NovelToon NovelToon
Kontrak Pernikahan Season2

Kontrak Pernikahan Season2

Status: tamat
Genre:Teen / Romantis / Nikah Kontrak / Tamat
Popularitas:15.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: samudra lee

Pratama Attarilah Putra Wijaya (Tama), adalah seorang yang usil dan jahil. Sejak kecil dia sering menjahili anak dari sahabat ibunya, Kiara. Akankah kejahilan itu terus berlanjut dan menumbuhkan cinta?

Mikhaila Azzariyah Putri Wijaya(Mikha), dia lahir lebih lambat 2 menit dari saudara kembarnnya Tama. Mikha yang memiliki sifat lugu dan polos bertemu dengan seorang pemuda bernama Dion Sebastian yang memiliki sifat jutek dan temperamental. Dan suatu kesalah pahaman membuat mereka terpaksa harus menikah. Akankah keduanya saling jatuh cinta, ketika ternyata di hati Dion sudah ada wanita lain?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon samudra lee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 2

Braakkk

Mobil yang dia kendarai menabrak mobil lain yang hendak keluar dari parkiran.

"Gawattt"

Seorang laki-laki keluar dari mobil yang di tabrak oleh Mikha barusan. Ya, Mikha baru saja menabrak mobil orang lain.

Tok tok tok

Pemuda itu mengetuk kaca mobil yang di kendarai oleh Mikha dengan kasar.

"Hei, keluar kamu! Cepat keluar!" seru pemuda tersebut dengan nada membentak.

Dengan memasang wajah tanpa dosa Mikha segera keluar dari dalam mobil.

"Maaf ya Kak, aku tidak sengaja," ucap Mikha disertai senyum yang di buat semanis mungkin.

"Hei, hei, hei, sejak kapan aku jadi kakakmu," jawab pemuda itu kasar. Bahkan dia memberikan tatapan tajamnya kepada Mikha.

"Iya, Abang maafkan aku," kini Mikha meminta maaf dengan memanggil pemuda itu dengan panggilan Abang.

"Malah makin ngelantur nih cewek. Hei, denger aku bukan kakak atau pun abang penjual bakso. Jadi jangan memanggilku begitu, ngerti kamu!"

"Terus kamu mau aku memanggilmu apa? Om? Abah? Kakek? Atau Ses?" Mikha malah menyebutkan panggilan-panggilan lain kepada pemuda itu.

Pemuda itu kembali memberikan tatapan tajamnya kepada Mikha.

"Bercanda. Ayolah jangan terlalu galak sama cewek, akukan sudah minta maaf," kata Mikha dengan santainya. Dia tidak merasa gentar atau takut kepada pemuda tersebut. Bagi Mikha tatapan tajam daddy-nya adalah yang paling mengerikan.

"Kamu harus mengganti biaya kerusakan mobilku," jawab pemuda itu.

Mikha melihat mobil yang di kendarainya dan melihat mobil milik pemuda itu bergantian. Kalau di lihat secara kasat mata justru mobil miliknya yang mengalami goresan cukup parah.

"Lalu bagaimana dengan mobilku?" kata Mikha balik tanya.

"Mobilkukan juga rusak," tambah Mikha.

Pemuda tersebut semakin kesal dengan tingkah Mikha yang tidak ada rasa bersalah atau takut sama sekali terhadap perbuatan yang baru saja dia lakukan, meskipun itu tidak di sengaja.

"Sini dompet kamu!" suruh pemuda itu. Mikha mengambil dompet miliknya dari dalam tas slempang yang dia pakai. Namun karena terlalu lambat, pemuda tersebut mengambil sendiri dompet milik Mikha dari dalam tas.

"Aku akan kirimkan tagihan perbaikan mobilku ke alamat rumahmu. Dan untuk sementara ktp-mu aku sita," ujar pemuda tersebut.

"Hei, aku pasti bayar! Sini kembalikan ktpku!" Mikha berusaha merebut ktp miliknya dari tangan pemuda itu.

"Kalau berani ambil sendiri sini!" pemuda tersebut berani berkata seperti itu, setelah memasukkan ktp Mikha di kantong celananya.

Mikha hanya melirik tanpa melakukan tindakan apapun.

"Ingat! kamu baru boleh mengambil ktp-mu ini, setelah kamu melunasi biaya perbaikan mobilku. Mengerti!"

