NovelToon NovelToon
Kaisar Naga Bela Diri

Kaisar Naga Bela Diri

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Epik Petualangan / Balas Dendam
Popularitas:7.8k
Nilai: 5
Nama Author: Sang_Imajinasi

Di ujung terlupakan Kerajaan Tianhe, seorang anak yatim bernama Qin Mu tumbuh di Desa Canglan bersama seorang pemabuk tua yang mengaku petani. Yang ia miliki hanyalah pisau berburu berkarat, liontin batu hitam peninggalan ayah yang tak pernah kembali, dan satu pertanyaan yang tak terjawab: mengapa ia ditinggalkan?

Ketika dunia kultivator yang selama ini hanya ia dengar sebagai legenda tiba-tiba menghancurkan kedamaian desanya, Qin Mu dipaksa memasuki jalan yang telah ditentukan jauh sebelum ia lahir jalan yang berlumuran darah, penuh pengkhianatan, dan dibayar dengan harga yang tak seorang pun mau membayarnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sang_Imajinasi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

CHAPTER 28

Di lereng tengah Akademi Kekaisaran Tianhe, kobaran api yang membakar pepohonan pinus memantulkan bayangan merah di atas dinding putih Paviliun Tamu.

TRANG! TRANG! BOOM!

Hamparan es tipis yang menyelimuti halaman paviliun pecah berhamburan akibat hantaman enam bilah golok panjang yang diselimuti Qi merah darah.

Di depan pintu kamar utama tempat dua murid pengiringnya terbaring tak sadarkan diri Bai Shuang berdiri dengan napas memburu. Jubah putih bersih kebanggaan Sekte Pedang Tianxuan miliknya kini telah robek di beberapa bagian dan ternoda cipratan darah. Luka di bahu kirinya yang terkena sabetan di gua kristal tadi siang kembali terbuka karena ia dipaksa mengerahkan Niat Pedang Es tanpa henti selama setengah jam terakhir.

Di sekeliling halaman, enam pembunuh elit Sekte Bayangan Darah yang seluruhnya berada di Tahap Akhir dan Puncak Qi Gathering bergerak dalam formasi lingkaran yang rapat. Di keempat sudut pagar halaman, tertancap empat tiang tulang hitam yang memancarkan kubah asap kelabu sebuah formasi pengacak sinyal yang menahan suara pertarungan sekaligus mengunci aliran Qi alam di sekitar paviliun!

"Putri Surga dari Sekte Pedang Tianxuan memang luar biasa," desis pemimpin kelompok penyergap itu sambil menjilat darah di punggung goloknya. "Dalam kondisi meridian belum pulih sepenuhnya dan terkunci di dalam Array Pengering Qi kami, kau masih sanggup membunuh empat orang kami. Tapi lihat tanganmu... kau bahkan hampir tidak kuat lagi mengangkat pedang giok itu!"

Wajah Bai Shuang sedingin salju abadi, namun ujung jarinya memang mulai gemetar. Asap dari empat tiang tulang di sudut halaman itu terus menguras tenaganya. Jika tidak ada yang menghancurkan keempat tiang formasi itu dari luar, dalam dua puluh tarikan napas lagi, ia akan kehabisan Qi dan Lempeng Segel Langit yang dititipkan gurunya akan jatuh ke tangan musuh!

"Serang bersama! Patahkan pedangnya!"

Keenam pembunuh bayangan itu melompat maju secara serentak dari enam penjuru, membentuk jaring tebasan darah yang menutup seluruh ruang gerak Bai Shuang!

Bai Shuang menggigit bibirnya hingga berdarah, bersiap membakar esensi meridiannya untuk melepaskan satu tebasan terakhir.

Namun tepat pada detik itu—

BRAAAK—!

Dinding batu di sisi selatan halaman Paviliun Tamu mendadak hancur lebur bagaikan dihantam oleh batu pelontar perang!

Dari balik kepulan debu dan serpihan batu bata yang beterbangan, sesosok pemuda bertelanjang dada yang tubuhnya dipenuhi bekas luka bakar dan otot-otot sekeras baja melompat masuk sambil memutar martil besi raksasa seberat empat puluh kati!

