NovelToon NovelToon
Menikah Karena Amanat

Menikah Karena Amanat

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Perjodohan / Balas Dendam / Duda / Konflik Rumah Tangga-Pernikahan Angst / Tamat
Popularitas:455.6k
Nilai: 5
Nama Author: ShasaVinta

" Jadi ku mohon jika tiba saatnya aku harus meninggalkan kalian , ku harap kamu menggantikanku sebagai Istri bagi suamiku dan Ibu dari Anakku . Ku mohon . Aku percaya padamu "

--------####--------
Seorang gadis kecil harus kehilangan Ibunya dan mengalami penderitaan selama bertahun tahun .

Namun setelah Ia berhasil bangkit , kini Ia di hadapkan pada sebuah amanat yang akan mengubah kehidupannya . Mampukah Ia ?

Dan apakah Ia juga mampu untuk membalas orang orang yang dulu telah membunuh Ibunya dan membuat hidupnya menderita ?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ShasaVinta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 24 . Dafha menghilang

" Daddy ..... kenapa kaos kaki Dafha malah di masukin ke dalam tas ? " pertanyaan polos dari seorang anak kecil .

" Astaga... Dafha.. maaf maaf . Daddy kok jadi bingung gini sih ... " Ujar Aydin .

Pagi ini di kediaman Aydin , pria itu sedang kerepotan mengurus putranya .

Suster yang biasanya mengurus Dafha tiba tiba izin pulang kampung .

Jadilah Aydin pagi ini harus berangkat lebih lambat dari biasanya .

Namun sebenarnya di balik itu semua , saat ini Aydin kepikiran dengan wanita yang semalam bersama Gio .

Entah mengapa Ia bisa mengira jika wanita itu adalah Risa .

Semalaman Ia tidak bisa tidur karena memikirkan hal itu . Sudah berkali kali juga Ia ingatkan dirinya , jika memang benar dia Risa maka hal itu juga tidak seharusnya jadi masalah .

Namun tetap saja perasaannya gelisah . Aydin akhirnya memutuskan untuk bertanya langsung , namun sialnya dia bahkan tidak punya nomor ponsel Risa . Jadilah semalam tidurnya tidak nyenyak dan pagi ini dia uring uringan .

Di tempat lain , Risa sedang mengantri untuk di sebuah kedai kopi .

Sudah tiba giliran Risa , namun Ia malah membiarkan antrian di belakangnya maju lebih dulu .

" Silahkan duluan saja , saya masih menunggu . " Ujarnya pada orang yang berdiri mengantri di belakangnya .

Hal itu berulang beberapa kali . Hingga hampir 30 menit berlalu .

Jika bukan karena Esme yang menghubungi ponselnya , mungkin Risa masih betah menunggu .

Risa kembali dengan lesu dengan wajah ditekuk .

" Lama benerrr... kopinya mana ? " tanya Esme .

Risa menggeleng .

" Kok hari ini Aydin gak beli kopi ? " gumam Risa .

Esme menepuk jidatnya . " Astaga ... semoga gue gak jadi gila kalau nanti jatuh cinta . "

Pagi ini Risa dan Esme akan pergi ke rumah pohon yang dulu diberikan Rani untuknya sebagai hadiah ulang tahun yang ke 17 .

Risa sebenarnya sudah lupa dimana tempat rumah pohon itu , namun Esme berhasil menemukannya .

Dari informasi , rumah pohon itu sudah lapuk . Mungkin karena tak terawat .

Jadilah pagi ini mereka berdua sudah janjian dengan orang yang bisa memperbaiki rumah pohon itu .

Esme menepikan mobilnya di depan gang kecil .

Keduanya lalu berjalan masuk cukup jauh . Risa sedikit kesulitan berjalan karena menggunakan sepatu high heels .

Akhirnya sampailah mereka pada sebuah halaman luas .  Pohon besar dan rumah pohonnya masih ada disana .

Air mata Risa tak bisa terbendung lagi .

Saat ini semua kenangannya bersama Rani di tempat itu bagai film di kepalanya .

Rumah pohon ini dulu tempatnya mencurahkan semua rasa sakit yang Ia derita . Tempatnya beristirahat di kala lelah . Tempatnya menenangkan diri saat rasanya beban terasa sangat berat .