Setelah mengatakan hal itu, pemuda itu kembali masuk ke dalam mobil miliknya. Kemudian dia menjalankan mobilnya mundur beberapa meter, baru kemudian dia mengeluarkan mobil miliknya dari pintu masuk parkir melalui sisi kiri mobil yang di kendarai oleh Mikha.

"Bagaimana ini? Kalau daddy tahu aku habis menabrak mobil milik orang lain, pasti daddy selamanya nggak akan ngasih aku ijin buat bawa mobil sendiri. Aku harus segera pergi dari sini sebelum daddy melihat kondosi mobil milik Tama," ujar Mikha dalam hati.

Mikha berlari masuk ke dalam gedung perusahaan Wijaya grup. Dia segera ke ruangan daddy-nya untuk memberikan USB pemberian dari Tama.

Tok tok tok

Mikha mengetuk pintu ruangan di mana daddy-nya sedang meeting dengan seseorang.

"Masuklah!" seru Rangga dari dalam.

Ceklekkkk

Mikha membuka ruangan itu, disana dia melihat daddy-nya sedang melakukan meeting bersama dengan Nando dan satu orang lagi yang dia tidak kenal.

Mikha berjalan mendekat menghampiri daddy-nya.

"Daddy ini USB dari Tama," Mikha menyerahkan USB dari kakak kembarnya tadi kepada sang daddy.

"Terimakasih ya, Sayang," ucap Rangga setelah menerima USB tersebut.

"Apa ini putri Anda, Tuan Rangga?" tanya orang yang tak lain adalah rekan bisnis Rangga.

"Iya, Pak Adam. Dia putriku namanya Mikha," jawab Rangga yang memperkenalkan putrinya kepada rekan bisnisnya.

"Wah, putri Anda sangat cantik. Berapa umurnya?" tanya Pak Adam lagi.

"Dia masih 20 tahun," jawab Rangga.

"Putra Anda tadi juga tampan, sepertinya dia juga memiliki bakat bisnis yang tinggi seperti Anda," puji Rangga.

"Pak Rangga ini bisa saja memuji," Kedua orang itu pun tertawa bersama.

"Sayang, apa yang kamu cari?" tanya Rangga saat melihat putrinya seperti mencari keberadaan seseorang.

"Tidak, tadikan Daddy bilang kalau anak Om ini tampan. Tapi aku tidak melihat orang lain lagi di sini, selain Daddy, Om Nando dan Om ini," jawab Mikha polos.

"Kebetelun anak Om, hanya mengantarkan berkas yang tertinggal saja. Dia langsung pulang barusan, apa kamu tidak bertemu dengannya di depan?" tanya Adam Sebastian.

"Tidak, Om" jawab Mikha sembari menggelengkan kepalanya.

"Mungkin dia buru-buru, makanya kamu tidak bertemu dengannya," kata Adam Sebastian lagi.

"Daddy, Mikha langsung kembali ke kampus ya. Satu jam lagi Tama selesai kuliah," pamit Mikha kepada daddy-nya.

"Kamu mengendarai mobil sendiri?" tanya Rangga kepada putrinya.

"Iya. Tolong ya, Daddy jangan bilang sama mommy!" pinta Mikha.

"Baiklah, Daddy tidak akan bilang. Tapi kamu tidak membuat masalahkan?" Rangga kembali menatap putrinya.

"Tentu saja tidak," jawab Mikha berbohong.

"E...Mikha pamit ya, Dad. Assalammu'alaikum semuanya," pamit Mikha.

"Wa'alaikumsalam," jawab ketiganya.

Dengan cepat Mikha segera keluar dari ruang kerja daddynya.

"Aku harus segera membawa mobil tersebut ke bengkel. Jangan sampai Tama atau yang lainnya tahu kalau aku habis menabarak mobil orang lain," kata Mikha dalam hati. Dia semakin mempercepat langkahnya agar segera bisa membawa mobil milik kakak kembarnya itu ke bengkel.

Mikha kembali melihat goresan di mobil milik kakak kembarnya.

"Kira-kira berapa biaya perbaikannya ya? Kalau aku memakai uang dengan kartu pemberian daddy, pasti daddy akan curiga. Belum lagi kalau tuh cowok nagih biaya perbaikan mobilnya, sepertinya aku harus nyari kerja sambilan. Tapi apa ada yang mau ngasih aku pekerjaan? Sudahlah, nanti aku pikirkan itu lagi. Yang terpenting sekarang, aku harus membawa mobil ini ke bengkel,"

Mikha masuk ke dalam mobil dan melajukan mobilnya keluar dari tempat parkir perusahaan Wijaya grup. Dan kali ini mobil itu berhasil ke luar dari tempat parkir dengan mulus.

