Mengandung benih calon kakak ipar membuat Rahma terusir dari rumah nya sendiri meski Rahma sudah menjelaskan kenapa semua itu terjadi tapi ibu dan kakaknya lebih percaya pada calon kakak iparnya.
Sebenarnya apa yang terjadi sampai Rahma harus mengandung benih calon kakak iparnya ?
Apa mungkin Rahma dan calon kakak iparnya memang saling mencintai sampai sampai Rahma tega merusak kebahagiaan kakaknya sendiri ataukah ada sebab lain sampai hal itu bisa terjadi ?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon R-kha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Alika
Rahma Kahfi dan Caca baru saja akan keluar untuk pergi makan siang tapi di saat yang bersamaan berpapasan dengan seorang wanita yang memang sudah cukup lama memperhatikan Kahfi tapi sering Kahfi abaikan.
" ternyata dugaan ku selama ini benar " sindir wanita itu sambil menatap tak suka ke arah Rahma.
" Bu, apa yang ibu katakan ?" tanya Rahma pada seorang wanita yang usianya tak jauh berbeda dengan Kahfi yang biasa di panggil mba Olla janda muda yang di tinggal suaminya tanpa kabar.
" bagaimana jika ada orang yang mendengar dan malah menjadi salah paham karena mendengar ucapan ibu yang tidak benar ?" tanya Rahma meski sejujurnya hatinya sakit saat mendengar tuduhan tak mendasar dari tetangga mereka.
" tapi memang benar kan ?"
" lihat lah tampilan mu sekarang !"
" sekarang kamu berlagak seperti nyonya besar padahal kamu hanya pengasuh Caca di rumah ini " sindir Olla lagi.
" asal Tante tau jika Tante Rahma sudah menjadi bubu Caca istri ayah " ucap Caca yang tentu saja tak terima dengan semua ucapan Olla tentang Rahma meski sebenarnya Caca tak terlalu paham dengan apa yang Olla katakan.
" bubu ?"
" istri ayah ?"
" apa itu benar mas Kahfi ?" tanya Olla sambil menatap ke arah Kahfi berharap apa yang Caca katakan tidak lah benar.
" benar mba Olla, pagi tadi saya dan Rahma baru saja menikah dan maaf jika saya belum lapor ke ketua RT di lingkungan kita karena memang acara itu begitu mendadak " ucap Kahfi.
" memang apa yang mas lihat dari wanita itu ?" tanya Olla sambil menatap tak suka ke arah Rahma bahkan tatapan itu lebih kepada merendahkan Rahma.
" saya melihat Rahma apa adanya dan bagi saya Rahma wanita yang sempurna yang saya pilih untuk menjadi istri saya dan ibu untuk Caca anak saya " ucap Kahfi.
" mari mba, kami akan pergi ke luar " ucap Kahfi yang merasa tak perlu menjelaskan lebih banyak lagi pada Olla karena Kahfi tau jika menyukainya tapi Kahfi memang sengaja mengabaikan.
" apa tidak ada wanita lain selain pengasuh itu ?" tanya Olla yang berhasil menghentikan langkah Kahfi yang baru saja hendak membuka pintu mobilnya begitu juga dengan Rahma yang langsung melihat ke arah Kahfi yang ternyata sedang menatap ke arahnya.
" mungkin banyak wanita yang lebih cantik, lebih sempurna dan lebih baik dari Rahma tapi bagi saya Rahma lebih dari wanita manapun di dunia ini " ucap Kahfi.
" mari mba " ucap Kahfi sebelum masuk ke dalam mobil di ikuti oleh Rahma dan juga Caca yang masuk ke dalam mobil baru setelah itu mobil yang Kahfi kemudikan pun mulai melaju meninggalkan rumah mereka.
" apa Abby tau jika mba Olla menyukai Abby ?" tanya Rahma sambil melihat ke arah Kahfi yang terlihat fokus mengemudikan mobilnya.
" Abby sudah tau jika mba Olla memang menyukai Abby tapi Abby mengabaikan " ucap Kahfi jujur.
" oh pantas jika dia bersikap seperti itu tadi " ucap Rahma yang menyadari jika sikap yang Olla tunjukan tadi itu karena kecemburuannya pada dirinya.
" jadi nanti kita akan ke rumah ketua RT untuk memberitahu nya jika kita sudah menikah dan agar orang orang tak menggosipkan kita yang tidak tidak maka kita akan mengundang mereka makan makan di rumah sebagai ucapan syukur karena kita sudah menikah " ucap Kahfi yang paham jika mereka tinggal di lingkungan bermasyarakat dan mereka juga harus bisa menghargai lingkungan mereka tinggal saat ini.
