melihat itu, Noelle segera tersenyum dan langsung menyandarkan kepalanya dengan pangkuan dari Olivia.
Noelle, yang menyerahkan tubuhnya pada Olivia sudah memiliki mata yang terpejam dan melonggarkan ekspresinya dengan 'funyaa~' atau sesuatu seperti itu.
(Ohh yaa, ini yang terbaik~)
Dan Olivia, yang saat ini memberikan bantal pangkuan pada Noelle, mulai tersenyum lembut seperti ibu suci dan membelai rambut putih albino milik Noelle.
Noelle yang matanya terpejam mulai merasa nyaman dan membuatnya mengantuk. Dia akan tertidur dalam beberapa saat … Tapi sebelum itu terjadi, Olivia membelai pipi Noelle dengan tangannya dan mulai mencuri bibirnya untuk berciuman dari atas.
Tindakan itu tentu saja membuat Noelle yang hampir tertidur langsung memiliki mata yang terbuka lebar dan bertanya dengan gagap.
"A-apa yang kau lakukan? "
Untuk pertanyaan Noelle yang kebingungan dengan wajah yang memerah, Olivia hanya memandangnya dengan senyum lembut dan membuat alasan dengan wajah memerah.
"I-itu karena kau! kau memberikan penampilan yang polos tanpa pertahanan seperti itu adalah hal yang langka! jadi aku tidak bisa menahan diri untuk menyerangmu…"
Kata-kata terakhirnya memiliki nada yang sangat halus dengan suara yang pelan. Saat mendengar itu dari Olivia, Noelle yang tadinya panik sekarang sudah memulihkan ketenangannya dan menatap wajah Olivia dengan terkejut.
Untuk Olivia yang membuat wajah imut itu, Noelle secara tidak sadar mulai menggerakkan tangannya untuk menyentuh pipi Olivia.
"Ah…"
Saat menyadari kalau Noelle menatapnya dengan mata serius, Olivia hanya bisa mengeluarkan suara demam yang terdengar terlalu menggoda untuk keluar dari mulut gadis kecil.
Tergoda dengan suara basah Olivia, Noelle menggerakkan tangannya yang digunakan untuk menyentuh Olivia dan mulai pindah ke lehernya untuk menariknya lebih dekat kepada Noelle.
Mata mereka saling memandang dari jarak yang sudah membuat hidung mereka bersentuhan. Tapi Noelle dan Olivia sudah tidak memiliki kewarasan untuk memperhatikan itu karena Noelle tanpa sadar mulai bergerak untuk lebih dekat dengan Olivia dan menciumnya.
Itu hanya ciuman yang lembut dan singkat, tapi itu terjadi sangat lama bagi mereka.
Setelah beberapa saat, Noelle dan akhirnya memisahkan diri dan kembali ke posisi semula yang dimana Noelle sedang menikmati bantal pangkuan dari kekasihnya.
Olivia masih menatapnya dengan mata penuh nafsu seperti hewan buas yang menemukan mangsanya.
Jika Noelle adalah perwujudan dari ketenangan, maka Olivia adalah perwujudan dari nafsu [Lust].
Dengan rambut berwarna perak yang tergerai bebas, Olivia menatap Noelle dengan mata penuh rasa berharap.
Tapi bocah berambut putih itu, Noelle hanya mengatakan 'belum waktunya~' dan membuat Olivia mengembungkan pipi nya seperti tupai.
Noelle dan Olivia akhirnya tertawa kecil karena kelakuan mereka masing-masing…
Dengan suasana merah muda yang bertebaran di udara...
Setelah menikmati roti isi dan bantal pangkuan Olivia, Noelle akhirnya berdiri dan berjalan ke arah pedang yang dia tancapkan ke tanah.
"Hmm … Sepertinya ini masih baik-baik saja … Ini jua … dan ini juga ……"
Seperti itu, Noelle yang memeriksa kualitas pedang miliknya satu-persatu akhirnya memasukkan mereka semua ke penyimpanan spasial dan berjalan ke arah Olivia yang duduk bersandar di bawah pohon.
(Sepertinya dia tidur…)
Memanfaatkan itu, Noelle akhirnya mengeluarkan lusinan pedang dari penyimpanan spasial nya dan memanipulasi mereka untuk meluncur ke tempat yang dia tetapkan.
Saat mendapatkan bantal pangkuan dari Olivia, Noelle juga memperhatikan sekitarnya.
Seandainya ada monster, dia akan mengirim beberapa pedang untuk menghabisi mereka dengan cepat.
Saat itulah jeritan bergema di hutan, suara itu mungkin milik monster raksasa karena itu menghasilkan getaran yang cukup besar di tanah dan membuat beberapa hewan menjadi takut dan akhirnya pergi.
Tapi itu tidak cukup untuk membangungkan Olivia! dan sebelum mencapai tempat mereka berdiri, monster raksasa itu sudah terjatuh lebih dulu ke tanah dengan puluhan pedang tertancap di tubuh bagian belakang tubuhnya.
Bagaimanapun, kumpulan monster tidaklah cukup untuk mengacaukan kencan mereka.
...****************...
Dan tanpa sadar 6 tahun telah berlalu…
Noelle dan Olivia saat ini berumur 14 tahun dan menggunakan perlengkapan tempur mereka yang sudah diperbarui.
Level mereka saat ini juga sudah sangat tinggi.
Sekitar level 160 untuk setiap orang. Itu karena Noelle dan Olivia melakukan leveling yang mirip seperti orang gila
Alasannya adalah karena mereka akan meninggalkan kastil dan pergi ke kota setelah sekian lama.
"… Baik, ayo pergi! Noelle~"
"Baik~ Ah! tunggu sebentar …"
Meminta Olivia untuk menunggu, Noelle dengan cepat berbalik ke goa tempat kastil dibangun dan akhirnya menutupi pintu masuknya dengan sihir bumi.
"… Dengan ini, selesai…"
Memandangi gunung tempat kastil di bangun sejenak, Noelle akhirnya berjalan menyusul Olivia dengan suasana hati yang baik.
Bagaimanapun, mereka akan menghadapi dunia manusia setelah sekian lama menjadi raja dan ratu vampir yang menyendiri.
...◇◇◇...
Dengan perginya Noelle dan Olivia, sejarah juga mulai bergerak, satu-persatu masalah akan muncul dan benih kehancuran juga sedikit demi sedikit mulai tumbuh, waktu terus berjalan, dan roda takdir akan terus berputar, pergantian sejarah yang akan terjadi, serta fakta yang tak pernah diduga siapapun juga mulai terlihat.
Ini akan menjadi awal dari sejarah para reinkarnator.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
[Arc 1: childhood] telah selesai!
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 373 Episodes
Comments
𝙍𝙮𝙪𝙪 𝘼𝙯𝙖𝙩𝙝𝙤𝙩𝙝
... Arc 1 Cuma 10 Chapter? ... Terserah lah, No Comment
2023-01-15
1