NovelToon NovelToon
Cermin Yang Retak

Cermin Yang Retak

Status: sedang berlangsung
Genre:Poligami / Penyesalan Suami / Balas Dendam
Popularitas:87.5k
Nilai: 5
Nama Author: Mama Mia

Aisyah pernah percaya bahwa pernikahannya dengan Raka akan bertahan selamanya. Selama lima belas tahun, mereka membangun keluarga sederhana dari nol, melewati susah dan senang hingga dikaruniai dua anak yang menjadi sumber kebahagiaan mereka.

Sampai suatu hari, suaminya mengaku telah jatuh cinta pada Nabila, sahabat Aisyah sendiri, dan meminta izin untuk menikahinya. Dengan hati yang hancur, pada akhirnya Aisyah mengizinkannya.

Namun, Aisyah tidak ingin menjadi.lemah. Demi anak-anaknya, dia mulai menyusun strategi. Hasil keringatnya bertahun-tahun, ia tak rela dinikmati oleh wanita lain yang sama sekali tak ikut berjuang.

Setelah Aisyah pergi, barulah Raka menyadari tak ada yang lebih baik dari Aisyah. Raka menyesal dan ingin kembali.

Namun, mampukan Aisyah melupakan luka ketika lelaki yang paling ia cintai pernah memilih wanita lain?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mama Mia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

08

.

Beberapa hari kemudian…

Sebuah gedung megah tampak penuh cahaya keemasan yang memantul dari lampu-lampu kristal di langit-langit. Rangkaian bunga putih menghiasi hampir setiap sudut ruangan, sementara meja-meja bundar tertata rapi dengan dekorasi elegan yang menunjukkan betapa mahalnya pesta tersebut.

Di pintu masuk gedung itu, terpampang foto prewedding besar nama kedua mempelai.

RAKA & NABILA

Di atas panggung pelaminan, Raka dan Nabila tampak tersenyum bahagia. Namun, sesaat kemudian senyum yang menghiasi wajah Nabila perlahan luntur melihat kedatangan Aisyah.

Sementara itu di atas karpet merah yang digelar memanjang sepanjang jalan menuju panggung, Aisyah berjalan dengan tenang. Bahkan senyum manis tampak terukir di bibir wanita itu. Hari ini, ia datang bukan sebagai tamu biasa. Melainkan sebagai istri pertama. Karena sebelumnya Raka yang mengatakan padanya bahwa Nabila menginginkan kehadiran Aisyah sebagai bukti bahwa istri pertamanya itu sudah memberikan ijin padanya untuk menikah lagi.

Semua mata yang ada dalam ruangan itu langsung menoleh melihat kedatangan Aisyah. Wanita yang begitu cantik dan anggun, mengenakan gamis panjang sederhana berwarna lembut dengan hijab yang serasi. Tidak ada perhiasan berlebihan yang melekat di tubuhnya. Tidak ada riasan mencolok, tapi anehnya wanita itu malah menjadi pusat perhatian.

Aisyah berjalan dengan punggung yang tegak dan kepala terangkat. Tidak ada air mata. Tidak ada pula wajah penuh luka seperti yang mungkin dibayangkan orang-orang. Matanya tanpa sengaja menyapu seluruh ruangan, dan rasa sesak itu kembali hadir. Pesta yang begitu mewah, sangat jauh dari acara pernikahannya dengan Raka lima belas tahun lalu.

Waktu itu bahkan gaun yang dikenakannya ketika hanyalah gaun sederhana yang dipilih bersama Raka dengan uang yang mereka miliki. Namun hari ini… Laki-laki yang sama berdiri di pelaminan dengan perempuan lain. Dan untuk perempuan itu, Raka mampu menggelar pesta semewah ini.

Aisyah menarik napas perlahan, bagai ada sesuatu yang menghantam dadanya mengingat pesta ini digelar menggunakan tabungan yang mereka berdua kumpulkan selama bertahun-tahun.

Tetapi Aisyah tetap memasang senyumnya. Wanita itu tidak membiarkan dirinya terlihat hancur. Tidak. Ia tidak akan menangis terlebih lagi di hadapan Nabila. Wanita itu bahkan sengaja datang sendiri tanpa mengajak anak-anaknya. Rangga sudah kelas empat, anak itu jelas tahu apa artinya “Ayah menikah lagi”. Dan ia tak ingin melihat luka di wajah anaknya.