"Menyingkir dari jalan martilku, anjing-anjing pengecut!!"

Raungan Han Lie menggelegar membelah halaman. Dengan kekuatan murni Puncak Penempaan Tubuh yang baru saja ia tembus di lereng bawah, ayunan martil godam Han Lie menghantam langsung tiang tulang formasi di sudut selatan hingga hancur berkeping-keping, lalu terus melaju menghantam dua pembunuh Sekte Bayangan Darah yang berada di dekatnya hingga terpental menabrak pilar kayu!

"Siapa itu?!" Pemimpin penyergap itu tersentak kaget melihat satu tiang formasinya hancur.

Belum sempat ia memutar tubuhnya, bayangan pohon pinus yang jatuh di atas atap paviliun di sisi utara dan timur tiba-tiba bergerak hidup.

Srek! Jleb!

Tanpa suara sedikit pun, Mo Cang muncul bagaikan hantu dari kegelapan sudut utara. Kawat baja tipis di tangan kirinya mengikat leher seorang pembunuh yang lengah, sementara belati di tangan kanannya menghunjam lurus ke sela tulang rusuk pria itu, lalu menendang tiang tulang kedua hingga patah!

Dan di sudut timur serta barat satu sosok pemuda berpakaian hitam berwajah dingin yang identik dengan Qin Mu (Klone Bayangan) melesat dengan Langkah Pertama: Jejak Hantu Tanpa Suara.

Menggunakan pemahaman formasi yang telah ia pelajari dari gulungan Penatua Luo, Klone Bayangan itu tidak perlu menghancurkan tiang tulang ketiga dan keempat secara kasar. Hanya dengan dua tusukan presisi menggunakan pedang rampasannya tepat ke titik simpul energi di dasar tiang, aliran formasi penyegel di halaman itu langsung berbalik arah dan meledak sendiri!

BOOM!

Kubah asap kelabu yang menekan Paviliun Tamu hancur seketika! Udara malam yang segar dan penuh Qi alam kembali mengalir deras ke dalam halaman, sementara gelombang balik dari kehancuran formasi itu membuat empat pembunuh Sekte Bayangan Darah yang tersisa memuntahkan darah!

Mata Bai Shuang membelalak tajam saat melihat sosok Klone Bayangan yang berdiri di atas pagar timur.

"Qin Mu?!" gumam Bai Shuang terkejut.

Namun ketika mata jernihnya merasakan bahwa sosok di atas pagar itu hanya memancarkan aura Tahap Awal Qi Gathering dan sama sekali tidak mengeluarkan suara napas layaknya manusia berdarah daging, Bai Shuang tersentak di dalam hatinya. Bukan... itu adalah bayangan hidup yang keluar dari tubuhnya di gua kristal tadi siang! Dia meninggalkan bayangannya di akademi untuk membantu kami?!

"Jangan melamun, Nona Sekte Besar! Sisanya bagianmu!" teriak Han Lie sambil menahan tebasan golok seorang pembunuh dengan gagang martilnya hingga memercikkan bunga api.

Dengan hancurnya formasi pengering Qi tersebut, tekanan dingin yang mengerikan kembali meledak dari tubuh Bai Shuang.

"Terima kasih," ucap Bai Shuang dingin.

Detik berikutnya, pedang giok es di tangannya berkelebat bagaikan badai salju yang mengamuk. Bersama hantaman martil Han Lie dari depan, tusukan belati mematikan Mo Cang dari bayangan, dan gangguan taktis dari Klone Bayangan Qin Mu, keempat pembunuh elit Sekte Bayangan Darah yang tersisa itu langsung terdesak dan dibantai habis dalam waktu kurang dari sepuluh tarikan napas!

Begitu tiang formasi pengacak sinyal di Paviliun Tamu itu hancur, sebuah pilar cahaya biru dari formasi utama akademi langsung melesat naik menuju Tebing Utara!

