NovelToon NovelToon
Angsa Cantikku

Angsa Cantikku

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Cinta Seiring Waktu / Mafia
Popularitas:7.6k
Nilai: 5
Nama Author: Myz Pena

​"Tak ada yang lebih menyakitkan daripada melihat orang yang kau cintai,
ragu memilihmu demi seseorang yang paling kau benci.
​Dan di antara amarah yang membakar serta air mata yang bengkak,
dua jiwa yang terluka dipaksa melangkah di jalan yang sama...
tanpa sadar, bahaya sebenarnya justru sedang mengintai dari jarak paling dekat"

​Bagi Lulu, menjadi sosok culun dan tak kasat mata di kantor adalah hal biasa. Namun, di balik penampilannya yang sederhana, senyum hangat dan ketulusannya justru menjadi "racun" paling mematikan bagi dua pria kelas atas.

​Angga, manajer berdingin hati yang membenci kesalahan, mendadak kehilangan fokus tiap kali Lulu berada di dekatnya.

Sementara Riko, CEO angkuh yang awalnya
memandang Lulu sebelah mata, malah terjatuh paling dalam akibat sebuah insiden tak terduga. Ketika dua pria berkuasa ini saling berhadapan demi merebut satu perhatian...

siapakah yang akhirnya memenangkan hati Lulu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Myz Pena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 5 : DENDAM & JANJI

​Ponsel di saku celana Riko bergetar hebat. Pria bertubuh jangkung dan atletis itu masih mematung di depan jendela kaca kantornya, menatap kerumunan lalu lintas Jakarta yang merayap.

​"Halo," ucap Riko datar.

​"Kakak! Where are you?!" Suara melengking Ami menyambar.

"Jadi jemput enggak, sih? Aku lapar!"

​Riko melirik jam tangan—pukul 07.30 WIB.

"Ami? Kalian sudah di Jakarta?"

​"Ya iyalah! Cepat, Kak! Udah sejam di bandara nih!"

​"Dmn it.*" Riko mengutuk dalam hati. Ia benar-benar lupa hari ini kepulangan keluarganya dari Amerika. Dengan tergesa, ia menyambar kunci mobil dan menembus kemacetan menuju Soekarno-Hatta.

​Di ruang tunggu bandara, Mahenra memijit pelipisnya yang berdenyut. Ayah Riko itu menarik napas panjang, menahan kekecewaan pada putra kandungnya.

​Sejak Mahenra menikahi Marni ibu kandung Angga hubungan ayah dan anak itu retak sepenuhnya. Bagi Riko, pernikahan itu adalah pengkhianatan atas almarhumah ibunya. Dendam yang berkobar sejak usia tujuh tahun mengubah Riko menjadi sosok dingin, arogan dan penuh amarah. Riko kerap melampiaskan kebenciannya pada Marni dan Angga.

​"Sabar, Pak" bisik Marni lembut sembari mengelus punggung suaminya.

"Riko itu anak baik. Dia cuma sibuk"

​Mahenra menatap istrinya penuh haru. Marni tak pernah membedakan kasih sayang antara Angga dan Riko, meski Riko selalu membalasnya dengan tatapan jijik. Hanya satu hal yang bisa melunakkan hati Riko yang sekeras batu yaitu Ami, adik bungsu mereka.

​"Kak Riko! I'm here!"

​Ami melambaikan tangan. Riko yang baru tiba dengan napas terengah langsung tersenyum tipis. Wajah garangnya luluh seketika.

​"Maaf ya, Kakak terlambat" ujar Riko gemas sambil mencubit pipi adiknya. Namun saat matanya bergulir ke bangku tunggu, senyum Riko melenyap.

​Di sana, Mahenra tengah merangkul Marni. Rasa perih yang familier kembali menghantam dada Rikosebuah pengingat akan pengkhianatan.

​"Cih, dibawa lagi" gumam Riko sinis.

​"Sama siapa Kakak bicara?" tanya Ami polos.

​Riko dengan cepat mengubah raut wajahnya.

"Enggak ada apa-apa."

​Ketika Mahenra menyodorkan koper Marni yang tampak lemas akibat kelelahan, Riko sengaja mengacuhkannya. Ia tak sudi menyentuh barang wanita itu. Namun, tatkala Ami bersiap menyeret koper berat tersebut, harga diri Riko tersenggol.

​"Biar aku yang bawa" potong Riko dingin, merebut koper dari tangan Ami.

"Aku pria dewasa di sini."

​Mahenra menyunggingkan senyum tipis di balik wajah lelahnya. Ia tahu betul, Ami adalah satu-satunya "senjata" untuk menyentil nurani putra tertuanya itu.

​Mobil Riko akhirnya membelah jalan menuju kediaman mewah keluarga Mahenra. Di dalam kendaraan keheningan terasa begitu mencekam.

​"Riko," panggil Mahenra memecah kesunyian.

"Nanti malam Ayah buat acara kecil di rumah. Ayah harap kamu dan Angga bisa datang bersama"

​Mendengar nama Angga, cengkeraman Riko pada kemudi mengencang hingga buku-buku jarinya memutih. Angga bukan hanya saudara tiri yang merebut ayahnya, tapi pria itu juga yang telah merebut Anna wanita yang begitu dicintai Riko.

​"Aku sibuk. Jangan panggil nama itu di depanku," desis Riko penuh ancaman.

​Setibanya di rumah, Riko bergegas hendak pergi. Namun Ami menahannya di teras.

​"Kakak lupa ya? Hari ini hari ulang tahunku!" bisik Ami dengan mata berbinar.

