NovelToon NovelToon
Pedang Abu Nirwana

Pedang Abu Nirwana

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Mengubah Takdir / Epik Petualangan
Popularitas:5.8k
Nilai: 5
Nama Author: Syahriandi Purba

Setelah akar spiritual emasnya dirampas secara paksa oleh sepupunya sendiri dan tubuhnya dibuang ke Jurang Abu Api, Lin Xuan—seorang pemuda klan cabang yang sekarat—justru menyatu dengan Tungku Abu Takdir peninggalan zaman purba. Dari abu kehancuran, ia menempuh jalur kultivasi terlarang yang mampu melebur kutukan, meracik pil dari racun mematikan, dan menebas tatanan langit yang korup.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Syahriandi Purba, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 12: Terobosan Pembukaan Meridian

Wussshhh!

Utusan Xue mengibaskan sebuah bendera hitam kecil di tangannya. Seketika, kabut darah berbau busuk menyembur keluar dari bendera tersebut, berubah menjadi sosok tengkorak darah raksasa yang menerjang ke arah Lin Xuan dengan lengkungan cakar mematikan!

Sementara itu, dari sisi kiri, Tetua Ketiga Lin Kun juga tidak tinggal diam. Ia mencabut golok panjangnya yang diselimuti Qi kuning tanah khas Alam Pembukaan Meridian Lapis Satu, lalu menebas ke arah pinggang Lin Xuan untuk memotong ruang geraknya!

Menghadapi serangan gabungan dua kultivator Alam Pembukaan Meridian sekaligus, kultivator Pemurnian Tubuh biasa pasti sudah hancur lebur dalam satu gebrakan.

Namun di mata Lin Xuan, gerakan tengkorak darah yang terbuat dari energi yin dan kutukan jiwa itu justru tampak penuh celah!

"Energimu berasal dari darah kotor dan kutukan... kebetulan sekali, tungkuku sedang lapar!"

Lin Xuan bukannya menghindar dari terkaman tengkorak darah tersebut, melainkan mengaktifkan pusaran Tungku Abu Takdir di telapak tangan kirinya, sementara tangan kanannya mengayunkan Pedang Abu Hitam ke arah golok Lin Kun!

Cringgg! Boom!

Ketika Pedang Abu Hitam beradu dengan golok Lin Kun, gelombang Qi Abu yang luar biasa berat meledak keluar. Meski secara tingkatan Lin Kun berada satu alam di atasnya, fondasi fisik dan kepadatan Qi milik Lin Xuan membuat lengan Lin Kun mati rasa hingga pria paruh baya itu terdorong mundur tiga langkah dengan wajah pucat!

Dan pemandangan yang jauh lebih mengerikan terjadi di sisi tangan kiri Lin Xuan—

Tengkorak darah kebanggaan Utusan Xue yang seharusnya merobek tubuh lawan, justru menjerit tertahan saat tersedot masuk ke dalam pusaran kelabu di telapak tangan Lin Xuan! Dalam waktu kurang dari tiga detik, separuh energi Bendera Jiwa Darah yang dikumpulkan Utusan Xue selama bertahun-tahun habis ditelan dan dilebur oleh Tungku Abu Takdir!

"Apa?! B-Bendera Jiwa Darahku?!" Utusan Xue memuntahkan seteguk darah segar akibat ikatan spiritualnya dengan bendera itu terputus paksa. Wajah pucatnya kini dipenuhi ketakutan luar biasa. "Teknik iblis macam apa yang kau gunakan?!"

Lin Xuan merasakan gelombang energi murni yang luar biasa besar mengalir dari hasil peleburan kabut darah tersebut. Namun karena jumlahnya terlalu masif, meridiannya mulai terasa panas dan mendesak untuk segera melakukan terobosan!

Saat matanya menyapu bagian belakang kolam darah, Lin Xuan melihat sebuah celah batu yang memancarkan cahaya merah keemasan terang—sebuah urat Kristal Inti Api Bumi murni yang baru terbuka di dasar tambang!

Itu dia! Lima tahun lalu ayah dan ibu pasti menemukan urat Kristal Inti Api Bumi ini, lalu dibunuh oleh Lin Zhen yang ingin menguasainya sendiri!

Tanpa membuang waktu, Lin Xuan menebaskan Jurus Kedua: Bara Membelah Hampa ke arah tiang penyangga batu di atas kepala Utusan Xue dan Lin Kun!

Blarrr!

