NovelToon NovelToon
Legend Of Lightning Warriors

Legend Of Lightning Warriors

Status: tamat
Genre:Fantasi / Action / Petualangan / Fantasi Timur / Tamat
Popularitas:11M
Nilai: 4.8
Nama Author: Nnot Senssei

"Aku akan berusaha melawan badai yang akan menerpaku kapanpun itu. Aku siap menerima serangan badai yang besar sekalipun. Aku tidak takut kepada besarnya badai, aku tidak gentar terhadap ganasnya badai. Aku juga tidak akan menyerah walau badai itu terus menggulungku. Aku akan berusaha berdiri di atas badai itu. Aku akan menghadapi badai itu. Aku akan melawan badai itu. Aku akan menari diatas badai itu pula. Hingga pada akhirnya, badai itu bisa menyatu dengan diriku. Aku adalah badai dan badai adalah aku."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nnot Senssei, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Latihan Alam Bawah Sadar II

Lao Yi menempelkan jari telunjuknya di kening Shin Shui, bersamaan dengan itu, pemahaman tentang ilmu Lao Yi dan salinan dari Kitab Halilintar mulai masuk dalam pikiran Shin Shui.

Tenaga dalam yang Lao Yi berikan kepada Shin Shui pun sangat besar. Lao Yi sudah selesai dengan proses memberikan pemahamannya kepada Shin Shui, ia langsung disuruh untuk segera melakukan meditasi.

"Sekarang cepatlah kembali bermeditasi Shui'er! Selama kau bermeditasi guru jamin kau tidak akan dalam bahaya," Lao Yi menjelaskan kepada Shin Shui.

"Baik guru." Shin Shui langsung berjalan menuju air terjun dan akan melakukan meditasinya. Setelah faham tentang meditasi, tak butuh waktu lama baginya untuk menuju alam bawah sadar. Semua inderanya telah dimatikan, sehingga ia tidak bisa mendengar apapun dari dunia luar.

Lao Yi pun langsung membuat pelindung untuk Shin Shui, ia tidak ingin membuat muridnya berada dalam bahaya. Karena ia sadar, meskipun hutan ini sepenuhnya dalam pantauan dirinya, tetap saja dia khawatir.

Lao Yi sadar bahwa Shin Shui adalah harapan satu-satunya untuk menyelamatkan dunia yang saat ini sedang sangat kacau.

"Semoga berhasil Shui'er. Hanya kau muridku, dan hanya kau pula yang bisa menyelamatkan kekacauan yang saat ini sedang terjadi," ucapnya sembari menatap tempat meditasi Shin Shui.

Entah kenapa, saat mengucapkan kata itu, dirinya merasakan sesuatu yang belum ia rasakan. Rasa sedih, menyesal dan khawatir semua menjadi satu. Penyesalannya di masa lalu karena tidak mengambil murid saat ia masih muda kini mulai terasa.

Hari-hari berikutnya Lao Yi lalui seperti belum adanya keberadaan Shin Shui, namun keadaan sekarang jauh berbeda dengan yang lalu. Dulu ia terbiasa hidup sendiri, jadi tak ada teman baginya sudah biasa.

Namun setelah ada Shin Shui yang selalu bersamanya, harinya mulai berubah. Yang suasana tadinya sepi, menjadi hangat. Ia bisa bercerita, tertawa, dan bercanda dengan Shin Shui. Walaupun umur mereka terpaut jauh, namun bukanlah halangan bagi mereka berdua untuk menjalin hubungan seperti keluarga.

Tapi saat ini, kehangatan itu hilang kembali. Dia menjadi sangat-sangat kesepian, hutan dimensi goa larangan seolah tidak ada kehidupan. Angin, suara binatang, suara gemercik air seolah, menghilang semuanya.

Tapi Lao Yi sadar, ini semua demi kebaikan dirinya dan juga dunia. Jadi mau tidak mau dia harus menerima kenyataan ini dan yang akan datang nanti. Setidaknya, perjuangan yang dulu belum dia selesaikan akan segera dilanjutkan dengan penerusnya yang baru.

Lao Yi melewati hari-harinya dengan mencari sumber daya dan permata siluman untuk Shin Shui nanti. Dia akan menyiapkan semua perbekalan saat berpetualang nanti untuk muridnya tersebut. Dia memasukan semuanya ke dalam cincin ruang.

