NovelToon NovelToon
System King Invest

System King Invest

Status: tamat
Genre:Sistem / Kaya Raya / Mengubah Takdir / Tamat
Popularitas:94.8k
Nilai: 4.6
Nama Author: Muhammad Anshari Abrar

Raizor adalah seorang remaja yang tidak memiliki keluarga. meskipun begitu dia masih tetap semangat hidup karena ada pacar dan sahabatnya yang terus memberikan semangat.

namun suatu ketika, dia mempergoki pacarnya yang sedang selingkuh. dan akhirnya, Raizor pun memutuskan hubungan mereka.

setelah kejadian itu handphonenya kembali mati dan hidup, serta menampilkan sebuah iklan dari website asing.

karena merasa sedih, Raizor pun menerima tawaran dari website asing itu untuk membantunya.

setelah kejadian, Raizor pun akhirnya mendapatkan sebuah system yang akan membantunya mewujudkan keinginan dengan sedikit usaha.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Muhammad Anshari Abrar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bertemu 3 (Sekutu)

"Maaf tuan, tapi kami tidak akan melepaskan mereka sebelum sampai di kantor keamanan," ucap salah satu security sambil menahan rasa takutnya.

Sementara itu, di tempat berdirinya Raizor, dia dihampiri seorang pemuda tampan yang mengenakan pakaian biasa. "Apa ini sudah di mulai tuan?" tanya pemuda itu.

"Sepertinya ini akan sesuai dengan rencana kita, tuan CEO," jawab Raizor. Mendengar jawaban itu, pemuda yang disebut tuan CEO langsung berjongkok menghampiri Muhlis, mantan pemimpin security yang masih saja memelas dan meminta maaf pada Raizor.

"Tuan, sudahlah tuan. Dia sudah memecatmu, lebih baik kita pergi," ucap pemuda itu kepada Muhlis.

Pemuda yang disebut Raizor tuan CEO itu bernama Leon, sesuai sebutannya tadi, dia adalah CEO muda perusahaan Leon Corporation.

"Muhlis, jika kau ingin mendapatkan pekerjaan, memelas lah lebih keras, dan meraung lah. Semakin keras kau memelas padanya, semakin besar gajih mu nanti," bisik Leon pada Muhlis.

Mendengar itu, Muhlis pun langsung meraung sekeras-kerasnya, dia meminta maaf dan meminta tolong pada Raizor agar tidak memecatnya.

Suara keras Muhlis yang meminta maaf dan meminta tolong pada Raizor agar tidak dipecat, terdengar hingga ke telinga teman-temannya yang sedang membawa Rudi.

Rencana Raizor pun berhasil. Rasa takut yang dimiliki para security ketika mendengar ancaman saudara Rudi akhirnya menghilang, akibat mereka mendengar suara raungan Muhlis. Bahkan sekarang mereka berani mengancam balik kedua saudara Rudi atas dasar hukum negara.

Mendengar ancaman itu, kedua kakak Rudi yaitu Rendy dan Rony marah. Mereka akhirnya memerintahkan pengawal mereka untuk menghajar para security.

Pertikaian antara dua kelompok itu tidak terelakkan lagi. Namun di sisi lain, senyum Raizor semakin lebar.

Dia kemudian menatap Leon sebagai isyarat untuk menjalankan rencana selanjutnya, lalu mereka berdua berlari maju dan membantu melerai kedua belah pihak.

"Hah! Leon, apa yang kau lakukan disini?!" tanya Rony.

"Apa kau buta hah! Tentu saja untuk melerai kalian!" teriak Leon.

"Cuih! Ternyata ini sifat asli kalian, menindas orang yang lemah dengan kekuatan kalian," ucap Leon sambil mengelap darah di mulutnya.

Rony dan Leon saling mengenal satu sama lain, karena mereka kuliah di universitas yang sama.

Setelah mengatakan itu, Leon membantu para scurity yang terluka akibat pertikaian itu, begitu juga dengan Raizor yang ikut membantu. Seketika itu juga, ambulan dan para wartawan berdatangan ke mall Pinus Elok itu. Kedatangan para wartawan ke mall itu juga termasuk dalam rencana Raizor untuk menghancurkan keluarga Dartono.

Para wartawan langsung mewawancarai para saksi yang melihat kejadian itu.

Mereka juga me wawancarai Leon sebagai salah orang yang ikut membantu melerai pertikaian itu.

Sementara itu, ketiga tuan muda keluarga Dartono sudah pulang karena di panggil kepala keluarga.

Setelah beberapa puluh menit melakukan wawancara, akhirnya terbitlah sebuah berita.

Berita itu, adalah berita tentang kelakuan buruk ketiga putra pada Raizor selaku investor Grup Dartono sendiri, serta kelakuan buruk mereka pada para scurity.

Selain berita buruk untuk Grup Dartono, ada juga berita baik dari perusahaan Leon corporation, karena CEO muda perusahaan itu, ikut membantu orang-orang untuk melerai pertikaian antara dua kelompok.

Belum sampai 5 menit berita itu terbit, saham Grup Dartono langsung anjlok drastis, sedangkan saham Grup Limia dan Leon corporation Melonjak tajam.

"Hahaha, Anda sangat hebat tuan Raizor, rencana yang Anda katakan tadi tidak meleset sedikit pun," puji Leon, matanya berbinar kagum.

"Terima kasih pujian Tuan Leon," ucap Raizor sambil tersenyum tipis.

"Oh iya, sekarang Anda mau kemana tuan Raizor, biar saya antar?" tanya Leon, menawarkan bantuan.

"Tidak usah tuan," jawab Raizor sambil menggelengkan kepala. "Aku akan pergi ke showroom mobil di seberang."

