Senyum yang Tidak Untuk Siapa-siapa
Hari ini aku tidak mengerjakan apa-apa. Bukan karena malas, setidaknya bukan hanya itu. Ada sesuatu yang terjadi hari ini, sesuatu yang memaksaku untuk duduk diam dan membiarkan semuanya mengalir begi
0
1
Fotografer yang Hanya Mengabadikan Momen
Namaku Ryan. Aku seorang fotografer pernikahan yang juga suka menangkap keindahan alam sekitar kota. Aku tinggal di sebuah apartemen kecil yang menghadap ke taman kota, di sebelah unit milik seorang
0
0
I'm Home And You're Not
Kalau aku diminta untuk datang ke satu tempat yang paling kusukai... Mungkin kota ini yang akan kupilih. Di sinilah aku pertama kali melihatmu. Dulu, setiap kali aku datang kemari, selalu ada angin
2
1
Lilin Kecil, Aira.
"Happy.. birthday... to me." Malam ini.. adalah hari ku. Lebih tepatnya.. lima menit lagi. Hari yang dimana aku datang di dunia ini. Hari dimana orang orang sekitar ku menanti ku membuka mat
2
4
Hanya Satu Senyum
Langit pagi tampak cerah tanpa satu pun awan yang menghalangi cahaya matahari. Angin berhembus pelan, menggoyangkan dedaunan di sepanjang jalan menuju SMAN 1 CAKRAWALA. Suasana sekolah sudah ramai sej
0
1
Warisan klan yang tersembunyi identitas
Cover penulis: vin Team: Warisan klan yang tersembunyi identitas Genre: Fantasi + Klan Pemuda tak berbakat di provinsi langit hijau, berdiri sebuah kekuatan besar yang telah menguasai wilayah selam
0
1
Sampai Ketemu Lagi
Malam itu udara terasa hangat. Lampu-lampu di gedung tempat acara berlangsung berkilauan, menciptakan suasana yang ramai dan meriah. Airin datang bersama sahabat lamanya, Vanila. Mereka berjalan samb
0
0
Korban?
Hujan turun sejak sore. Reza duduk sendirian di dalam apartemennya yang sempit. Lampu ruang tamu tidak dinyalakan, menyisakan cahaya televisi yang berkedip-kedip menerangi ruangan. Di layar, seorang
2
1
Fly Higher And Never Come Again
Sore itu, ketika aku hendak pulang, langkahku terhenti di tepi sebuah lapangan yang luas. Beberapa anak kecil berlari mengejar dan menerbangkan layang-layang dengan penuh riang. Entah mengapa, dadaku
0
2
Ibu kos
Namaku salma putri arumi. Ini tentangku, tentang kehancuran yang tiba-tiba datang dalam hidupku. Umurku saat ini 21 tahun, bekerja di salah satu perusahaan yang berada di pusat kota jakarta. Aku mempu
1
1
hakim TANPA PALU
Pagi yang cerah, mentari menyinari setiap sudut kota pias. Sinar mentari membawa kehangatan bagi penghuni kota pias.begitu cepat waktu berputar, mentari yang tadi bersinar sangat terik kini menyisakan
0
0
Aku bereinkarnasi dunia anime one punch man
Cover penulis: vin Team: aku bereinkarnasi di dunia anime one punch man 1 Part 1: Kehidupan Kedua Aku hanyalah pria biasa di dunia modern. Setiap hari bekerja, bermain game, lalu tidur tanpa tujuan
0
1
Dibalik kebodohan nyata dia seorang dewa
Cover penulis: vin Team: Di Balik Kebodohan, Nyata Dia Seorang Dewa Di sebuah desa kecil, hiduplah seorang pemuda bernama Arga. Semua orang mengenalnya sebagai anak yang bodoh. Ia sering salah mengh
0
1
Topeng di Bawah Lampu Sorot
Aroma kopi instan dan parfum mahal bercampur di udara ruang tunggu Studio 4. Kinanti (34 tahun), seorang aktris teater yang telah menghabiskan separuh hidupnya di atas panggung, duduk dengan punggung
0
0
Born From A Wish
Miami tidak pernah benar-benar dingin, tetapi bagi Elizabeth, kehangatan kota ini terasa seperti demam yang membusuk. Kepindahannya dari Washington DC bukan sebuah awal yang baru, melainkan sekadar
0
2
Aroma Hujan di Sudut Kedai
Aroma kopi beradu dengan bau tanah basah yang menguar dari luar jendela. Hari Sabtu pukul sepuluh pagi, dan langit sedang hobi-hobinya menumpahkan gerimis tanpa permisi. Di sudut kedai kopi kecil ini
0
1
"Rahasia Gua Batu Elang"
Bab 1: Buku Harian Tua di Loteng Liburan sekolah baru berjalan tiga hari ketika Arga mulai merasa bosan. Desa tempat tinggal kakeknya berada di kaki pegunungan yang jauh dari keramaian kota. Tidak ada
0
0
Penyesalan made rubayah
Berikut cerita dalam dua bagian sesuai permintaan: --- Penyesalan Made Rubayah Setelah Mengutuk Malin Kundang Setelah kapal besar yang membawa Malin Kundang berlayar menjauh, Made Rubayah berdiri
2
0
Sisa Kenangan Indah
Aku berumur tujuh belas tahun, tapi rasanya usiaku sudah seribu tahun sejak hari itu. Hari di mana dunia yang kutinggali runtuh pelan-pelan, meninggalkan aku berdiri sendirian di tengah puing-puing
0
0
Hujan yang tak benar-benar pergi
Langit sore berwarna abu-abu ketika Alya berdiri di halte bus tua dekat kampusnya. Udara setelah hujan terasa dingin. Aroma tanah basah bercampur dengan wangi kopi dari kedai kecil di seberang jala
0
2