Mikha membawa mobilnya itu ke sebuah bengkel yang letaknya tidak begitu jauh dari perusahaan milik ayahnya.

"Pak, tolong hilangkan goresan dari mobilku ini ya, Pak!" pinta Mikha kepada salah seorang pekerja bengkel.

"Maaf, Mbak. Mbak harus menunggu giliran," kata tukang bengkel tersebut.

"Tapi Pak, bisakah mobilku ini diperbaiki lebih dulu. Sebentar lagi kakakku akan selesai kuliah dan kalau dia tahu aku menabrakkan mobil miliknya, aku tidak akan di berikan ijin untuk mengendarai mobil itu lagi!" pinta Mikha sambil mengatupkan kedua tangannya.

"Maaf Mbak tetap tidak bisa. Setidaknya Mbak harus nunggu satu antrian lagi," jawab pekerja bengkel lagi.

"Kalau Mbak mau, Mbak bisa minta tukeran antrian dengan pemuda itu. Setelah ini, mobil pemuda itu yang akan kita garap."

Pekerja bengkel itu menunjuk ke arah seorang pemuda yang berdiri membelakangi Mikha. Pemuda tersebut sepertinya sedang menelpon seseorang.

Mikha berjalan mendekati pemuda tersebut.

"Mas, bisa kita tukeran antrian?" tanya Mikha sambil menepuk bahu pemuda itu pelan.

Namun pemuda itu tidak menggubrisnya, saking asiknya dia berbicara. Mikha kembali menepuk pundak pemuda tersebut.

"Mas, Mas, bisa minta tolong tukeran antrian?" tanya Mikha kepada pemuda itu.

Pemuda itu akhirnya menutup ponselnya, kemudian dia berbalik menghadap kearah Mikha.

"Kamu!!"

1
Bunda Dzi'3
fix yaa lisa yg diam2 suka sma tama?
Bunda Dzi'3
lisa kahh?
biasanya tmn dket membanggongkan😭
Bunda Dzi'3
meisya kahh?
Bunda Dzi'3
tau nyaa sayangnya udh bolong dluan x dion🤭
Bunda Dzi'3
baru Mampir Baru Tau ada klnjutan dari Kisah Bintang&rangga😍
Jisa Ajach
luar biasa
Wahyu Nengsih
Luar biasa
Wahyu Nengsih
Lumayan
lizulfa anjani
aku jadi ngiler liat makanan korea nya
Amora
bisa saja otak bisnis 🤑🤑
Aiur Skies
huuuuu parasit, mau numpang hidup dg memanfaatkan orang lain🤧😜😜🤮🤮🤮🤮
Aiur Skies
klo ternyata hamidun dan ngidam mau makan megono, bisa2 terbang ke Indo langsung ke Pekalongan lagi🤪🤪🤪😅😅😅😅
Aiur Skies
udah lah Mikha, biar bagaimana pun Dion dan Aldo itu jauh lebih tua dari kamu, dan apa yg mrk lakukan pasti sdh diperhitungkan baik buruknya
Aiur Skies
bahan dasarnya Tauco (dari kedelai yg ditumbuk dan proses penyimpanannya di tungku2/kuali tradisional atau klo yg sudah modern di bak2/ember Drum besar dan ditutup selama beberapa hari)
Aiur Skies
Megono itu racikan dari Nangga muda (di cacah/potong acak kecil2) ditambah Kecombrang dan bumbu2😍😍😍 klo makannya bareng Tempe Mendoan dan Tempe Kluwek lebih yamik lagi, 💃💃💃💃😍😍😍✌
Aiur Skies
tidak apa apa krn yg terluka si Lisa, coba klo yg tertusuk Kia penyesalan yang terlambat deeh🤪🤪🤪
Aiur Skies
TULALIT lambretta
Aiur Skies
bisikan setan👹👹👹👹👹 gak sadar indah kamu tuh yang bayar Dion dan orang nya sudah bukan calon suami majikan loe
Aiur Skies
lemot Tama... giliran dah kejadian aja nyesel loe 😂😂😂
Aiur Skies
SALAH BESAR,,, HARUS NYA GAK PAPA DARI AWAL KETAHUAN SIAPA PENERORNYA, PALING TIDAK BUAT WASPADA
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!