NovelToon NovelToon
Cinta Dokter

Cinta Dokter

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / Mafia / Dokter / Tamat
Popularitas:553k
Nilai: 5
Nama Author: nur danovar

dr. Bianca melisa
Cantik, hangat dan baik hati. ia menjaga jarak dengan lelaki karena trauma di masa lalunya. termasuk dengan Gavin rekan kerjanya yang juga seorang dokter. ia bersikap jutek dan angkuh sampai pada suatu malam di pesta terjadi sesuatu diantara keduanya. apakah Bianca akan bersama Gavin atau justru ia akan menghindar dari lelaki itu.

dr. Gavin Hendrawan
tampan dan profesional itulah profil dr. Hendrawan. ia jatuh hati pada Bianca gadis yang selalu menghindarinya. sampai suatu ketika Gavin tak bisa menahan gejolak cintanya dan terjadi sesuatu yang fatal. bagaimana nasib keduanya.....

selamat membaca.

Author IG nur danovar

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nur danovar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pagi Bersama

Gavin menggendong Bianca menuju kamarnya. ia meletakan pelan Bianca diatas tempat tidur. Bianca masih belum lupa kejadian masalalu dengan Gavin. jantungnya berdebar hebat.

"Aku takut Vin".

"Tenang sayang, kjta hanya akan tidur. aku akan menunggu sampai kau siap".

Gavin mencium kening Bianca. keduanya tertidur berpelukan. paginya Fani sudah masuk ke kamar membangunkan papa dan mamanya. Fani menaiki tempat tidur dan mencium satu-satu. Bianca terbangun, menggendong Fani. ia berjalan menuju dapur.

"Fani minum susu dulu ya". Bianca membuat segelas susu untuk Fani. sementara Wasti dan Suti pelanyan rumah itu sibuk di dapur. mulai memasak untuk sarapan pagi. Suti biasa membersihkan rumah sedang Wasti yang bertugas memasak.

Bianca menyiapkan pakaian kerja Gavin. kemeja berwarna putih dan celana panjang abu-abu. meski berpisah darinya cukup lama, Gavin tetap terlihat terawat. semua pakaiannya selalu di setrika ulang sebelum di kenakan. Bianca ke kamar ia sudah selesai mandi dan duduk di depan meja rias. ia memakai makeup tipis dan mulai menata rambutnya. ia memandang bayangan Gavin di cermin terlihat menggeliat.

"Bangun pemalas". Bianca menarik selimut Gavin.

"Lima menit sayang".

"Kau sudah terlambat, cepat".

Gavin bangun dari tempat tidur menuju kamar mandi. selesai mandi masih mengenakan handuk putih ia duduk di depan meja rias. ia memberikan handuk kecil pada Bianca meminta istrinya mengeringkan rambutnya. Bianca mengeringkan rambut Gavin dengan handuk lalu menyisir rapi. Gavin mengenakan bajunya dan mempersiapkan tas kerjanya. keduanya turun untuk sarapan. Fani sudah selesai mandi dengan Suti. sudah berpakaian rapi.

"Fani ayo sarapan dulu". Bianca mendudukan Fani di kursi makan.

"Fani mau ayam goyeng ma".

"Okay sayang". Bianca mengambil ayam goreng untuk Fani dan juga Gavin.

Selesai sarapan Bianca selalu makan buah pepaya ata jeruk. Gavin tidak suka pepaya kalau jeruk lumayan suka.

Pak kardi memanasi mobil yang akan di pakai Gavin. sementara Bianca ia belum mulai masuk kerja minggu depan ia baru akan bertugas di rumah sakit. Gavin mencium kening Bianca dan mencium pipi Fani. ia masuk kedalam mobil. siap berangkat bekerja.

***

Bianca mengajak Fani untuk tidur siang. ia akan menyelesaikan beberapa pekerjaannya begitu Fani tidur. Fani sudah harus masuk sekolah. nanti malam Bianca berniat diskusi dengan Gavin soal sekolah Fani.

Fani tertidur pulas. Bianca membaca beberapa makalahnya. ia juga menyusun dafatar belanja apa saja yang akan di perlukan kalau dia membuka tempat praktek di rumah. Wasti membawakan puding cokelat untuk Bianca.

"Was kamu udh lama kerja sama Bapak?".

"Sudah Bu, ada barang kali lima tahun". Jawab Wasti.

"Apa selama ini tidak ada wanita datang ke rumah?".

"Sama sekali tidak ada bu, hanya seminggu sekali tuan Daud kemari menengok Fani".

Daud Hendrawan mertua Bianca memang sayang terhadap Fani cucu pertamanya. dulu sewaktu Bianca di rawat di rumah sakit karena ketahuan hamil, Tuan Daud Hendrawan lah yang sering menengoknya dan membawakan bunga mawar kesukaannya. bahkan ia sendiri yang sangat keras pada Gavin untuk bertanggung jawab. di depan Bianca dan keluarganya lelaki paruh baya itu sangat bertanggung jawa. anak lelakinya sudah mencoreng namanya tapi ia masih sesabar itu. ayah dan ibu Gavin berpisah sejak Gavin berusia lima tahun. ia tidak dekat dengan ibunya. suatu saat Bianca ingin bertemu dengan ibu mertuanya itu.

1
kris
Bagus , dengan alur cerita yg cepat
Arsyla Putri Khairunisa
udh baca serius g tau nya cerita nya ngambang bener JD kisah Luna nya bagaimn
Kusnia Wati: ditunggu akhir luna athar kak
total 1 replies
amalia gati subagio
luna penderita stockholm maskosis sindrom akut, berjauhan dgn algojonya 1penderitaan?
buna tianfian
bagus
Ifa Lai
👍👍👍
Defi
Kisah Adam dan dokter Helena gimana thor, kok nanggung
Defi
Akhirnya Adam mengetahui kebusukan Angelica
Defi
semoga ingatan Adam cepat kembali, jangan sampai dimanfaatkan oleh Angelica terus menerus
Defi
Ayo Adam cari tahu dirimu lewat dokter Bianca. semoga saja dokter Bianca bertemu dengan dokter Helena dan menceritakan kondisi Adam yang hilang ingatan setelah kecelakaan
Defi
Angelica benar2 licik, semoga saja belangnya cepat ketahuan 😏
Defi
dokter Helena yang di foto itu
Defi
Ya ampun Adam mengalami amnesia setelah kecelakaan. Kasihan dokter Helena 😥, dia pasti salah paham berfikir Adam meninggalkannya
Defi
Adam berjuanglah untuk memdapatkan dokter Helena
Defi
jangan buat dokter Helena jadi canngung gitu seorang diri dong Adam
Defi
benar sekali Adam, dokter Helena sedang menikmati rutinitasnya mengunjungi pasien dengan berjalan kaki
Defi
sosok Adam uda masuk list ya dokter Helena 😂
Defi
ternyata Adam diluar dugaan ya dokter helena 😅🤣
Defi
apa yang dikatakan Adam benar dokter Helena. bukan hanya kesehatan pasien2mu yang kamu jaga dan perhatikan tapi kesehatanmu sendiri paling utama
Defi
dokter Helena begitu ramah pada pasien2nya
Menik Nike
kok udah hamil aja thor kapan bikinya😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!