Ingin sekali rasanya Risa naik ke atas rumah pohon . Seingatnya dulu ada banyak hal yang Ia tinggalkan disana .  Tapi  Esme dan pekerja yang akan membuat ulang rumah pohon mencegahnya .  Rumah pohon itu sudah terlalu rapuh , bisa bahaya bagi Risa .

Setelah memberitahu semua yang dia ingat tentang detail dari rumah pohon , Risa dan Esme pergi dari tempat itu .

" Sekarang mau kemana lagi  ? " tanya Esme .

" Ke sekolahan Dafha aja . " ujar Risa .

Esme melirik jam di pergelangan  tangannya .

" Kalau kesana sekarang udah telat , paling juga Dafha udah balik . "

" Tapi aku kangen banget sama Dafha . Aku juga kok tiba tiba kepikiran bocah itu . " ujar Risa .

Esme membelokkan arah laju mobilnya menuju sekolah Dafha .

Di perempatan jalan Esme kembali menggoda Risa .

" Gak jauh setelah belok kiri ada Mall , kamu bisa belanja . Kalau belok kanan  berarti ke sekolahan . Tetap mau belok kanan nih ? Yakin ? "

Risa menutup kedua telinganya dengan tangan sambil menggeleng gelengkan kepalanya .  Seolah tak akan terpengaruh mendengar ucapan Esme .

Sesuai dugaan , sekolah Dafha sudah sepi .  Gerbang sudah tertutup .

Risa turun dari mobil , berdiri ditempat biasa Dafha menunggu .

" Permisi Neng , nyari siapa ? " tanya seorang sekuriti .

" Saya rencananya mau ketemu murid yang bernama Dafha .  Tapi sepertinya udah telat , semua murid udah pulang kan Pak ? " ujar Risa .

" Udah Neng . Sekolahan udah kosong . Tapi den Dafha tadi kasian , tumben gak di jemput sama dedinya . "

" Hah ? Gak di jemput ? Terus Dafha dijemput siapa ? " Tanya Risa .

" Den Dafha jalan sendirian kesana Neng . Katanya ada siapa gitu yang nungguin di sana . Siapa yah .. mamang lupa kalau gak salah kata den Dafha uti .. oti .. .."

" Aunty  ? " ujar Risa mengoreksi ucapan  sekuriti .

" Iya bener Neng , itu dia . "

Risa segera kembali ke mobil . Perasaannya sejak tadi memang terus menghawatirkan Dafha .

" Kenapa Ris ? " tanya Esme melihat Risa panik .

" Dafha ... eonni .... hiks.. hiks... "  ujar Risa sambil terisak .

" Kata sekuriti tadi daddynya gak jemput . Terus Dafha jalan sendirian kesana . "

Risa menunjuk ke jalan pertigaan tempat biasanya Risa dan Esme memarkirkan mobilnya saat menemui Dafha .

" Ya udah ... kamu tenang yah . Ayo coba kita nyari ke sekitaran sana . " ujar Esme .

Mobil berjalan pelan , sepanjang jalan itu Risa dan Esme fokus menatap ke jalan mencari sosok anak laki laki bertubuh gempal .

" Harusnya sih Dafha masih disekitaran sini . Kan baru 30 menit juga dari jam pulang sekolahnya . " ujar Esme dan segera di amini oleh Risa .

Hingga tiba di ujung jalan , Esme menepikan mobilnya . " Kita berpencar aja Ris , aku ke kiri kamu ke kanan . " saran Esme .

Risa mengangguk . Sebelum turun tak lupa Ia memakai topi dan masker . Karena berita tentang kolaborasi dirinya dan Stars Academy sudah mulai diberitakan di TV .

Risa berjalan pelan . Melihat di setiap toko yang berjejer rapih di pinggir jalan berharap Dafha ada disana .

Namun hasilnya nihil . Risa akan berjalan kembali namun di seberang jalan dia melihat anak kecil yang sedang duduk di bawah pohon .

" Dafha ... itu Dafha ..." Ujar Risa .  Ia mengenali topi sekolah milik Dafha .

Risa menyebrangi jalan dengan terburu buru . Sampai ada beberapa pengendara jalan yang mengumpatinya , tapi Risa seakan tuli . Yang dia inginkan hanya segera bertemu dengan Dafha .

" Dafha... sayang .... " panggilnya lembut lalu berlutut agar bisa menyamakan tigginya .

