NovelToon NovelToon
SISTEM KULTIVASI PERJAKA TUA

SISTEM KULTIVASI PERJAKA TUA

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Kultivasi Modern / Urban
Popularitas:873
Nilai: 5
Nama Author: S. M yanie

Dari seorang pangeran yang diagungkan, Jiang Yui kini beralih profesi menjadi "makcomblang sakti" keliling dunia.

Mulai dari pendekar pedang wanita yang dingin dari sekte es, pangeran dari faksi musuh, hingga siluman rubah yang galau—semuanya harus ia satukan dalam ikatan cinta.

​Ditemani oleh layar sistem magis yang mengejek setiap kegagalannya, mampukah Jiang Yui merajut kisah cinta orang lain demi menyelamatkan takdir cintanya sendiri, atau ia justru terjebak selamanya sebagai perjaka tua terkuat di dunia kultivasi?

Jangan lupa like,komen dan subscribe ya kakak, biar author ya semangat ,,dukungan kalian sangat berharga... makasih 🫶🫶🫶🫶

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon S. M yanie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 21

Jiang Yui mendongak dari teko tehnya, lalu mendengus geli. Ia menuangkan secangkir teh hangat dan mendorongnya ke hadapan Murong Chen—yang kini telah resmi diangkat menjadi Manajer Operasional Utama Biro Jodoh Antar-Dimensi.

"Duduklah dulu, Murong Chen. Jangan jadi pemuda yang gampang panik begitu," tegur Jiang Yui santai.

"Badai nebula itu urusan alam, biarkan saja mereka menikmati suasana romantis di tengah hujan meteor. Kenapa harus diributkan?"

Murong Chen mengelap keringat di dahi, lalu meneguk tehnya dalam sekali tenggak.

 "Bukannya aku ingin panik, Paman! Tapi kalau dewa-dewa itu ngambek lagi, urusannya bisa merembet ke administrasi Sembilan Langit! Aku kan cuma ingin cuti sehari saja tanpa ada masalah kosmik!"

Bai Ling melirik Murong Chen sambil tersenyum tipis.

"Makanya, lain kali jangan suka menunda pekerjaan arsip, Murong Chen. Nikmati saja prosesnya. Bukankah hidupmu sekarang jauh lebih bermakna daripada dulu?"

Murong Chen terdiam sejenak, lalu tersenyum tipis sambil mengangguk pasrah.

Ia memang benar. Hidupnya yang dulu dipenuhi ambisi kosong dan kebencian kini telah berubah menjadi sebuah perjalanan pengabdian yang damai meskipun sesekali melelahkan.

Tidak lama kemudian, pintu kedai kembali terbuka lebar. Liu Tian dan Nona Mei masuk bersama anak lelaki mereka yang riang, membawa sekantong buah segar dari pasar kota.

"Halo, Pangeran Makcomblang! Masih buka kedai rupanya!" seru Liu Tian sambil tertawa lebar, langsung menarik kursi di sebelah Jiang Yui tanpa sungkan.

"Kukira hari ini kau mau liburan keliling rasi bintang lagi!"

"Liburan ke rasi bintang sudah bosan, Liu Tian," jawab Jiang Yui sambil tersenyum hangat, membagikan cangkir teh ke setiap meja.

"Tempat paling nyaman di alam semesta ini tetaplah kedai teh kecil di Kota Qing."

Seluruh sahabat dan keluarga berkumpul di bawah satu atap yang sederhana. Gelak tawa hangat, aroma teh yang menenangkan, dan kedamaian yang menyelimuti menyempurnakan hari itu.

Jiang Yui menyandarkan punggungnya pada kursi kayu, menatap orang-orang terkasih di sekelilingnya.

Perjalanan hidupnya yang dimulai dari sebuah kutukan perjaka tua di istana terpencil kini telah menorehkan tinta emas di seluruh penjuru alam semesta.

Namun, di atas segalanya, mahakarya terhebat yang pernah ia ciptakan bukanlah kekuasaan, melainkan kebahagiaan abadi yang ia bagikan dengan tulus kepada sesama.

Dan di kedai teh kecil itu, sang legenda hidup sang Makcomblang Agung dari segala dimensi menikmati hari tuanya dengan senyuman paling damai di dunia.

Sinar matahari sore memantul lembut di atas permukaan air waduk di ujung Kota Qing, menciptakan kilau keemasan yang menenangkan.

Di beranda Paviliun Damai, kesibukan kedai perlahan mereda seiring datangnya senja.

Para tamu dari berbagai penjuru sekte dan pelancong antardimensi telah kembali ke tempat masing-masing, meninggalkan kedai dalam keheningan yang nyaman.

