NovelToon NovelToon
JUST TO MEET

JUST TO MEET

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Badboy / Romansa-Percintaan bebas / Tamat
Popularitas:95.6k
Nilai: 4.9
Nama Author: sindi putri aulia

Ada yang lo pengen banget, itu bisa lo liat, tapi gak bisa lo gapai, itu gimana sih rasanya?

***
S1—
Diary Of Jane.

Jane terpaksa kok buat sama Ares, karena dia Ares cuma punya dia. Bahkan sama sekali gak cinta dengan Ares, tapi Ares selalu berusaha, selalu ada di samping Jane, berharap cewek itu pada akhirnya akan jatuh cinta sama dia.

Pahit di awal, manis di akhir. Pada akhirnya Jane jatuh cinta dengan Ares.

S2—
I love you Bramasta.

Kisah bagaimana Bramasta juga ingin di cintai.

——— 🌟

ig. @sindipaulia_

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon sindi putri aulia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#6. Jaket Arka

Diary of Jane 6

"Halo." Arka mengangkat ponselnya yang berdering, dan menempelkannya di telinga. "Enggak, gue gak mau."

Arka diam, sepertinya orang yang menelfon sedang menjelaskan sesuatu dan ia menyimak. "Hah?" Arka melotot, ia menjauhi Jane dan mengasingkan diri.

Urusan pribadi, bukan urusan gue buat kepo. Jane memegang perutnya yang sakit, nyeri datang bulannya sangat sangat sangat menyiksa, ia tidak bisa bergerak bebas, perutnya sakit, dan pinggul nya juga. Hari ini tanggal ... tanggal berapa sih? Perut gue sakit banget anjrit!

"Aishh, perut gue!" Kini sakitnya menjadi-jadi, Jane sampai berjongkok karena sakit yang luar biasa di bagian rahimnya. Tuhan, kenapa sakit banget?!

"Jane," panggil seseorang, siapa lagi kalau bukan cogan yang tadi pergi untuk menelpon. "Lo ngapain jongkok?" tambahnya lagi.

"Hmphh, perut gue sakit tadi." Jane tersenyum dan bangkit berdiri, air matanya sampai keluar karena ia kesakitan. "Ayo, bentar lagi sampai, dan gue bisa balikin jaket lo." Jane berjalan di depan, mereka sudah hampir sampai di gerbang rumah tante Hana.

Jane menunduk sambil sesekali meringis karena sakit di perutnya, tangannya sudah berada di perutnya.

"Emm, Jane."

"Hmm?" jawab Jane tanpa menoleh, ia mengusap air matanya yang selalu menghianati dirinya, kenapa harus keluar? Cengeng banget sih gue!

"Jaket gue ...." Ada jeda panjang sebelum Arka meneruskan kalimatnya. "Merah."

Jelas banget kalo jaketnya warna biru, kok dibilang merah sih? Jane melihat jaket yang melingkar di pinggangnya. "Ha?" Jane menoleh tidak mengerti.

"Bagian belakang."

"...." Jane tersentak, tersambar petir di siang bolong. Belakang? Jane perlahan menoleh, matanya terbelalak saat melihat bercak merah di jaket Arka. "Sialan!" Ia berlari ke rumah, lupa rasa sakitnya, yang ia tau ia malu, Jane hilang muka yang kedua kali di depan Arka. Astagaaaaa....

"Pftt," Arka menutup mulutnya.

***

"Arka," Jane mendekati Arka. Sialan, apa yang dia liat? Jane melotot dan merampas album foto yang berisi foto foto Suga dan Jungkook serta beberapa member BTS lain.

"Gue mau liat," Arka menatap Jane yang berdiri didepannya sambil memeluk album itu.

"Gak, ngapain? Buat apa?" Jane menyembunyikan album itu di lemari.

