NovelToon NovelToon
Goresan Takdir

Goresan Takdir

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan
Popularitas:46.7k
Nilai: 5
Nama Author: Fernanda Syafira

Dikhianati oleh pria yang sangat ia cintai demi sebuah tahta, membuat Ningmas Danastri Kartawidjaja benar-benar terluka.
Dibawah aturan keluarga, Raden Dwipa Soeradiningrat, tak bisa berbuat apa-apa demi tahta sebagai pewaris dari Trah Soeradiningrat. Ia bahkan harus kehilangan Ningmas Danastri yang sangat ia cintai.
Namun, takdir justru membawa Ningmas Danastri ke arah yang tak disangka-sangka. Karena keterpurukannya, ia justru tanpa sadar menghabiskan malam dengan pria yang memiliki hubungan dekat dengan mantan kekasihnya.
Selain itu, satu persatu rahasia dua Trah (Trah Soeradiningrat dan Trah Kartawidjaja) yang tak pernah akur pun terbuka. Hal yang menyebabkan dua generasi terakhir selalu bersitegang itu, ternyata karena ada masa lalu yang masih belum selesai.
Bagaimanakah kelanjutan hidup Ningmas Danastri Kartawidjaja?
Akankah ia jatuh cinta pada orang yang tepat?
Apakah rahasia masa lalu dari dua keluarga yang masih belum tuntas?
Simak terus keseruan kisahnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fernanda Syafira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

20. So Hot!

Astri baru saja naik ke atas ranjang ketika Raden Daksa masuk kedalam kamar. Raden Daksa pun segera menghampiri istrinya. Ia mengulurkan kedua tangannya, menyentuh lembut kedua pipi Astri dengan telapak tangannya yang hangat. Ibu jarinya mengelus tulang pipi sang istri dengan sangat lembut.

Astri menatap lurus ke dalam pupil mata Raden Daksa. Di sana ia menemukan cinta yang tulus, rasa perlindungan yang kokoh, dan gairah dewasa yang tak menggebu-gebu.

Suasana hangat malam itu, membawa gairah tersendiri bagi pasangan pengantin baru itu. Raden Daksa miringkan wajahnya dan merapatkan bibirnya ke bibir Astri.

Ciuman Raden Daksa terasa amat dalam, menuntut namun tetap lembut, menyalurkan gairah yang telah dipendamnya. Astri mengalungkan kedua tangannya di leher Raden Daksa dan membalas ciuman suaminya.

Sentuhan demi sentuhan terjalin dengan amat indah. Jemari Raden Daksa bergerak perlahan, membuka pakaian Astri dengan kehati-hatian.

Setiap sentuhan kulit mereka meninggalkan jejak kehangatan yang membuat hembusan napas keduanya kian memburu.

Raden Daksa membimbing tubuh Astri untuk berbaring perlahan di atas ranjang yang empuk itu. Ia menyusul di atasnya, menopang tubuhnya agar tidak memberati Astri, sembari terus menghujani wajah, leher, dan bahu istrinya dengan kecupan-kecupan hangat yang intens.

Astri melenguh tiap kali bibir Raden Daksa mendarat di inci kulitnya yang lembut, menyisir dari atas hingga ke bawah. Tangan Raden Daksa pun perlahan-lahan meraih kain yang melapisi tubuh sang istri, menyingkapnya ke atas sampai terlepas sempurna.

Kecupan basah Raden Daksa betul-betul lembut, menapak penuh gairah di atas tubuh indah Astri yang membuatnya sulit terkendali. Bertahun-tahun ia meninggalkan kenikmatan seksual setelah kepergian mendiang istrinya dan sekarang ia bisa kembali merasakannya.

Tangannya yang kekar kembali merayapi leher Astri perlahan-lahan, mengarahkan bibir sang istri untuk ia lumat lebih dalam.

Astri memiliki proporsi tubuh ideal, dengan tinggi badan hampir seratus tujuh puluh senti itu dengan berat tubuh yang seimbang. Namun salah satu keunggulan yang dimilikinya adalah bagian payu dara yang sempurna.

“Eumh..” Lirih Astri saat tangan Raden Daksa bermain-main di sana, pria itu menarik diri dari wajah istrinya lalu memindahkan pandangan pada bulatan kenyal yang sedari tadi ia mainkan.