Puluhan ton batu karang runtuh menghujani bagian tengah aula, memisahkan Lin Xuan dari kedua musuhnya selama beberapa saat. Memanfaatkan celah waktu itu, Lin Xuan melompat masuk ke dalam ceruk batu di belakang kolam dan langsung menempelkan kedua tangannya pada bongkahan Kristal Inti Api Bumi seukuran kepala manusia!

"Bocah gila! Menyerap Kristal Inti Api Bumi secara langsung di tengah pertarungan bisa membakar meridianmu hingga hangus!" seru Tetua Gu kaget sekaligus kagum.

"Dengan Tungku Abu Takdir, tidak ada api di dunia ini yang tidak bisa kutelan!"

Wuuuung!

Tungku Abu Takdir berputar dengan kecepatan penuh. Seluruh sari api bumi yang tersimpan selama ribuan tahun di dalam kristal itu tersedot kering dalam sepuluh tarikan napas, bergabung dengan energi hasil peleburan tadi!

Krak!

Sekat Pemurnian Tubuh Lapis Sembilan tembus seketika!

Namun gelombang energi abu-abu membara di dalam Dantian Lin Xuan tidak berhenti di situ. Bagai naga purba yang mengamuk di bawah samudra, aliran Qi Abu itu menghantam gerbang Meridian Utama Pertama di tubuhnya!

Satu kali hantaman... dua kali hantaman... tiga kali hantaman!

BOOOOM!

Suara gemuruh internal yang menyerupai guntur musim semi meledak di dalam tubuh Lin Xuan. Gerbang Meridian Utama Pertamanya terbuka lebar—bukan hanya seukuran aliran sungai kecil seperti kultivator biasa, melainkan selebar sungai besar yang dialiri Qi Abu Nirwana yang bergolak hebat!

Alam Pembukaan Meridian — Lapis Satu!

Tepat pada saat itu, batu-batu runtuhan di depannya hancur terpental. Utusan Xue dan Lin Kun menerjang masuk dengan mata merah penuh amarah.

"Bocah keparat, mati kau—!"

Kata-kata Utusan Xue terputus di tenggorokan ketika melihat Lin Xuan berdiri perlahan dari depan kristal batu yang telah berubah menjadi abu.

Aura yang memancar dari tubuh pemuda berjubah hitam itu kini telah berubah total. Di sekeliling bilah Pedang Abu Hitam di tangannya, terpancar pancaran Qi luar sepanjang satu kaki berwarna abu-abu bara yang membuat udara di dalam gua bergetar hebat!

"Dia... dia baru saja menembus Alam Pembukaan Meridian di tengah pertarungan?!" suara Lin Kun bergetar tak percaya.

Lin Xuan mengangkat matanya yang dingin menatap kedua orang yang terlibat dalam pembantaian orang tuanya lima tahun lalu.

"Lima tahun lalu, ayah dan ibuku gugur di terowongan ini," ucap Lin Xuan pelan sambil melangkah maju. "Malam ini, kalian berdua akan menemani arwah mereka di dasar neraka!"

"Jurus Ketiga Pedang Abu: Hujan Abu Pemutus Takdir!"

Slash! Slash! Slash!

Dengan terbukanya Meridian Pertama, kecepatan dan daya hancur pedang Lin Xuan meningkat lima kali lipat! Tiga bayangan pedang kelabu menyapu seluruh ruang sempit di dalam gua bagaikan badai kematian yang tak menyisakan jalan keluar.

Lin Kun bahkan tidak sempat mengangkat goloknya untuk bertahan kedua kalinya ketika bayangan pedang pertama membelah senjatanya menjadi dua dan menembus jantungnya!

"Tidak—!"

Utusan Xue yang panik mencoba menjadikan tubuh Lin Kun sebagai tameng sambil melemparkan jimat pelindung darah. Namun tebasan kedua dan ketiga dari Pedang Abu Hitam langsung membakar jimat darah itu menjadi abu dan memenggal kepala sang utusan Sekte Darah Langit dalam satu ayunan bersih!

Keheningan kembali menyelimuti terowongan bawah tanah.

Lin Xuan berdiri di antara kedua jasad musuhnya, lalu mengambil buku catatan rahasia transaksi antara Lin Zhen dan Sekte Darah Langit dari balik jubah Lin Kun, beserta kantong penyimpanan milik Utusan Xue yang berisi lebih dari dua ribu Batu Roh!

1
Ozzy aljokery
mantappp ..,lanjutkan
Ozzy aljokery
korban pertama dari pedang Abu Hitam
Ozzy aljokery
semoga tidak Hiatus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!