NovelToon NovelToon
KITAB SENJA SEMBILAN LANGIT

KITAB SENJA SEMBILAN LANGIT

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Mengubah Takdir / Epik Petualangan
Popularitas:6.2k
Nilai: 5
Nama Author: Bodattt

Seratus ribu tahun setelah Perang Senja yang memusnahkan para Dewa Asli dan Iblis Primordial, para "Penguasa Abadi" di Sembilan Langit menjadikan dunia fana sebagai ladang ternak spiritual yang dipanen setiap sepuluh ribu tahun. Lin Xuan, seorang murid yatim piatu dari Sekte Pedang Awan Biru yang dikhianati dan diambil Akar Spiritualnya demi menghidupkan putra mahkota sekte, dibuang ke dasar Jurang Tulang Iblis. Di ambang kematian, darahnya menyalakan Lentera Abu Senja—pusaka terlarang peninggalan Dewa Senja terakhir—yang membentuk kembali tubuhnya dengan Meridian Kembar Dewa-Iblis. Dengan menggenggam pedang di satu tangan dan api senja di tangan lain, Lin Xuan merangkak naik dari dasar jurang untuk menumbangkan sekte-sekte munafik, menyatukan ras Iblis dan Manusia, serta meruntuhkan takhta palsu di Sembilan Langit.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bodattt, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 3: Meridian Kembar Dewa dan Iblis

BOOM!

​Nyala api abu-abu dari Lentera Abu Senja meledak mengalir ke seluruh tubuh Lin Xuan yang telah dingin.

​Api itu tidak membakar dagingnya, melainkan membakar rasa sakit, racun Bubuk Pelumpuh Jiwa, dan kehampaan di dalam Dantiannya! Di bawah kendali lentera perunggu tersebut, dua arus energi kuno yang selama seratus ribu tahun tersegel di dasar sumbu lentera tiba-tiba mengalir deras ke tubuh Lin Xuan.

​Arus pertama berwarna emas keperakan yang hangat dan agung—Esensi Darah Dewa Purba. Arus itu mengalir ke seluruh sisi kanan tubuh Lin Xuan, menyambung kembali tulang-tulangnya yang patah dan membentuk ulang dua belas jalur meridian baru yang berkilau bagaikan emas murni!

​Arus kedua berwarna hitam pekat dengan garis-garis merah darah yang buas—Esensi Jantung Iblis Primordial. Arus itu mengalir ke seluruh sisi kiri tubuh Lin Xuan, membentuk dua belas jalur meridian hitam yang langsung menyedot Miasma Iblis Kuno yang mematikan di udara dasar jurang layaknya paus raksasa yang menelan air laut!

Di titik Dantian-nya yang sebelumnya berlubang dan hancur karena dirampas Gu Changge, kedua arus emas dan hitam itu berputar saling mengejar, membentuk pusaran yin-yang berwarna abu-abu senja yang sepuluh kali lipat lebih luas dan kokoh dibandingkan Dantian aslinya!

​"Ini... Meridian Kembar Dewa-Iblis dan Kitab Sutra Dewa-Iblis Sembilan Putaran!"

​Lin Xuan membuka matanya lebar-lebar!

​Pupil mata kanannya memancarkan kilau emas redup yang tenang, sementara pupil mata kirinya memancarkan kilatan hitam kemerahan yang dingin, sebelum akhirnya keduanya kembali normal menjadi sepasang mata hitam yang jernih dan sedalam jurang malam.

​Ia menarik napas panjang.

​Saat seorang kultivator biasa menghirup udara di dasar Jurang Tulang Iblis, miasma beracun akan menghancurkan paru-paru dan pembuluh darahnya. Namun saat Lin Xuan menarik napas, Meridian Iblis di sisi kiri tubuhnya langsung melahap miasma beracun itu dengan rakus, memasukkannya ke dalam Lentera Abu Senja, lalu mengubahnya menjadi Qi spiritual murni yang mengalir ke kedua belah meridiannya!

​Krak! Krak!

Luka-luka di sekujur tubuhnya menutup dengan kecepatan yang bisa dilihat mata telanjang. Kulitnya yang semula pucat kini memancarkan kilau sehat yang padat dan sekeras baja. Lebih mengejutkan lagi, dengan kekayaan energi miasma kuno yang telah mengendap selama ribuan tahun di dasar jurang ini, kultivasi Lin Xuan yang sempat jatuh menjadi nol langsung melonjak naik dengan kecepatan mengerikan!

