NovelToon NovelToon
Menikah Dengan Om Om Premium

Menikah Dengan Om Om Premium

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Nikahmuda / CEO
Popularitas:3.5k
Nilai: 5
Nama Author: YirumaNitya

Karin gadis pemalas yang punya hobby nonton Drakor dan Dracin sepanjang masa remajanya, tidak menyangka bahwa nasibnya akan seperti di drama drama yang pernah ia tonton.

Diumur ke 20 tahun ia dipaksa menikah muda dengan Om Om yang di jodohkan Oleh Ayahnya.

Om Om itu adalah kolega bisnis Ayah Karin bernama Arjuna Prayoga.

Meskipun hanya berbeda 7 tahun tapi Karin yang saat itu masih kuliah, sangat sulit untuk menerima perjodohan dan pernikahan itu.

Apalagi Karin sudah memiliki pacar yang telah dipacarinya selama bertahun tahun bernama Kai Bagaskara seorang cowok populer dan sangat dicintainya.

Dapatkan Karin Lolos dari perjodohan yang disiapkan Ayahnya?

Ataukah pada akhirnya ia akan benar benar menikah dengan Om Arjuna?

Selamat membaca semoga kalian suka dengan karyaku, saranghae 🩷

BTW karena ini cerita tentang pernikahan Harap bijak sebelum membaca okey...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon YirumaNitya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Cinta Pertama Arjuna Prayoga

Flashback hari kedua setelah Karin dan Arjuna Menikah... (BAB 10)

Di Mall

"Cassie."

"Iya mommy." Jawab anak kecil berusia 10 tahun pada Ibu tirinya.

"Apa yang sejak tadi kamu perhatikan nak?" Ujar Amanda pada anaknya itu.

"Look at this couple mommy, they look too cute together." Tunjuknya pada sepasang kekasih yang sedang berduaan di sebuah sudut di Mall itu.

Tampak sang pria sedang menggandeng gadis cantik itu sambil seperti membujuk gadis itu.

Interaksi kedua pasangan itu benar benar menarik perhatian Cassie.

Amanda berusaha melirik ke arah yang ditunjuk anak perempuannya, kali ini sang pria sedang mengecup wanita itu tepat di bibirnya.

Dia mendapati pasangan pria yang dimaksud anaknya adalah Pria yang sangat dicintainya.

"Arjuna." Ucapnya spontan namun sangat kecil dan lirih. Tanpa Sadar wanita cantik bernama Amanda itu menjatuhkan tas tas belanja yang ada di genggamannya.

"Mommy what happened?" Tanya Cassie melihat Ibunya nampak terkaget kaget sampai menjatuhkan barang barang.

"Mommy." Panggil Cassie lagi pada ibunya yang masih diam mematung.

"Mommy are you okey mommy?"

Amanda tersadarkan.

Ia buru buru memunguti tas tas belanjaan yang kini berserakan di lantai, Cassie pun turut membantu Ibu tirinya.

"Mommy are you familiar with this couple?"

Amanda menggeleng, dia berbohong padahal saat itu air matanya menetes, buru buru ia seka air mata tersebut.

Setelah selesai memungut belanjaan, Cassie akhirnya sibuk lagi menatapi pasangan favoritnya itu. Tanpa ia tau bahwa Ibu tirinya kini sedang berusaha menahan gejolak tak enak di hatinya.

"Mom she's so pretty, in future Cassie akan seperti itu" Tunjuk gadis kecil itu pada Karin, ia sangat excited dan nampak menyukai Karin.

"Mom she's so petite like me yeah?" Cassie terus mengoceh membuat Amanda jadi tak kuasa memandangi Karin.

Ternyata kini pria yang sangat dicintainya itu bersama seorang yang sangat sangat muda juga nampak cantik sekali, meski badannya kecil mungil namun Karin tetap keliatan memukau.

Amanda seperti melihat dirinya dimasa lalu yang terlihat hampir serupa dengan gadis yang kini bersama Arjuna.

Bukan serupa secara fisik, tapi pembawaannya yang menggemaskan dan lovable.

Kini ia jadi sangat sangat penasaran, apakah mungkin Arjuna sudah berhasil melupakan dirinya?

Ataukah gadis itu hanya semacam pelarian Arjuna.

...****************...

...****************...

Karin dan Arjuna berjalan melewati lobby sebuah hotel mewah, hari ini Arjuna ada meeting dengan seorang klien penting.

Kliennya Orang luar negeri yang kini menetap di dalam negeri, konon katanya pria ini pernah menikah dan mempunyai anak dengan orang dalam negeri jadi akhirnya betah untuk terus tinggal disini.

Pria yang akan ditemui oleh Arjuna adalah seorang investor yang banyak dicari oleh perusahaan perusahaan besar.

Bernama Theo Andrews.

Masuklah Arjuna dan Karin istrinya kedalam sebuah ruang rapat dan makan malam mewah yang telah disiapkan oleh sang investor, investor ini secara sukarela mengundang Arjuna Kerena memang dia yang terlebih dahulu ingin berkenalan dengan pengusaha muda yang sedang naik daun itu.

