Kayla terpaksa menjadi pengantin pengganti akibat ulah dari Kakaknya Silvira yang melarikan diri dari pernikahannya sendiri.
Lantas bagaimakah Kayla menjalani perannya sebagai istri dari Adrian, Pria egois juga angkuh dan bagaimana jugakah Kayla menjalani perannya menjadi ibu sambung dari Miya putri Adrian yang amat menyebalkan serta berlaga layaknya sudah dewasa padahal Miya sendiri masih bocah.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Saiyaarasaiyaara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bagian 24
"Kenapa, kau tidak suka!"
Adrian mengintimidasi Kayla dengan tatapan tajamnya. Entah mengapa sorot mata tampak menyeramkan hingga menyebabkan Kayla bergidik ketakutan.
Suaranya terasa tercekak begitu berat tuk dikeluarkan.
"Aaa.. Aku, ma makksutku bukan begitu."
"Sssttt.. Jangan takut aku tidak semenakutkan yang kau pikirkan." Adrian menempelkan jari telunjuknya dibibir Kayla.
Jari jemari Adrian berpindah, mengelus wajah dan menyisir lembut rambut panjang Kayla. "Tenanglah.. Rileks sayang, aku tidak akan mencelekaimu."
Adrian melepas dan beranjak mengambil dan meminum air putih.
Kayla berusaha tidak takut lagi. Dia mencoba menormalkan detak jantungnya tapi sayangnya bukannya normal malah makin menjadi.
Akibat cara Adrian menghabiskan air minum dalam gelas yang terlihat sangat seksi, dengan jakunnya yang naik turun disetiap tenggakkan.
"Bagaimana kau bis.. "
"Mas, panggil aku Mas. Sadarlah sedikit kalau aku ini suamimu dan ingat, bahkan usiaku jauh lebih tua darimu, apa kau tidak merasa risih dengan panggilanmu?" potong Adrian.
'Ck, baru sadar kalau kau emang sudah tua! Dasar menyebalkan.' Batin Kayla.
"Baiklah, Mas." Ucap Kayla enggan.
"Bagaimana kau bisa berjalan, bukannya kakimu masih sakit?"
Adrian meletakkan gelas yang sudah kosong dalam genggamannya ke atas meja. "Siapa yang mengatakan kalau kaki masih sakit?"
"Kalau kaki Mas, sudah baikan kenapa masih minta bantuanku untuk memapahmu?"
"Dua hari lalu kakiku bahkan sudah jauh dari kata baikan. Lagipula itu cuma cedera ringan bagaimana kau berpikir kalau itu sangatlah parah? Ck.. Kau benar-benar seekor kura-kura, otak mugilmu lelet sekali."
'Sudah kuduga, huhh.. Kau membodohiku, dasar Brengsek!!' Jawab kayla dalam hatinya sambil mengumpat, tapi dia tidak berani mengukapkannya.
"Mas, kenapa kau membohongiku, apa motifmu melakukan hal itu."
"Demi mendapatkan perhatian dari istri yang mengabaikanku." Jawab Adrian yakin seraya menatap Kayla.
"Aku memperhatikanmu," Ucap Kayla tidak terima atas tuduhan Adrian padanya.
"Aku menyiapkan semua kebutuhanmu bahkan aku juga memasakkan makanan sesuai perintahmu." Jelas Kayla sesuai dengan kebenarannya.
"Hampir semuanya Key, bukan semuanya. Kau sampai sekarang bahkan tidak memberikan hakku, kenapa?"
"Mengertilah Mas, pernikahan kita tidak sama dengan pernikahan pada umumnya, aku hanya mempelai penggantimu. Yang mau jadi istrimu demi menyelamatkan rasa malu yang akan ditanggung kedua keluarga kita. Lagipula aku juga tidak mau melakukan hal itu tanpa cinta!" Sarkas Kayla.
"Mengapa? Apa istimewanya cinta! Kenapa menyentuhmu harus dengan cinta, toh rasanya akan tetap sama."
"Agar aku punya keyakinan. Kalau Mas akan tetap bersamaku dan tidak akan pernah pergi meninggalkanku demi wanita lain."
Adrian berdecak, "Ck, kau terdengar seperti wanita posesif yang pencemburu. Dari mana pikiran bodohmu itu kau dapatkan?" Kesal Adrian.
"Aku hanya memastikan masa depanku tidak akan hancur Mas, berjaga-jaga agar suatu saat ketika kau menceraikanku, aku masih punya hal yang bisa kuberikan pada pria yang kucintai."
"Ternyata istriku Kayla sangat perhitungan." Adrian masih menatap Kayla dengan wajah datarnya.
"Tentu saja, mengingat kau jadi duda karena perceraian bukan karena istrimu meninggal dan juga kelakuan mesummu saat dikantor, kau pikir aku tidak tahu! Jadi harus hati-hati bukan, agar aku tidak jadi janda nantinya.."
"Jadi karena hal itu, baiklah kali ini aku benar-benar berjanji tidak akan menuntut hakku sampai kau mencintaiku. Tapi mencicipi sedikit bolehkan?" Ucap Adrian menyeringai di akhir kalimatnya.
"Dasar mesum!"
"Mesum pada istri sendiri hal yang wajar. Tidak usah cerewet begitu... Kalau kau mendapati aku mesum ke wanita lain baru ngomellah sepuasmu."
•••
**TO BE CONTINUED
27-02-2020
Jangan lupa tekan like dan tinggalkan jejak komentar**.. 😆
Mohon dukungan vote-nya juga ya. 🙏😁😊