dia wanita yang terlahir sebagai wanita baik dan berhati lembut
tetapi karena manusia yang durjana , membuatnya menjadi berhati iblis
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Citra Rahayu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
kutukan
juragan Nisam memandang tak mengerti kearah dukun itu, bonggol pun membakar rokoknya
" coba pak " ceritakan lebih detail lagi"! pinta bonggol
dukun itu pun tertawa , mendengar ucapan bonggol
" begini pak" seperti nya yang hantu itu rasuki tubuh nya" bukan orang lain" !
semakin tak mengerti juragan Nisam, di pegang kepala nya yang hampir pusing.
matanya sudah agak memerah menahan kantuk, di ambilnya sebatang rokok.
" jujur saya mengantuk sekali pak dukun" ! semalam saya tidak tidur" ! juragan Nisam memandang kesal
" hantu sialan itu " hadir mengganggu isteri saya" juragan Nisam tampak serius
" jadi saya harap " pak dukun tak usah bikin kepala saya semakin pusing"? juragan Nisam mengurut urut kepalanya.
" jadi keputusan nya bagaimana pak dukun?" bonggol bertanya kearah dukun, yang asyik sedang menghisap rokok nya.
" kita coba malam ini ke makam nya hantu siapa itu?" pak dukun menatap tajam kearah bonggol.
" Amira " itu nama hantu sialan itu"!
dukun itu mangut mangut
sementara itu bagus sudah sampai di rumahnya pak lurah, di lihatnya pak lurah sedang duduk di depan bersama Ujang dan pemuda lain nya.
melihat kedatangan bagus , pak lurah pun tertawa lebar
" assalamualaikum pak lurah" ! bagus mengucapkan salam
" waalaikum salam nak bagus"! pak lurah menyuruh bagus duduk
" apa kabar nya orang tua mu nak?" pak lurah bertanya seakan memastikan keadaan orang tuanya.
" papah pergi tadi sore pak lurah" ! entah kemana "!
bagus tampak bingung
" sudah lah kamu tak perlu bingung" tuan Nisam pasti baik baik saja"!
bagus terdiam, pak lurah paham dengan keadaan bagus saat ini
" kamu tak perlu sedih atau kecewa bagus" setiap orang akan mempertanggung jawabkan perbuatannya"! pak lurah terdiam sesaat.
bagus menatap lurus kearah pak lurah, dia tak begitu paham inti dari ucapan pak lurah.
" tadi sebelum pergi papah menitip kan sebuah surat pak" ! bagus menyerahkan surat dari Amira .
pak lurah menatap tajam kearah surat yang di beri oleh bagus
" baca lah pak" mungkin bapak bisa kasih nasehat buat saya"! bagus berharap
pak lurah pun membaca isi surat Amira, tampak raut wajah nya tegang disana.
pak lurah menatap tajam kearah bagus , sebelum dia meminum kopi nya.
" bagaimana pak?" bagus tak sabar ingin mendengar pendapat dari pak lurah.
" jujur " bapak takut salah"! pak lurah terdiam.
bagus tak paham dengan sikap pak lurah yang tak seperti biasanya.
" kita akan melihat apa yang akan terjadi esok"! karena Amira tak akan diam"
pak lurah menatap kearah Ujang.
pemuda itu tertunduk
bagus memainkan jarinya, seakan ada banyak pertanyaan yang ingin dia tanya kan.
tetapi dia ragu untuk bertanya.
sementara itu Amira sudah sampai di depan rumah nya pak tole
di ketuk nya pintu rumah, berulang kali.
tak berapa lama pak tole membuka kan pintu rumahnya.
" kau Amira?" pak tole kaget melihat Amira sudah ada di depan pintu rumahnya.
" pak" tolong Mira"! suara Marni terdengar sangat jauh.
pak tole menarik masuk tubuh Marni kedalam rumahnya, dia memandang Marni yang di rasuki oleh Amira.
" apa yang bisa bapak lakukan untuk kamu Mira? " pak tole menatap Amira bingung
Bu tole pun ikut duduk di ruang tamu, Amira terdiam sesat, tampak air matanya mulai membasahi pipinya
" ada apa Mira?" apa yang bisa bapak lakukan untuk kamu nak?" pak tole terdengar sedih.
" pak "Mira minta bapak kerumahnya bule sawira " malam ini juga"!
pak tole kaget mendapati nama kak nya di sebut oleh Amira.
" ada apa dengan bule mu Mira?" pak tole nampak cemas.
" minta lah Irwan mengantarkan bapak"! ibu jagalah tubuh Marni disini"!
Bu tole mengangguk pelan, walaupun dia takut di tinggalkan pak tole.
selesai berbicara Amira meninggalkan tubuh Marni di rumahnya pak tole.
sepeninggal Amira pak tole mengajak Irwan, untuk ke rumah bule nya
rumah bule sawira lumayan jauh dari rumahnya pak tole.
Irwan membawa motor nya dengan cepat, karena pak tole takut , sesuatu terjadi dengan kak perempuan nya itu.
tak lama motor Irwan pun berhenti di rumah sawira, bangun itu tampak sudah usang dan kusam.
pak tole berjaln mendekati pintu rumahnya sawira, di ketuk nya pintu rumah itu berulang kali.
tak lama kemudian terdengar orang menyahut dari dalam, dan membuka kan pintu rumahnya.
" assalamualaikum kak Wira"! pak tole mencium tangan kak nya.
sawira kanget , melihat pak tole yang datang.
" ada apa kamu tole?" tumben malam malam kamu datang nya"!
sawira menatap curiga.
tole pun menceritakan bahwa dia di suruh Amira , untuk datang kerumah sawira.
sawira menatap lurus
" ternyata sudah waktunya"! sawira berucap pelan, nyaris tak terdengar.
" kak tak apa apa kan?" pak tole tampak cemas.
sawira menggeleng pelan.
pak tole bingung kalau sawira tak apa apa, kenapa dia mesti di suruh kesitu, batin pak tole bingung.
berbeda dengan sawira yang paham maksud Amira , menyuruh pak tole datang kerumahnya.
bersambung kk..
jangan lupa klik dan vote serta komentar nya ya..di tunggu
mksutnya apa sihh. koreksi lg ngapa kalimatnya
mngkin maksudnya mandul ya