NovelToon NovelToon
Bidadari Pak Letnan Minta Bercerai

Bidadari Pak Letnan Minta Bercerai

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / Raja Tentara/Dewa Perang / Perjodohan
Popularitas:91k
Nilai: 5
Nama Author: Ibah Ibah

"Rin mau kemana? kenapa diam-diam membawa koper begitu?" Tanya Aga merasa curiga pada istrinya, mendadak istrinya pamit pergi, padahal dia baru saja pulang dari pasar. Arin diam saja dan tetap memasukkan kopernya ke dalam bagasi mobil. "Rin aku nanya sama kamu? Kalau mau pergi, aku antar" "Tidak perlu mas, di dalam masih ada tamu" "Tamu Istimewa" Imbuh Arin dalam hati. Arin menyerah. Sejak kecil dia sudah mengabdi di keluarga suaminya karena mereka telah di jodohkan sejak kecil. Arin kira pengorbanan dan kesabarannya akan membuat suaminya luluh, namun dia salah. Suaminya bahkan membawa wanita idamannya ke dalam rumah. Arin sudah tidak tahu apa yang ingin dia pertahankan di rumah ini, bahkan setelah satu tahun menikah, tak sekalipun dia di sentuh. "Tunggu aku sebentar, keluarkan kopermu. Masukkan ke mobil ku, aku akan mengantarmu" Pinta Aga, namun Arin sudah mati rasa, dia langsung meminta supir melajukan mobilnya.Arin tak memperdulikan Aga yang berteriak sambil berlari mengejarnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ibah Ibah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

4

"Kog melamun sayang? Ini sudah bulan ke Dela kalian menikah lho, siapa tahu kamu sudah isi, kalau belum juga tidak masalah. Pernikahan kalian masih baru,masih banyak waktu untuk berusaha"

"Maaf ya Bu,Arin nggak kepikiran beli tespek ini, terima kasih sudah mengingatkan Arin"

"Iya nggak apa-apa, besok di cek ya? Ibu pengen banget lihat hasilnya"

"Iya. Tapi ibu janji dulu tidak boleh sedih jika hasilnya negatif"

"Oke oke ibu ngerti"

Kamipun melanjutkan aktifitas kami membuat kue.

"Rin?"

"Ya Bu"

"Pelanggan kita berkunjung satu, Bu Malik besok mau pindah ke luar kota, dia pesan kue kita untuk yang terakhir kalinya sebelum pindahan"

"Jangan sedih Bu, pelanggan kita memang berkurang satu tapi nambahnya sepuluh" Kekeh ku, Ibu ikut tertawa mendengarnya.

Ibu kembali bercerita tentang Bu Malik yang memuji kue buatan kami, teman ibu sampai menangis karena tidak bisa lagi merasakan lezatnya kue yang kami buat. Bahkan Bu Malik meminta kami membuat pesanan ke luar kota dengan jasa online. Tapi itu akan membuat Kami lebih sibuk, ibu punya penyakit jantung, dia tidak boleh terlalu banyak pikiran ataupun terlalu lelah. Jadi aku menolak itu.

"Nanti Mas Aga marah kalau ibu capek-capek, lagian nanti kalau Arin hamil gimana? Ibu nggak mau jagain cucu ibu?" Godaku, kami kembali tertawa bersama.

Memang hanya ibu yang bisa membuat hari-hari ku lebih indah. Hanya ibu yang bisa menghilangkan rasa sakit ku karena sikap mas Aga.

Aku tidak tahu dia bisa berubah atau tidak, sudah delapan bulan dan tidak ada kemajuan sama sekali dalam hubungan kami. Tapi Demi ibu aku akan bertahan hingga dia membuka hati.

Tak terasa sudah jam lima sore, toko kami akan segera tutup. Pesanan hari ini sudah beres dan sudah di antar semua. Aku tinggal menulis pesan-pesan kue untuk besok di jadwal besok. Dapur kami memiliki papan tulis di dapur kami untuk mencatat apa saja yang akan kami buat untuk esok hari. Dan aku yang bertugas untuk menulis nya.

"Rin sini ibu aja yang nulis, kamu cepat pulang gih. Tadi ibu lihat mobil Aga sudah pulang, oh ya jangan lupa tespek nya di bawa"

Ibu menarik catatan pesanan besok dari tanganku, aku tersenyum dan langsung memberikan buku itu ke ibu.