Ruangan itu nampak sepi hanya ada seorang saja pria bule yang mungkin adalah orang yang dimaksud .

"Good Evening Mr Theo." Ujar Arjuna menghampiri lelaki mapan berusia sekitar 30an lebih itu.

Lelaki itu tersenyum hangat, wajahnya sangat bule sekali ia memiliki bulu bulu wajah yang kepirangan seperti rambutnya. Juga bola mata hijau tua yang nampak bersinar dibawah pantulan lampu lampu gantung diruangan itu.

Mereka berjabat tangan lalu pria itu berkata "Hello Mr Arjuna senang sekali kita bertemu lagi" Ucapnya menyambut pria yang sedari tadi ditunggunya itu.

Theo kemudian berkata lagi.

"Pakai basa indo ne sia saja lah, saya suda bisa Loh." Ucap Theo walau sambil terbata.

Karin tersenyum pria itu nampak lucu dimatanya "Hallo Mr Theo." Sapa Karin menyapa dan menyalami klien suaminya itu.

"Ya ya." Pria itu meyambut uluran tangan Karin "Ini adikmu, pacarmu, maybe your wife?" Ujarnya menanyakan tapi kelihatan seperti ragu ragu.

"She's my wife." Jawab Arjuna dengan bangga.

"Wah, bagus se ka li, saya senang bertemu denganmu Nyonya Arjuna." Katanya nampak menyambut Karin.

Dengan Arjuna Theo sempat bertemu beberapa kali di acara acara penting yang mereka hadiri, namun belum pernah secara privat seperti ini.

"Ayo Mari kita makan, tapi tunggu sebentar, istri dan anak saya masih diluar." Ucap Pria itu lagi.

Akhirnya dia dan suami Karin berbincang bincang dulu sembari para kru hotel menyiapkan aneka makanan mewah di malam itu.

Beberapa saat kemudian masuklah seorang perempuan cantik semampai bersama seorang anak perempuan kecil berusia 10 tahunan, anak itu nampak merupakan anak blasteran karena wajahnya ke bulean bulean.

Rambutnya panjang dan nampak sangat menggemaskan.

"Daddy." Anak itu menghambur ke pelukan Ayahnya.

"Hai Sweety." Ujar Ayahnya memeluk putri kecilnya itu.

Karin yang melihat interaksi menyenangkan antara Ayah dan Anaknya itu jadi ikut tersenyum hangat, ia teringat Ayahnya Bagas yang juga tadinya selalu seperti itu kepada Karin.

Tanpa Karin sadari Arjuna dan Wanita itu saling pandang.

Amanda nama wanita itu menatapi suami Karin dengan penuh kerinduan, sementara Arjuna cukup terkejut dengan apa yang dilihatnya saat ini.

"Daddy, wah ternyata ini onty yang kemarin aku lihat di Mall, onty cantik." Teriak gadis kecil itu agak histeris karena senang.

Karin menatap gadis itu keheranan "Maksudnya de?" Tanya Karin karena bingung.

"Stttt Cassie ayo biarkan Onty dan Uncle makan dulu, nanti saja mengobrolnya ya." Ucap Amanda lembut, kini ia duduk di sebelah suaminya tepat berhadapan dengan Karin.

"Oh iya Tuan Arjuna, Nyonya Arjuna, kenalkan ini istri baruku Amanda, dan ini anak ku Cassandra tapi biasa kami panggil dengan Cassie." Theo memperkenalkan anggota keluarganya, Karin tersenyum ramah ke arah Amanda dan juga Cassie.

Arjuna dan Amanda saling bersalaman, Karin tak memperhatikan mereka karena tepukau dengan Cassie gadis bule cantik itu.

Arjuna seperti tak Sudi lama lama memandang wanita itu ia hanya bersalaman untuk formalitas, menatap sekilas dengan sopan, lalu mengalihkan tatapannya, berbeda dengannya yang terus menatap penuh kerinduan pada Arjuna.

Arjuna memberikan kode pada Karin untuk bangkit menyalami Amanda, Karin bangkit.

Amanda tampak melihat Karin dari ujung kepala hingga ujung kaki, ada tatapan meremehkan, mungkin karena di lihatnya usia Karin masih sangat muda, lalu ia mencoba tersenyum ramah walau dipaksakan.

"Hallo mba, salam kenal ya aku Karin." Ucap Karin ramah sembari mengulurkan tangannya pada Amanda.

Wanita itu menyambut uluran tangan Karin dengan sedikit enggan "Iya hallo, aku Amanda." Ucapnya biasa saja.

Karin yang memang tidak suka berprasangka buruk ke orang lain tidak melihat ada yang aneh dengan cara Amanda menyambutnya.

Dia kembali duduk di kursinya. Tanpa Karin sadari selama makan malam itu berlangsung wanita itu terus memandang Arjuna dengan tatapan yang sama seperti ingin Arjuna juga terbawa oleh arus perasaannya.

