NovelToon NovelToon
BERSINAR DI DUNIA BEASTMAN

BERSINAR DI DUNIA BEASTMAN

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Transmigrasi / Fantasi
Popularitas:4.4k
Nilai: 5
Nama Author: julieta

Selina, seorang gadis muda yang baru saja lulus tiba-tiba bertransmigrasi ke dunia beastman ketika sedang tertidur. Hidup didunia asing yang mengandalkan kekuatan untuk bertahan hidup, Selina yang tak memiliki chat curang atau mengetahui jalan cerita takdirnya seperti yang selama ini dialami oleh para transmigator lainnya memilih untuk menggunakan ingatan dan kemampuannya di dunia modern demi bertahan hidup yang tanpa sadar upaya dan terobosan yang dibuatnya mempengaruhi kehidupan suku rubah dimana ia tinggal,membuat peradaban di suku rubah mengalami kemajuan dan seiring dengan perkembangan sukunya nama Selina pun semakin terkenal dan dianggap sebagai pelopor dan iapun yang semula hanyalah seorang betina lemah dan sakit-sakitan tanpa kemampuan berubah menjadi wanita kuat dan penuh inovasi yang membawa sukunya menjadi besar dan diperhitungkan di dunia Beastman

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon julieta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

MENIMBULKAN GEJOLAK

Waktu berjalan dengan cepat. Penemuan gua garam dan pengajaran yang Selina berikan membuat kehidupan anggota suku rubah sudah mulai berubah.

Setelah mereka merasakan rasa sup daging dan daging panggang yang dibumbui serta tumisan sayur liar yang di masak menggunakan lemak binatang tak ada lagi yang menyukai makan daging mentah seperti sebelumnya.

Suku rubah juga sudah mulai memiliki lahan hijau dimana beberapa area kosong yang dulu diabaikan,kini sudah berubah menjadi lahan produktif, ditanami dengan ubi jalar dan kentang yang akan dijadikan bahan pangan pokok selama musim dingin tiba nanti serta beberapa pohon buah di beberapa sisi luar.

Area kosong disamping rumah warga pun kini tak dibiarkan kosong dan menganggur karena semua orang sudah mulai menanam aneka macam bahan bumbu seperti bawang, tomat, cabai, jahe dan beberapa sayuran hijau yang bisa di kembang biakkan dengan mudah dilahan tersebut.

Dimasa depan, Selina berencana untuk mencari ayam hutan, kambing dan babi untuk bisa di ternakkan sehingga jika kondisi diluar tidak memungkinkan untuk berburu, semua anggota suku masih bisa makan daging sehingga kebutuhan gizi mereka akan tetap terpenuhi.

Tapi itu baru rencana nanti karena Selina sendiri, selain ikan ia belum pernah melihat ayam hutan, kambing atau babi disini selain babi hutan yang sering anggota suku buru tapi tidak cocok jika dipelihara sebagai ternak karena sangat liar.

Seiring dengan membaiknya kehidupan anggota suku rubah, hal baik ini tentu saja membuat beberapa tetangga mereka merasa iri, dan mulai mencari tahu apa yang membuat suku kecil yang miskin  itu menjadi makmur seperti ini.

Salah satu suku yang paling penasaran adalah suku beruang hitam yang hidup bertetangga dengan suku rubah.

Mendengar jika suku rubah menemukan gua garam, keserakahan dalam diri mereka timbul sehingga sang Raja segera mengirimkan anak buahnya yang terampil untuk mengkonfirmasi kebenaran tersebut.

Bukan hanya dari suku beruang hitam saja yang mengirimkan anggota suku mereka yang terampil untuk mencari kebenaran rumor yang berhembus tersebut, tetapi beberapa suku yang ada di sekitar suku rubah juga melakukan hal yang sama, akibatnya penjagaan di sekitar gua garam pun semakin diperketat untuk menghindari hal buruk terjadi.

Untungnya ada menara pengawas dan juga tembok keliling yang dipenuhi racun sehingga para penyusup bisa dilumpuhkan dengan mudah sebelum mereka melakukan hal buruk terhadap suku rubah.

“Kondisi ini sangat tidak baik. Jika terus dibiarkan, bukan tidak mungkin salah satu dari mereka berhasim menyusup masuk ke wilayah suku rubah dan membuat kekacauan”, ucap Reygan, salah satu jantan terkuat tingkat ke tujuh yang dimiliki oleh suku rubah, satu tingkat dibawah Abraham sebagai penjantan suku dengan kekuatan tertinggi yang tingkat delapan sebelum Arvello yang merupakan pejantan tingkat sembilan bergabung kedalam suku.

Mendengar laporan tersebut, Anggelo mengerutkan keningnya sangat dalam. Ia sadar, penemuan gua garam dan perbaikan hidup sukunya, tak bisa terus ia tutupi karena hal itu pasti akan tersebat dan diketahui oleh orang lain, cepat atau lambat sehingga begitu Selina mengusulkan mengenai pembuatan menara pengawas, ia waktu itu langsung menyetujuinya dengan cepat mengingat pentingnya masalah tersebut.

Selina dan Arvello yang kebetulan tengah membahas mengenai sistem pengairan didalam suku agar anggota suku tak perlu bolak balik pergi ke sungai untuk mengambil air sebelum Reygan datang, mendengar ucapan pria tersebut hati mereka juga merasa resah.

