NovelToon NovelToon
KALARA

KALARA

Status: sedang berlangsung
Genre:Petualangan / Contest / Spiritual / Cinta pada Pandangan Pertama / Akademi Sihir / Romansa / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:201.9k
Nilai: 4.9
Nama Author: LilleMoone

"Dua jiwa bersimpul merah.
Tujuh kehidupan dan tujuh kematian.
Bencana, hanya dapat dihentikan oleh sang pengelana."

Dari tiupan angin yang mengumandangkan laguan dari sang takdir, dari tempat terdalam dimana kegelapan terlelap, sepasang tangan yang terikat benang mera menggenggam sepetak cahaya. Dari tempat paling tidak terduga, sang pengelana akan datang untuk membawa sang cahaya, dan bersama melampaui batas dari keabadian sang takdir.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon LilleMoone, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

10 | Binatang Iblis

Di dunia ini, selain manusia berdampingan dengan binatang sihir dan roh, manusia juga bersampingan dengan binatang iblis. Berbeda dengan para bayangan, binatang iblis adalah mereka yang menetap disuatu tempat dan memangsa dan menghabisi siapapun yang berani memasuki wilayahnya atau menyentuh sesuatu yang ditempatinya. Dan hal itu jelas menyusahkan penduduk dimanapun itu.

Maka di bentuklah sebuah pekerjaan bagi mereka yang memiliki sihir. Mereka akan datang kesebuah tempat misi dan mengambil tugas untuk membunuh binatang iblis, mengambil inti hatinya dan menukarkannya dengan uang. Inti hati dari binatang sihir dapat digunakan sebagai campuran ramuan yang sangat berguna untuk meningkatkan sihir bagi mereka yang mengkonsumsinya.

Makin tinggi nilai inti kristal makin baik efek yang dihasilkan.

Namun, makin tinggi nilai inti kristal, makin sulit mengambilnya dari binatang iblis, hingga harga ramuan semakin mahal.

"Permisi paman. Kami ingin mengambil misi untuk membunuh binatang sihir~"

Kalara berdiri diseberang meja, berhadapan dengan pria berambut cukup panjang. Pria itu meneliti penampilan Kalara dan Gwenny. Meski saat awal cukup tertegun dengan penampilan Kalara, ia mencoba bersikap profesional.

"Hm, nona ingin mengambil misi tingkat berapa?" tanya pria bernama Deren itu.

Kalara nampak berpikir sesaat sebelum mendorong Gwenny kedepan, "Kamu pilihlah duluan dan berangkat duluan. Semakin cepat semakin baik, kan? Kita akan berpencar agar bisa mendapat uang lebih cepat."

Gwenny awalnya ragu, namun melihat senyum Kalara ia menganggukkan kepalanya, "Tuan. Aku akan mencari binatang iblis yang tidak terlalu berbahaya. Berapa banyak yang bisa kudapat?"

"Binatang iblis tingkat rendah termasuk misi level 1. Jika berhasil, nona akan mendapat 10 koin emas."

Jawaban Deren membuat Gwenny murung, 10 koin emas melawan binatang iblis tingkat rendah sudah sulit baginya. Apakah dia harus mencari ratusan bahkan ribuan binatang iblis tingkat rendah untuk mendapat sepuluh ribu koin emas?

"Baik tuan. Saya akan mengambil satu misi." Ucap Gwenny membuat Deren mengambil satu gulungan kertas dan memberikannya pada Gwenny.

Di dalam kertas itu, ada potret sebuah pohon ditepi hutan. Dan dijelaskan sedikit informasi mengenai binatang iblis disana. Ia tersenyum kecil, "Yang satu ini tidak akan sulit, tapi tetaplah berhati-hati."

"Aku akan berangkat duluan, Kala."

Gwenny melambaikan tangannya sembari melangkah pergi. Setelah membalas, Kalara kembali menghadap Deren.

"Ingin mengambil misi yang sama, nona?" tanya Deren.

Kalara menggeleng, "Berapa bayaran tertinggi disini?"

"50.000 koin emas untuk binatang iblis tanpa tingkatan yang diketahui. Binatang iblis ini paling berbahaya dan sudah menelan banyak korban. Bahkan banyak penyihir yang mencoba mengalahkannya namun berakhir dengan kematian. Jadi kami meningkatkan pembayaran menjadi 50.000 koin emas." Meski ragu, Deren tetap menjawab.

"Berikan aku 2 misi seperti itu paman."

"Apa?!" kaget Deren.

Kalara memiringkan kepalanya, "Berikan aku 2 misi seperti itu paman."

Deren tergagap, "Aku dengar. Tapi apa nona dengar aku baru saja mengatakan bahwa binatang iblis ini telah membunuh puluhan penyihir?"

"Hm!" gumam Kalara sembari menganggukkan kepalanya.

