"Mengapa wajahmu selalu merasuki pikiranku setelah mencuri ciuman pertama darimu" Kim Charlos Antony
"Sialan wajah laki-laki itu merusak pikiranku setelah ia mencuri ciuman ini" Puput Fernandez
"Mengapa hati ini begitu sulit mengungkapkan perasaan padanya" Devander
Kisah cinta segitiga antara seorang anggota TNI dengan seorang agen rahasia yang memperebutkan sebuah hati beku dari wanita tomboy
Dapatkan mereka memperjuangkan cinta & juga akan mengulik masa lalu dari agen rahasia yang di panggil jendral tersebut yang merupakan anak dari ketua mafia yang berjaya pada masanya.
cuss baca aja cerita lengkapnya.
SILAKAN PROMO DI LAPAKKU
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon othor_si_tomboi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Part 21
Saat ia tengah memesan makan tersebut tak sengaja netra matanya menangkap sesosok yang selalu membuat jantungnya berdetak dengan kencang tak kala ia mencuri pandang dengan sosok tersebut.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Tak banyak orang lain tahu selain sahabat tercinta. Bahwa Qya juga memendam perasaan yang ia pendam terhadap Rizky, teman satu sekolah yang berbeda jurusan.
Setiap hari ia akan selalu memandangi Rizky dari kejahuan dan tak sedikit pun keberanian yang ia punya.
Di rumah sakit yang sama terdapat seorang pria yang tengah menunggu kabar untuk sang mama tercinta yang terbaring lemah di brankar tersebut.
Penyakit sang mama tercintanya tengah kambuh membuatnya tidak tega meninggalkannya seorang diri.
Sejak kecil ia telah di tinggalkan oleh sang papa yang lebih memilih menikah dengan wanita lain yang merupakan sahabatnya sendiri itu telah menghancurkan biduk rumah tangga mama papa serta meninggalkannya seorang beserta dirinya begitu saja, hingga membuatnya sangat membenci seorang wanita.
Karena baginya seorang wanita hanya seperti racun ular yang berbisa.
Ia hanya akan selalu mencintai sang mama tercinta dan menyayangi, karena baginya sang mama adalah segalanya.
Namun ia sendiri tak sadar ada seorang wanita yang selalu mencuri pandang tak kala wanita itu menatap dari kejahuan dengan pandangan yang sulit di jelaskan.
Dan wanita yang selalu menatapnya dari kejahuan merupakan teman satu sekolahnya dengan kelas yang berbeda.
Dan saat ini di rumah sakit tempat sang mama tercinta di rawat oleh beberapa seorang dokter yang menangani sang mama menyebut penyakit yang di derita oleh sang tercinta itu tidak terlalu kambuh.
Namun ia juga akan selalu mengawasi dan menjaga sang mama tercinta yang telah melahirkan dan membesarkannya seorang diri tanpa ada sesosok laki-laki yang menemaninya.
Masih di rumah sakitnya yang seorang pria yang berjalan mondar-mandir di depan ruangan tempat sang mama tercinta di periksa oleh dokter yang menanganinya.
Tak berapa lama kemudian pintu ruangan tersebut terbuka dan keluar lah seorang dokter yang bertugas menangani sang mama tercinta.
Ceklek.....
“Bisa bicara dengan keluarga pasien?” tanya seorang dokter dengan nama Zilatul.
“Saya sendiri dok. Bagaimana dengan keadaan mama saya?” sahut pria tersebut yang tak lain ialah Rizky pada dokter Zila yang menangani sang mama tercinta.
“Mari ikut keruangan saya,” ajaknya pada Rizky.
Tanpa banyak kata ia pun akhirnya mengikuti dokter yang menangani sang mama tersebut di ruangan pribadi tempat dokter tersebut bekerja.
Sampai lah mereka di ruangan pribadi dokter Zilatul yang menangani keadaan sang mama tercinta.
Dokter itu pun menjelaskan gejala penyakit yang di derita oleh sang mama tercinta dengan detail tanpa ia lewatkan.
“Apakah nyonya sebelumnya pernah punya keluhan?” ucap dokter itu to the point.
“Apa yang terjadi dengan mama saya dokter!” tanya Rizky.
“Saya harus memastikan sesuatu sesuai dengan diagnosa yang akan keluar dua hari kemudian,” jawab dokter Zilatul dengan serius.
“Apakah saya boleh melihat keadaan mama dokter?”
“Tentu silakan untuk hasil diagnosa akan saya kabari kembali”
Setelah sang dokter menjelaskan tentang keadaan mama tercinta. Ia pun keluar dari ruangan pribadi dokter tersebut untuk melihat keadaan sang mama tercinta.
Sebelum melihat keadaan sang mama ia pun memutuskan untuk mengisi perutnya yang semalam belum sama sekali terisi oleh apa pun.
Tiba lah ia di kantin rumah sakit untuk memesan sebuah kopi dan nasi goreng yang ia pesan.
Namun saat ia duduk dengan tenang karena memikirkan keadaan sang mama tak sengaja netranya menangkap sepasang mata yang sedang mencuri pandang dengannya.
Ia pun memicingkan mata dan menatap netra mata itu dengan tatapan yang sulit di artikan.
