NovelToon NovelToon
Ibu Baru Untuk Putra Sang Mafia

Ibu Baru Untuk Putra Sang Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia
Popularitas:4.5k
Nilai: 5
Nama Author: Elwa Zetri

​"Kurang ajar! Beraninya kalian mengotori rumah tangga kita!" bentak Sandra dengan suara bergetar hebat, air matanya akhirnya tumpah membasahi pipi.

​Sebelum Sandra bisa memberikan pelajaran lebih jauh kepada wanita itu, sebuah benturan keras mendarat di pipi kirinya.

​Plak!

​Tamparan itu begitu kuat hingga kepala Sandra terpelanting ke samping. Rasa perih langsung menjalar di pipinya, meninggalkan sensasi panas yang membakar. Pelaku pemukulan itu tidak lain adalah Anton sendiri. Suami yang selama empat tahun ini ia layani dengan sepenuh hati, kini berdiri tegak dengan mata melotot dan tangan mengepal.

​"Seharusnya kamu sadar, kamu wanita lusuh, jelek, tidak bisa menjaga tubuhmu, aku muak denganmu!" teriak Anton dengan suara menggelegar, melampiaskan seluruh kebencian yang selama ini ia pendam.

​Kata-kata itu menghujam jantung Sandra jauh lebih tajam daripada pisau bermata dua. Wanita lusuh? Jelek? Selama ini ia mengorbankan waktu istirahatnya demi mengurus rumah, sementara Anton

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Elwa Zetri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Keputusan Nekat Dibawah Hujan

​Cahaya layar ponsel pintar Sandra memantul di wajahnya yang pucat dan basah. Dengan jari-jarinya yang masih sedikit gemetar akibat kedinginan dan sisa-sisa trauma pengusiran, ia membuka aplikasi catatan di gawainya. Meskipun sebagian saku celananya basah kuyup karena terhantam derasnya air hujan, puji syukur ponsel pintar miliknya yang berada di dalam casing pelindung masih berfungsi dengan cukup baik.

​Sandra mengetik dengan hati-hati, menyalin deretan alamat lengkap serta nomor kontak yang tertera di lembaran kertas "Dicari Ibu Baru" yang menempel di tiang halte. Alamat itu merujuk pada sebuah kawasan perumahan elit di sisi lain kota, sebuah tempat yang tampak kontras dengan keadaannya saat ini yang kusut masai dan terluka.

​Selesai mencatat, Sandra menutup layar ponselnya sejenak dan menghela napas panjang. Pikirannya berkecamuk hebat. Pertanyaan demi pertanyaan berputar di kepalanya. Apa yang sebenarnya sedang kulakukan? Apakah aku sudah gila?

​Bagaimana tidak? Baru saja beberapa jam lalu ia diusir oleh suami yang dicintainya, dituduh mandul, ditampar, dan dilempar ke jalanan layaknya sampah. Kini, di tengah malam buta yang basah dan dingin, ia justru tertarik mendatangi sebuah alamat misterius dari selembaran kertas konyol di halte bus.

​Namun, di balik keraguan itu, ada sebuah dorongan kuat yang sulit ia jelaskan. Rasa sakit karena dihina, dikhianati, dan dibuang begitu saja telah membakar habis sisi rapuh dalam diri Sandra. Ia tidak punya tempat kembali. Rumah keluarga Anton sudah tertutup rapat baginya, sementara ia tidak ingin pulang ke rumah orang tuanya dalam keadaan hancur dan menjadi beban pikiran bagi mereka. Sandra merasa dirinya sudah berada di titik nol kehidupan. Tidak ada lagi yang perlu ia takutkan atau ia hilangkan.

​"Jika hidupku memang sudah hancur lebur malam ini, maka mencoba satu hal gila tidak ada salahnya," gumam Sandra lirih pada dirinya sendiri.

​Tanpa buang waktu lagi, Sandra membuka aplikasi transportasi online di ponselnya. Jari-jarinya yang kaku mengetik tujuan alamat yang baru saja ia salin dari tiang halte. Tak lama kemudian, layar ponsel menampilkan tarif perjalanan serta estimasi kedatangan pengemudi. Sandra tanpa ragu langsung menekan tombol pemesanan. Di tengah malam yang semakin larut dan hujan yang belum juga mereda, taksi online adalah satu-satunya penyelamat agar ia tidak membeku di halte yang sunyi itu.