Di puncak Tebing Utara yang hancur lebur, Instruktur Yan Zhen yang tubuhnya sudah berlumuran darah akibat dikeroyok oleh Kepala Cabang Sekte Bayangan Darah dan Tetua Wakil Sun yang berkhianat, tiba-tiba merasakan aliran Qi pelindung akademi kembali mengalir masuk memperkuat tombak besinya!

"Formasi pengacak di bawah sudah dihancurkan oleh murid-muridku!" Yan Zhen tertawa menggelegar dengan wajah bersimbah darah, matanya menyala buas seperti harimau tua yang menolak mati. "Sun Tua! Giliranmu membayar pengkhianatanmu!"

DUAAAAR!

Mengabaikan tebasan cakar darah dari Kepala Cabang Sekte Bayangan Darah yang merobek bahu kirinya, Yan Zhen memutar tombak besinya yang kini diperkuat oleh formasi akademi dan menghunjamkannya lurus menembus perut Tetua Wakil Sun hingga memaku pengkhianat Core Formation itu ke dinding tebing!

Namun, di saat pertempuran di Akademi Kekaisaran mulai berbalik arah, suasana di jantung Kota Provinsi Cangzhou justru berubah menjadi mimpi buruk yang mencekam.

Di balkon lantai dua Paviliun Awan Emas, keheningan yang tercipta akibat jatuhnya kepala Wei Tian hanya bertahan selama tiga tarikan napas.

Qin Mu melompat turun dari bubungan atap lantai empat, mendarat tanpa suara tepat di depan Su Ruyan yang sedang bersandar lemah di pilar kayu.

"Kau... benar-benar datang," bisik Su Ruyan dengan suara bergetar yang jarang sekali terdengar dari bibirnya. Melihat kepala Wei Tian yang menggelinding di lantai, gadis pedagang yang selalu tenang itu merasakan getaran hebat di dadanya. Pemuda berusia empat belas tahun ini benar-benar telah membantai pewaris Faksi Wei di luar akademi malam ini!

Namun Su Ruyan langsung mencengkeram lengan jubah Qin Mu dengan wajah pucat pasi. "Qin Mu, cepat bawa aku mundur lewat lorong bawah tanah! Su Kuang dan Tetua Sekte Bayangan Darah itu bukan kultivator Qi Gathering seperti Wei Tian... mereka berdua adalah ahli Foundation Establishment!"

Di seberang balkon yang hancur, Su Kuang menatap kepala Wei Tian di dekat kakinya. Wajah pria paruh baya itu berubah dari pucat menjadi ungu kehitaman karena murka dan penghinaan yang luar biasa.

"Bocah gembel dari ujian akademi... kau berani membunuh keponakan Klan Wei dan melempar kepalanya ke mukaku?!" suara Su Kuang bergetar rendah, namun getaran suaranya membuat seluruh lantai kayu lantai dua berderak retak.

Di sebelahnya, Tetua Sekte Bayangan Darah yang bertubuh bungkuk menatap Qin Mu dengan sepasang mata kelabu yang menyipit tajam.

"Hanya Tahap Tengah Qi Gathering," desis tetua bungkuk itu dengan nada mencemooh yang dingin. "Aku sempat mengira ada ahli Core Formation Akademi yang datang membantu. Ternyata hanya seekor semut Qi Gathering yang kebetulan berhasil membunuh bocah Klan Wei dengan cara licik, lalu mengira dirinya sudah tidak terkalahkan di kolong langit!"

Qin Mu tidak menjawab ejekan itu.

Seluruh bulu kuduk di tubuhnya berdiri tegak. Insting buasnya yang terasah di ribuan pertarungan hidup dan mati berteriak memberikan peringatan bahaya paling keras yang pernah ia rasakan seumur hidupnya!

Tanpa Klone Bayangannya yang saat ini sedang berada di Akademi Kekaisaran, Qin Mu tahu ia tidak bisa menggunakan Penyatuan Bayangan. Namun bahkan jika klonenya ada di sini sekalipun, jurang yang membentang di hadapannya saat ini bukanlah sesuatu yang bisa dijembatani oleh sekadar lonjakan satu atau dua sub-ranah!

