NovelToon NovelToon
Ana Uhibbuka Fillah (Season 2)

Ana Uhibbuka Fillah (Season 2)

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Teen / Action / Tamat
Popularitas:2.6M
Nilai: 4.9
Nama Author: Trie Afni Ramadhany II

Kisah ini menceritakan tentang lika liku kehidupan gadis dari keluarga sederhana Annisa Ramadhani dengan seorang pria yang justru berasal dari keluarga berada Rayhan Arbiantoro, pemuda yang berusia lima tahun lebih tua darinya.
Takdir dan pertemuan, selalu sudah digariskan...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Trie Afni Ramadhany II, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

33. Rahasia Clara

malam itu pesta masih berlangsung dengan sangat meriah.

Clara tampak kesana kemari mencari seseorang.

*cuma dia satu-satunya orang yang bisa bantu gue. tapi gue gak mungkin nemuin dia disini, terlalu banyak mata-mata.

batin Clara.

kemudian dia mengeluarkan ponselnya dan mengirimkan pesan pada seseorang.

"temui gue sekarang, di taman belakang."

tak lama kemudian orang tersebut membalas pesannya.

"negosiasi apa yang kau mau? atau jangan-jangan kau sudah berubah arah sekarang?"

begitu isi pesannya.

Clara semakin panik. bagaimanapun caranya, dia harus menemui orang ini.

"tolong, ini penting. atau loe bakal nyesal. dan jangan sampe ada seorangpun yang tau."

Clara berjalan menuju taman belakang sambil memastikan tak ada yang menguntitnya.

sesampainya ditaman, Dennis sudah menunggunya.

"long time no see, Dennis Prayugo.."

sapa Clara.

"gak usah basa-basi. langsung aja ke intinya nona Clara Adelia Kosasih.."

jawab Dennis dingin.

Clara terkejut, dan mengernyitkan keningnya.

"loe tau darimana..?"

tanya Clara dengan tatapan tajam.

"hei nona.. yang dihadapanmu ini Dennis Prayugo, pria dengan IQ jenius.. dan kuharap kau gak lupa dengan sepak terjangku selama ini.."

jawab Dennis dengan gaya sengaknya.

"whatever.. kita bisa bahas itu lain kali. tapi sekarang ada hal yang lebih penting."

Dennis memperhatikan wajah Clara dengan seksama.

"apa rencanamu sebenarnya..? kau pikir dengan kau menggiringku kesini kau bisa mengacaukan semuanya..? jangan harap.. karna aku pastikan bahkan gak seorangpun bisa mencelakai Reyhan dan Nisa walau hanya satu goresan."

jawab Dennis masih dengan ekspresi dingin.

"kalo loe tau siapa gue harusnya loe juga tau dimana gue berdiri.."

jawab Clara

"justru karna aku tau siapa kau sebenarnya, walaupun terlambat. kau pikir aku percaya padamu setelah semua ini..?"

"terserah loe percaya gue atau gak.. tapi yang loe harus tau, mereka gak akan melukai siapapun.."

"kau pikir aku percaya..?"

jawab Dennis sambil tersenyum sinis.

"kejadian 16 tahun lalu...!!

gue yakin loe juga tau itu.. dan itulah yang akan jadi senjata utama mereka untuk ngancurin hidup Reyhan."

Dennis yang sudah menduga hal itu tampak mulai cemas, namun dia berusaha terlihat tenang.

"kejadian apa maksudmu..?"

tanya Dennis yang pura-pura tidak mengerti.

"tolong sampein ke Reyhan, jangan sampe Annisa ketemu gue.. Den, gue gak ada cara lain.. gue juga dijebak.."

Clara mulai gusar.

"dijebak..? permainan apa ini..? bagaimana mungkin seorang ayah tega menjebak putrinya sendiri..??"

Dennis mulai kehilangan kesabaran.

"lebih tepatnya putri yang dibuang.."

Clara tak sanggup lagi membendung air matanya.

"ya, loe bener Den.. gue Clara Adelia..

tapi sampe kapanpun gue gak akan pernah sudi menyandang nama manusia picik itu.

gue, Clara Adelia Wijaya.. bukan Kosasih.. buat apa gue menyandang nama orang yang bahkan gak pernah mengakui kalo gue ini putrinya..!!"

Dennis terhenyak. diperhatikannya gadis yang ada dihadapannya, yang sekarang terlihat nanar memendam amarah.

"gue dibuang sejak lahir Den.. hanya karena gue terlahir cacat.."

kemudian Clara membuka highellsnya, dan tampaklah jarinya yang sedikit aneh. satu jari tambahan tumbuh mencuat dari kedua jempol kakinya.

"dokter bilang ini kelainan polidaktili.."

kemudian dia memakai highellsnya kembali.

"sejak lahir, gue dirawat dipanti asuhan.. dan karena kelainan gue, gak ada orangtua yang bersedia mengadopsi gue.. sampe gue berusia 8 tahun, waktu itu papa Wijaya dan mama Serena berkunjung ke panti asuhan tempat gue dirawat. mungkin karena mereka iba, terlebih setelah tau bahwa gue dibuang oleh orangtua kandung gue sendiri, akhirnya mereka memutuskan untuk mengadopsi gue.."

Clara menceritakan kisahnya sambil terisak.

"wait.. kalo memang kau udah dibuang sejak lahir, gimana kau bisa tau kalo tuan Kosasih itu orang tua kandungmu?"

tanya Dennis yang masih belum percaya sepenuhnya dengan cerita Clara.