Langkah Aisyah akhirnya tiba di atas pelaminan. Berdiri di hadapan Raka dan Nabila yang sudah memperhatikannya sejak ia masih berada di atas karpet merah.

Beberapa detik lamanya Nabila menunggu sesuatu. Kesedihan, kemarahan, atau mungkin air mata. Namun tidak ada.

Aisyah malah tersenyum tipis seraya mengulurkan sebelah tangannya. “Selamat atas pernikahan kalian. Semoga bahagia,” ucapan wanita itu.

Suara Aisyah terdengar begitu jelas. Bahkan beberapa tamu saling pandang mendengarnya. Apalagi saat melihat Aisyah menganggukkan kepala kecil sebelum berjalan menuju tempat duduk yang telah disediakan. Tempat duduk untuk istri pertama. Di atas panggung tak jauh dari tempat duduk Raka.

Raka terdiam. Entah mengapa, ketenangan Aisyah membuat dadanya terasa tidak nyaman. Ia pernah melihat Aisyah menangis. Pernah melihat istrinya marah. Pernah melihat wanita itu kecewa. Dan Aisyah yang seperti ini membuatnya merasa asing.

Sementara itu, Nabila yang berdiri di sampingnya mengikuti arah pandangan Raka. Seketika wajahnya berubah. Senyum yang terkembang sejak pagi kini telah luntur. Matanya melihat Aisyah lalu melihat para tamu yang mulai berbisik-bisik.

“Itu Bu Aisyah.”

“Kamu kenal?

“Tentu saja, itu istri pertama Pak Raka?”

“Cantik sekali. Aku baru tahu kalau istri pertamanya masih semuda itu.”

“Tapi kenapa malah menikah lagi? Padahal bu Aisyah lebih cantik, anggun pula.”

Bisikan-bisikan kecil mulai terdengar di berbagai sudut ruangan. Awalnya Nabila berusaha mengabaikannya. Namun semakin lama, semakin banyak orang yang membicarakan Aisyah.

Bahkan beberapa wanita yang duduk tidak jauh dari pelaminan sama sekali tak berhenti menatap Aisyah sambil membicarakan kecantikannya secara terang-terangan.

Nabila menghempaskan tubuhnya di atas mahligai ratu sehari dengan wajah kesal. Kedua tangannya terkepal erat di atas pangkuan. Hari ini adalah hari pernikahannya. Seharusnya semua mata tertuju kepadanya. Seharusnya semua orang membicarakan gaunnya, riasannya, pesta mewah yang telah ia impikan berbulan-bulan. Namun mengapa mereka malah sibuk membicarakan Aisyah. Wanita yang bahkan tidak melakukan apa-apa.

Nabila melirik ke samping, terlihat olehnya Raka masih menatap Aisyah. Dan itu membuat dadanya terasa panas.

“Kenapa kamu terus melihat dia?” bisik Nabila pelan sambil menarik tangan Raka.

Raka tersentak dan segera mengalihkan pandangan. “Aku hanya senang dia benar-benar memberi restu pada kita. Bukankah harusnya kamu juga senang? Kamu kan yang minta dia untuk datang?”

Nabila tergagap mendengar pertanyaan dari Raka. Memang dia yang minta, tapi bukan seperti ini seharusnya. Harusnya ia melihat wajah Aisyah yang sembab, bukan malah begitu cantik dan menjadi pusat perhatian.

Hanya sebentar saja duduk, Aisyah berdiri lalu mendekat ke arah pengantin. “Aku turun dulu, ya. Aku mau cari makanan. Lapar, tadi lupa sarapan,” ucap Aisyah lalu melangkah menjauh setelah menepuk pundak Raka dan Nabila bergantian.

Raka mengikuti semua gerak wanita itu. Begitu juga Nabila yang mencibir, mengira Aisyah akan menangis setelah ini. Tapi ternyata tidak. Di meja prasmanan, Aisyah dengan santainya mengambil piring kertas lalu buat wadah kue-kue yang terlihat begitu lezat. Wanita itu kemudian mencari tempat duduk dan menikmati apa yang ada di tangannya dengan senyum masih terkembang.

Raka yang melihat itu merasa ada sesuatu yang aneh di dalam dadanya.