"Dan nona masih ingin mengambil misi ini?" tanya Deren kembali memastikan.

Kalara hanya tersenyum dan mengulurkan tangannya, meminta informasi tentang misi yang sangat berbahaya tersebut. Deren menghela napas dan memberikan dua gulungan seperti yang diinginkan Kalara. Kalara membacanya sekilas dan menunjukkan wajah puas.

"Terima kasih. Aku akan kembali dalam beberapa hari. Bisakah paman mengatakan pada temanku untuk menunggu dan mengambil misi yang ringan selama aku belum kembali?" tanya Kalara.

Deren menganggukkan kepalanya. Ketika ia tersenyum dan hendak pergi, Kalara menghentikan langkahnya, "Satu lagi paman. Maukah paman merahasiakan misi yang kuambil?"

...🌙...

Di pinggir kota Aburi, ada sebuah tiang yang dikelilingi oleh tanah lapang yang ditumbuhi bunga-bunga liar yang indah dan bermacam-macam. Tiang itu terbentuk dari batu berdiameter sepuluh centimeter dan tinggi lima meter. Ketika ia menginjakkan kakinya disana, Kalara merasakan aura kuat dari tiang itu.

Aura gelap dan berbahaya.

Ketika Kalara mendekati tiang itu dan mengulurkan tangannya, tubuh Kalara dilingkupi asap hitam dan tenggelam memasuki tiang dalam sekejab, tanpa meninggalkan jejak apapun disana.

Terkejut, Kalara mendapati ruang kosong yang sangat gelap ketika dia membuka mata. Ketika mata birunya bergulir menatap sekelilingnya, ia mendapati samar cahaya dari arah belakangnya. Begitu Kalara menoleh, sebuah kilatan dan samar benda tajam terdengar dibagian bawah tubuhnya.

Ketika ia menatap kebawah, Kalara cukup terkejut.

"Ah," beonya.

...🌙...

Gwenny tengah menahan pergerakan binatang iblis berbentuk anjing dengan gigi runcing dan mata merah. Tubuhnya diselimuti asap hitam kemerahan dan itu menakutkan.

Gwenny menekan anjing itu menggunakan sulur tanaman, "Ugh! Aku harus segera membunuhnya."

Anjing itu menggong keras. Dalam waktu bersamaan gelombang angin kuat menyapu Gwenny membuatnya terdorong kebelakang dan mendapat beberapa luka goresan dengan ranting-ranting dan semak belukar. Ia memasang wajah serius.

"Anjing nakal."

Selepas bergumam, Gwenny mengangkat kedua tangannya. Cahaya kehijauan muncul dari tangannya. Cahaya itu membuat sulur-sulur dan akar pepohonan mencuat dan bergerak melilit tubuh anjing itu. Anjing tadi menggonggong dan dengan gerakan itu, Gwenny bergerak membentuk dinding pelindung dari dedaunan yang tebal, dan memecah angin tadi.

Tangan kanan Gwenny bergerak memutar sekali dan menciptakan busur sekaligus anak panah dari daun tajam. Menariknya kearah anjing yang meronta itu, Gwenny melepaskannya. Dan anak panah melesat dengan cepat.

Menembus tubuh anjing itu dan membuat tubuhnya pecah seperti kaca. Sama seperti kematian binatang iblis lain ketika dibunuh. Sebuah benda berbentuk lingkaran sebesar kelereng yang tak begitu bulat dan berwarna biru kehitaman terjatuh bersama pecahan tubuh anjing.

Benda itu adalah inti hati.

"Ini, baru satu. Aku masih memerlukan banyak sekali." Gumamnya.

Memasuki bangunan kayu itu, Gwenny mendekati Deren yang nampak membaca sebuah buku. Melihat kedatangan Gwenny, Deren meletakkan bukunya, bersamaan dengan Gwenny yang menyerahkan inti hati binatang iblis itu pada Deren dengan wajah malu-malu.

"Ini."

"Baiklah. Teman nona tadi berpesan, jika nona diminta menjalankan misi lagi sembari menunggungnya menjalankan misinya. Dia akan kembali dalam beberapa hari." Kata Deren menyampaikan pesan dari Kalara.

"Berapa level misi yang diambilnya?" tanya Gwenny.

Deren tersentak kecil, "Itu, ... level 2. Satu tingkat diatasmu."

Gwenny mengangguk mengerti. "Kala memang lebih kuat dariku. Wajar saja jika Kala mengambil misi level diatasku."

"Ngomong-ngomong tuan. Aku ingin mengambil beberapa tugas dengan level yang sama dengan ini." Kata Gwenny.

"Baik."

...🌙...

Kalara menatap perutnya yang tertusuk oleh benda meruncing. Sebuah kaca berbentuk panjang dan runcing menusuk cukup dalam. Kaca itu ternoda darah Kalara. Cairan merah itu mengalir dan membasahi gaun putih miliknya, bahkan mengalir hingga ke kainya.