"Sayang makan yang banyak." Arjuna berbisik ke Karin yang dilihatnya hanya makan sedikit saja.

"Kenyang." Jawab Karin pelan.

"Kamu belum makan loh, nanti maagnya kumat." Katanya seraya mengambilkan beberapa potong kentang, dan sepotong ayam lagi ke piring Karin.

Karin tak kuasa menolaknya "Iya." Jawabnya patuh.

Arjuna menatapi istrinya makan, seperti sedang menginspeksi takut takut gadis itu tak menghabiskan makannya.

Tatapan pria itu penuh cinta dan dapat dirasakan oleh siapapun yang melihatnya kala itu.

Amanda melihat interaksi itu dengan tatapan penuh cemburu. Namun berbeda dengan anak tirinya Cassie yang merasa sangat terhibur.

"Daddy lihat, Unclenya sangat sayang pada onty cantik, dia terus menatap onty, mereka so sweet sekali Daddy." Cassie bertepuk tangan melihat pasangan di hadapannya itu. Ia seperti sedang melihat drama di Netflix.

Arjuna senyam senyum mendengar celetukan Cassie, sementara Karin agak tersedak. Buru buru suaminya mengambilkan Karin Minum.

Karena itu Theo merasa tidak enak dengan celetukan Cassie yang sampai membuat Karin tersedak.

"Maafkan, anak kami ya Tuan Arjuna, Nyonya Arjuna, semenjak ditinggal mommy nya meninggal dunia dia jadi suka berkata sembarangan, dan cari perhatian dimanapun." Ujarnya dengan raut wajah agak sedih dan canggung.

Karin tersenyum dan Arjuna menjawab "Gak apa apa Mr Theo santai Saja, wajar saja mungkin terlihat begitu karena kami kan pengantin baru, masih mesra mesranya." Ujar Arjuna tanpa filter.

Karin jadi malu dan wajahnya memerah.

"Daddy aku suka Onty dan Uncle ini, kita harus makan bersama mereka lagi ya Daddy." Ujar bocah kecil itu antusias.

Arjuna dan Theo sontak tertawa.

"Bagaimana saya tidak mengagumi mu Tuan Arjuna, terbukti kan Auramu sungguh bagus sekali bahkan anak kecilpun menyukaimu." Ucap Theo memuji sang CEO muda itu.

"Ah bisa saja, anda lebih hebat lagi Mr Theo, penilaian anda terhadap bisnis sungguh diluar nalar, saya kagum dengan intuisi Anda memilih proyek strategis, semua sukses besar." Balas Arjuna sopan.

Obrolan antara mereka mengalir panjang membahas bisnis sementara Karin yang sudah selesai makan didekati Oleh Cassie.

"Onty cantik, apa boleh aku tambah kontakmu?" Ucap gadis kecil itu.

Karin mengangguk."Boleh dong sayang, tapi boleh gak kamu panggil aku Kakak aja." Pintanya, Karin benar benar kurang nyaman dengan panggilan Onty itu.

Cassie mengangguk "Ya I think memang itu lebih pantas untuk mu Kakak cantik." Ujarnya membuat Karin tersipu.

Akhirnya mereka bertukar kontak, sementara Amanda nampak sama sekali tak antusias terhadap Karin.

"Kamu harus balas pesanku ya Kak." Pesan gadis kecil itu penuh harap, dia benar benar menyukai Karin karena menurutnya Karin sangat cantik seperti boneka.

"Iya Cassie, kakak janji akan balas pesan kamu ya." Karin berjanji.

"Cassie sudah jangan ganggu Onty terus." Ujar Amanda nampak tak senang.

"Aku gak menganggu mommy, iya kan kak?" Cassie meminta perlindungan Karin.

"Iya mba gak apa apa, aku gak merasa terganggu kok." Karin membela Cassie namun wanita itu nampak tak senang dan jadi dingin pada Karin.

Didetik itu Karin baru melihat ada yang aneh dari sikapnya, apalagi sekilas tak sengaja Karin lihat wanita itu terus menatap suaminya dengan tatapan tak biasa.

Tatapan cinta.

1
pena langitt
kasian karin 🥺
Yiruma Nitya: 🥹🥹🥹🥹🥹🥹🥹
total 1 replies
Purwanto Ayuki
Rekomen bgt
Yanti Mulyaningsih
Super rekomen dan romantisnya dpt bgt, semoga happy ending Karin dan Om yayang
Fulayah Haddad
Bagus , keren & bikin penasaran..........👍👍🤨🤨😉 lanjut lg dong Thor updatenye jngan lm" selalu ditungguuu..............🤗👌👌🫰🙏🙏
Fulayah Haddad
Bagus, keren & bikin penasaran nich...............👍👍🤗🤨🤨 lanjut lg dong Othor updatenye jngan lm" ditungguuu..............👌👌🫰😉🙏🙏
Yiruma Nitya: Makasih review-nya Kak, siap pasti Up terus 💪😍👍
total 1 replies
Yanti Mulyaningsih
Segitu mah masih muda Karin
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!