Di dunia kultivasi, ranah Penempaan Tubuh dan Qi Gathering tidak peduli seberapa kuat mereka masih disebut sebagai Ranah Fana. Qi di dalam tubuh mereka masih berbentuk gas yang rapuh, dan umur mereka tidak berbeda dengan manusia biasa.

Akan tetapi, begitu seseorang menembus Foundation Establishment (Pembentukan Fondasi), mereka telah melangkah melewati gerbang menuju Jalan Dewa / Orang Abadi!

Seluruh gas Qi di dalam Dantian mereka telah dipadatkan seratus kali lipat menjadi Qi Cair yang seberat air raksa. Tulang dan organ dalam mereka telah dicuci oleh sumsum spiritual, dan yang paling mengerikan mereka telah membangkitkan Kesadaran Spiritual yang mampu mengunci setiap gerakan di udara bahkan sebelum mata mereka melihatnya!

"Nona Su, teteskan darahmu ke piringan cadangan formasi di bawah kakimu saat aku memberi aba-aba!" bisik Qin Mu sangat cepat.

Qin Mu tidak berniat adu pukul dengan mereka. Sebelum melompat turun dari atap tadi, ia secara diam-diam telah menancapkan dua belas Bendera Formasi Tingkat Satu miliknya dan seluruh sisa lima belas keping Batu Roh Tingkat Menengah ke titik-titik simpul Formasi Pelindung Paviliun Awan Emas yang baru saja pecah!

"Kau masih ingin bermain trik di hadapan seorang Foundation Establishment?!"

Su Kuang tidak memberi Qin Mu waktu lagi. Hanya dengan satu hentakan kakinya, lantai balkon hancur lebur dan tubuh Su Kuang melesat maju dengan kecepatan yang membuat mata Qin Mu nyaris tidak sanggup menangkap bayangannya! Tangan kanan Su Kuang yang diselimuti lapisan Qi Cair berwarna kuning keemasan menghantam lurus untuk meremukkan kepala Qin Mu!

"Sekarang!" teriak Qin Mu.

Su Ruyan menggigit jarinya dan menempelkan darahnya ke ubin pusat balkon, sementara Qin Mu memutar energi dari lima belas Batu Roh Tingkat Menengah di sakunya!

ZING—! BOOM!

Sisa energi dari Formasi Paviliun Awan Emas yang digabungkan secara paksa dengan dua belas bendera Formasi Penjara Kabut Darah milik Qin Mu tiba-tiba menyala kembali dari bawah lantai!

Kali ini, formasi itu tidak membentuk perisai di luar gedung, melainkan melipat ke dalam menciptakan puluhan rantai cahaya emas-merah yang langsung melilit tubuh Su Kuang dan Tetua Bayangan Darah, sekaligus meledakkan sisa seluruh persediaan racun Kabut Pembusuk Darah dan Bubuk Pelumer Tulang milik Qin Mu tepat di wajah kedua ahli Foundation Establishment tersebut!

"Apa?! Dia memodifikasi formasi paviliun yang sudah hancur dalam hitungan detik?!" Su Kuang sedikit terkejut saat rantai formasi menahan langkahnya selama setengah detik.

Di belakang halaman, belasan pengawal Qi Gathering milik Cabang Pertama yang ikut terkena ledakan kabut racun itu langsung menjerit histeris saat kulit mereka meleleh menjadi darah hitam!

Dan di tengah kepulan racun mematikan serta ikatan formasi itu, Qin Mu mengerahkan Langkah Pertama: Jejak Hantu Tanpa Suara hingga batas maksimal. Tubuhnya muncul di titik buta di samping leher Su Kuang, lalu kedua tangannya mengayunkan Bilah Kembar Taring Hantu Senjata Spiritual Berelemen Bayangan yang berubah transparan tak kasat mata langsung menebas ke arah urat leher Su Kuang!

Kombinasi sempurna antara formasi gedung, dua belas bendera array, racun pelumer tulang, langkah Tingkat Surgawi, dan senjata spiritual transparan dari titik buta! Jika lawannya adalah praktisi Puncak Qi Gathering seperti Wei Tian, serangan ini pasti sudah memenggal sepuluh kepala sekaligus!

