Tiga tahun lalu, Ye Chen, pewaris tunggal klan misterius terkuat di Yanjing sekaligus penguasa Kuil Naga Langit (Tianlong Dian)—organisasi militer, finansial, dan medis paling ditakuti di dunia—diserang oleh pengkhianat internal hingga mengalami luka dalam yang melumpuhkan meridiannya. Dalam kondisi sekarat dan hilang ingatan sementara di pinggiran Kota Jiangcheng, ia diselamatkan oleh seorang gadis berhati lembut bernama Su Qingxue.
Demi membalas budi sekaligus memulihkan kekuatannya secara diam-diam sesuai petunjuk mendiang kakeknya, Ye Chen bersedia masuk ke Keluarga Su (keluarga kelas tiga di Jiangcheng) sebagai menantu numpang hidup. Selama tiga tahun pernikahan di atas kertas, Ye Chen menyembunyikan taringnya: ia memasak, mencuci pakaian, dan menerima segala hinaan dari ibu mertua yang matre, ipar yang sombong, serta kerabat Keluarga Su yang memandangnya tak lebih dari sampah.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Syahriandi Purba, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 7: Pengusiran Tuan Muda Zhao & Kontrak Seratus Juta
Seluruh Aula Perjamuan Teratai Emas kembali tercekik dalam keheningan yang menegangkan.
Tidak seorang pun di antara dua ratus tamu undangan itu menyangka bahwa Ye Chen—menantu yang selama tiga tahun ini dikenal paling penurut dan bahkan tak berani bersuara keras saat dimaki ibu mertuanya—kini berdiri di atas panggung utama dan menunjuk hidung Tuan Muda Keluarga Zhao layaknya mengusir seekor lalat!
Wajah Zhao Tianhao langsung berubah merah padam hingga urat-urat di pelipisnya menonjol keluar. Sebagai pewaris tunggal Keluarga Zhao, keluarga kelas satu dengan aset miliaran yuan di Jiangcheng, kapan ia pernah dipermalukan sedemikian rupa di depan umum?!
"Ye Chen! Kau benar-benar mencari mati!" geram Zhao Tianhao sambil mengepalkan tinjunya. "Kau pikir hanya karena Su Qingxue kebetulan mendapatkan kontrak dari Grup Shengshi, kau yang cuma menantu numpang makan berani menginjak kepala Keluarga Zhao?! Nyonya Besar Su, apakah Anda akan membiarkan sampah ini menghina saya di acara ulang tahun Anda?!"
Nyonya Besar Su tersentak. Di satu sisi adalah Keluarga Zhao yang merupakan keluarga kelas satu di Jiangcheng, namun di sisi lain adalah kontrak seratus juta yuan dari Grup Shengshi serta ancaman kebangkrutan instan jika Presiden Qin Wan'er marah!
Sebagai rubah tua yang telah makan asam garam dunia bisnis selama puluhan tahun, Nyonya Besar Su hanya butuh satu detik untuk menghitung mana yang jauh lebih menguntungkan.
Wajah Nyonya Besar Su yang tadinya penuh senyum menjilat kepada Zhao Tianhao mendadak berubah dingin dan kaku.
"Tuan Muda Zhao," ucap Nyonya Besar Su sambil mengetukkan tongkatnya ke lantai. "Cucu perempuan saya, Su Qingxue, sudah menikah secara sah dengan Ye Chen. Lamaran Anda hari ini memang kurang pantas. Silakan bawa kembali patung Buddha dan uang sepuluh juta yuan Anda, Keluarga Su kami tidak berani menerimanya!"
"Apa?! Kau... kau tua bangka tak tahu diuntung!" Zhao Tianhao hampir memuntahkan darah saking marahnya melihat perubahan sikap Nyonya Besar Su yang begitu cepat dan tak tahu malu.
Belum sempat Zhao Tianhao memaki lebih lanjut, Qin Wan'er sudah menoleh sedikit kepada kepala pengawal berjas hitamnya.
"Tuan Muda Zhao ini terlalu berisik dan mengganggu jalannya penandatanganan kontrakku dengan Nona Su Qingxue," ujar Qin Wan'er datar. "Bantu dia dan barang-barang rongsokannya keluar dari Hotel Grand Royal sekarang juga."
"Siap, Presiden Qin!"
Delapan pengawal elit Grup Shengshi yang masing-masing merupakan pensiunan pasukan khusus langsung melangkah maju dengan aura mengintimidasi. Keempat pengawal pribadi Zhao Tianhao yang tadinya tampak garang bahkan tidak berani berkutik sedikit pun saat berhadapan dengan mereka.
salah satu pengawal Grup Shengshi langsung menutup koper uang sepuluh juta yuan itu dan melemparkannya ke pelukan pengawal Keluarga Zhao, sementara dua pengawal lainnya mencengkeram kerah jas putih Zhao Tianhao dari kiri dan kanan!