“Bukankah dia.... Lalu apa yang di lakukan dia di rumah sakit ini” monolognya serta menatap netra mata itu.
Di ujung kantin yang sama masih dengan seorang Qya yang tengah mencuri pandang dengan seorang pria yang selalu membuatnya berdebar-debar tak kala menatapnya dari jauh.
“Sepertinya gua ketahuan deh apalagi curi-curi pandang ke dia. Lalu kenapa dia bisa kesini dan siapa yang sedang sakit,” lirih Qya dengan pelan.
Tak ingin berlama-lama berada di kantin rumah sakit tersebut karena ia ketahuan saat netra matanya mencuri pandang dan hal tersebut di tangkap olehnya langsung.
Sedang di meja yang di tempati oleh Rizky tengah menikmati secangkir kopi dan nasi goreng yang ia makan.
Dengan masih mengunyah satu persatu nasi goreng yang ia masukkan ke dalam mulutnya.
Tak lupa juga netra matanya tetap menangkap netra mata lain yang tengah mencuri pandang menatapnya.
Saat hampir habis nasi goreng yang ia nikmati. Secara tak sengaja ia melihat seseorang yang tengah menatapnya meninggalkan kantin rumah sakit menuju kamar rawat inap tempat sahabatnya yang masih terbaring koma.
“Mau kemana lagi dia. Aku harus memastikan sesuatu,” beonya seraya memperhatikan gerak gerik seseorang yang telah berani mencuri pandang.
Sementara Qya pun memutuskan pergi dari kantin untuk menuju kembali kamar rawat inap, namun ia pun tak sadar langkah kakinya di ikuti oleh seseorang yang sangat penasaran dengannya.
Rizky pun bangkit dan pergi meninggalkan kantin begitu melihat Qya yang juga meninggalkan kantin tersebut.
Entah kenapa hal tersebut membuat seorang Rizky yang sangat begitu penasaran dengan seorang wanita yang selalu mencuri pandang dari kejahuan.
Langkahnya pun ikut terhenti. Tak kala ia melihat wanita memasukki sebuah kamar rawat inap yang membuatnya makin penasaran. Apa yang di lakukan oleh wanita itu di ruangan tersebut.
“Mau apa sih dia di ruangan itu,” monolognya seraya melamunkan seorang wanita yang memasukki kamar inap tersebut.
Di sebuah mobil yang di tumpangi oleh sepasang pengantin baru itu sedang melakukan perjalanan dari sebuah hotel ke rumah sakit tempat tercinta yang terbaring koma di atas brankar.
“Sayang apakah masih lama perjalanan ke rumah sakit” tanya Mia pada Hariansyah sang suami tercinta.
“Sabar sayang. Jangan terburu-buru oke,” sahut Hariansyah seraya menggenggam tangan sang istri tercinta di tambah tangan sebelah di atas kemudi dan memfokuskan pandangan di jalanan dengan kecepatan sedang.
“Kamu tahu aku sangat mengkhawatirkan keadaannya. Sudah dua hari dia masih belum sadar,” ucap Mia dengan sendu.
“Aku tahu sayang kamu mengkhawatirkan dia. Untuk sekarang kita berdoa saja ya,” jawab Hariasnyah sambil menghibur sang istri yang tengah bersedih.
Beberapa menit kemudian mobil yang mereka tumpangi tiba di parkiran sebuah rumah sakit tersebut.
“Ayok sayang kita sudah sampai sekarang dan jangan sedih lagi oke,” ajak Hariansyah.
Setelah memarkirkan mobil Hariansyah mengajak sang istri masuk ke lobby rumah sakit dan menanyakan kepada petugas tempat kamar rawat inap sahabat mereka.
Setelah mendapat informasi mereka pun langsung segera menuju kamar rawat inap tempat sahabat mereka di rawat.
Hingga pandangan mereka tertuju pada seorang pria yang tengah melamun.
“Bukankah dia.....” ucap Hariansyah dan Mia secara bersamaan.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
*****
holla balik lagi dengan kehaluan dan makin gabut
jangan pernah bosen untuk selalu menunggu ku ya 🤧🤧🤧
pas koma nengoin pas udah sadar lupa ruangan nya...
MAAF YA ALUR YANG KU BUAT INI SANGAT MEMBAGONGKAN KARENA INI MURNI HASIL PEMIKIRANKU SENDIRI
JADI BILA KALIAN TAK KUAT DENGAN ALUR YANG BERTELE-TELE SILAKAN SKIP AJA LAGIAN GAK NGARUH JUGA D AKU YANG PENTING AKU TETAP BUAT NERUSIN ALUR SAYANG KAN KALAU GAK D TERUSIN JADI NIKMATIN AJA YA ALUR YANG SANGAT MEMBAGONGKAN DAN TERIMA KASIH BUAT YANG SUDAH MAU MAMPIR MAAF BILA AKU TAK MEMBALAS KOMEN KALIAN BUKAN BERARTI AKU SOMBONG KARENA KALIAN NGOMEN JELEK DI KARYA INI PUN GAK NGARUH BUAT AKU KITA KETEMU LAGI UNTUK BAB BARU YA TERIMA KASIH SALAM LITERASI 😊😊😊