*****************

Di kediaman keluarga Dartono, suasana panas menyelimuti ruangan besar bernuansa klasik itu. Hardi Dartono, kepala keluarga Dartono, duduk di kursi beludru dengan wajah yang merah padam karena marah. Ia menatap tiga putranya, Rudi, Rendy, dan Rony, dengan tatapan yang mengancam.

"Apa yang kalian lakukan bodoh!" teriak Hardi Dartono dengan suara yang bergetar karena marah. "Bagaimana bisa kalian berani menyerang scurity di sana tanpa berpikir! Apa kalian tidak punya otak?"

"A-ayah, kami melakukannya karena para scurity itu tidak mau mendengarkan penjelasan kami." Sahut Rony gugup.

"B*d*h! Apa kalian tidak bisa melihat situasi! Atau kalian buta!" Teriak Hardi.

"A-ayah, kakak melakukan itu untuk melepaskan ku." Ucay Rudi dengan tubuh yang gemetar, berusaha menenangkan ayahnya.

"Diam kau, baj*ng*n! Karena kau, saham perusahaan ku anjlok!" Sergah Hardi, karena emosi yang tak terbendung, dia langsung melemparkan vas bunga di mejanya ke dinding.

Crash!

Vas bunga itu tentu saja langsung pecah. Suara benturan nya mengejutkan mereka bertiga, wajah mereka langsung pucat dan mengeluarkan keringat dingin.

Mata mereka terbelalak di ikuti tubuh yang bergetar ketakutan, baru kali ini mereka melihat sang ayah murka, biasanya dia hanya akan mengomel, meneriaki mereka, atau yang paling parah hanya memukul mereka, tidak pernah mereka melihat kemarahannya sampai melemparkan benda seperti sekarang mereka hadapi.

"Tiga bulan." Ucap Hardi berdiri.

"Aku akan pergi berlibur keluar negeri selama tiga bulan. Selama aku pergi, kalian yang akan mengurus perusahaan, jika tidak ada perkembangan pada perusahaan... Aku akan mencari pewaris lain." Ucap Hardi dengan nada dingin dan tatapan tajam.

Ia berjalan melewati ketiga putra dengan tenang. Sementara ketiga putranya terlihat sangat ketakutan.

Braakk!

Setelah kepergian Hardi, Rudi terjatuh di lantai dengan dalam keadaan pingsan.

Melihat adik bungsunya jatuh, Rony langsung memapahnya ke sofa yang ada di sana.

"Rendy, telpon Bondan, suruh dia mengirim anak buahnya untuk menangkap remaja bernama Raizor itu." Ucap Rony pada saudara kembarnya.

Rendy mengangguk dan mengambil ponselnya "Bondan, apa kabar?" Tanya Rendy.

"Kabar saya baik Tuan Rendy. Kami sudah melihat beritanya. Jadi apa yang perlu kami lakukan?" Balas Bondan bertanya yang langsung memahami tujuan Rendy.

"Aku ingin kau menangkap seseorang, nanti akan ku kirim fotonya." Jawab Rendy pada Bondan yang berada di seberang sambungan telepon.

"Itu mudah, tapi bagaimana dengan bayarannya?" Tanya Bondan kembali.

"Usaha sesuai dengan hasil. Jadi kuharap kalian bisa menangkapnya dalam keadaan utuh dan hidup, karena Rony ingin mengintrogasi nya. Tapi jika kalian memiliki inisiatif sendiri untuk membantu kami mengintrogasi nya, mungkin bayarannya akan naik, tapi itu juga perlu bukti." Jawab Rendy tersenyum.

"Huh... Baiklah, akan kami lakukan. Apakah ada sesuatu yang ingin kamu tambahkan?" Tanya Bondan.

"Posisi terakhir orang itu ada di mall Pinus Elok." Kata Rendy, dia langsung menutup telponnya setelah itu.

1
adi ambara
apa guna system invest klu pinjam duit kat org..klu mcm tu system invest ni menyusahkan org..baik buang je system sampah mcm tu..
Bahar Tompo
Satu lagi cerita sistem SAMPAH.. ga jelas banget ceritanya.. SKKIIIPPP
Bahar Tompo
Uang boleh pinjam dari sistem ajha dihamburkan .. sok pake traktir segala .. aku curiga cerita ini menggambarkan karakter Author yg sok pamer.. cuman barang pinjaman tapi diakui sebagai milik sendiri lalu barang nya dipinjam kan lagi ke orang lain tapi klo rusak ga bertanggung jawab..kwkwkwkwkwk..
M Iqbal
semangat bar🔥
M Iqbal
semangat Abrar 🔥
Diah Susanti
4.800.000 - 75.000 = 4.725.000 thor
Nrimo Ing pandum666
Luar biasa
Eida Nuban
awal baca.semoga menyenangkan.semangat outhor nya
Bima Sakti
Luar biasa
Aisyah Suyuti
menarik
Ar Yooo
Luar biasa
Protocetus
up
Florist
50jt berat ?? emang pecahan receh, pecahan 100an masukin kresek aja bisa klo cm 50jt. ngakak 🤣🤣🤣
Yudha Rock
jadi malas baca nya,raizor kok jadi tmbh bodoh..😐😐
Amrii Bang Kiting
Luar biasa
Bahagiaraden
jangan menampilkan adegan tolol di tabrak mobil segala
Inyoman Raka
banyak skill tapi mampaatnya dikit2
Inyoman Raka
banyaknya misi tapi dikit uangnya jadi lambat kaya
Dedi Aja
penulis nya pelit sama sistem juga. masa dapat hadiah dari sistem cuma 100 RB pelit matv
Aldo Marvel: kalo langsung sejuta kan ke op an bosan juga liat novel tetiba langsung op 🗿
total 2 replies
Azril Parmen
Luar biasa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!