Tubuh Astri menggelinjang saat lidah suaminya mulai menari di sana, menariknya lembut, menyesapnya perlahan dan kasar secara bergantian.

“Mmmhh Mas..” Lirihnya lagi.

Raden Daksa terus mengulangnya berkali-kali dan memberikan pola yang sama di kedua bulatan kenyal istrinya.

Puas bermain di sana Raden Daksa kembali menyisir inci yang belum terjamah. Meski debaran jantungnya semakin riuh tetapi gairah yang telanjur membuncah itu seolah melebur rasa malu.

Raden Daksa mengecupi perlahan-lahan dari pusar hingga berhenti di bagian intim istrinya. Ia kemudian menjilat jarinya dan menggunakan jarinya yang penuh saliva untuk mengusap pelan kewa nitaan sang istri yang sudah basah.

Astri menggigit bibirnya merasakan getaran nikmat di bawah sana saat suaminya mengganti usapan jemari menjadi lidah, sensasinya bukan main sebab ujung tak bertulang yang panas itu terasa jauh lebih nikmat dan memabukkan.

Suara kecipak lembut yang dihasilkan dari permainan lidah Raden Daksa sudah cukup membuatnya hilang akal, seolah semua syarafnya tertekan oleh nikmat tiada tara.

“Kamu suka?” Tanya Raden Daksa di sela-sela aktifitas yang masih berjalan.

"Suka mas, ummhh..” Sahut Astri dalam gairah.

Raden Daksa segera menarik diri, lalu membuka pakaian dan celananya sendiri sampai telan jang bulat. Tidak ada lagi batasan rasa canggung, sungkan maupun rasa malu.

Astri semakin berdebar-debar, Raden Daksa yang sebelumnya ia lihat sebagai sosok santun dan lembut di saat yang bersamaan ia bisa melihat betapa panasnya pria itu.

Raden Daksa kembali merapatkan diri, kali ini ia tak membuang waktu sebab dirinya sendiri sudah tidak tahan. Astri melenguh lagi saat ujung kejan tanan suaminya menyapa, menyapu lembut miliknya yang licin itu.

“Mass.. ah!” Desah Astri. tangannya mengepal menahan gejolak nikmat walau hanya usapan kecil.

Setelah beberapa kali bermain-main Raden Daksa menjadi semakin tidak tahan, ia kemudian menekannya perlahan sampai benar—benar masuk sempurna.

“Aghh..” Bibir Raden Daksa terbuka dengan mata tertutup mewakili rasa nikmat saat miliknya terbenam secara keseluruhan di dalam istrinya.

Hangat, terasa seperti ditelungkupi sesuatu yang lembut namun mencengkramnya kuat rasanya bagai mencicip surga. Karena istrinya itu seorang perawan, ia mengulur waktu untuk bergerak menghujamnya.

Setelah berdiam beberapa saat, Ia kembali merayap mencari bibir istrinya selagi yang di bawah sana memompa dengan teratur. Suara decakan saliva terdengar beradu dengan kecipak pertemuan kulit di bawah sana.

"Panggil namaku, Dek Ayu." Bisik Raden Daksa dengan gairah yang memuncak.

“Mas Daksa...” Jawab Astri dengan suara yang mengayun lembut dan syarat akan gairah.

Raden Daksa puas mendengar namanya dipanggil dengan cara itu. Hujaman demi hujaman terasa makin nikmat lantaran kini Raden Daksa kembali melumat bergantian dua buah istrinya, memainkan ujung buah dengan ujung lidah lalu menyesapnya dengan lembut, membuat Astri semakin melayang-layang.

Suara mdesa han bersahutan seiring dengan tempo yang terus bertambah, Astri meremas lengan suaminya sampai jarinya memutih saat pria itu semakin tidak terkendali seolah tengah mengejar kenikmatan yang lebih lagi dan lagi.

Hujaman demi hujaman semakin lama semakin tidak terkontrol, peluh tipis berkilauan di atas permukaan kulit keduanya menjadi gambaran bagaimana kedua insan itu menyatu dengan bersemangat.