"Aku cuma minta satu kado"

​"Katakan. Apapun bakal Kakak belikan" jawab Riko bangga.

​Ami menatap lurus ke mata kakaknya.

"Aku mau Kak Riko dan Kak Angga datang ke acaraku bersama" Ucap adik kecilnya tersebut membuat tubuh Riko membeku.

"Minta yang lain. Kakak enggak bisa"

​"Kalau begitu, Ami enggak mau menganggap Kakak sebagai kakak lagi! Selamanya!" jerit Ami sebelum berlari masuk sambil menangis.

​Kalimat itu menghantam Riko bagai hantaman gada berat.

​Riko menyusuri rumah hingga ke kamar almarhumah ibunya di lantai dua yang kini menjadi gudang. Di sana, di dekat balkon Ami meringkuk menangis.

​Riko berlutut, menahan rasa sesak yang menghimpit dadanya. Ditatapnya wajah adik kecilnya yang sembab. Pertahanannya runtuh total.

​"Baiklah..." bisik Riko pasrah, mengusap

kepala Ami.

"Kakak akan datang... bersama Angga"

​"Janji?" tangis Ami mereda.

​"Janji"

​Begitu keluar dari gerbang rumah, Riko langsung merogoh ponselnya dan menekan satu nama di daftar kontak.

​"Halo, Ivan!" gertak Riko pada asisten pribadinya.

​"Y-ya, Pak?" sahut Ivan terbata dari seberang telepon.

​Mata Riko menatap tajam ke depan, dipenuhi kilat permusuhan dan dendam yang siap meledak.

​"Cari informasi tentang Angga Pradipta. Sekarang!"

1
CORTIS
Angga masih cinta sama Anna?
berarti Lulu cinta keduanya dong?
Myz Pena: yeeeiyy
total 5 replies
Cimol krispy
woooah memang vangke kau ya pelayan
Myz Pena: suruhannya riko,, 🤧
total 1 replies
Cimol krispy
hayo kalian. mau ngaku atasan dan bawahan pastinya keliatan mesra banget
Myz Pena: terbawa suasana karena tegang 😑
total 1 replies
Cimol krispy
jadi gestur mereka kalau di lihat dari jauh kayak saling menyapa ya
Myz Pena: saling menyapa bagaiman... yang ada mereka pengen adu jotos angga dan riko 🤧
total 1 replies
Yue xin🥀(⁠◍⁠•⁠ᴗ⁠•⁠◍⁠)
tolong kalii ini jangan libatkan Lulu lagi ya/Grimace/
Myz Pena: sudah terlambat 🤧
total 1 replies
-Thiea-
dijadikan pelarian pula si Lulu jangan-jangan. 🤨
Myz Pena: emang dijadikan pelarian 🤧
total 1 replies
-Thiea-
kan ada ob. 🤨
Myz Pena: dia maunya Lulu,,🤧
total 1 replies
-Thiea-
si Angga juga tertekan kali.
Myz Pena: biang keladinya emang indah... 🤧
total 1 replies
-Thiea-
malah si indah pula yang disuruh. yang ada buat kacau dia entar.
Myz Pena: Indah harus diamankan siih🤧
total 1 replies
Xlyzy
wkwkwk di itu sebenarnya lagi salting lu🤣
Myz Pena: kabur nggak sih si angga... 🤭
total 1 replies
Xlyzy
yakin coba telaah lagi deh
Myz Pena: wkwkwk bener 🤭
total 1 replies
Xlyzy
Ga nyangka ya lu bakal terjadi hal seperti ini
Myz Pena: pastinya 🤧
total 1 replies
Miu.Nuha
udah move on nih bang 😊
sayangnya... kayaknya Anna bakal gk mau kalah deh...
Myz Pena: sudah pasti,, anna sebenarnya masih cinta bangettt🤧
total 1 replies
Miu.Nuha
emang kamu dulu sama Anna gk begitu?
garing donk pacarannya sama Anna 😭
Myz Pena: garing banget... soalnya anna sibuk ... cuman angga yang perhatian 🤧
total 1 replies
Miu.Nuha
terlulu lulu kamu mas ☺
Myz Pena: masih gengsi 🤭
total 1 replies
Wawan
🤭🤭🤭 ... kamu kalah susuk Ana
Myz Pena: masalhnya Anna udah nyakitin banget.. meskipun lama tapi Angga sebagai laki2 udah terlanjur sakit hati ditinggalin begitu 🤧
total 1 replies
Wawan
laki laki gitu loh 🤭
Myz Pena: emang ya laki2 kalau bilang A ya A, beda emang dengan cewek kadang plin plan 🤭
total 1 replies
Putry Chan
lulu baik banget sih , gak tega gangguin Angga yang lagi lelah , duduk di lantai dingin demi jagain bos nya tidur itu bukti dia peduli banget, sama kek aku peduli sama kamu 😚
Putry Chan: gak masalah asalkan ganteng 😂
total 2 replies
Putry Chan
ami licik banget sih pake kartu as ' hari ulang tahun buat paksa mas Riko tapi kasian juga lihat Riko yang akhirnya pasrah demi adek bungsunya , dendam sama Angga makin membara nih .
Myz Pena: adik yang pengen lihat abang2nya akur 🤧
total 1 replies
Putry Chan
waduh , tegang banget pintu terbuka tanpa ketuk! 😱 masuk masuk langsung bawa aura permusuhan gitu
Putry Chan: kalo aku nih di tatap kek gitu aku juga ikut tatap balik tatapan sinis dengan aura dingin selagi dia cuman diam aja sih GK masalah ya tapi klo dia bergerak aku kabur aja sih nanti di pukulin gmn
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!