Namun—

TRANG—!!

Suara dentingan yang terdengar bukanlah suara daging yang terbelah, melainkan suara seperti pisau besi yang menghantam gunung berlian!

Mata hitam Qin Mu membelalak lebar.

Kabut racun mematikan yang sanggup melelehkan kultivator Qi Gathering dalam tiga detik itu, ternyata menguap begitu saja bahkan sebelum sempat menyentuh kulit Su Kuang dan Tetua Bayangan Darah tertahan oleh selaput tipis Qi Cair setebal sehelai kertas yang menyelimuti tubuh mereka secara alami!

Dan yang lebih membuat jantung Qin Mu mencelos: meskipun Su Kuang tidak melihat wujud bilah transparan Qin Mu dengan matanya, Kesadaran Spiritual milik seorang ahli Foundation Establishment telah mendeteksi niat membunuh itu lebih dulu!

Hanya dengan memadatkan Qi Cair di sekitar lehernya, tebasan penuh Bilah Kembar Taring Hantu milik Qin Mu yang didukung oleh tulang perak Sutra Penempaan Tulang Kehampaan tertahan keras satu milimeter di luar kulit leher Su Kuang! Getaran balik dari benturan itu begitu dahsyat hingga membuat selaput kulit di antara ibu jari dan telunjuk Qin Mu langsung robek menyemburkan darah!

Hanya ujung paling runcing dari bilah kirinya yang berhasil menembus selaput Qi Cair tersebut, meninggalkan segores luka tipis sepanjang satu inci di pipi kanan Su Kuang yang meneteskan setetes darah merah.

Hening selama sepersekian detik.

Su Kuang menyentuh pipinya yang tergores dengan ujung jarinya, melihat setetes darah di sana.

Seorang kultivator yang telah melangkah ke jalan abadi Foundation Establishment, baru saja dibuat berdarah oleh seekor semut Tahap Tengah Qi Gathering!

"Kau... berani melukai wajahku?!"

Kemarahan yang meledak dari tubuh Su Kuang dan Tetua Bayangan Darah pada detik berikutnya bagaikan runtuhnya langit!

"Hancur!!"

KRAAAAK—! DUAAAAR!!

Hanya dengan satu hentakan aura Qi Cair dari kedua ahli Foundation Establishment itu secara bersamaan, kedua belas bendera formasi milik Qin Mu langsung meledak menjadi serpihan bubuk besi di udara! Inti formasi Paviliun Awan Emas di bawah lantai hancur total hingga melontarkan Su Ruyan terpental menabrak dinding belakang!

"Semut fana yang belum mencicipi Pembentukan Fondasi, tidak peduli berapa banyak sampah dan trik licik yang kau tumpuk, di hadapan kekuatan mutlak kau tetaplah debu!"

Tetua bungkuk dari Sekte Bayangan Darah itu bergerak. Ia bahkan tidak menggunakan senjata. Tangan keriputnya yang diselimuti Qi Cair berwarna merah gelap menghantam lurus ke arah dada Qin Mu yang masih berada di udara dari jarak tiga langkah!

Tekanan telapak tangan itu mengunci ruang di sekeliling Qin Mu. Udara menjadi seberat gunung besi hingga teknik langkah kakinya sama sekali tidak bisa digunakan untuk menghindar!

Dalam sepersekian detik antara hidup dan mati itu, Qin Mu mengalirkan Qi-nya dan langsung mengaktifkan kedua keping Jimat Pelindung Tubuh Tingkat Roh yang ia simpan di dadanya secara bersamaan!

ZING! ZING!

Dua lapis perisai cahaya kuning tebal yang masing-masing diklaim mampu menahan serangan Foundation Establishment langsung mengembang membungkus tubuh Qin Mu, sementara Qin Mu menyilangkan kedua Bilah Kembar Taring Hantu di depan dadanya dan memutar Sutra Penempaan Tulang Kehampaan hingga seluruh tulangnya berpendar perak di balik dagingnya!

BOOM—!!

Telapak tangan Qi Cair milik Tetua Bayangan Darah itu menghantam perisai jimat pertama.

