NovelToon NovelToon
Terlahir Kembali Karena Dendam

Terlahir Kembali Karena Dendam

Status: tamat
Genre:Reinkarnasi / Mengubah Takdir / Fantasi Wanita / Kelahiran kembali menjadi kuat / Balas dendam dan Kelahiran Kembali / Tamat
Popularitas:332.9k
Nilai: 5
Nama Author: Arjunasatria

Dikhianati dan difitnah oleh selir suaminya, Ratu Corvina Lysandre terlahir kembali dengan tekad akan merubah nasib buruknya.
Kali ini, ia tak akan lagi mengejar cinta sang kaisar, ia menagih dendam dan keadilan.
Dalam istana yang berlapis senyum dan racun, Corvina akan membuat semua orang berlutut… termasuk sang kaisar yang dulu membiarkannya mati.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Arjunasatria, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 10

Corvina melangkah menjauh dari pesta, melewati taman yang dipenuhi aroma bunga musim semi. Cahaya bulan menimpa permukaan kolam air mancur, berkilau lembut seperti serpihan kaca. Ia menarik napas dalam-dalam, akhirnya bisa bernapas tanpa semua mata tertuju padanya.

Namun, langkahnya terhenti ketika melihat seseorang sudah duduk di bangku dekat kolam. Seorang pria tinggi dengan bahu lebar, duduk bersandar santai dengan mata terpejam. Corvina sempat berpikir untuk pergi, tapi sosok itu terlalu mencolok untuk diabaikan.

Theon Astrein.

Nama itu muncul di kepalanya. Kakak Cassian, Grand Duke sekaligus jenderal perang yang hampir tak pernah muncul di istana. Di kehidupannya yang lalu, Corvina hanya melihatnya sekali pada hari pernikahannya sendiri.

Ia berbalik perlahan, tak ingin mengganggu. Tapi sebelum sempat melangkah menjauh, suara dalam yang berat memanggilnya.

“Yang Mulia Ratu.”

Corvina berhenti. Theon sudah berdiri dan menunduk hormat.

“Saya Theon, memberi hormat.”

Corvina menatapnya dengan tenang. “Maaf kalau aku mengganggu waktu istirahatmu, Sir Theon.”

Theon mengangkat wajahnya, mata abu-abu itu memantulkan cahaya bulan. “Saya sudah cukup istirahat. Kalau Yang Mulia ingin duduk, silakan.”

Corvina menggeleng pelan. “Tidak perlu, aku hanya ingin menghirup udara segar.”

Langkahnya sempat terhenti, namun Theon menatapnya tanpa bergeming, pandangan tajam tapi tenang, seperti seseorang yang terbiasa membaca gerak tubuh lawan di medan perang.

“Udara segar lebih terasa jika tidak disertai beban pikiran,” katanya. Suaranya dalam dan tenang , seolah tahu Corvina datang dengan dada penuh sesak.

“Beban pikiran?” Corvina tersenyum samar. “Ratu sepertiku pasti banyak beban pikiran, Sir Theon. Tapi aku tidak boleh memperlihatkan pada publik, karena seorang ratu harus terlihat kuat apapun situasinya. Jika aku terlihat lemah pasti banyak yang akan menjatuhkanku.”

Theon tidak menanggapi dengan cepat. Ia hanya memandangi Corvina yang berdiri di bawah sinar bulan, lalu berkata, “Jika kamu jatuh, biarkan mereka terkejut saat kau berdiri lebih tinggi dari sebelumnya.”

Kata-katanya membuat Corvina terdiam. Ia menatap Theon, mencoba menilai apakah pria ini hanya berbasa-basi atau benar-benar memahami.

“Saya pikir seorang jenderal tidak seharusnya pandai berbicara,” ujarnya datar.

“Dan saya pikir seorang ratu tidak seharusnya terlihat sendirian,” jawab Theon ringan, membuat Corvina nyaris kehilangan kata.

Hening sejenak. Hanya suara gemericik air mancur dan desir angin malam yang menjadi latar.

Corvina akhirnya mendekat, duduk di ujung bangku yang sama. Ia menjaga jarak, tapi Theon menunduk sopan seolah memahami batasan yang tak perlu dijelaskan.

