NovelToon NovelToon
Bukan Pernikahan Impian

Bukan Pernikahan Impian

Status: tamat
Genre:CEO / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:37.7k
Nilai: 5
Nama Author: Zinnia Azalea

Zalina yang baru saja kehilangan sang ayah harus menerima kenyataan pilu saat dirinya dijual oleh sang ibu tiri kepada pria kaya raya bernama Edvin Zeuch. Bukan tanpa alasan Edvin membeli gadis berusia 23 tahun itu, Edvin membeli Zalina karena ia tahu jika Zalina adalah kekasih dari musuh bubuyutannya. Dengan membeli Zalina, Edvin yakin sudah menghancurkan setengah hati dari musuhnya yang bernama Harry. Melihat Zalina pun Edvin seakan melihat Harry, Edvin tak segan-segan untuk menyakiti Zalina.

Karena tidak ingin rugi setelah membeli Zalina, Edvin memaksa agar gadis itu berpura-pura menikah dengannya untuk mengelabui kedua orang tuanya. Akan tetapi, ini bukanlah pernikahan yang Zalina impikan, apalagi pernikahan itu penuh dengan kepura-puraan. Mampukah Zalina mewujudkan impian pernikahannya bersama pria yang ia cintai?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Zinnia Azalea, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kilas Masa Lalu

Edvin menatap kepergian ayahnya dengan nanar. Tangannya mencengkram dokumen yang ada di tangannya sampai kuku-kukunya memutih. Edvin berdiri dari duduknya. Ia kemudian menyobek semua dokumen yang ada di atas meja dengan penuh amarah. Tak berhenti di sana, Edvin kemudian membanting semua barang yang ada di atas meja kerjanya, termasuk laptop kerja miliknya.

"Arrrggghhhh!!!!" Edvin berteriak. Ingatannya kembali ke masa lalu.

Flashback on....

Apartemen Edvin

"Honey, ayolah!" Gwen membuka kemeja Edvin. Wanita itu terus saja menggoda Edvin.

Edvin kemudian menc*um bibir ranum kekasihnya dengan lembut. Tak ingin diam, Gwen kemudian memperdalam ci*umannya. Wanita itu membimbing Edvin menuju tempat tidur. Edvin semakin berkabut, tubuhnya sudah berada di atas tubuh Gwen. Edvin melepaskan baju Gwen hanya dengan satu kali tarikan. Gwen tampak menikmati dan menunggu apa yang akan dilakukan kekasihnya.

Saat tangannya akan menyentuh titik sensitif bagian atas milik Gwen, Edvin kemudian mengingat wajah kedua orang tuanya. Edvin seakan melihat kedua orang tuanya berada di dalam kamar yang sama dengannya. Edvin menutup matanya seakan tidak memperdulikan bayangan yang melintas di kepalanya. Tapi bukannya hilang, Edvin malah semakin terbayang kedua orang tuanya. Bayangan Chelsea saat menggendong dirinya di kala dirinya berusia tujuh tahun terbayang kembali.

"Jangan cengeng! Kamu harus jadi pria sejati! Jangan pernah mempermainkan wanita apalagi menyentuhnya secara sembarangan!" Chelsea menenangkan kala Edvin kecil menangis. Edvin kecil menangis karena Chelsea memarahinya sebab dirinya memukul teman perempuan.

"Janji tidak akan nakal lagi dengan teman perempuanmu?" Chelsea menyodorkan kelingkingnya.

"Janji, Mom!" Edvin kecil menyodorkan kelingkingnya. Kemudian Chelsea menciumnya gemas dan membawa pulang putranya.

Ingatan selanjutnya beralih pada Cleon yang tengah memberikan wejangannya kala Edvin memiliki kekasih untuk pertama kalinya.

"Jangan pernah menyentuh seorang gadis jika kau ingin bermain-main! Jangan sembarangan! Ingat dengan dirimu sendiri! Bagaimana jika gadis itu membawa suatu penyakit?" Edvin dapat mendengar jelas perkataan ayahnya. Memang keluarga mereka memiliki ketakutan yang agak berlebih terhadap suatu penyakit menular.

"Dan jangan pernah mencemarkan nama baik keluarga kita! Ingat itu, Ed! Mau ditaruh di mana wajahku jika kau melakukan kesalahan besar?" Tambah Cleon kembali.