Setiap gesekan kulit, helaan napas yang memburu, hingga desa han pasrah yang lolos dari bibir Astri cukup membuktikan betapa mahir suaminya itu memberi nikmat sampai Astri merasakan sesuatuyang sangat dahsyat tengah bergelombang di dalam tubuhnya.

Sensasi itu bukan lagi sekadar rasa nikmat biasa, melainkan sebuah pusaran energi yang mengumpul di dasar perutnya—menjalarkan getaran hebat yang rasanya melemahkan seluruh persendian.

Titik paling sensitif di dalam dirinya terus-menerus disasar. Pusat kesadarannya kian kabur, tenggelam dalam lautan gairah yang kian memuncak.

"Mas... Mas Daksa..." Desah Astri terputus-putus. Tangannya yang gemetar meremas kasur, menancapkan kuku-kukunya pada kain sprei yang sudah kusut sejak mereka mengguncangnya barusan.

Raden Daksa dapat merasakan bagaimana dinding intim Astri mulai berkedut halus hingga membuat pusakanya merasakan pijatan-pijatan yang kuat dan teramat nikmat.

Pria itu menunduk, menatap wajah istrinya yang merona merah. Mata Astri terpejam rapat, bibirnya sedikit terbuka memancarkan kelelahan sekaligus kenikmatan yang tiada tara, sementara napasnya tersengal-sengal pendek.

Astri sudah sangat dekat dengan puncak nikmatnya. Ia berada di ambang pelepasan kini.

"Lihat Mas, Sayang. Buka matamu." bisik Raden Daksa dengan suara berat, sarat akan dominasi yang penuh kelembutan.

Astri perlahan membuka kelopak matanya yang terasa berat. Manik matanya yang berair menatap lurus pada mata Raden Daksa.

"Mas... aku ndak tahan lagi..." Bisik Astri lirih, hampir menangis karena gelombang kenikmatan yang sudah begitu menuntut untuk dibebaskan.

Tubuhnya menggelinjang pelan, kakinya menegang memeluk pinggang kekar sang suami dan membuat Raden Daksa semakin mempercepat tempo permainan.

"Mas Daksa..." Tubuh Astri menegang sesaat karena pelepasan yang ia capai.

"Aakkh, nikmat sekali Ningmas Danastri." Erang Raden Daksa yang juga sampai di puncaknya karena jepitan erat dinding hangat milik Astri.

1
Santi Seminar
panas membara
Fisca vis vis
novel ini bnyak adegan mantap2nya 🤣, mngkin karna raden daksa pak duda sndiri di bnding tokoh novel yg lain jdi dibuat beda 🤣🤣🤭
@$~~~tINy-pOnY~~~$@
novel yang ini lebih byk adetan mantap2nya dr yang sebelum nya. pasangan hp mereka.
Rahmawati
hareudang hareudang
Nyai Aksara 👩‍🦯
Ealah, kenapa gini terus adrgannya
This Is Me
Jadi kepikiran, apakah Yg dikandung istrinya itu anak Dwipa?
🤔🤔
ika
Peh ...
othor kie...🤣😄
Sukarti Wijaya
cuaca sudah panas tambah panas...🤭😄🤣
Intan Nurwulan
Hareudang gini ka othor,,jdi pengen honeymoon lg😂😍
citraalief
fanasss oeyyyy.... fanasss...🤣🤣🤣 maternuwun Kak sampun up seng puanass... puanassss🥰🙏
Reni Setia
hot hot haredang 😄😄
citraalief
😘 Semangat Up Kakk👍🙏💪
Nur Wakidah
pasangan teruwuuuuu😍😍😍😄😄😄
Rahmawati
itulah rasa iri timbul karna ketidakadilan, , tambah lope lope deh sama raden daksa
This Is Me
Astri & Daksa pasti jadi pasangan ortu idaman 🩷🩷
Rahmawati
astri. harus rajin olahraga biar bisa ngimbangi raden Daksa yg sll on fire😂
This Is Me
Terlalu lama puasa nih🤣
Reni Setia
raden Daksa lagi maruk,,, maklum duda lama 😄😄
🟢Rafifah
bsk sblm honeymoon terakhir mantap2 ny di kolam renang nich pasti seru
ika
wadowwww🤣🤣🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!