​Pemurnian Qi Lapisan Pertama!

Pemurnian Qi Lapisan Ketiga!

Pemurnian Qi Lapisan Kelima!

​Hanya dalam waktu satu jam duduk bersila di atas tumpukan tulang purba, Lin Xuan telah kembali ke Ranah Pemurnian Qi Lapisan Kelima—dan dengan Meridian Kembar Dewa-Iblis, kekuatan Qi miliknya saat ini setara dengan kultivator biasa di Lapisan Kedelapan atau Kesembilan!

​Tiba-tiba—

​GRAAAUUUGHHH!

Air sungai hitam di hadapannya meledak! Seekor Kadal Raksasa Bersisik Besi sepanjang lima tombak—binatang buas iblis tingkat puncak Pemurnian Qi yang menjadi penguasa lapisan terluar dasar jurang—melompat keluar dari air dengan rahang menganga lebar yang dipenuhi taring beracun, hendak mengunyah tubuh manusia yang berani menyerap miasma di wilayahnya!

​Jika itu adalah Lin Xuan tiga hari lalu, menghadapi binatang buas iblis sekuat ini tanpa pedang spiritual akan membutuhkan pertarungan sengit.

​Namun kali ini, Lin Xuan bahkan tidak beranjak dari posisinya.

​Tangan kanannya menggenggam gagang pedang besi patah peninggalan Tetua Mo Chen. Dari sisi kanan tubuhnya, Qi Dewa berwarna keemasan mengalir memberikan berat ribuan kati pada bilah pedang itu; sementara dari sisi kiri tubuhnya, Qi Iblis berwarna hitam menyelimuti mata pedang yang patah dengan aura penghancur yang membekukan darah!

​"Menyingkir!"

Lin Xuan mengayunkan pedang patah itu secara horizontal dalam satu tarikan napas.

​SRAAANG!

​Seberkas bulan sabit berwarna abu-abu senja melesat membelah kegelapan dasar jurang. Tanpa suara ledakan yang bising, gerakan Kadal Raksasa Bersisik Besi itu terhenti di udara. Sesaat kemudian, tubuh keras yang bahkan tak mempan ditebas pedang baja biasa itu terbelah dua secara presisi dari kepala hingga ekor, jatuh berdebam ke tepi sungai!

​Lin Xuan berdiri perlahan di samping bangkai monster tersebut. Begitu Lentera Abu Senja di dalam pikirannya bergetar tipis, sisa esensi darah dari bangkai binatang buas itu tersedot masuk ke dalam lentera, berubah menjadi setetes cairan kristal murni yang langsung memperkuat fisiknya dan mendorong kultivasinya menembus Pemurnian Qi Lapisan Keenam.

Lentera Abu Senja bahkan bisa memurnikan esensi darah musuh dan binatang iblis yang kubunuh menjadi cairan spiritual murni tanpa efek samping..." gumam Lin Xuan sambil menatap telapak tangannya, lalu pandangannya beralih ke atas—menembus kabut hitam jurang yang tebal ke arah Puncak Utama Sekte Pedang Awan Biru.

​Ia mengelus bilah pedang besi patah milik Tetua Mo Chen dengan ibu jarinya. Ia belum tahu apakah guru tuanya yang buta itu berhasil selamat dari kepungan lima tetua di atas tebing tadi.

​"Gu Changge, Liu Ruyan, Gu Tianheng..." suara Lin Xuan bergema dingin di keheningan dasar jurang, menyatu dengan deru sungai bawah tanah. "Kalian mengira telah merampas masa depanku dan membuangku ke neraka. Kalian tidak tahu bahwa dari dasar neraka inilah, senja kematian kalian baru saja dimulai."

Lin Xuan menyarungkan pedang patahnya di punggung, lalu melangkah mantap menembus kegelapan lorong dasar Jurang Tulang Iblis—tempat ribuan bahaya kuno dan warisan terlarang telah menunggunya.

1
Ilham Yono
balas dendam di mulai
Ilham Yono
keberuntungan dibalik musibah
Dan Kawan-Kawan
asyiiik cerita baru lagi
kalo bisa alur ceritax dibuat liku2 jgn baru 100 chapter sudah sampai di alam atas...buat panjang ceritax....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!