Kedua orang tuanya memanglah sosok orang tua yang selalu memaksa agar anaknya menuruti semua kata-kata mereka. Maka dari itu, Edvin tumbuh dengan segala peraturan hidup yang sudah Cleon dan Chelsea buat. Bahkan Edvin tidak pernah diajak untuk berdiskusi perihal apapun. Cleon selalu mengambil keputusan secara sepihak. Cleon pun selalu menyuruh agar Edvin memperdalam ilmu berpolitiknya. Tapi untuk kali ini Edvin tidak menurut, ia lebih mendengarkan kata hatinya untuk memulai kariernya sebagai seorang pengusaha.

Edvin kemudian berdiri dan melepaskan kungkungan tubuhnya dari tubuh Gwen. Edvin kemudian berlalu dari kamar. Gwen tentu saja merasa marah saat Edvin lagi-lagi tidak jadi menyentuh tubuhnya. Gwen kemudian mengambil bajunya yang ada di atas lantai. Wanita itu mengejar langkah kekasihnya yang semakin menjauh darinya.

"Kenapa? Kenapa sulit sekali melakukan hal itu denganmu? Apakah kau seorang pria impoten?" Gwen berteriak.

"Diam, Gwen!" Bentak Edvin sembari mengusap wajahnya dengan kasar.

"Aku harus bersabar seperti apa lagi, Ed? Kau tidak pernah membuatku senang! Ed, itu adalah kebutuhan biologis kita. Aku membutuhkannya seperti aku membutuhkan makanan!" Gwen masih saja mengikuti Edvin yang terus berjalan menuju ke dapur.

"Apa memang benar dugaanku jika kau memang pria impoten?" Gwen masih saja menggerutu.

BYAARR....

Edvin membanting gelas yang baru di ambilnya dari lemari set. Gwen berteriak karena terkejut, sekaligus takut melihat kemarahan kekasihnya.

"Aku pria normal dan aku memang belum bisa melakukannya denganmu," Edvin berteriak marah.

"Aku lelah, Ed. Setiap kali kita akan bercinta selalu gagal dan berujung pada pertengkaran. Aku pergi," Gwen meninggalkan dapur apartemen Edvin dan berlalu keluar.

Edvin yang menyesal dengan tingkah kasarnya lalu mengejar Gwen yang kini sudah ada di depan mobilnya.

"Gwen?" Edvin berteriak tapi Gwen menghiraukannya. Gwen lebih memilih untuk masuk ke dalam mobilnya dan meninggalkan kawasan apartemen mewah itu.

"Gwen, maafkan aku! Ayo kita bicara baik-baik!" Edvin berusaha mengejar mobil milik Gwen.

Tapi Gwen tidak bergeming. Dirinya terus melajukan mobilnya meninggalkan Edvin. Gwen sudah terlalu lelah berhubungan dengan Edvin. Wanita itu tidak pernah mendapatkan kepuasan batin yang memang sudah menjadi kebutuhan menurutnya. Bagi Gwen, Edvin tidak mencintainya karena pria itu selalu menolak pesona tubuhnya. Gwen seperti wanita yang tidak di cintai.

Seminggu berlalu, hubungan Gwen dan Edvin semakin dingin dan tidak ada kehangatan. Tanpa Edvin sadari, Gwen sudah dekat dengan seorang pria yang berasal dari keluarga kerajaan. Karena muak dengan tingkah Ed, akhirnya Gwen meninggalkannya.

"Mengapa kau meninggalkanku?" Edvin mendatangi rumah Gwen dan meminta penjelasan.

"Aku tidak pernah merasa dicintai olehmu, Ed. Kau tidak pernah mencintaiku karena kau tidak pernah mau berhubungan denganku. Itu membuat harga diriku terluka," Gwen menangkis tangan Edvin yang akan memeluknya.

"Kau pun tahu alasannya. Aku dituntut untuk selalu menjaga nama baik keluargaku. Kau tahu kan ayahku seorang politisi? Banyak sekali orang-orang yang ingin menjatuhkannya!" Edvin beralasan.

"Ayolah, Ed! Pergaulan seperti ini sudah lumrah. Lagi pula tidak akan ada yang menjatuhkan ayahmu hanya dengan kau bercinta denganku. Kita tidak akan bercinta di hadapan publik, Ed!"

"Karena aku tidak ingin membuat ibuku bersedih," Edvin menundukan wajahnya.