"mereka cari gue Den..bukan Claudya, tapi gue lah yang mereka inginkan untuk menjalankan rencana busuk itu.. dan jujur, awalnya Claudya sama sekali gak tau soal itu..

karena sejak kecil dia tinggal dengan almarhumah ibu dan almarhumah nenek gue. dia bahkan gak pernah tau kalo dia punya kembaran, atau mungkin dia gak pernah nyadar kalo nama dan wajahnya ada kemiripan sama gue.. yaa loe tau sendiri lah, gue model yang sering wara-wiri di tv.."

Dennis tak berkomentar apapun, dan mendengarkan dengan seksama.

"tiga tahun lalu, akhirnya manusia licik itu berhasil mencari tau semua tentang gue termasuk keluarga angkat gue. dia bahkan berani menemui keluarga angkat gue dan bilang kalo dia adalah orangtua kandung gue dan memaksa keluarga angkat gue untuk balikin gue..

gue syok Den... semua itu terjadi didepan mata gue.. gue ngerasa kayak barang yang dipungut saat butuh, dan dibuang saat gak perlu.. "

Clara semakin terisak.

Dennis yang melihat hal tersebut langsung sigap memberikan sapu tangan miliknya.

"masih ada lain waktu untuk bahas masa lalumu. sekarang cepat katakan gimana rencana mereka..?"

tanya Dennis.

Clara mengeluarkan sebuah map dari dalam tasnya dan menunjukkan isinya pada Dennis.

"ini cuma copy an.. percuma aja gue hancurin.."

Dennis melirik pada Clara seolah meminta penjelasan.

"sekarang papa Wijaya disandera oleh orang2 suruhan mereka.. gue harus serahin berkas ini ke Annisa, atau mereka bakal ngelakuin hal buruk terhadap papa gue.. Tolong bantu gue Den.. plisss... Cuma loe yang bisa bantu gue kali ini.."

Annisa mengatupkan kedua telapak tangannya sebagai tanda permohonan.

"dimana..?"

"gue gak tau Den.. sumpah gue serba salah... disatu sisi gue gak tega nyerahin ini ke Annisa.. karna kalo sampe Annisa tau soal ini, yang mereka harapkan pasti terjadi..

tapi gue juga gak mungkin sanggup kalo sampe terjadi hal buruk ke papa gue.."

Annisa kembali terisak.

"tunggu,, aku punya ide.."

kemudian Dennis menghubungi seseorang dan memintanya membawa map berisi berkas kosong.

meski merasa janggal dengan perintahnya, namun akhirnya orang yang dihubungi oleh Dennis muncul dengan membawa apa yang dia minta.

"serahkan ini ke Annisa, dan aku pastikan dia gak akan buka map ini.."

Dennis menyerahkan map yang berisi berkas kosong kepada Clara setelah sebelumnya menukar mapnya dengan yang dibawa Clara.

"dan tentang papamu, aku akan berusaha bantu.."

kemudian Dennis berlalu sambil melihat disekitarnya memastikan tak ada mata-mata musuh.

☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆

Clara kembali keruang auditorium dengan wajah yang sedikit sembab.

diperhatikannya ke sekeliling, tampak beberapa orang suruhan tuan Kosasih mengerling ke arahnya.

Clara yang sudah mengerti maksud kode tersebut kemudian menghampiri Reyhan dan Annisa.

"Nis,, maaf tadi aku lupa.. ini berks titipan kak Erick.. katanya kemarin kamu yang minta.."

kemudian Clara menyerahkan map coklat kepada Annisa.

Annisa mengernyitkan kening.

"berkas apa..?"

Annisa yang tidak mengerti maksud Clara kemudian menerima map yang diserahkan oleh Clara.

setelah menyerahkan map tersebut dan memastikan mata-mata tuan Kosasih melihatnya Clara langsung bergegas pergi.

1
NO NAME
.
Anonim
Cerita selanjutnya?
Dewy Seruni
ko g da kelanjutannya lg kak....
ayoo,,, semangat 💪💪💪 kak..
lanjut lagi....
Dwi Afrizal
sebenernya ini ceritanya tentang apa sih?? gak nyambung banget sama judul cerita nya
Iis Rohayati
mau lihat visualnya dong Thor jangan pelit"amat ih napa
Iis Rohayati
sediiih banget aku bacanya,,,mudah "an Anisa mendapatkan kebahagiaanya
Iis Rohayati
lanjut
Siti Chasanah Anna
tetep semangat trus author
Sumarsih Asih
lanjut
Dewy Seruni
kak lanjut lg dunk,,, aku suka banget sm cerita nie.....padahal aku nunggu-nunggu kelanjutan nya.....
lanjut lg y kak,,, semangat terus 💪💪💪
Rini BundalanaIraazzam
ana uhibbukq Filla season 2 kapan nih
Entin Supriatin
serah author aja lah!!! bebas berkehendak
Mister Sutijono
aktor malaysia itu mah,sy kan aktif lihat telefilem malaysia thor.
Naira Aliya
cocok semua visualnya author
Naira Aliya
suka dengan karakter nya Denis
Naira Aliya
kalo udah ber urusan dengan mafia... ahhh maanntaappp👍👍😅😅😅
Mister Sutijono
thor masalah umur direvisi donh,masa 18th sdh semester 6,klo semester 2 msh msk akal.
Entin Supriatin
menurut ilmu ngintip sepertinya clara lah pelakunya
Entin Supriatin
so sweet banget, jadi pingin balik muda lagi
Naira Aliya
sungguh baper thor... bikin senyum" sendiri 😊😊😊
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!