"Lepaskan! Aku bisa jalan sendiri! Jangan sentuh aku!" teriak Zhao Tianhao sambil meronta-ronta dengan wajah penuh aib. Sebelum diseret keluar dari pintu aula, ia menoleh ke arah Ye Chen dan Su Qingxue dengan mata memerah penuh dendam kesumat. "Ye Chen! Su Qingxue! Dan kalian semua di Keluarga Su! Tunggu pembalasanku! Aku bersumpah akan membuat kalian berlutut memohon ampun di bawah kakiku!"
Brak!
Tubuh Zhao Tianhao bersama patung emas dan kopernya dilemparkan keluar dari pintu aula perjamuan, disaksikan oleh ratusan pasang mata yang berbisik-bisik ngeri.
Di atas panggung, Qin Wan'er sama sekali tidak memedulikan ancaman konyol dari keluarga lokal seperti Keluarga Zhao. Wajah dinginnya seketika berubah hangat dan penuh rasa hormat saat berbalik menghadap Su Qingxue dan Ye Chen.
"Nona Su Qingxue, ini adalah salinan kedua dari kontrak utama pembangunan tahap pertama Kota Baru Jiangnan senilai seratus juta yuan," ucap Qin Wan'er sambil menyerahkan pena emas Montblanc kepada Su Qingxue dengan kedua tangannya. "Dalam klausul kontrak ini sudah tertulis secara hukum: proyek ini hanya berlaku selama Nona Su Qingxue menjabat sebagai Direktur Utama Proyek dengan hak kendali keuangan penuh. Jika di tengah jalan posisi Nona Su digantikan oleh orang lain, maka kontrak otomatis batal dan Keluarga Su wajib membayar penalti sebesar lima ratus juta yuan!"
Seluruh kerabat Keluarga Su—terutama paman pertama Su Guoliang dan Su Haoran yang masih berlutut di lantai—langsung meneguk ludah dengan wajah pucat. Klausul itu benar-benar mengunci rapat segala niat licik mereka untuk merampas proyek tersebut di kemudian hari!
Dengan tangan yang masih sedikit bergetar seperti di dalam mimpi, Su Qingxue menorehkan tanda tangannya di atas dokumen bersegel emas tersebut.
Begitu pena diangkat, Qin Wan'er tersenyum tipis dan menepuk tangannya.
Prok! Prok! Prok!
Seluruh tamu di dalam aula perjamuan langsung berdiri dan memberikan tepuk tangan paling gemuruh!
"Selamat kepada Nona Su Qingxue! Selamat kepada Keluarga Su!" "Ternyata Nona Su Qingxue dan suaminya adalah naga dan phoenix yang sesungguhnya di Keluarga Su!"
Liu Lanfang dan Su Dahai yang tadinya duduk di dekat pintu toilet kini langsung dipersilakan oleh Nyonya Besar Su sendiri untuk pindah ke meja utama paling depan. Dada Liu Lanfang membusung begitu tinggi hingga dagunya hampir menghadap ke langit-langit hotel!
"Tentu saja! Siapa dulu yang melahirkan Qingxue dan memilih menantu seperti Ye Chen?!" seru Liu Lanfang dengan suara nyaring kepada para kerabat yang datang menyulang anggur ke mejanya, seolah-olah ia lupa total bahwa setengah jam yang lalu dirinyalah yang paling keras memaksa Su Qingxue bercerai!
Setelah menyerahkan kontrak, Qin Wan'er melirik ke arah Ye Chen dengan tatapan penuh arti, sementara telapak tangannya diam-diam menekan bagian ulu hatinya yang mulai terasa nyeri hebat. Seberkas kabut kebiruan yang sangat tipis tampak muncul di antara kedua alis wanita cantik itu.
"Nona Su, saya masih ada urusan mendadak di perusahaan, jadi saya pamit terlebih dahulu. Dana termin pertama sebesar tiga puluh juta yuan akan langsung ditransfer ke rekening khusus Anda sore ini," pamit Qin Wan'er dengan suara yang mulai terdengar agak lemah, lalu berbalik meninggalkan aula dengan langkah tergesa-gesa.
Ye Chen melihat kabut kebiruan di kening Qin Wan'er dan langsung mengerti bahwa serangan Meridian Yin Beku di tubuh wanita itu telah kambuh lebih cepat dari dugaannya.
"Qingxue, kau temani Ayah dan Ibu makan siang di sini dulu. Aku ingin ke kamar kecil sebentar," bisik Ye Chen kepada istrinya.
Su Qingxue menatap Ye Chen dengan sorot mata yang dipenuhi rasa haru dan ribuan pertanyaan. "Ye Chen... sebenarnya dari mana kau bisa mendapatkan kontrak dari Presiden Qin itu?"
"Nanti malam di rumah akan kuceritakan semuanya padamu," jawab Ye Chen sambil tersenyum lembut, lalu melangkah keluar dari aula perjamuan.