"Mau liat, lo suka cowok kayak apa,"

Nih orang kok cepet banget jalannya, perasaan tadi masih duduk, sekarang udah di belakang gue aja. Jane mendongak. "Gue suka Suga, Jimin, V, jungkok, seokjin ...."

"Orang Korea." Arka mendekatkan wajahnya ke arah Jane, sadar atau enggak dia udah bikin muka Jane panas dan jantungnya berdebar kencang.

"Iya." Jane berjalan ke arah sofa dan duduk, kakinya udah lemes karena liat muka Arka dari deket.

Tuhan, kuatkan hamba. Jantung Jane rasanya mau melepaskan diri dari tubuhnya, karena Arka duduk bersempit-sempitan dengannya.

"Sofa lain kan ada," alih Jane.

"Wangi lo kayak nyokap gue," ujar Arka.

Maksudnya apaan coba? Kayak nyokap dia? Berarti gue bau emak emak, "Tapi nyokap gue udah gak ada, udah di surga," sambung Arka dan membuat Jane bergidik ngeri.

Wangi orang mati dong gue, "Gue turut berduka." Jane menoleh horor dan sedih kearah Arka.

"Hmm," Arka mengangguk sambil tersenyum, plis jangan senyum kayak gitu, bisa mimisan gue, Jane berdiri dan pindah ke sofa lain.

Lebih baik mengindari dari pada mengobati, eh, mencegah lebih baik dari pada mengobati—moto baru Jane.

"Nasib jaket gue gimana?"

"Lagi di cuci, lo pulang aja, besok gue antar di sekolah," ujar Jane sambil memainkan ponselnya sebenarnya tidak mengusir atau apalah itu, Jane menghindari kontak mata dengan Arka Bramasta Hardikha itu. bikin wafer.

Bisa bisa gue mimisan tatapan sama dia, walaupun gak sengaja. Dih, ge'er kali yah, mana mungkin bisa tatapan sama cogan kayak dia.

"Gue mau nunggu aja," putus Arka.

"Yaudah terserah," jawab Jane.

"Jane!" pekik Vera dari luar, ia berlari dengan cepat ke dalam rumah dan langsung memeluk Jane. "Aaaah! Gue dapat tools limited edition Army!" Vera berputar sambil memeluk Jane.

"Selamat kak, gue cuma dapat boneka, dan itu pun di kasih sama Raya." Jane tuh males, hari ini hari sialnya. Sekarang Jane percaya tiada hari tanpa kesialan dalam hidupnya yang 'indah'.

"Boneka apa?"

"Nih." Jane menunjukkan bonekanya.

"Aaaaaah! Itu boneka yang di pegang Taehyung!" Vera merampas boneka itu dan memeluknya.

"Ah? Masa?" Jane tak percaya tadi dengan mudahnya Raya memberikan boneka itu padanya.

"Iya, gue ada fotonya." Vera mengambil ponselnya dan mencari sesuatu di ponselnya. "Ini, liat!"

"Aihh, beruntungnya gueee!" Jane merampas kembali boneka itu dan memeluknya erat. "Ini punya gue, gak boleh pegang."

Nih anak kok jadi agresif kayak kocheng baru dapat mangsa, Raya menatap Jane jengah, aneh, tiba-tiba agresif karena sebuah boneka.

Dalam sekejap mata Vera teralih pada sosok yang kini sedang duduk di sofa, "sst, Jane, itu Arka kan?" bisiknya pada Jane.

Jane mengangguk polos. "Kenapa kak? Kakak gak suka sama dia kan? Dia udah punya cewek kak, jadi gak usah deket-deket sama dia, entar ceweknya marah lho kak," interupsi Jane sambil berbisik ke telinga Vera.

"Ih, kagak, masa gue sama berondong, gak level kali."

"Dih, gaya lo kak. Cowok ganteng pinggir jalan aja lo karungin."

"Ha, mana ada, lo kali!" tuduh Vera balik. Vera gak merasa pernah membawa cowok ganteng pake karung, apaagi dari pinggir jalan.

