NovelToon NovelToon
KIAMAT TIBA: BAWA KRISTAL INTI UNTUK SEWA KAMAR (APOCALYPSE LANDLORD SYSTEM)

KIAMAT TIBA: BAWA KRISTAL INTI UNTUK SEWA KAMAR (APOCALYPSE LANDLORD SYSTEM)

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Hari Kiamat / Fantasi Wanita
Popularitas:1k
Nilai: 5
Nama Author: Amanda Shakira

Dibuang dan dijadikan pelayan oleh keluarga angkatnya, Lin Yue tidak menyangka bahwa seminggu sebelum kiamat ia mengaktifkan Sistem Suaka di rumah tua neneknya.

​Saat Virus Genesis meletus, manusia, hewan, dan tumbuhan bermutasi menjadi monster berelemen. Di tengah kiamat yang mengerikan, rumah tua Lin Yue diubah oleh Sistem menjadi zona aman mutlak!

​Aturan Lin Yue sangat sederhana: "Mau makanan hangat, listrik, dan perlindungan? Bayar sewa pakai Kristal Inti di kepala zombie!"

​Dari kos-kosan 4 kamar sederhana, Lin Yue membangun perumahan elit hingga kota suaka terbesar di dunia, memaksa keluarga angkat yang dulu menyiksanya berlutut memohon perlindungan!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Amanda Shakira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 20: PERENCANAAN UPGRADE WILAYAH

BAB 20: Perencanaan Upgrade Wilayah

Aroma gurih daging panggang yang pekat dan manisnya roti gandum hangat yang baru saja disintesis dari Lobi Utama perlahan-lahan memudar, terikat oleh sistem filtrasi udara otomatis seiring berkurangnya riuh transaksi di mesin Vending Machine. Keenam penyewa yang menempati empat unit kamar kos awal telah melangkah kembali ke dalam kamar masing-masing dengan raut wajah yang dipenuhi kepuasan mendalam, energi yang terisi penuh, serta perut yang tak lagi merintih kesakitan akibat kelaparan kiamat.

Ketenangan yang hening, aman, dan damai kembali menyelimuti seluruh perimeter kompleks Suaka. Sementara itu di luar sana, pendaran sinar matahari sore yang kian meredup membias warna jingga keemasan yang megah di balik permukaan tembus pandang sirkuit pelindung transparan.

Di dalam ruangan kerjanya di lantai dua rumah tua utama, Lin Yue berdiri tegap di dekat jendela kayu jati yang terbuka separuh.

Sepasang matanya yang jernih, tajam, dan bening menatap lurus menembus kegelapan sore ke arah area halaman timur, serta membentang ke lahan kosong berdebu yang dipenuhi tumpukan reruntuhan batu bata di balik jeruji pagar besi luar. Angin sore yang membawa hawa dingin musim kiamat berembus halus menerpa helai-helai rambut hitamnya, namun hawa dingin tersebut tak sedikit pun sanggup menembus kehangatan alami yang dipancarkan oleh medan perlindungan Suaka.

Lin Yue menarik napas panjang yang terasa sangat menyegarkan paru-parunya, lalu dengan sebuah gerakan pergelangan tangan yang amat halus, ia memanggil antarmuka layar transparan Sistem Suaka miliknya.

Wuuuush!

Sebuah proyeksi peta holografik tiga dimensi berwarna biru keemasan merekah sangat megah dan luas di tengah-tengah udara ruangan. Proyeksi canggih tersebut memetakan setiap jengkal relief tanah, struktur bangunan, serta batas perimeter wilayah kekuasaannya saat ini secara sangat presisi, detail, dan real-time:

[Peta Tata Ruang & Parameter Kompleks Suaka Level 2:]

Luas Total Wilayah Terlindungi Domain: 500 Meter Persegi (Meliputi Bangunan Rumah Tua Utama + Lobi Utama Transparan + 4 Unit Kamar Kos Beton Abu-abu).

