jangan plagiat. kalau plagiat aku sumpahin kehidupan cinta nya akan tragis dan miskin he he..
Dewi Bunga adalah anak dari Dewa langit yang jatuh cinta pada manusia. Karena telah menyalahi aturan langit, Dewi Bunga diturunkan ke dunia dan harus menjalani 7 penderitaan yang dialami manusia.
Sebelum pergi ke dunia, Dewi Langit istri dewa langit memberikan kalung suci yang berguna untuk melindungi Dewi Bunga dari berbagai penderitaan.
Fungsi kalung suci akan menghilang jika Dewi bunga memberikan kesuciannya kepada pria dunia sebelum resmi menikah.
Dewa Air, salah satu penduduk langit sedih mendengar kepergian Dewi Bunga. Dewa Air tetap mencintai Dewi Bunga dengan tulus, Walaupun cintanya tak berbalas. Tanpa sepengetahuan Dewa Langit, Dewa Air pergi menyusul Dewi Bunga ke alam manusia dan menyamar menjadi manusia.
Sementara itu Raja Bangsa Siluman yang bernama Salmon selalu mengganggu dan ingin merebut kalung suci milik Dewi Bunga.
Akankan Dewi Bunga akan kembali ke langit menyelesaikan hukumannya ataukah terjebak ke dunia manusia yang penuh dengan kepalsuan?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jejet Utami, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Takdir
"Istriku, apa yang kamu lakukan?" Kenapa kau menjatuhkan pena ku?"tanya dewa Bulan.
Mendengar pertanyaaan dari Dewa bulan, istri Dewa Bulan tak dapat berkata apapun karena akibat perbuatannya, pena cinta milik Dewa Bulan yang akan digunakan untuk menulis takdir cinta Dewi Merak terjatuh.
Dengan mata terbelalak, Dewa bulan melihat jika pena cinta miliknya telah jatuh tepat di buku catatan cinta milik Raja Siluman Salmon.
"Istriku, habislah aku" pekik Dewa Bulan dengan wajah tertunduk lesu.
Sebenarnya Raja Siluman Salmon telah ditakdirkan oleh Dewa Bulan tak akan mendapatkan jodoh karena dia tidak ingin melihat anak keturunan Raja Siluman Salmon lahir ke dunia.
Karena tak ada takdir jodoh untuk Raja Siluman Salmon, Dewa Bulan meletakkan buku catatan cinta milik Raja Siluman Salmon dibawah meja agar tak tersentuh penanya.
Namun, kejadian tak terduga telah terjadi diluar keinginannya.
Dengan raut muka yang menunjukkan penyesalan, istri dewa Bulan berkata kepada Suaminya,
"Suamiku, tinta milik Dewi Merak telah terjatuh tepat di buku milik Raja Siluman Salmon" sesal istri Dewa Bulan.
Istri Dewa Bulan sangat menyesal dengan apa yang telah diperbuatnya, karena telah menyalahi aturan langit.
Sambil menangis, istri Dewa Bulan bertanya kepada Dewa Bulan
"Apa yang harus aku lakukan suamiku?" tanya istri Dewa Bulan kepada Dewa Bulan
Mendengar pertanyaan istrinya, Dewa Bulan menjawab pertanyaan istrinya tersebut dengan berkata
"Nasi sudah menjadi bubur istriku, jodoh Dewi Merak adalah Raja Siluman Salmon " jawab Dewa Bulan kepada istrinya.
"Apakah engkau punya cara agar bisa mengembalikan jodoh Dewi Merak seperti semula?" tanya istri Dewa Bulan penasaran
"Tidak bisa istriku, Dewa Langit pun tak bisa mengubahnya" ujar Dewa Bulan menjawab pertanyaan istrinya.
Dengan perasaan hampa, istri Dewa Bulan hanya melamun di depan suaminya yang tak bisa berbuat apa-apa untuk mengembalikan keadaan.
Di negeri siluman
Sementara itu dalam waktu yang bersamaan, Raja Siluman Salmon merasakan hal aneh yang terjadi pada tubuhnya. Tiba-tiba saja tubuhnya terhempas dari tempat tidurnya dan terjatuh ke lantai.
Dengan rasa penasaran Raja Siluman Salmon bergumam dalam hati
"Apa yang terjadi denganku?"
"Mengapa aku tak bisa menguasai tubuhku sendiri" gumam Raja Siluman Salmon.
Karena merasa aneh dengan kejadian yang telah menimpanya, Raja Siluman Salmon memanggil salah satu pengawalnya untuk mencari tahu tentang apa yang terjadi di negeri Siluman.
Setelah beberapa lama menunggu kabar dari pengawalnya, Raja Siluman Salmon akhirnya mendapatkan jawaban dari salah satu pengawalnya bahwa tidak terjadi apa-apa di negeri siluman.
Walaupun Raja Siluman Salmon telah mendapat berita dari salah satu pengawalnya, dia tak mudah percaya begitu saja.
Dengan rasa penuh penasaran, Raja Siluman Salmon kembali memerintahkan pengawalnya untuk mencari Siluman Mimpi.
"Pengawal, tolong panggil siluman mimpi kemari" perintah Raja Siluman Salmon.
"Baiklah Raja" jawab pengawal kerajaan dengan hormat.
