NovelToon NovelToon
Cintamu Bukan Untukku

Cintamu Bukan Untukku

Status: sedang berlangsung
Genre:Crazy Rich/Konglomerat / Balas Dendam / Penyesalan Suami
Popularitas:4.3k
Nilai: 5
Nama Author: Nana

Sudah 5 tahun sejak pernikahanku dengan Raymond. Di depan keluarga dan teman, kami adalah pasangan yang harmonis. Tapi ketika di dalam rumah kecilku, aku merasa hampa. Ini terasa seperti aku bermain sandiwara selama 5 tahun lebih. Aku pun tidak tahu apa yang salah dengan diriku sendiri kenapa aku masih memaksa diriku untuk bersamanya. Tapi satu hal yang pasti, suamiku mencintai statusnya sebagai suami bukan mencintaiku.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 29

Keesokan paginya, seperti biasa Matt sudah berada di tempat parkir gedung apartemen Llyn untuk menjemput wanita itu. Tapi pagi ini ia melihat sesuatu yang berbeda, yaitu munculnya sosok pria yang membuatnya merasa seperti gunung berapi yang akan meletus.

Bagaimana tidak, mantan suami calon kekasihnya juga datang dan menunggunya di sini. Seketika pikiran bahwa mereka akan kembali bersama memenuhi isi kepalanya. Hatinya mendadak merasa gelisah untuk sesuatu yang tidak pasti.

Beberapa saat kemudian, Llyn muncul dan terlihat berjalan mendekat ke arah mobilnya. Wanita itu matanya menatap lurus ke arah mobilnya dan tidak sadar ada orang lain yang juga menunggunya. Dengan sigap, Matt keluar dari mobil hendak menghampiri Llyn. Tapi panggilan dari Ray membuatnya berhenti dan berdiri di samping mobil dengan tangan masih memegang pintu mobil yang terbuka.

"LLYN!"

Si pemilik nama menoleh ke arah suara tersebut dan dahinya langsung berkerut. Raut wajahnya berubah drastis saat melihat Ray tersenyum dan berjalan ke arahnya.

"ada apa?"

"mau berangkat ke kampus kan? aku antar ya."

"tidak perlu, aku sudah.. " belum sempat ia menyelesaikan kalimatnya, Ray dengan percaya diri maksimal meraih tangan Llyn dan menariknya.

"Ray Lepas!"

Tanpa melepas genggamannya, ia menoleh ke arah Llyn. "aku antar, sudah jangan menolak. Aku tau kamu masih marah padaku makanya terus berontak seperti ini."

Llyn memutar bola matanya lalu menghentakkan tangannya agar terlepas dari genggaman pria itu. Tapi sayang, tenaganya terlalu kecil untuk pria pemilik badan kekar itu.

"Ray aku bukan sedang marah atau ngambek atau apapun itu yang ada di otak kamu, tapi aku memang sudah tidak ingin bersamamu lagi!"

"seenaknya kamu bilang begitu? saat kamu mau kamu seenaknya datang, lalu setelah bosan kamu pergi begitu saja?"

"seharusnya aku yang tanya sama kamu! Seenaknya kamu jadikan aku tameng untuk citra keluarga kamu sedangkan kamu di luar sana bebas bermain wanita. Seharusnya kamu yang bertanya ke diri kamu sendiri di mana letak kesalahannya!"

"apa? aku tidak.. " belum sempat ucapannya selesai, tangannya ditarik seseorang membuat genggamannya terlepas.

Matt merasa semakin marah melihat bagaimana perlakuan mantan suami Llyn terhadap Llyn. Ia meraih tangan wanita itu dan melihat pergelangan tangannya dengan teliti. Wajahnya terlihat marah sekaligus sedih saat melihat pergelangan tangan yang memerah.

"apa sakit?"

Llyn menggelengkan kepalanya pelan sebagai jawaban atas pertanyaan dari Matt. Matt menarik pelan tangan Llyn agar wanita itu berdiri di belakangnya.

"perhatikan sikapmu terhadap wanita! kalau kamu ingin minta maaf, datang dengan baik-baik jangan main kasar seperti ini."

"sejak kemarin kamu selalu ikut campur urusanku, siapa kamu hah?"

"aku seniornya di kampus sekaligus temannya, jadi aku berhak melindunginya dari hal yang berpotensi melukainya."

Ray sedikit tertegun karena sadar kalimat itu ditujukan untuknya. Matanya reflek melihat ke arah tangan Llyn yang memerah lalu beralih menatap mata yang berkaca-kaca.

"ma-maaf Llyn, aku tidak bermaksud menyakitimu."

Ray hendak maju dan meraih wanita itu lagi tapi gerakannya terhalang oleh tubuh Matt yang langsung dengan sigap menghalanginya.

"jangan menyentuhnya, dia sudah tidak ada hubungan apapun denganmu. Kamu tidak berhak lagi atas dirinya. Kalau mau berbicara, minta dengan baik-baik persetujuan langsung darinya. Jangan memaksanya untuk semakin membencimu."

Llyn menarik ujung kaos Matt membuat pria itu menoleh ke belakang. "ayo pergi."

Matt mengangguk lalu menuntuk Llyn berjalan ke mobilnya. Sedangkan Ray hanya bisa memandangi punggungnya yang semakin menjauh.

Di tengah perjalanan, mobil yang dikendarainya tiba-tiba berhenti dan menepi di depan sebuah apotek. Matt berlari kecil masuk ke dalam sana lalu beberapa saat kemudian keluar dengan menenteng kantong kresek.

"apa itu?"

"obati dulu pergelangan tangannya."

Dengan telaten dan lembut, Matt mengoleskan obat ke bekas kemerahan di pergelangan tangan Llyn.

1
Fatmah Ajahra
𝒎𝒂𝒏𝒕𝒂𝒏 𝒔𝒖𝒂𝒎𝒊𝒏𝒚𝒂 𝒔𝒖𝒔𝒂𝒉 𝒎𝒐𝒗𝒆 𝒐𝒏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!