"Non, jaketnya udah bibi cuci ini." Bi Eny menyodorkan jaket yang sudah di lipat rapi.

"Oh, makasih bibi." Jane tersenyum. Ia mengambil jaket itu dan memberikannya langsung pada pemiliknya yang sedang duduk sambil memainkan ponselnya. "Nih, jaket lo, makasih."

"Oke, gue pulang dulu, bye." Arka mengambil jaketnya.

"Bye," balas Jane, seketika Arka berhenti. "Oh, iya, Jane, disini buka kos pria kan?" Ia menoleh ke Jane.

"Iya," jawab Jane. Arka tidak jadi keluar dan justru kembali mendekat. "Gue mau nge-kos."

"What?!" Vera dan Jane berteriak bersamaan.

***

Note;

Maaf yah, kalau ada adegan gaje. Sejujurnya, aku baca tulisanku sendiri malu banget. Awal nulis ini, aku gak tau cara buat narasi dan semacamnya. Seelah revisi pun aku gak tau mau di gimanain lagi. Udah kacau dari awal. Jadi lumayan bikin keringetan. Mohon maaf yah, kalau penasaran silahkan lanjut. Jika bosan, boleh tinggalkan. Aku gak memaksa siapapun untuk membaca ceritaku.

1
Ayuwidia
Aku baca dari awal lagi, Sind
SyaSyi
trus semangat y thor
salam dari aku dan mantan kekasih suamiku
aku tunggu feedbacknya y
khairi
👭👭
Sindi Paulia: kenapa?
total 1 replies
KHARDHA LOVE
Authornya masih ABG ya makanya di marahin mamanya 😁 Semoga kamu bisa menjadi anak yang menjadi kebanggaan ortunya ya.
Sindi Paulia: Amin makasih hehe. Kaka juga semangat yah.
Mwehehehe. Makasih udah baca sampai sejauh ini.
Maaf kalau ceritanya bramasta harus berakhir di sini.
Ini juga karena faktor kondisi. 😭😭😭😭


Kaka semangat yah!!!🤗
Terus nulis, jangan kayak aku🤗
total 1 replies
KHARDHA LOVE
Dasar cewek bar-bar
KHARDHA LOVE
Minta maaf tapi nyolot
KHARDHA LOVE
Dokter kok mulutnya gak bisa di filter 🤦
KHARDHA LOVE
Lanjut baca dulu ya 😉
KHARDHA LOVE
Kirain Verrel Bramasta😁
Andariasrtka
huaaa dah end ajaaaaa
sebulan ga buka noveltoon, ceritanya dah end🥺🥺🥺🥺

di tunggu karya barunya thor
Sindi Paulia: Mwehehehe, tunggu tanggal 20 February ya😌
total 1 replies
𝐓𝐢𝐟𝐟𝐚𝐧𝐲
Semangat up kakak author ☺️ ditunggu next up nya 💪 MDL mampir mendaratkan likenya di karya kakak, feedback ❤️
ᵖᵇ🌧️🍾⃝wuwu.ikoy🎐ˢᵖʸ🐋🐯🧚
wahh...udah tamat
maaf ya aku lm baru mampir, dh boom like smua_<
Sindi Paulia: Makasih hehe
total 1 replies
Ulfa
udah end aja kak ,10 like mendarat kak
Sindi Paulia: Makasih hehe
total 1 replies
Gusmandora
waaahhh
akhirnyaa
selamat thir karyamu kereen
Sindi Paulia: Makasihhh
total 1 replies
ILS
Seruu.. lanjut thor
Susi Ana
wah tamat
Tilyt🧚
like ku selalu hadir, semangat kaaa

feedback to yokk ka🤗
Lux Pras
ditunggu up terbarunya y
Lux Pras
Semangat & Lanjut 🆙
Lux Pras
ditunggu up terbarunya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!