Status Integrasi Fasilitas: Barrier Listrik Level 1, Kubah Energi Utama, Distilasi Air Murni Otomatis, Vending Machine Makanan & Minuman Otomatis Level 1.

Tingkat Okupansi Hunian: 100% (4 dari 4 Unit Kamar Kos Resmi Tersewa Penuh).

Status Kapasitas Wilayah: Jenuh / Telah Mencapai Batas Ambang Maksimum Struktur Pembangunan Tahap Pertama.

"Empat unit kamar kos awal milikku kini telah resmi terisi penuh seratus persen..." gumam Lin Yue dengan nada suara yang tenang, datar, namun sarat oleh perhitungan kalkulasi strategis yang teramat matang.

"Tim Pemburu Pertama Suaka yang dibentuk oleh Lu Yan, Gu Ning, Xiao Chen, dan Paman dari Kamar 102 kini telah beroperasi secara sangat terstruktur dan efisien di lapangan. Berita mengenai keberadaan tempat perlindungan mutlak yang memiliki pasokan air bersih murni, listrik menyala penuh, serta fasilitas Vending Machine makanan segar ini dipastikan akan menyebar bagaikan api liar ke seluruh pelosok Distrik Jiangcheng dalam kurun waktu beberapa hari ke depan. Permintaan sewa kamar dari para penyintas terdesak maupun faksi-faksi manusia mutan akan melonjak secara ekstrem, sementara kapasitas Suakaku saat ini sudah tidak lagi sanggup menampung satu orang pun penyewa baru."

Lin Yue merentangkan jari-jemarinya, mengetuk opsi manajemen pengembangan wilayah di sudut kanan atas peta holografik tiga dimensi tersebut.

Bip!

Sebuah jendela proyeksi baru yang bersinar emas merekah anggun di hadapannya, menampilkan analisis terperinci mengenai cetak biru ekspansi Suaka berikutnya.

[Analisis Pengembangan Wilayah Tahap Selanjutnya: Upgrade Ke Level 3 (Kompleks Perumahan Mandiri / Suaka Zone)]

Deskripsi Proyeksi Transformasi: Mengubah status dan identitas lokasi dari Kos-kosan Sederhana menjadi Kompleks Perumahan Mandiri Berdinding Benteng Baja Kokoh (Suaka Zone Level 3).

Cakupan Wilayah Perimeter Baru: Perluasan radius pelindung hingga 2.500 Meter Persegi (Mencakup seluruh blok lorong timur, area pabrik tua, serta jalan utama Distrik Jiangcheng).

Rencana Konstruksi Fisik Baru:

Bangunan Kos Tahap Dua: 12 Unit Kamar Kos Beton Tipe Standard Baru (Fasilitas Lengkap + Sanitasi Mandiri).

Area Villa Eksklusif: 2 Unit Bangunan Rumah Khusus Berlantai Dua bagi Penyewa Berstatus Esper Elemen / Faksi Penyintas Kaya.

Pusat Perdagangan & Kafetaria: Perluasan Lobi Utama menjadi Pasar Penukaran Komoditas & Aula Ekonomi Internal.

Sistem Pertahanan Terintegrasi Baru: Tembok Benteng Beton Padat Setinggi 6 Meter + Turret Automatic Guard Level 1 (Sistem Senjata Otomatis Penembak Monster).

Persyaratan Poin Energi Upgrade Level 3: 100 Poin Energi Murni.

Melihat angka nominal 100 Poin Energi Murni yang tertera dengan warna merah keemasan di layar antarmuka, Lin Yue sama sekali tidak menunjukkan raut wajah gentar, ragu, atau tertekan sedikit pun. Sepasang alisnya yang indah justru terangkat tipis, memancarkan aura percaya diri dan dominasi mutlak yang tak tergoyahkan.

Dengan gerakan santai, ia menyapu layarnya ke arah samping, memanggil panel neraca keuangan dan akumulasi modal energi Sistem miliknya secara langsung.