Jiang Yui duduk bersandar di kursi goyang kayunya, menikmati hembusan angin sepoi-sepoi yang membawa aroma tanah basah dan bunga teh.

Di atas meja kecil di sampingnya, sebuah buku tebal berukuran sedang dengan sampul kulit giok tergeletak rapi. Di sampul depan buku itu terukir sebuah judul sederhana menggunakan tinta emas,

 “Riwayat Jodoh Semesta: Panduan dan Catatan Hati Makcomblang Agung”.

Bai Ling berjalan keluar dari dalam kedai sambil membawa selimut tipis berwarna putih salju. Dengan gerakan penuh kelembutan, ia menyampirkan selimut itu di atas bahu Jiang Yui.

"Udara mulai dingin menjelang malam, Jiang Yui," kata Bai Ling lembut, lalu duduk di kursi bambu di sebelah suaminya.

"Kenapa masih melamun di sini? Kau sudah menulis buku harian itu seharian penuh."

Jiang Yui tersenyum tipis, merapikan selimut di pundaknya lalu meraih tangan Bai Ling untuk digenggam hangat. "Aku bukan sedang melamun, Bai Ling.

Aku hanya sedang merenungkan betapa cepat waktu berlalu. Rasanya baru kemarin aku berdebat dengan sistem sialan yang mengutukku, dan sekarang... lihatlah kedai ini."

Bai Ling ikut menoleh ke dalam kedai, di mana Murong Chen tampak sedang merapikan meja terakhir sambil mengeluh kecil karena salah menaruh arsip, sementara Liu Tian dan Nona Mei melambaikan tangan pamit sebelum pulang bersama anak mereka. Suasana itu begitu hangat, sederhana, dan jauh dari segala hiruk-pikuk pertempuran kosmik.

"Buku itu..." Bai Ling menunjuk sampul giok di atas meja.

"Apakah isinya akan dibaca oleh generasi kultivator berikutnya?"

"Tentu saja," jawab Jiang Yui mantap, matanya berbinar cerah. "Buku ini bukan berisi catatan jurus sakti atau rahasia kultivasi tingkat tinggi untuk menghancurkan langit.

Isinya adalah pelajaran tentang bagaimana memahami perasaan orang lain, bagaimana merajut empati, dan bagaimana sebuah senyuman kecil bisa mengubah takdir yang paling kelam sekalipun."

Jiang Yui meraih buku catatan tersebut, membukanya pada halaman terakhir, lalu menuliskan kalimat penutup dengan goresan kuas yang mantap.

“Kekuasaan tertinggi di alam semesta bukanlah seberapa kuat pedangmu membelah langit, melainkan seberapa tulus hatimu menyatukan dua jiwa dalam keharmonisan.”

1
☪︎⃟𒈔⃟🕊 putra h iatu s 🍤
udah kayak lamaran kerja ini
☪︎⃟𒈔⃟🕊 putra h iatu s 🍤
sangat bagus,cocok dibaca semua kalangan
🥳➊ˢᵗ ᴀɴɴɪᴠ'sᴛᴀʀѕ⍣⃝✰putrahs
astaghfirullah🤣🤣🤣
☪︎⃟𒈔⃟🕊 S.M YANIE 🇵🇸: apehall nih??
total 1 replies
🥳➊ˢᵗ ᴀɴɴɪᴠ'sᴛᴀʀѕ⍣⃝✰putrahs
alamakkk belum dapat jodohh
☪︎⃟𒈔⃟🕊 S.M YANIE 🇵🇸: km juga blum
total 1 replies
✍️⃞⃟𝑹𝑨Han Boshalvaya🍤
Sial, aku tertawa 🗿
☪︎⃟𒈔⃟🕊 S.M YANIE 🇵🇸: jangan di tahan,tar jadi kentut
total 2 replies
✍️⃞⃟𝑹𝑨Han Boshalvaya🍤
Bagus juga idenya, boleh aku tiru? 🗿
☪︎⃟𒈔⃟🕊 S.M YANIE 🇵🇸: boleh bangett masss
total 2 replies
༺⬙⃟⛅cap badakℛᵉˣ
Keren banget ceritanya sangat informatif dan bermanfaat
༺⬙⃟⛅cap badakℛᵉˣ: ok sip
👍
total 2 replies
𝙕𝙯𝙯
benar-benar berbeda sekali dengan kak yani yang biasanya itu.

sistem kultivasi perjaka/NosePick/ 🤧
☪︎⃟𒈔⃟🕊 S.M YANIE 🇵🇸: wkwkwk ayok aktif nulis lagi
total 1 replies
༺⬙⃟⛅cap badakℛᵉˣ
mampir
༺⬙⃟⛅cap badakℛᵉˣ: follow kak mau kirim ss
total 4 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!