The poor king's son
Cover penulis: JK Genre: Anak kerjaan putri Team: Anak tuan raja yang malang Di sebuah kerajaan megah bernama Arvandia, hiduplah seorang putri bernama Elvaria. Ia adalah anak satu-satunya Tuan Raja M
3
3
Judul: Terlalu Sibuk Sama Pacarnya
Dulu, Rani selalu duduk di sebelah gue. Sekarang? Kursinya kosong. Bukan karena pindah sekolah—tapi karena dia selalu duduk di pojok bareng pacarnya. “Bentar ya, Ki,” katanya tiap gue ajak makan. Ben
0
2
melukis langit di atas atap
Kota kecil kami selalu diguyur hujan saat sore. Namun, bagi aku dan Aris, tidak ada tempat yang lebih indah daripada atap rumah tua peninggalan kakeknya. Di sana, di antara jemuran yang basah dan aro
3
4
Godaan sang Mantan
Hujan turun perlahan sore itu, seperti sengaja membawa kenangan yang sudah lama Melani kubur dalam-dalam. Ia berdiri di depan jendela kafe kecil langganannya, menatap jalanan yang basah. Aroma kopi d
0
2
Bukan Istiqomah Cinta
Warna putih kebaya itu kini terasa seperti kain kafan yang membungkus harga diri Aldila. Di depan cermin, ia melihat dirinya sebagai badut paling malang tahun ini. Dua tahun ia terjebak dalam delusi y
0
1
Judul: Cinta Pertamaku
Cinta pertama itu bukan tentang siapa yang paling lama tinggal. Tapi tentang siapa yang paling dalam ninggalin bekas. Aku ketemu Raka saat kelas satu SMA. Dia duduk di bangku dekat jendela, selalu pa
0
1
Siniar Settingan
Lampu neon merah bertuliskan ON AIR berpijar di ruang kedap suara yang didominasi warna hitam. Di depan mikrofon Shure SM7B yang mahal, sosok pria bernama Genta memasang ekspresi tegang, matanya melot
0
1
Judul: Pacarku Kembar
Semua orang bilang aku beruntung punya pacar setampan Arka. Tinggi, dingin, dan jarang senyum—tipe cowok yang bikin cewek-cewek lain cuma bisa ngelirik dari jauh. Masalahnya, Arka punya saudara kemba
2
2
Nasib Aris Nan Tragis
Suara motor Supra tua milik Aris batuk-batuk sebelum akhirnya mati tepat di depan gerbang sekolah. Aris menghela napas, menyeka keringat yang membasahi dahi di bawah terik matahari jam tujuh pagi yang
0
2
Judul novel kecilku
Kelas 12. Masa-masa penuh tekanan sekaligus harapan. Di tengah hiruk pikuk persiapan ujian, benakku justru dipenuhi pertanyaan: bagaimana caranya menghasilkan uang sendiri? Bapak sering mengeluh so
1
1
Pressure Test di Kehidupanku
SCBD itu kalau dilihat dari Instagram kayak surga LinkedIn. Gedung-gedung tinggi, outfit kerja aesthetic, kopi delapan puluh ribu yang katanya “notes of caramel and hope”. Padahal aslinya? Notes of ci
0
1
Lantai Dua Puluh Delapan
Angin berhembus kencang. Hujan turun deras. Aku berdiri menatap sebuah apartemen. Tubuhku kuyup. Senyum kecil terlihat dari wajahku. “Aku menemukannya.” Aku berjalan pelan. Mulutku terus berguma
7
2
Tentang Cinta
Langit sore itu menggantung rendah seperti dada yang menahan isak. Hujan belum turun, tetapi udara sudah terasa berat, menempel di kulit, mengendap di paru-paru. Ia berdiri di ambang pintu rumah yang
0
1
Aku Juga Ingin Didengar
Aku Juga Ingin Didengar,ayah dan ibu lihat aku, dengarkan aku. Aku hanya ingin di dengar walau sebentar saja. Meja makan malam itu riuh, seperti biasa. Ayah sedang bersemangat menceritakan target pro
0
1
Takdir di Antara Dua Doa
Hujan turun perlahan sore itu, membasahi jalanan kota kecil tempat Aksa tumbuh. Dari balik jendela kamarnya, ia menatap rintik yang jatuh sambil menahan napas panjang. Di tangannya, secarik kertas be
0
1
judul: 3 tatapan di koridor
Judul: Tiga Tatapan di Koridor Aku cuma mau cepat sampai kelas, bukan jadi pusat drama. Tapi pagi itu, tiga cowok ganteng berdiri di ujung koridor—seperti jebakan. Yang pertama, Raka, kapten basket. S
0
1
Hanya sekedar pengagum rahasia
(RL) Aku Hani, aku pernah mengagumi seseorang dalam diam. Semua ini bermula saat aku masih duduk di kelas VII SMP. Saat itu, kelas ku merupakan petugas upacara di hari Senin. Aku mendapatkan bagian u
0
3
cinta 2 hari
haii, aku Aya. aku pernah mencintai seseorang sangat dalam sampai-sampai aku tidak menyadari bahwa dia tidak mencintaiku.. ini semua berawal ketika aku masuk ke sebuah grup chat di whatsapp, awal
0
0
Judul: Resonansi di Kedai Kopi Tokoh
Tokoh Utama: Arka dan Senja Gerimis sore itu membawa Arka menepi ke sebuah kedai kopi kecil di sudut kota. Ia sebenarnya tidak terlalu suka kopi, tapi aroma buku tua dan kayu manis dari dalam kedai i
0
1
Judul: “Dendam di Balik Senyumnya”
Aku menatap bayangan di cermin, wajahku pucat tapi mata tetap menyala. Tuan muda itu—Daren—muncul lagi di depan pintuku, seperti badai yang menunggu waktu untuk menghancurkan segalanya. Balas dendamn
0
2