NovelToon NovelToon
Pedang Abu Nirwana

Pedang Abu Nirwana

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Mengubah Takdir / Epik Petualangan
Popularitas:7.1k
Nilai: 5
Nama Author: Syahriandi Purba

Setelah akar spiritual emasnya dirampas secara paksa oleh sepupunya sendiri dan tubuhnya dibuang ke Jurang Abu Api, Lin Xuan—seorang pemuda klan cabang yang sekarat—justru menyatu dengan Tungku Abu Takdir peninggalan zaman purba. Dari abu kehancuran, ia menempuh jalur kultivasi terlarang yang mampu melebur kutukan, meracik pil dari racun mematikan, dan menebas tatanan langit yang korup.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Syahriandi Purba, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 30

Di pusat terdalam Lembah Racun Hitam, terdapat sebuah kolam lumpur hitam tempat tumbuhnya tiga tangkai Bunga Roh Ungu yang memancarkan cahaya keperakan lembut.

Namun tepat di depan kolam lumpur tersebut, berdiri seekor kalajengking raksasa sepanjang tiga tombak yang seluruh cangkang tubuhnya berkilau hitam kehijauan bagaikan batu giok gelap. Kedua capit raksasanya seukuran perisai baja, dan di ujung ekornya yang melengkung tinggi, menetes cairan racun berwarna hijau zamrud yang langsung melubangi batu karang tempat tetesan itu jatuh!

Ratu Kalajengking Giok Hitam—Binatang Roh Tingkat Dua Lapis Delapan, penguasa mutlak Lembah Racun Hitam!

Krieekkk!

Merasa wilayah kekuasaannya dimasuki oleh seorang manusia yang telah menyerap habis kabut miasma di sepanjang jalur lembah, Ratu Kalajengking Giok Hitam mengeluarkan pekikan tajam. Ratusan kalajengking pengawal tingkat satu dan dua langsung menyerbu dari segala arah bagaikan karpet hitam yang bergerak cepat!

Lin Xuan berdiri tenang di tengah kepungan lautan kalajengking beracun itu. Selama perjalanan masuk ke pusat lembah, miasma beracun yang dilebur oleh Tungku Abu Takdir telah mendorong kultivasinya menembus Alam Pembukaan Meridian Lapis Tujuh!

CRINGGG!

Pedang Abu Hitam terhunus dari sarungnya.

"Jurus Ketiga Pedang Abu: Hujan Abu Pemutus Takdir!"

Lin Xuan memutar tubuhnya sambil menebaskan pedang secara melingkar. Gelombang Qi Abu Nirwana yang kini diresapi Niat Pedang Abu menyapu ke segala penjuru sejauh lima belas tombak!

Krak! Krak! Boom!

Ratusan kalajengking pengawal yang terkena sapuan angin pedang kelabu itu langsung hancur menjadi abu sebelum sempat menyentuh sepatu Lin Xuan!

Melihat anak-anaknya musnah dalam satu tebasan, mata majemuk Ratu Kalajengking Giok Hitam memerah murka. Binatang raksasa itu melesat maju dengan kecepatan luar biasa, mengayunkan kedua capit bajanya untuk menggunting pinggang Lin Xuan, sementara ekor beracunnya menghujam turun dari atas bagaikan tombak hijau secepat kilat!

Serangan gabungan dari binatang roh Lapis Delapan Puncak yang memiliki pertahanan cangkang sekeras senjata roh tingkat dua!

"Cangkangmu memang keras, tapi mari kita lihat apakah bagian dalam tubuhmu juga sekeras giok!"

Lin Xuan menginjak tanah dengan langkah Jejak Tanpa Bayangan, tubuhnya miring empat puluh lima derajat menghindari sengatan ekor kalajengking hanya dengan jarak sehelai rambut. Pada saat yang sama, ia justru melompat menginjak permukaan capit kiri sang ratu kalajengking dan menghujamkan Pedang Abu Hitam tepat ke celah persendian di bawah leher binatang raksasa itu!

"Jurus Keempat Pedang Abu: Nirwana Tanpa Sisa!"

CRAAANGGG — PUFF!

Bilah Pedang Abu Hitam yang diselimuti cahaya kelabu keemasan serta getaran petir menembus celah cangkang giok hitam tersebut hingga separuh bilah! Gelombang Qi Abu langsung meledak di dalam organ tubuh Ratu Kalajengking, melapukkan jantung dan saraf binatang buas itu dari dalam!

Ratu Kalajengking Giok Hitam menjerit melengking sambil meronta hebat sebelum akhirnya roboh berdebam ke tanah, tak bergerak lagi.

Lin Xuan mencabut pedangnya, lalu mengambil Mutiara Racun Giok Hitam seukuran telur merpati dari kepala sang ratu kalajengking beserta tiga tangkai Bunga Roh Ungu di tepi kolam.

Tanpa meninggalkan lembah, Lin Xuan langsung duduk bersila di atas batu besar dan melemparkan Mutiara Racun Giok Hitam yang menyimpan esensi racun seratus tahun itu ke dalam Tungku Abu Takdir!

BOOOOM!

Di dalam tungku perunggu kuno, mutiara racun mematikan itu meleleh menjadi cairan perak kemilau yang luar biasa padat. Begitu cairan murni itu dialirkan ke meridian Lin Xuan, gerbang Meridian Utama Kedelapan yang keras langsung runtuh dalam satu kali gempuran!

Alam Pembukaan Meridian — Lapis Delapan!

Kini, dari sembilan meridian utama manusia, delapan di antaranya telah terbuka lebar di tubuh Lin Xuan! Kekuatan tempurnya saat ini bahkan sudah sanggup menandingi kultivator setengah langkah Alam Fondasi Roh!

1
Ozzy aljokery
mantappp ..,lanjutkan
Ozzy aljokery
korban pertama dari pedang Abu Hitam
Ozzy aljokery
semoga tidak Hiatus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!