Krak! PRANG!

Perisai Jimat Tingkat Roh pertama hanya bertahan selama setengah kedipan mata sebelum pecah berkeping-keping!

Tanpa berhenti sedikit pun, pukulan kedua dari Su Kuang yang menyusul dari samping langsung menghantam perisai jimat kedua hingga meledak hancur, dan sisa gelombang Qi Cair dari dua ahli Foundation Establishment itu menghantam lurus ke silangan bilah kembar di depan dada Qin Mu!

BUAAAAGH—!!

Terdengar suara derak tulang yang mengerikan.

Seolah-olah baru saja ditabrak oleh gunung yang runtuh dari langit, pertahanan Qin Mu hancur lebur secara mutlak! Bilah Kembar Taring Hantu di tangannya terpental hingga salah satunya terlepas dan menancap di tiang kayu, sementara tubuh Qin Mu terlempar mundur bagaikan boneka kain yang putus talinya menghantam tembok batu pembatas aula hingga tembok itu jebol dan menguburnya di bawah reruntuhan puing-puing batu!

"Qin Mu!!"

Su Ruyan menjerit dengan suara tercekat, berusaha merangkak bangun dengan lutut berdarah menuju tumpukan puing yang berasap itu.

Di tengah tumpukan batu bata dan balok kayu yang patah, Qin Mu terbaring dengan dada naik turun secara kejang.

Uhuk! Bwah!

Seteguk besar darah segar yang bercampur dengan serpihan bekuan darah organ dalam menyembur keluar dari mulut Qin Mu, membasahi dagunya dan jubah hitamnya yang kini telah compang-camping.

Pandangan matanya kabur dan berputar hebat, diwarnai oleh darah yang mengalir turun dari dahinya yang robek. Empat tulang rusuk peraknya di sisi kiri telah retak parah, tulang lengan kanannya patah akibat menahan benturan tadi, dan meridian di dalam tubuhnya terasa seperti dicabik-cabik oleh sisa Qi Cair yang masuk menembus pertahanannya!

Jika bukan karena kerangka tulangnya yang telah ditempa dengan Darah Inti Kuno naga banjir kemarin, satu pukulan barusan sudah pasti mengubah seluruh tubuhnya menjadi genangan bubur daging!

Namun meskipun masih bernapas, untuk pertama kalinya sejak ia keluar dari hutan Pegunungan Qingluo, Qin Mu merasakan ketidakberdayaan fisik yang begitu nyata. Tubuhnya gemetar hebat saat ia mencoba menopang dirinya dengan satu tangan kirinya yang masih utuh di atas pecahan batu, namun kakinya menolak untuk berdiri.

Jurang antara Qi Gathering dan Foundation Establishment terlalu dalam. Itu adalah perbedaan antara manusia fana yang merangkak di lumpur dan eksistensi yang telah menyentuh hukum abadi.

Tap. Tap. Tap.

Suara langkah kaki yang berat dan tenang mendekat dari balik debu reruntuhan balkon.

Su Kuang dan Tetua Sekte Bayangan Darah melangkah masuk melewati tembok yang jebol. Tekanan Kesadaran Spiritual dari kedua ahli Foundation Establishment itu menekan seluruh ruangan seperti kubah timah raksasa mengunci ruang sedemikian rupa sehingga bahkan jika Qin Mu merogoh Jimat Teleportasi Jarak Pendek di sakunya sekarang, gangguan tekanan spiritual mereka bisa membuat ruang teleportasinya runtuh dan merobek tubuhnya menjadi potongan-potongan daging di dalam celah dimensi!

"Masih belum mati setelah menerima pukulan gabungan kami?"

Tetua Sekte Bayangan Darah menatap Qin Mu yang terbaring bersimbah darah di antara puing-puing dengan sedikit keterkejutan di matanya yang kejam. "Kerangka tulang bocah ini sangat aneh. Jangan biarkan dia bernapas satu detik lebih lama lagi, Su Kuang. Bunuh dia sekarang, lalu ambil kepalanya dan kantung penyimpannya!"