"Ed, ibumu pernah muda dan dia pasti sudah melakukan hal seperti itu dengan kekasih-kekasihnya! Bahkan aku yakin ibumu dan ayahmu sudah sering melakukan hal seperti itu sebelum mereka menikah. Tapi dengan jahatnya mereka mengekangmu untuk tidak berlaku demikian. Itu jahat, Ed! Kau sedang dibodohi oleh kedua orang tuamu!" Gwen menyilangkan tangannya di dada.

"Setiap aku akan melakukannya, aku merasa kedua orang tuaku selalu melihat tindakanku dan itu sangat menyebalkan!" Edvin menyugar rambutnya kasar.

"Atau jangan-jangan kau benar-benar seorang pria impoten, Ed?" Gwen tersenyum sinis.

"Gwen, aku pria normal!" Edvin menyipitkan matanya. Mulai terpancing dengan sikap Gwen.

"Sudahlah aku tidak peduli! Aku ingin hubungan kita berakhir hari ini, detik ini. Kau tahu? Aku sudah mempunyai tambatan hati baru dan dia lebih baik darimu," Gwen tersenyum sinis. Gwen melihay Edvin sudah mengapelkan tangannya.

"Bahkan dia lebih baik di ranjang dari pada Harry. Maaf, aku tidak bisa membandingkannya denganmu, karena aku tidak pernah tahu kehebatanmu di atas ranjang!" Gwen tertawa seakan menginjak-nginjak harga diri Edvin.

"Maksudmu? Harry?" Edvin terkejut.

"Ya, Harry Balren. Aku pernah tidur dengannya. Kemampuan dia di ranjang sangat bagus!" Gwen berkata dengan blak-blakan.

"KAAUUU!!!" Edvin berteriak.

"Aku tidak takut padamu, Ed. Sudahlah, aku lelah!" Gwen kembali masuk ke dalam rumahnya.

"****!!" Edvin menendang dinding rumah Gwen.

Menit kemudian, Gwen mengirimkan penggalan video panas ketika dirinya bercinta dengan Harry. Gwen memang merekamnya saat itu. Gwen mengirimkan video itu agar Edvin membencinya dan segera melepaskannya. Gwen tidak ingin ada orang lain yang menghalangi jalannya untuk mendapatkan keluarga kerajaan.

"Harry!!" Edvin mengepalkan tangannya. Ia merasa sangat dikhianati karena sebelumnya Harry pernah mengutarakan ingin berdamai dengan Edvin atas permusuhan yang sudah ada sejak bertahun-tahun. Harry bilang jika permusuhan bersama Edvin membuatnya lelah. Tapi itu semua tidak akan terjadi, karena Edvin semakin membenci pria itu.

Flashback off

"Dad, Mom! Aku tidak menghargai kalian lagi, karena kalian ikut andil dalam perpisahan aku dan Gwen!" Edvin bergumam di tengah ruangannya yang sudah sangat berantakan.

1
Septiana Septi
Luar biasa
Siti Sa'adah
waduh2,,, kok mlh zalina yg jd pelampiasan
Andariya 💖
up lagi kak
Andariya 💖
apa yg terjadi selanjutnya
Andariya 💖
kok gt ya, orang berpendidikan tp asal nuduh aja😭🤣
Andariya 💖
wah..mereka akan segera menikah
Andariya 💖
uda ada tanda² jatuh cinta, tapi mereka sok jual mahal😂
Andariya 💖
wah Peraturannya banyak banget, bikin😇😇😇
Andariya 💖
edvin. ... nanti kamu bucin baru rahu rasa
wkkkkk🤪
Andariya 💖
setuju dengan artur👌🤗
Andariya 💖
edwin, nanti kamu bucin sama zalina baru tahu rasa😅😅
Andariya 💖
wah ..zalina yg sabar ya
Andariya 💖
kasihan banget ini zelin 😭
Andariya 💖
huh..kok ada orang seperti itu ya😡😡😡
Andariya 💖
zelin, kamu ternyata d kelabuhi sama brenda😭
Andariya 💖
oh, ibu tiri yg sangat jahat😡😡😡
Nenk NOER
Lanjut Thor...💪💪💪
Brinte
lama banget Thor updatenya..udh 7 purnama belum update juga
Zinnia Azalea: Nunggu satu purnama lagi deh Kak baru otor update 😂
total 1 replies
Brinte
lama Nga mampir belum ada lanjutan juga thor
C.Baruna Arya
menghibur 👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!