"Iya Bu, ini"

Aku melepas apron yang ku pakai, sebenarnya aku enggan sekali pulang cepat, kalau boleh aku bahkan ingin tidur di toko ini, atau paling tidak aku ingin pulang setelah mas Aga sudah tertidur, dengan begitu aku tidak akan melihat wajah diamnya lebih lama. Tapi lagi-lagi aku tidak mau ibu hawatir,jadi aku patuh saja.

Aku pulang lebih dulu, benar saja Mas Aga sudah pulang, dia terlihat masih sibuk dengan ponselnya. Ku tatap dia yang masih mengenakan seragam dinas nya, dia nampak gagah dengan seragam letnan itu, rambutnya yang sedikit berantakan justru membuat auranya makin nampak seksi, lihatlah otot lengannya yang nampak karena dia melipat lengan bajunya sebatas siku, aku terus mengaguminya, entah kapan aku bisa menyentuh otot-otot yang nampak menggodanya itu.

Saat menatap wajahnya dia nampak gelisah, aku yakin dia sedang dalam masalah, apalagi tidak biasanya dia seperti ini, biasanya Mas Aga akan langsung mandi dan berganti baju santai setelah sampai di rumah. Dia lelaki yang disiplin.

Aku sengaja mengucapkan salam begitu sudah di dekatnya, dia menjawab salamku, tapi tidak menatap ku sama sekali. Sikap acuh yang sudah biasa aku dapatkan.

Aku berjalan ke dapur, membuatkan minuman hangat untuk mas Aga. Dia suka sekali susu yang di campur geprek an jahe asli, lebih mantap katanya. Tapi tentu yang memberitahuku bukanlah mas Aga, dia mana mau berbasa-basi seperti itu dengan ku, aku tahu tentang ini dari ibu.

Dengan penuh cinta aku membuatkan susu jahe itu, Aku yakin ketulusan ku akan membuatnya luluh, buktinya dia sudah tidak pernah mengungkit wanita shalihah pujaan hatinya lagi di depanku. Aku akan mengaggap ini badai di awal pernikahan kami, asal aku bekerja keras dan tak menyerah,aku yakin akan bisa melalui semua ini. Aku yakin ketulusan ku suatu saat nanti akan mengetuk hatinya. Bak setetes air yang terus jatuh di atas batu, lama-lama batu itu akan hancur juga. Sekeras apapun hati mas Aga, aku yakin hatinya juga akan luluh.

"Mas di minum susu hangatnya"

Dia hanya mengangguk pelan, aku lihat dia meminum susu itu, aku tersenyum dan segera ke kamar menyiapkan baju ganti dan juga handuk kering untuk nya.

Begitu selesai aku bergegas mandi duluan, namun mata ini tak sengaja menatap sebuah ponsel yang tergeletak di atas nakas. Aku tidak pernah melihat ponsel itu sebelumnya, ponsel itu bergetar menandakan ada seseorang yang sedang menghubungi ponsel itu. Aku mendekat melihatnya. Aku menutup mulut ini saat ku baca nama di layar ponsel itu.

"Bidadari ku?"

Hati ini jadi gelisah, tangan ku gemetar melihat panggilan itu. Ternyata Mas Aga masih berhubungan dengan wanita itu, wanita yang selalu ada di hati mas Aga.

'Selamat istirahat sayang, Rindu dan hatiku selalu bersamamu'

Pesan itu dikirim sang bidadari, saat panggilan telfonnya tidak di angkat. Aku langsung berbalik dan berlari ke kamar mandi, aku menangis tertahan di dalam sana, rasanya aku sangat menyesal sudah melihat pesan itu. Panggilan sayang itu benar-benar membuat hatiku hancur, aku kira wanita itu sudah menghilang dari hidup mas Aga, tapi ternyata mereka masih bersama. Tapi jika benar wanita itu yang di pilih mas Aga, dia pasti wanita shalihah, berhijab dan penghafal Al-Quran seperti yang pernah di katakan mas Aga padaku. Apa dia wanita itu? Jika dia memang wanita shalihah, apa dia akan tetap bersama Mas Aga jika dia tahu Mas Aga sudah menikah? Aku yakin mas Aga pasti menyembunyikan pernikahan kami. Mana mungkin wanita cantik berhijab di layar ponsel tadi mau menjadi kekasih seorang lelaki yang sudah beristri.

Hatiku bak di hantam batu besar, rasa nyeri dan perih itu kembali hadir meski aku berusaha membuangnya jauh-jauh.