Dengan hati-hati Kalara mencabutnya dan darah mengalir lebih deras. Kalara menahannya menggunakan tangan dan tersenyum kecil.

"Tolong ya, Minette. Maaf merepotkanmu lagi."

Cahaya keemasan muncul dan mengelilingi luka Kalara. Mendongak, Kalara menatap cahaya yang makin lama makin melebar dan membuatnya memejamkan mata sesaat saking terangnya. Ketika Kalara membuka matanya, ia mendapati kota sepi dan sedikit kumuh. Rumput-rumput kering tumbuh disana-sini.

Mata birunya bergrilya menatap sekelilingnya.

"Ah, disana ada seseorang." Gumam Kalara ketika mendapati seorang pria dengan pakaian biasa berdiri membelakanginya.

Kalara menghampirinya, "Permisi paman. Bolehkah aku bertanya?"

Pria itu berbalik dan menampilkan wajahnya yang pucat. Mata pria itu berwarna putih seakan terbalik dan darah kehitaman mengalir diantaranya. Bibirnya terbuka dan menampilkan lidah yang seakan terpotong-potong memanjang dan bercampur dengan air liur yang makin terlihat menjijikkan.

Mata Kalara melebar saat tubuh pria itu menggemuk bersamaan dengan tangannya yang mencekal tangan kiri Kalara erat, membuatnya tak bisa bergerak.

Dan saat tubuh itu makin membengkak seperti bola, pria itu meledak dengan ledakan yang membuat tanah disana berlubang, dan Kalara yang terlempar jauh.

BLARR!!!

1
Siti Nurhasanah
kak kapan up lagi?
nata Nata
seru
nata Nata
thor lanjutt thor
Citra Lestari
cepet dong lanjutin😭
fatimah annur
jangan terlalu lama ya kak, takut lupa alurnya 😅
Akun Mati: Siap kak /Scream//Good//Good/
total 1 replies
semoga novelnya disambung lagi ya author. novel mu hebat di tunggu lanjutan ya oke👍👍
Akun Mati: Siap kakak, makasih banyak udah mampir bacaa
total 1 replies
nata Nata
yahh digantunff
Akun Mati: Hehe, maapkeun yaaa kak🙇‍♀🙇‍♀
total 1 replies
bakar cumi👀
download noveltoon demi bisa baca cerita ini , sumpah bagus bgtt cerita kknya 😭
Akun Mati: Makasihh kak
total 1 replies
Azzkha Rizzkia
Bagus banget sumpah GK sabar nunggu kelanjutannya
Akun Mati: Hehe, sabar ya kak
total 1 replies
Yun _
waduuuuuh ngeri amaay
Yun _
yuhuuu kesini habis dri wp kemarin bru tamatkan 🤭
Akun Mati: Halo kak, selamat datang di LBK versi Noveltoon, eaa.. Doain biar bisa cepet² lanjutin LBK ya kak. Makasih udah mampir/Determined//Applaud/
total 1 replies
Alea Tiarani
/Drool/
Ai Maswah
Luar biasa
Akun Mati: /Kiss//Kiss/ makasii kak
total 1 replies
Hana
lanjut
Akun Mati: /Determined/ siap kak!
total 1 replies
Fajar Hasanah
sumpah keren bnget kak, bikin penasaran
gak ketebak
Akun Mati: Makasii kak /Applaud/
total 1 replies
rrasha
di tunggu vol 2 nya kakk
Akun Mati: Siap kak, Januari yaaa, jangan lupa/Hey/
total 1 replies
Syafirilia Ardiantoko
aku gk ngerti kak, ini asal usulnya ilo ya kak? kok banyak tokoh tambahan kak? maaf aku kurang paham
Syafirilia Ardiantoko: Okee makasii kak
semangat yaaa🤗
total 2 replies
Syafirilia Ardiantoko
tidak perlu dipertanyakan aplg diragukan, ini sangat sangat sangat sangat sangat sangat sangat baguussssss
Akun Mati: 😭😭😭 Makasii banyak kak, terlope-lope akuuu
total 1 replies
Syafirilia Ardiantoko
Rela ngehapus Capcut demi download lagi noveltoon biar bisa baca lanjutannya yg di wp😭😭, dan gak nyeselll😭😭😭❤️
Akun Mati: Halo kakak, met datang lagii di Nopeltoon ≥3≤
Makasii banget udah bela-belain hapus aplikasi lain buat baca nopel aku, hehe! Aku bakal lebih semangat buat nulis lagii
total 1 replies
Fajar Hasanah
kk kapan lanjut lagi
Akun Mati: Baru aku tulis kak, ada kemungkinan awal Januari nanti yaa, makasii udah mampirr
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!