“Bagaimana jika kita menundukkan suku-suku yang ada disekitar kita agar mereka tak lagi menjadi ancaman bagi kita”, ucap Selina yanh disambut dengan ekspresi keterkejutan dari semua orang.

“Menundukkan suku-suku tetangga?!!”, ulang Reygan syok.

Bukan hanya Reygan saja yang terkejut,semua orang yang ada diruangan tersebut juga tak kalah syok dengan ide berani yang Selian keluarkan.

Melihat ekspresi semua orang, Selina hanya berekspresi dengan tenang dan kembali .elanjutkan ucapannya. “Ya, daripada kita terus hidup dalam kegelisahan akan serangan dari mereka hanya karena ingin menguasai gua garam yang kita miliki, bagaimana jika mereka kita tundukkan. Dengan begitu, selain menghilangkan kecemasan yang ada, wilayah suku kita akan semakin bertambah lebar dan kita juga mendapatkan anggota suku baru dari wilayah-wilayah yang akan kita tundukkan nanti dan itu bisa kita mulai dengan tetangga kita, suku beruang hitam”.

Melihat kegelisahan dan wajah semua orang yang langsung murung, Selina yang menyadari kekhawatiran semua orang mengingat kekuatan suku rubah hitam yang besar, iapun segera merentangkan peta kasar yang baru saja dibuatnya.

Peta tersebut pada awalnya Selina buat agar ia bisa mengetahui kondisi wilayah suku rubah karena jika ingin membuat perubahan maka ia harus mengenali wilayah sukunya sendiri sebelum mencetuskan ide-ide brilian yang ia bawa dari jaman modern.

Selina tak menyangka jika peta itu dengan cepat akan berubah menjadi perluasan wilayah dengan cara menundukkan suku-suku yang ada disekitarnya, sebuah pemikiran yang memang sempat menjadi pemikirannya tapi tak menyangka akan ia realisasikan dengan cepat seperti ini.

Begitu peta dibentangkan, iapun segera menjelaskan rencana besarnya. Jika menggunakan kekuatan, suku rubah pasti akan kalah, tapi jika menggunakan taktik dan strategi maka kesenjangan kekuatan diantara kedua suku bisa mereka atasi dengan mudah.

Didalam ruangan penyimpanan ajaibnya yang memiliki banyak barang yang berasal dari dunia modern miliknya, termasuk obat-obatan yang tentunya memiliki efek hebat dibandingkan dengan ramuan obat di jaman ini serta adanya beberapa racun serta obat bius yang bisa mengisi ulang secara otomatis, membuat Selina tak merasa khawatir dan yakin jika pertempuran ini akan bisa mereka menangkap dengan telak.

Berbekal pengetahuan dijaman modern, Selina yang sudah merasakan bagaimana tajamnya pisau batu yang dibuat oleh para pemilik elemen angin pun segera menyambar aneka macam senjata seperti tombak, panah, pedang, dan aneka senjata tajam lainnya.

Melihat gambar senjata yang dibuat oleh Selina, mata semua semakin terbelalak karena terkejut karena tak menyangka jika Selina sangat serius dengan ucapannya yang akan menundukkan suku beruang hitam sebagai target pertama mereka.

"Sekarang yang perlu kita lakukan adalah membuat senjata-senjata ini karena ini merupakan hal yang paling penting", ucap Selina penuh penegasan.

Melihat seorang orang masih ragu dan pesimis, Selina tak banyak kata dan mengajak semua orang menuju pinggir sungai di bersama beberapa anggota suku yang memiliki kekuatan elemen angin yang akan bekerja membuat senjata tersebut.

Begitu tiba di tepi sungai, semua orang yang memiliki kekuatan elemen angin diarahkan Selina diarahkan untuk membuat senjata yang telah ia gambar tadi.

Begitu jadi, beberapa orang langsung mencoba senjata yang baru saja mereka buat dan hasilnya, membuat kedua mata mereka kembali membola karena terkejut.

Tombak yang Selina buat sangat tajam hingga mampu menembus batang pohon yang cukup besar hanya dalam satu kali gerakan.

Jika tombak ini menancap ketubuh lawan, seberapa dalam luka yang akan mereka derita.

Hal yang hebat juga terjadi pada pedang panjang yang langsung bisa membelah pohon berukuran sedang dalam satu kali tebas.

Ujung panah yang biasanya menggunakan kayu kini juga diganti dengan batu tajam membuat daya serangnya semakin tajam dan akurat. Begitu juga dengan senjata-senjata lainnya, membuat semua orang pun sangat bersemangat untuk membuat senjata-senjata tersebut demi misi besar yang akan mereka jalankan.

Batu yang dibuat senjata berukuran lebih tipis dan tajam serta bagian atasnya lebih mengkilat bahkan bisa digunakan sebagai cermin dan biasanya ada di tepi sungai,menempel ditanah tak seperti batu hitam besar yang digunakan sebagai bahan untuk membuat periuk batu dan peralatan makan.

1
Wapik
mencoba baca dulu ya
Aie Saragih
kk double up ya kk
Aie Saragih
aku selalu Sukak cerita kk ini
gak bertele tele
semangat y kk buat karya bgus bagus nya
Aie Saragih
kk knpa skit sekali kk bab nya 😍
Yuni Anto
🙄😍waah😍up LG donk Thor 💪💪💪💪💖💖 terus ya Thor
Herli Yani
lanjut thor💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!