Segera ku ambil air wudhu,aku ingin melaksanakan sholat, membaca Alquran agar hati ini tenang. Itu yang selalu aku lakukan dikala hati ini gelisah. Bu Tari selalu menasehati ku hal ini, jika kamu di hadapkan dengan sesuatu yang berat dan menyakitkan ambillah air wudhu, basuh wajahmu agar hatimu ikut dingin, bacalah ayat Al Qur'an agar hati kamu makin tenang.

Aku hapus air mataku, ku hidupkan kran di kamar mandi untuk segera berwudhu. Namun sebuah gedoran dari pintu membuat ku terkejut.

"Arin! Arin! Keluar kamu!"

Teriakan itu benar-benar membuatku takut, aku tahu itu suara mas Aga, aku juga takut nada itu. Nada penuh amarah.

Tapi kenapa dia marah? Apa dia tahu aku tadi mengintip ponsel miliknya?

1
D_wiwied
si Nana mah terlalu kecintaan sm Dewa, harusnya dikerjain dulu biar si dewa kelimpungan kan seruu 😆😂😂
Balik ke Aga, sekarang saatnya menunjukkan ke Arin kalo kamu sdh berubah, lakukan hal yg terbaik utk awakmu Ga tnp berpikir harus menerima balasan.. ingat Arin menyelamatkanmu dulu sekarang saatnya balas budi bahkan kalo harus dg cara memberikan nyawamu, kalo kakak authornya tega sih pasti dikabulkan tu 😁🤣🤣
D_wiwied
sukuriiiin salahmu sendiri main tuduh sembarangan gagal unboxing kan jadinya, kasian banget batal kan ena enanya 🤣🤣🤣🤣🤣
sutiasih kasih
gagal jebol gawang km wa😅😅😅
sunaryati jarum
Bu Emi hamil,Aga dan Arin bersatu untuk kesembuhan anak mereka
Susiherawati
lanjut min seru kayanya bkl ada yg salah paham nie 🤣🤣
D_wiwied
haissh pasti bakal ada yg salah paham ini, authornya hobi banget keknya yaa😅😂😂 yuk tebak2 an kira2 jd unboxing gaaaa🤭🤭😆😆😆
sutiasih kasih
bkal ada yg salah faham nich .....🤣🤣🤣
D_wiwied
semoga semua kesalahpahaman sdh mendapat jawaban dan bs berakhir baik utk hubungan kalian berdua, mulai lg semuanya dr awal Aga Arin, mulai dg cara yg baik.. semua utk kebaikan keluarga kalian terutama utk kesembuhan Alif
D_wiwied
walaaah kalah satu set kamu Wa, dilihat dr gelagatnya kamu bakal punya adek lg ini 🤭🤭🤣🤣🤣
sutiasih kasih
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
sutiasih kasih
bukan dewa yg ksih mmnya cucu nich....
tpi dewa yg bkalan di ksih adek bayi🤣🤣
astagaaaaa dunia rmh tangga dewa n nana kocak 🤣🤣
sutiasih kasih
baguslah klo km sadar diri Aga ...
km itu laki" payah🙄🙄
Ibah Ibah
Tidak kakak
Moreno
Arin bukannya di Belanda?
sutiasih kasih
dewa sdh bahagia arin.... ada sahabatmu yg mmpu mmbuat dewa jatuh cinta....

skrg fokuslah untuk ksembuhan ankmu arin....
D_wiwied
jangan egois Rin, pikirkan sj kesembuhan anakmu gausah mikir yg lain2.. dan sepertinya takdir akan mempertemukan kamu dg Aga lg
Dwi Alfareza
bukannya di awal masih suci

kok udah brojol aja thor😄
Ibah Ibah: Ada di bab berapaa ya othor lupa, di situ saat dewa ingin melamar Arin, justru di kejutkan dengan kehamilan Arin.
Arin hamil di perkaos suaminya sendiri saat ingin meminta tanda tangan cerai. Aga mabuk dan....baca lengkap nya kak, dari awal, jangan di loncat2 pasti paham 🤭🤭😄😊
total 1 replies
sutiasih kasih
kpan sih thorrrr pnderitaan arin berakhir.....😔😔
Amilawati
arin istri menjijikan 🤮👎
sunaryati jarum
Karmamu benar-benar membuatmu menyedihkan Arga,Arin pinter juga semua mengira ke luar negeri seperti perintah ibunya Dewa,eee pulang kampung
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!