" Aa... uunnty ... hiks hiks ... Dafha takut . "  ujarnya sambil terisak .

" Sstttt sssttt .... sayang .. jangan takut .. sekarang udah ada aunty yah .. jangan nangis lagi . " ujar Risa menenangkan Dafha .

Perlahan Dafha mulai berhenti terisak . Dafha memeluk erat tubuh Risa .

Risa menghubungi Esme untuk menjemput mereka berdua .

Di mobil Dafha bercerita jika dia menunggu Risa tapi Risa tidak datang . Daddynya juga tak kunjung datang . Akhirnya dia memilih untuk berjalan ke tempat biasa dia melihat mobil Risa dan Esme .

" Maafin aunty yah sayang . Sekarang aunty antar kamu ke tempat daddy . " ujar Risa .

" Apa ? Nganter ke daddy nya ? Terus semuanya terbongkar ? " tanya Esme .

" Lah terus gimana ? "

" Anterin ke sekolahan , nanti sekolah yang hubungin Daddynya . " saran Esme   .

" Tapi .... di sekolahan udah gak ada orang . Cuma sekuriti aja . " ujar Risa .

Suasana hening . Dafha menatap kedua aunty yang selesai berdebat .

Dafha yang duduk dipangkuan Risa kini sibuk membuka tasnya . Mengeluarkan kertas kecil dari dalam kotak pensilnya dan memberi pada Risa .

" Daddy bilang kalau aku tersesat , minta polisi atau orang yang nolong hubungin ke situ . " ujar Dafha .

Risa berpikir sejenak . Sudah ada ide di benaknya , tinggal menjelaskan ke Dafha yang sulit .

" Dafha ... kamu masih ingatkan sama misi rahasia kita ? " tanya Risa dan Dafha mengangguk .

" Sekarang Aunty masih belum berhasil jadi teman Daddy . Aunty sekarang masih jadi orang asing .  " ujarnya .

" Jadi kalau Dafha mau aunty nganterin ke Daddy , kita masih harus rahasiain misi kita . Nanti bilang aja Dafha tersesat terus aunty nolongin lewat kartu itu . Gimana ? " tanya Risa .

Dafha mengangguk .

" Dafha udah paham kan ? " ulang Risa sekali lagi dan Dafha mengangguk .

Risa menatap Esme .

" Ya udah anterin aja yuk . " ujar Risa .

" Kamu ajarin anak orang bohong , dosa tau gak . " ujar Esme sambil tertawa .

" Mau gimana lagi, dari pada semua sia sia . Anggap aja ini bohong demi kebaikan . "  balas Risa .

Sedangkan Dafha hanya menatap kedua aunty dengan wajah bingung karena Risa dan Esme berbicara dengan bahasa korea .

.

.

.

.

.

“*Tapi, inilah yang berbahaya dari cinta, kita tak pernah bisa merencanakan dan memilih kepada siapa akan jatuh cinta.” (Saia, Djenar Maesa Ayu*)

.

.

.

.

To be continue

1
Susana Widjaja
Luar biasa
Ratu Fadira
bawang jahat bngt ini bikin mata gw bengkak😭😭😭😭😭😭
Rita Khairina
Luar biasa
Fenti
aku mampir kak 😁
Hearty💕💕
Selamat ya Romi dapat boss ajaib
Hearty💕💕
Eijaz parahkah sakitnya?
Hearty💕💕
Bener....
Hearty💕💕
Duh penjahat nih kayaknya
Hearty💕💕
Serem bener part ini... dunia sedang dalam kejatuhannya
Hearty💕💕
Cie 😀😍
Hearty💕💕
Sedap Gio....
Hearty💕💕
Ya pasti sesak karena nggak tahu merek bahas apa sebenarnya
Hearty💕💕
Udah jadian nih Gio ❤ Amora
Hearty💕💕
Sakitnya hati ini.....
Hearty💕💕
Akhirnya Gio nggak patah hagi lagi

Echa juga semangat kejar gadis masing²
Hearty💕💕
Wow Franda sampai segitunya
Hearty💕💕
Terim kasih Kk, sudah diajak jalan² ke Raja Ampat
Hearty💕💕
Jadi keluarga beneran nih 😍
Hearty💕💕
Maksudnya apa ya?
Hearty💕💕
Hebat nih Papanya Dafha
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!