Cincin ruang mirip seperti cincin biasa, namun cincin ruang biasanya terbuat dari emas murni khusus. Kegunaan cincin ruang adalah untuk menyimpan barang-barang dan sebagainya. Seperti namanya, cincin ini memang memiliki ruangan dimensi tersendiri, semakin besar ruangannya maka semakin langka dan mahal pula harganya.

Dia berencana akan memberikan cincin ruang miliknya kepada Shin Shui, karena di dalam cincin ruangnya ada banyak tersedia sumber daya, permata siluman, pakaian pendekar pada zaman kejayaannya dulu, dan juga pusaka-pusaka tingkat tinggi. Bahkan, koin emas yang dia miliki mungkin jumlahnya lebih banyak daripada Kekaisaran Wei sendiri.

Tak terasa … Shin Shui sudah empat tahun bermeditasi dan berlatih di alam bawah sadarnya. Sejak Shin Shui mulai melakukan meditasi, Lap Yi pun tidak kesana lagi. Dia tidak ingin selalu merasa kesepian dan kesedihan, jadi dia memilih untuk tidak kesana.

Saat ini sang Surya perlahan menampakkan sinarnya, langit begitu cerah tanpa adanya awan hitam. Angin semilir lembut seolah terarah kepada Lao Yi, burung-burung di dalam hutan berkicau dengan sangat merdu.

Binatang-binatang lain pun ikut bersuara. Suasana hutan yang tadinya sepi seolah tak ada kehidupan, kini menjadi mendadak hangat dan ramai sekali.

Bahkan, perasaan Lao Yi pun entah kenapa menjadi senang, suasana hatinya menjadi gembira. Kehangatan yang entah datang darimana perlahan memasuki tubuhnya. Dia mulai bingung dengan semua kejadian saat ini.

1
Aura Ayu
MC model kek gini nih yang bikin emosi, masih sedikit naif, untuk apa coba ngasih senjata segala, dia yng nolong dia yang ngasih hadiah aneh😑setidaknya kasihlah ke orang yang menurut mu paling deket kelak, jangan asal ngasih, ya gw tau lu kaya skrng tapi kan itu, berkat pemberian guru, bukan mutlak jernih payahmu sendiri kan😑hedeh, tapi coba deh baca lebih lanjut, kalau terus gini tak ada ke naikan sikap, mending skip aja lah🥱
Asiana Tyas
bagus thor
long pu
novel sampah🤢
Aura Ayu: ra suka skip aja
total 1 replies
Zul Fiandi
kok jarang sayaliat tiap membunuh lawan nya jarang mengabil cicin penyimpanan lawan nya tor apa terlalu kaya guru nya zenzui itu😄
Rusdi Bintang
coba ikutin ceritanya dulu kalo hiatus mending tinggalin
⚔️ KING HELL ⚔️
Kirain ceritanya bagus, nggak taunya sampah juga 😁
⚔️ KING HELL ⚔️
Ceritanya ngelantur kemana-mana 😀
Eriksilvi
peran mcnya sangat tidak pas sangat tidak berperan seperti nya peran MC hanya sekedar saja. 🤭🤭😄
Aliff Aiman
next time buat novel kurangkan bercakap benda yang tidak perlu , sikit sikit okay . lama lama orang baca jadi rasa mahu maki saja 🐒
Aliff Aiman
ini lah masalah kalau dah ada perempuan , macam bodoh 🐒
Ferdy Palit
cara berperang bertele tele ya ...pendekar apaan..
Roni Sakroni
terima kasih atas cerita ini thour
Roni Sakroni
sudah tahu efek bertarungnya bisa menghaturkan sekitarnya. malah bertarung di lokasi istana.
Roni Sakroni
Yun mei lebai aaahhhh.....
Roni Sakroni
makan mlulu
Roni Sakroni
seharusnya sang Phoenix disuruh ambil jamur seribu hasiat itu. biar cepet selesai.
Roni Sakroni
emang KLO sudah lihat wanita cantik siapapun terlena.....
Roni Sakroni
apa karena cantik sehingga melawan dengan terpaksa sih
Roni Sakroni
wiihhh mantep mantep tuh
Roni Sakroni
cemburu ceritanya nih.....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!