Raisa bailey merupakan seorang anak yang tidak di inginkan oleh keluarganya sendiri sehingga dia mendapatkan siksaan yang mengerikan.
Suatu hari ibunya membius Raisa dan menghantarnya kesebuah rumah pria tua untuk menjalin kerjasama diperusahaan.
Setelah sadar Raisa sangat kaget melihat seorang pria melihatnya dengan tatapan penuh nafsu dan ingin merobek bajunya.
Mampukah Raisa menyelamatkan dirinya dari seorang pria tua yang menginginkan tubuhnya? dan juga apakah raisa akan jatuh cinta pada pria yang sudah menolongnya selama ini?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon hruga, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Makan Bersama 2
Mereka menuju Hotel Redisson Restaurant Fifth Avenue dimana mereka bisa makan sambil melihat langit malam bersama dengan hembusan angin malam yang dingin.
Martin sengaja membawa Raisa kesana agar hubungan mereka sedikit lebih erat dari sebelumnya,ketika mereka sampai Raisa melihat sekelilingnya kenapa begitu sepi?
“Martin kenapa hanya kita saja diluar?semua orang makan didalam”
“Aku sengaja sewa tempat makan diluar,kalau mereka disini pasti berisik dan menganggu waktu kita bersama” ucap Martin seraya tersenyum dengan manis.
“Ya ampun Martin inj terlalu berlebihan”
“Untukmu aku bisa melakukan apa saja” Martin menyentuh tangan Raisa.
“Dasar pria bermulut manis!” Raisa menarik kembali tangannya.
Martin hanya tertawa kemudian seorang pelayan datang dan mengambil pesanan mereka,sementara menunggu makanan tiba Martin memandang Raisa dengan lekat. Semakin lama dia lihat wanita itu tampak semakin cantik.
“Kenapa kau melihat aku dengan tatapan seperti itu?” tanyanya saat menyedari Martin tidak mengalihkan pandangannya.
“Kau tampak cantik malam ini sayang”
“Ck,kita datang mau makan bukan melihat wajahku!”
“Tapi aku ingin makan keduanya”
Raisa memutar bola matanya,malas dia mau mendengar mulut manis dari Martin,tidak lama kemudian makanan yang mereka pesan sudah tiba.Raisa tidak sadar kalau Martin memperhatikannya sedari tadi.
“Ma-Martin” Raisa tampak gugup saat Martin bangun dan mencium pipinya.
“Ada sisa makanan dipipimu,aku membantu kau membersihkannya” dustanya.
“Tapi tidak perlu sampai menciumku bukan?”
“Aku tidak ingin tanganku kotor makanya pakai mulut lebih enak” Martin tersenyum dengan manis padanya.
Raisa memandang Martin dengan tajam,kenapa pria itu suka menciumnya secara tiba-tiba tampa memberitahunya dulu? dia ingin bertanya tetapi ponsel Martin menghentikan niatnya.
“Aku mau ke kamar mandi sebentar” ucap Martin seraya bangun untuk menjawab panggilan yang masuk diponselnya.
“Oke aku tunggu kau disini” Raisa melanjutkan makan makananya.
“Raisa bailey?” terdengar seseorang memanggilnya.
Raisa menoleh kebelakang padanganya langsung suram saat melihat wajah orang yang menanggilnya.
“Raisa kenapa kau bisa ada disini?!” tanya Alesya dengan nada tidak senang.
“Aku mau dimana emangnya apa urusanmu?” Raisa memalingkan wajahnya dan melihat langit malam.
“Memangnya kau mampu membayar makanan disini?” Alesya melihat Raisa dari atas hingga kebawah.
“Bagaimana kau bisa mengunakan gaun edisi terbatas!” tanyanya saat melihat gaun yang dipakai oleh Raisa.
“Bukan urusanmu” ucap Raisa seraya melanjutkan makan makananya yang hampir dingin kerana angin malam.
“Daddy dia pasti datang bersama pria tua yang kaya!” ucap Alesya pada ayahnya.
Raisa cuek saja tidak ingin melayan Alesya,dia menghentikan makannya kerana nafsu makanya sudah hilang.
“Aku mau pergi” Raisa mengambil beg tangannya dan ingin pergi.
“Hey aku belum selesai denganmu”
“Plak!!”
“Jaga bicaramu walaupon aku adik,kau sebagai kakak harusnya lebih baik padaku bukan makin ingin membunuhku!” ucap Raisa dengan kesal.
“Kau dasar anak j*lang” makinya.
“Siapa yang kau panggil j*lang Alesya Bailey?” tanya Martin yanh sedari tadi melihat mereka dari jauh.
“Tu-tuan Martin kenapa kau ada disini?” Alesya mengurungkan niatnya ingin memukul Raisa.
“Aku disini bersama kekasihku” Martin berjalan menghampiri Raisa dan memeluknya.
“Tuan Martin dia tidak baik untukmu dan dia juga sudah tidak bersih lagi” ucap ayah Alesya.
“Benar tuan Martin dia itu pernah tidur dengan pria tua yang menjengkelkan!” sambung Alesya pula.
“Maaf Martin aku sudah kenyang,aku ingin pulang dulu” Raisa mendorong tubuh Martin dan berjalan meninggalkannya.
“Rai tunggu!” Martin ingin mengejar Raisa tetapi lengannya langsung dipegang oleh Alesya.
“Tuan Martin jangan mengejarnya”
“Lepaskan tanganku atau aku akan memukulmu!” ancam Martin dengan kesal.
Alesya melepaskan tangan martin dan membiarkan Martin mengejar Raisa,perlahan-lahan tubuh Martin hilang dari padangannya.
“Kau tunggu saja Raisa aku akan pastikan kau menyesal datang kedalam hidupan Martin!” gumamnya seraya berjalan keluar meninggalkan ayahnya.
Martin mencari Raisa diloby hotel itu tapi tidak ketemu dimana wanita itu berjalan,kerana khawatir terjadi sesuatu padanya Martin meminta assistantnya melihat rakamam cctv untuk melihat kemana arah Raisa pergi.
Tidak butuh waktu lama vicky menemukan Raisa dibawa pergi oleh seorang pria,vicky memberitahu kalau Raisa tidak diculik melainkan pergi dengan sendirinya.
klo bisa di benahi lg y,biar yyg bc berikutnya nyaman.🙏🙏
maaf ,sekdr mengiingatkan
serasa gak puas dgn pembalasan dr keluarga raisa karena gak sampai dibuat mati martin dan izumi itu
berasa mau mnta bantuan Monica sruh dteng trus bantai tuuhh manusia2 bejat alias izumi sama martin...
#emosi tingkat iblis ini kynya...🤯🤯🤬🤬🤬🤬🤬
KSih pertolongan donk