Dulu, senyum seperti itulah yang selalu menyambut kepulangannya. Pria itu menelan ludahnya yang bagai tercekat di tenggorokan. Entah mengapa ia merasa ada sesuatu yang mulai berubah. Sesuatu yang belum bisa ia pahami.

Sementara Nabila tidak lagi sekadar kesal. Ada sesuatu yang lebih dalam perlahan tumbuh menjadi kebencian. Aisyah bahkan tidak berusaha merebut perhatian siapa pun, tetapi membuatnya merasa kalah. Wanita itu mengatupkan rahangnya. Hari ini seharusnya menjadi hari kemenangannya. Namun kehadiran Aisyah membuat kemenangan itu terasa tak berarti.

Dan dalam hatinya wanita itu bersumpah, ia pasti akan menjadi satu-satunya perempuan yang dilihat oleh orang sebagai istri Raka. Ia pasti akan membuat Aisyah tersingkir dari dunia Raka.

1
〈⎳ FT. Zira
aisyah berubah gender jadi pria ya??/Facepalm/
✍️⃞⃟𝑹𝑨 Mama Mia: /Sob//Sob//Sob//Sob/
total 1 replies
〈⎳ FT. Zira
ketika pak Rozak sudah berstatus sebagai parah baya... diperparah oleh tingkanya yang juga parah. 🤭🤭🤣🤣
〈⎳ FT. Zira
astaga/Facepalm//Facepalm/
Ayuk Witanto
ternyata belum nikah
Ayuk Witanto
kok gak bener sih pak
Uba Muhammad Al-varo
bagus ceritanya dan bikin geregetan setiap baca ceritanya 👍👍👌
Uba Muhammad Al-varo
Nabila mah kuntilanak gila, yang ada dipikirannya duit duit duit dan kau Raka makan tuh c kuntilanak yang katanya semok tapi suka buka paha sama lelaki gila termasuk Raka c gila jadi deh gila nya tambah parah /Joyful//Joyful//Facepalm//Facepalm/
Ade Chubi
laki laki kalo sedang puber kedua otak nya suka sengklek
Muft Smoker
liat pak Rozak debat ma turunan sundel bolong ,, aslii ngakak Mak ,,

lanjuuut Mak ,,
semangat buat bab2 selanjutnya ,,
YuWie
jeng2..situasi yg membagongkan ya... bgmn langkah selanjutnya mas akbar mendekati mbak aisyah
vania larasati
lanjut
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
🤣🤣🤣
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
maaf typo pak Rozaq bkn rossa 🤭
✍️⃞⃟𝑹𝑨 Mama Mia: udah diperbaiki, Kak. 🤭🙈🙈🙈
total 1 replies
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
maaf Thor pak Rozak Bangsa artinya apa🙏?
stela aza
banyak typonya Thor
✍️⃞⃟𝑹𝑨 Mama Mia: efek pingin cepet update ya gini 🤭
total 1 replies
mariammarife
koreksi lagi thor di bab ini tyfo nya bertebaran pusing baca nya jg 😏
✍️⃞⃟𝑹𝑨 Mama Mia: Otw 🏃🏼‍♀️🏃🏼‍♀️🏃🏼‍♀️🏃🏼‍♀️
total 1 replies
Deasy Suryandari
seru banget debatnya sampai ngos²an bacanya 🤣
tapi kok banya typo nya
✍️⃞⃟𝑹𝑨 Mama Mia: banyak banget ya, Kak? /Grin//Grin/
efek nulis sambil ngalor ngidul, Kak 🤭🤭
nanti kalo dah beres kerjaan aku perbaiki
Makasih ya tetep bertahan walaupun typo bertebaran 🤭🤭/Kiss//Pray/
total 1 replies
Ilfa Yarni
emang lo Kira aisyah kykvlo yg matter tenth tidak lagian ya Akbar ga bankrut kok dia cuma mentembunyikan yg sebenarnya agar kau pergi Dr kehidupannya
nayla tsaqif
Meskipun baru cerai tp aisyah statusnya single,, lhaa koe masih jd swami udh nikah sama kuntilanak,, ehhh ya ampun,, jd jetularan pk ozak ,, bawa2 makhluk2 gaib🤭
Mundri Astuti
mang kenapa klo Akbar dah bangkrut, asal dia sayang sama Aisyah dan anaknya, serta setia why not ...daripada sebelah kau baru naik dikit ekonominya langsung ga tau diri
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!