​Sambil menunggu kedatangan mobil pesanannya, Sandra merapatkan jaket tipisnya yang sudah basah kuyup. Ia membersihkan sisa-sisa kotoran dan darah kering di lututnya dengan sehelai tisu basah yang masih tersimpan di dalam tas selempangnya. Rasa perih kembali menyengat, namun ia mengatupkan giginya rapat-rapat, menahan setiap desisan kesakitan agar tidak keluar dari bibirnya.

​Tidak sampai sepuluh menit kemudian, sebuah mobil sedan berwarna hitam perlahan menepi di depan halte. Lampu hazard mobil tersebut berkedip-kedip menembus tirai air hujan. Sandra segera berdiri, menghapus sisa air mata di pipinya, dan melangkah mantap mendekati pintu mobil.

​Ia membuka pintu belakang dan langsung masuk ke dalam kabin yang terasa hangat, disambut oleh aroma pengharum ruangan beraroma kopi yang menenangkan. Pengemudi taksi sempat melirik sekilas dari kaca spion tengah, memperhatikan penampilan penumpangnya yang basah kuyup, berantakan, dengan lutut terluka. Namun, sang pengemudi cukup profesional untuk tidak banyak bertanya dan langsung menjalankan kendaraannya membelah jalanan kota yang basah.

​Sandra menyandarkan kepalanya di jok mobil yang empuk. Ia menatap ke luar jendela, menyaksikan lampu-lampu jalanan bergeser cepat membentuk garis-garis cahaya yang kabur. Ponsel di dalam genggamannya bergetar pelan, menampilkan catatan alamat yang akan ia tuju.

​Alamat itu... siapa sebenarnya pemiliknya? Dan apa yang mereka maksud dengan mencari ibu baru? batin Sandra penuh tanya. Mobil melaju semakin kencang, membawa Sandra menuju takdir baru yang sama sekali tidak pernah ia bayangkan sebelumnya dalam hidupnya.

1
Ariany Sudjana
puji Tuhan, memori Dante sudah kembali 🙏
Ariany Sudjana
semoga Sandra tetap kuat dan sabar melewati hari-hari yang tidak mudah pasca kecelakaan yang dialami Dante, apalagi sekarang Dante amnesia, semoga memorinya lekas pulih
merry
lh bukn woro ikut ke RS y knp skrg cpt x dia berada di markas🤔🤔🤔
Ariany Sudjana
wah elzard jadi anak baik dan membanggakan papa mamanya
Ariany Sudjana
have a great moment Dante and Sandra 😄🙏
Ariany Sudjana
puji Tuhan, finally congrats yah Sandra dan Dante, juga elzard
Ariany Sudjana
lekas sembuh Sandra
Ariany Sudjana
itulah hukum tabur tuai Anton, jalani saja konsekuensinya, kamu sudah membuang batu permata demi pelacur murahan 🤣🤣😂😂 dan kalian siap-siap jadi gembel 🤣🤣😂😂
Ariany Sudjana
dasar bodoh kamu Anton, katanya pengusaha sukses? masak figur konglomerat seperti Dante, kamu ga tahu?

tapi cocok sih, laki-laki pengecut seperti kamu punya istri pelacur murahan yang ga tahu diri 🤣🤣😂😂 dan kalian berdua siap-siap mati
Ariany Sudjana
ini pengawal Dante kecolongan, gimana ceritanya pelacur murahan dan laki-laki pengecut bisa masuk ke restoran elite
Ariany Sudjana
tenang saja Sandra, Dante itu gentleman kok
Ariany Sudjana
wah seru ini, saatnya Dante bertindak
Ariany Sudjana
waduh mafia bisa juga salah tingkah ya 😂😂🤣🤣
Ariany Sudjana
ga salah sih, tapi tenang saja Dante, Sandra itu tulus menyayangi elzard, apalagi dengan pengalaman pahit di masa lalu
Ariany Sudjana
good decision Sandra, kamu pasti bisa 💪😄
Ariany Sudjana
betul sekali Dante, kamu harus bantu Sandra membalas sakit hatinya pada mantan suaminya
Ariany Sudjana
benar Dante, kamu harus bantu Sandra membalas sakit hatinya ke Anton, laki-laki pengecut itu
Ariany Sudjana
siap-siap Anton akan jadi gembel 🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!