Deretan angka-angka keemasan berkedip cepat, menampilkan kalkulasi rinci mengenai sirkulasi arus kas (cashflow) serta saldo real-time yang dimilikinya saat ini:

[Neraca Saldo Energi & Kalkulasi Modal Real-Time Suaka:]

Sisa Saldo Energi Pasca-Upgrade Level 2: 5 Poin Energi Murni.

Hasil Penjualan Makanan Vending Machine Otomatis Hari Ini: +18 Poin Energi Murni (Hasil konversi langsung dari Kristal Inti milik para penyewa).

Setoran Kristal Harian Tim Pemburu Pertama Suaka: +32 Poin Energi Murni (Dari ekstrasi Kristal Inti Level 1 Tipe Runner).

[Total Akumulasi Tabungan Saldo Energi Saat Ini: 55 Poin Energi Murni!]

[Persentase Pencapaian Modal Upgrade Level 3: 55% dari Target Utama (Sisa Kebutuhan Modal: 45 Poin Energi Murni).

Lin Yue menyunggingkan sebuah senyuman tipis yang amat dingin, misterius, dan dipenuhi oleh kepuasan strategis yang luar biasa.

Hanya dalam kurun waktu satu hari pasca-pembukaan Lobi Utama dan peluncuran Vending Machine Makanan Otomatis, total tabungan energinya telah melesat pesat dari yang tadinya hanya menyisakan 5 Poin menjadi 55 Poin Energi Murni! Lebih dari separuh syarat modal raksasa untuk membangun Kompleks Perumahan Mandiri Berdinding Benteng Baja telah terkumpul secara utuh di tangannya tanpa perlu ia bercucuran keringat atau mengarungi pertumpahan darah di jalanan.

"Dengan tingkat kecepatan arus kas pasif (passive cashflow) dan laju perputaran ekonomi yang ada di Suaka saat ini, hanya butuh waktu dua hingga tiga hari lagi bagi Tim Pemburu Pertama untuk menyetorkan kristal harian mereka, serta bagi para penyewa untuk membelanjakan sisa-sisa kristal mereka di Vending Machine," bisik Lin Yue penuh dengan kalkulasi bisnis yang dingin.

"Dalam kurun waktu kurang dari seminggu, angka 100 Poin Energi Murni itu akan terkumpul secara utuh dan sempurna di dalam Inventaris Sistemku."

Lin Yue mengibaskan jemari tangannya dengan anggun, menutup proyeksi peta tiga dimensi serta panel neraca keuangan tersebut kembali ke dalam pusat kesadarannya.

Ambisinya yang besar tidak pernah berhenti atau merasa puas hanya dengan menguasai empat kamar kos kecil di area halaman rumah tua milik neneknya. Di era kiamat yang runtuh, hancur, dan dipenuhi oleh kekacauan serta hukum rimba ini, Lin Yue bertekad penuh untuk membangun sebuah imperium perumahan benteng yang memonopoli seluruh roda kehidupan, pasokan pangan, serta jaminan keselamatan manusia di seluruh Distrik Jiangcheng.

Rencana mahakarya ekspansi wilayah Suaka menuju Kompleks Perumahan Mandiri Level 3 telah secara resmi dicanangkan di dalam benaknya, dan peta kekuatan di seluruh Kota Jiangcheng kini siap memasuki babak ekspansi yang jauh lebih masif, agung, dan tak tertandingi!

Bersambung......

.

.

.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

1
Alvaro Sebastian
overall ceritanya udah bagus banget ,menurut ku pribadi
masijacoke021205: Halo kak Alvaro, terima kasih banyak ya buat penilaian dan bintang 5-nya! ❤️ Glad to know kamu suka sama jalan ceritanya. Dukungan kaya gini bikin makin semangat lanjutin petualangan Lin Yue! Pantau terus kelanjutannya yaaa~ ✨
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!