Su Kuang menyeka darah di pipinya dengan punggung tangan. Matanya menatap Qin Mu yang terluka parah di bawah kakinya dengan kepuasan yang sadis.

"Kau membunuh Wei Tian, melumpuhkan putraku Su Heng, dan berani menggores wajahku," desis Su Kuang dingin sambil mengangkat tangan kanannya tinggi-tinggi ke udara.

Di telapak tangan Su Kuang, Qi Cair berwarna kuning keemasan berkumpul dan memadat, membentuk sebilah pedang cahaya raksasa sepanjang satu tombak yang berdengung nyaring, memancarkan aura kematian yang tak terhindarkan!

"Tidak! Hentikan!!" Su Ruyan berusaha melemparkan belati kecil dari lengan bajunya untuk mengalihkan perhatian Su Kuang, namun Tetua Bayangan Darah hanya mengibaskan jarinya, menghempaskan gadis itu kembali jatuh ke lantai tanpa daya.

Di bawah bayangan pedang Qi Cair raksasa yang menyinari wajah pucatnya yang berlumuran darah, napas Qin Mu berderak kasar.

Tangan kirinya yang gemetar dan bersimbah darah meraba ke dalam saku dadanya yang robek bukan hanya menyentuh Jimat Teleportasi yang tertekan oleh penguncian ruang, melainkan jarinya tanpa sengaja menggenggam Pecahan Logam Hitam (Kunci Hitam Balai Penjaga Langit) peninggalan ayahnya yang kini berlumuran darah hangat dari lukanya sendiri!

"Di hadapan ranah Foundation Establishment, semut akan selamanya menjadi semut!" raung Su Kuang, mengayunkan pedang Qi Cair raksasa itu turun lurus untuk membelah tubuh Qin Mu menjadi dua! "Mati kau di neraka!!"

Cahaya kuning keemasan yang membawa kekuatan penghancur itu melesat turun, hanya berjarak satu jengkal dari ubun-ubun Qin Mu!

1
ibarumbung
👍👍👍👍👍
Liang Hou
pake Sreettt aja tor kalo ranting, sring! lebih cocok suara besi 🙏
Sang_Imajinasi: siap terimakasih sarannya
total 1 replies
Am Mi
up
ibarumbung
👍👍👍👍👍
ibarumbung
💪💪💪💪💪
ibarumbung
⭐⭐⭐⭐⭐
Asta Hariadi
bagus, ceritanya menarik
Sang_Imajinasi: Terima Kasih Bintang 5 nya 🙏
total 1 replies
Sang_Imajinasi
Halo Para Reader.

Jika Kalian Suka dengan cerita ini silahkan beri
Like, Ranting ⭐️ dan Vote 🎟 serta Gift 💰.

Penilaian & Kontribusi kalian sangat berharga bagi author untuk tetap semangat update cerita ini.

TERIMA KASIH.... ✌️
Sang_Imajinasi: oke lanjut 4 bab
total 4 replies
Budi Wahyono
biasanya tokoh jahat ketika mau mati,ada aja yg nyelametin...
ini enak nih gak bertele2,tinggal musuh yg lebih kuat udah nunggu
Begin Bae
/Determined/
Sang_Imajinasi: Terima Kasih Bintang 5 nya 🙏
total 1 replies
Sang_Imajinasi
Halo Para Reader.

Jika Kalian Suka dengan cerita ini silahkan beri
Like, Ranting ⭐️ dan Vote 🎟 serta Gift 💰.

Penilaian & Kontribusi kalian sangat berharga bagi author untuk tetap semangat update cerita ini.

TERIMA KASIH.... ✌️
ibarumbung
keren 👍👍👍👍👍
Sang_Imajinasi: Terima Kasih Bintang 5 nya 🙏
total 1 replies
ibarumbung
💪💪💪💪💪
ibarumbung
⭐⭐⭐⭐⭐
ibarumbung
👍👍👍👍👍
ibarumbung
💛💛💛💛💛
ibarumbung
💪💪💪💪💪
ibarumbung
⭐⭐⭐⭐⭐
ibarumbung
👍👍👍👍👍
ibarumbung
💛💛💛💛💛
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!