Sambil menunggu kedatangan siluman mimpi, Raja Siluman Salmon berdiri di atas mimbar sambil menatap langit. Dia selalu menunggu kedatangan Dewi Merak yang mulai jarang menemui dirinya.
"Tunggu aku Dewi Merak.. "
"Aku akan menyusun kekuatan untuk menembus langit dan menemuinya" gumam Raja Siluman Salmon dalam hati.
Beberapa lama kemudian, siluman mimpi telah datang menemui Raja Siluman Salmon
Dengan membungkukkan badannya, Siluman mimpi bertanya kepada Raja Siluman Salmon kenapa Raja Siluman Salmon memanggilnya.
"Tuan ku Raja, ada apa engkau memanggil ku?" tanya siluman mimpi kepada Raja Siluman Salmon.
"Siluman mimpi, bantulah aku untuk memecahkan misteri tentang apa yang terjadi padaku akhir-akhir ini" pinta Raja Siluman Salmon kepada siluman mimpi.
"Memangnya, Raja sedang mengalami masalah tentang perasaan?" tanya siluman mimpi
"Iya, aku mulai terpikat dengan kecantikan Dewi Merak, salah satu penghuni negeri langit" kata Raja siluman Salmon.
"Baiklah Raja, aku akan mendatangi Dewi Merak lewat mimpinya" ujar siluman mimpi kepada Raja Siluman.
Setelah menyanggupi perintah Rajanya, siluman mimpi segera pergi menuju istana mimpinya.
Setelah siluman mimpi pergi, Raja Siluman Salmon didatangi oleh beberapa pengawalnya. Rupanya bukti kalau Siluman Elang berkhianat kepadanya sudah ada.
Siluman ular langsung melaporkan beberapa kejadian, dan itu membuat Raja Siluman Salmon marah.
Dengan menghentakkan kakinya, Raja siluman Salmon segera memanggil prajuritnya untuk melakukan penyerangan di kediaman Siluman Elang.
"Prajurit... " panggil Raja siluman Salmon dengan suara lantang
Mendengar Raja Siluman Salmon memanggil mereka, seluruh prajurit yang berada di istana Raja langsung datang menghadap Raja Siluman Salmon dengan membawa senjata mereka.
Mereka berbaris rapi dihadapan Raja, sambil menunggu perintah Raja Siluman selanjutnya.
Setelah melihat prajuritnya telah berkumpul dan lengkap, Raja memerintahkan mereka untuk melakukan penyerangan ke tempat kediaman Siluman Elang saat itu juga.
"Bawa Siluman Elang kemari hidup ataupun mati dan penjarakan dia di Istana cacing" Perintah Raja Siluman kepada prajuritnya.
" Siap paduka, laksanakan" jawab prajurit siluman dengan suara bersamaan.
Setelah menyanggupi perintah rajanya, seluruh prajurit istana siluman melakukan penyerangan di tempat kediaman siluman Elang.
Tampaknya, Siluman Elang mengetahui apa yang akan terjadi kepadanya.
Dengan mempersiapkan senjatanya, Siluman Elang bersiap untuk berperang dengan prajurit siluman yang tentunya jumlahnya tidaklah sedikit.
"Siluman Elang, keluarlah dari tempat kediamanmu!" panggil prajurit siluman kepada Siluman Elang yang saat itu sedang bersembunyi di dalam rumahnya.
Mendengar prajurit istana siluman memanggilnya, Siluman Elang segera keluar dari tempat persembunyiannya.
Dengan sikap yang ksatria, Siluman Elang menjawab panggilan prajurit siluman dengan suara lantang
"Ada apa kalian mencari ku" tanya siluman Elang kepada prajurit siluman
"Siluman Elang, kedokmu telah terbongkar"
"Serahkan dirimu sekarang juga karena Raja Siluman Salmon telah memerintahkan kepada kami untuk membawamu dan menjebloskanmu ke penjara yang berada di istana cacing" ucap salah satu prajurit siluman.
Dengan nada suara tinggi, Siluman Elang tetap menjaga kehormatannya dengan berkata.
"Tidak, kalau kalian mampu. ayo lawan aku" tantang siluman Elang kepada prajurit siluman.
Dengan nada mengejek, salah satu prajurit siluman berkata kepada siluman Elang
"Kamu tidak akan mampu melawan kekuatan kami siluman Elang" sindir salah satu prajurit siluman kepada siluman Elang.
Mendengar ejekan dari salah satu prajurit siluman, Siluman Elang menjawabnya dengan berkata
"Kemarilah, aku tidak takut" tantang siluman elang kepada prajurit siluman.
"Ayo kita berperang dan tunjukkan kekuatan kalian kepadaku" ucap siluman elang dengan nada keras.
"Baiklah siluman elang kalau itu yang kau mau" jawab prajurit siluman kepada siluman elang.
Pertarungan sengit pun terjadi. Prajurit siluman yang jumlahnya ratusan menyerang siluman elang yang hanya berperang sendirian.
Di negeri Manusia
Mawar sudah mulai akrab lagi dengan Raymon. Sementara itu, Ranti juga telah mengetahui kedatangan Mawar.
Ranti tak suka melihat Mawar bahagia bersama Raymon. Tanpa sepengetahuan Mawar, Ranti menyusun rencana ingin menghancurkan Mawar dengan segala cara yang sudah tersusun rapi di otaknya.