" baiklah, tapi hanya orang orang di lingkungan kita saja kan ?" tanya Rahma yang tak ingin membuat acara yang terlalu besar atau mewah.
" ya hanya orang orang di lingkungan kita " ucap Kahfi.
" kita makan di sini ?" tanya Kahfi pada putrinya saat mereka baru saja menepikan mobilnya di depan sebuah restoran ayam chicken yang sangat terkenal.
" Hem " ucap Caca bahagia.
Mereka bertiga pun langsung turun dari mobil dan langsung masuk untuk memesan makanan yang mereka suka tapi tanpa mereka semua sadari jika ada sepasang mata yang sejak tadi terus mengikuti mereka berdua.
" aku tak akan membiarkan kamu hidup tenang setelah menghancurkan hidup ku " ucap laki laki itu yang tak lain adalah Aslan yang ternyata memilih putar balik dan saat sampai di seberang rumah Kahfi bertepatan dengan mobil Kahfi yang memasuki jalan raya.
" aku tak peduli jika aku akan di sebut penguntit tapi aku tak bisa membiarkan kamu jauh dari ku " ucap Aslan yang sepertinya sudah hilang akal karena Rahma sudah menikah dengan Kahfi.
" Kahfi ?" sapa seorang wanita yang berhasil membuat wajah Kahfi berubah dan Rahma menyadari hal itu.
" sedang apa kamu di sini ?" tanya Kahfi yang terlihat tak suka melihat wajah wanita yang berdiri di hadapannya.
" kenapa ?"
" apa ini restoran milik mu sampai aku tak boleh ada di sini ?" tanya wanita itu lagi tapi tatapannya mengarah ke gadis kecil yang ada di antara Kahfi dan juga wanita muda yang datang bersama dengan Kahfi.
" ini memang bukan restoran milik ku tapi untuk apa kamu menyapaku dan menemui ku !" ucap Kahfi kesal.
" kenapa ?"
" apa kamu takut jika kita bertemu kamu akan kembali menyukaiku ?" tanya wanita itu lagi.
" diam !"
" aku tak akan pernah ingin menyukai mu lagi sampai kapan pun aku tak akan pernah menyukai mu lagi " ucap Kahfi tegas.
" benarkah ?" tanya wanita itu tak percaya.
" baiklah jika seperti itu harusnya ini tak masalah untuk mu " ucap wanita itu yang ternyata memilih duduk di depan Caca tepat di samping Kahfi.
" hai cantik, kamu pasti Caca " ucap wanita itu tanpa mempedulikan Kahfi yang terlihat tak menyukainya.
" hai, kenalkan aku Alika mantan istri kahfi " ucap wanita itu santai "
" mantan istri !" tanya Rahma sambil menatap arah Kahfi.
" sayang, ayo kita pergi " ajak Kahfi yang bahkan sudah bangkit lebih dulu karena benar benar tak nyaman dengan kehadiran Alika mantan istri nya yang juga ibu kandungnya Caca.
" kenapa terburu buru ?"
" aku yakin kamu tak nyaman berada di dekat ku karena kamu takut kembali jatuh cinta pada ku " ucap Alika penuh percaya diri.
" hai Caca, apa kamu tau dimana ibu kandung mu ?" tanya Alika yang begitu santai menanyakan hal itu pada putrinya sendiri.
" ibu sudah meninggal " ucap Caca seperti yang selama ini di ajarkan Kahfi pada dirinya.
" benarkah ?" tanya Alika sambil melihat ke arah Kahfi yang memilih memalingkan pandangannya dari Alika dan Rahma bisa melihat hal itu.
" Caca ayo kita pergi, sayang ayo pergi " ucap Kahfi yang kini sudah berbalik meninggalkan Caca dan Rahma yang sudah bangkit dari duduknya bersiap menyusul Kahfi yang sudah lebih dulu meninggalkan mereka.
" kamu membohongi putri mu sendiri karena kebencian mu padaku !"
" sayang, tanyakan pada ayah mu siapa nama ibu kandung mu dan ingat nama Tante Alika "
" ingat, A L I K A " ucap wanita itu sampai mengeja satu persatu namanya.
✍🏻✍🏻✍🏻 siapa sebenarnya Alika dan apa yang menjadi penyebab perceraian Kahfi dan Alika ?
Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha lebih semangat lagi update nya
Jangan lupa like dan tinggalkan jejak biar R-kha lebih semangat lagi update nya
Love you moreee 😘😘😘