“Di medan perang, saya belajar dua hal,” katanya setelah beberapa saat. “Pertama, tidak ada kemenangan tanpa luka. Kedua, kadang musuh terbesar justru berada di belakang dinding istana.”

Corvina menoleh cepat, menatapnya penuh arti. “Apakah itu sindiran, Sir Theon?”

Theon tersenyum tipis. “Tidak, Yang Mulia. Itu peringatan.”

Corvina terdiam lama. Ada sesuatu dalam tatapan Theon, bukan tatapan pria yang tergoda kecantikan ratu, tapi seseorang yang tahu beban apa yang sedang dipikul oleh ratu.

“Kalau begitu, terima kasih atas peringatannya,” ucap Corvina akhirnya, suaranya lembut tapi tegas. “Aku harap Jenderal juga hati-hati, karena di istana ini ... semua orang punya maksud terselubung.”

Theon menunduk lagi, kali ini dengan sedikit senyum di bibirnya. “Saya terbiasa berjalan di antara pedang, Yang Mulia. Jadi, aku hanya bisa berterima kasih atas perhatian Yang Mulia. ”

Corvina berdiri, menatap bulan yang menggantung di langit istana Ardelia.

Malam terasa panjang, tapi untuk pertama kalinya sejak kembali ke masa lalu, ada percikan keyakinan dalam dadanya.

Mungkin... tidak semua pria di istana ini adalah musuhnya.

1
Erna Masliana
yang kusalutkan para pelayan dan penjaga begitu setia pada Meril
Erna Masliana
rumor sudah ada sekalian aja... lagian gimana gak ada rumor Theon gak mau jauh dari Corvina.. terlalu mencolok
Hariyanti
kenapa ga mundur aja sih🤔keluar dr istana utk hidup yang lebih baik 😏
Erna Masliana
kenapa menolak bantuan
Erna Masliana
gitu dong cerai sekarang.. jangan ditunda-tunda mumpung ibu suri masih ada kan?
Erna Masliana
ngapain surat suratan coba..ih geuleuh..kalo surat nyampe d s Meril kesenengan dia.. lagian y emang gak bisa cerai gitu.. bertahan untuk apa coba
Erna Masliana
kenapa harus dibawa coba.. harusnya ditanya didepan semua tamu
Erna Masliana
bakar suratnya jangan sampe ada jejak
Erna Masliana
karena kamu selalu diem menunggu diserang bukan menyerang.. kehidupan kedua tapi masih bingung menentukan sikap
Erna Masliana
bukannya cepat cari bukti atau cara menghancurkan s Meril malah ikutan selingkuh.. minimal cepat cerai lah... lagian keluarga Corvina kemana sih gak muncul minimal beri dukungan anaknya
Erna Masliana
ho'oh panggil pasukan ayahmu atasi rumor... greget banget diem bae..lemah
Erna Masliana
ya kamu bergerak lah.. minta dukungan keluarga mu.. kamu tidak ada gerakan apapun.. rumor aja dibiarkan begitu saja.. gimana mau bales dendam kalo cuman nunggu gerakan musuh
Erna Masliana
kalo Cassian pintar dari kata kata saja sudah terlihat memfitnah sayang nya Cassian bodoh
Erna Masliana
para bangsawan ternyata tolol..kok mereka tidak mencemooh selir dari kalangan bawah harusnya mereka dong bisa jadi selir status mereka lebih tinggi.. atau mereka tidak tertarik pada Cassian atau tidak tertarik status selir seperti Meril
Erna Masliana
atuh segel Ratu amankan.. tapi kayaknya terlambat..2 hari lagi acaranya
Erna Masliana
oh tentu tidak..Theon tertarik yang sekarang
Erna Masliana
👏👏👏 bangsawan pintar akan protes kalo Ratu berasal dari kelas bawah dg modal ngangkang
Erna Masliana
heleh benci apaan.. dendam apaan.. dg sentuhan aja luluh .. lagian Raja tolol gak ketulungan rumor Ratu kok didiemin gak dicari tau kebenarannya.. bukannya itu sama saja mencoreng nama Raja
Erna Masliana
kenapa tidak tanya lebih jauh lebih jelas kenapa s Meril yang selalu menemani Raja
Erna Masliana
kalo beneran jadi Ratu apa kabar para bangsawan..apa mereka tidak protes..Ratu dari kasta rendahan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!