NovelToon NovelToon
Di Culik Hot Dady

Di Culik Hot Dady

Status: tamat
Genre:Percintaan Konglomerat / Ibu Pengganti / Duda / Tamat
Popularitas:1.9M
Nilai: 4.7
Nama Author: Erna Surliandari

Tengah bingung dengan kondisi keluarganya yang berantakan, seorang gadis bernama Ameera Larasati justri diculik oleh seorang pria dan dipaksa untuk menjadi mama dari putranya.
Pria itu bernama Louis Alexander Damares. Ia berusia 35tahun dengan seorang anak yang berusia 5tahun yang ia besarkan sendiri saat ini. Sang putra melihat Meera dan spontan memanggilnya Mami, hingga Louis dengan segala rasa cintanya hanya ingin mewujudkan keinginan sang putra.
Namun, bagaimana nanti jika ada hal lain yang mmebuat keduanya terikat dan harus bersama dengan status sebenarnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Erna Surliandari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Saya yang Slaah

Ocean memang seperti itu jika kelelahan. Terlalu lama main atau terlalu banyak terkena angin luar yang kotor banyak polusi, begitu berbaya bagi kesehatannya saat ini. Apalagi dengan kejadian barusan, membuat radang tenggorokannya kambuh dan ia sampai panas tinggi.

Meera menunggunya, ia tengah meminta izin pada pihak sekolah jika ia tak bisa mengajar seperti biasa. “Hanya karena satu murid, anda seperti ini, Bu meera. Pantas saja banyak yang mulai protes jika anda mulai tak fokus dan pilih kasih saat ini.”

“Bu, maaf. Bukan begitu maksud saya, tapi_”

“Bu meera… Jatah libur anda sudah habis bulan ini, dan tak aka nada tambahan lagi nanti. Jadi saya hara panda bisa professional dengan semua pekerjaan yang ada,” omel sang kepala sekolah padanya. Karena memang sudah perjanjian sejak awal kontrak, libur maksimal guru disana hanya diberikan Empat hari selama sebulan dan itu tidak mudah untuk di ganggu gugat seenakya.

“Baik,” pasrah meera dengan segala tuntutan yang ada padanya. biar bagaimanapun, itu adalah pekerjaan yang memberinya hidup hingga saat ini dan bertahan meski sulit.

Sean tidur usai mendapat suntikan obat, untung saja napasnya tak ikut sesak dan membuat keadaan semakin parah. Tampak dafa tengah duduk disebelahnya, menundukkan kepala dengan segala penyesalan yang ada.

“Harusnya aku bisa sigap menghentikan bis itu, agar tak membuat sean terus berteriak padamu.”

Meera cukup sakit mendengar semua penyesalan dafa untuk keponakannya saat itu. Ia bahkan tak mampu mengangkat kepala dan menggenggam tangan sean, hanya bisa duduk diam dengan segala rasa perih dihatinya. Tapi meera tak dapat berbuat apa-apa saat ini dan hanya bisa mengusap bahunya agar sedikit tenang.

Sebuah langkah kaki terdengar begitu kuat, berlari menuju ruangan itu. Pintu lantas terbuka, dan louis dengan wajahnya yang begitu cemas langsung menghampiri sang putra yang terbaring lemah di ranjangnya.

“Sean… sean, kamu kenapa, Sayang?” Louis bahkan bersimpuh menggenggam tangan sang putra. Wajahnya pias, suaranya serak mendandakan jika ia tengah menahan tangisnya saat ini.

“Maaf, Tuan. Tadi Sean_”

“Maaf, aku Sudah membuatnya lelah.” Dafa mengambil alih pembicaraan yang menyesali semua atas kesalahannya.

Louis diam. Tampak rahangnya menegang dengan semburat ototnya yang mengeras ketika mendengar semua itu. Ia memang sensitive jika berhubungan dengan Kesehatan sang putra apalagi mendengar penjelasan dafa padanya.

“Tak bisakah kau menunggu disana hingga sean datang?” tanya louis, dan semua tahu jika pertanyaan itu mengarah pada meera, dan terdengar louis tengah menyalahkannya saat ini.

“Tuan… Bahkan saya tak pernah tahu jika sean akan menjemput. Maka dari itu saya_”

“Kau guru, seharusnya kau tahu apa saja yang di mau oleh muridmu. Tak bisakah kau peka? Sean bahkan tak perduli kesehatannya hanya demi dirimu!”

“Tuan_” tegur dafa, tapi louis tampak tak menghiraukannya.

“Ya, saya salah. Haruskah saya berlutut, seperti ini?” Meera menekuk kaki, bersimpuh dihadapan louis dan dafa saat ini.

“Bukan hanya satu yang harus saya urus saat ini, bahkan di sekolah. Saya sendiri sudah mendapat teguran jika saya seakan pilih kasih dengan Ocean dibanding murid saya yang lain. Saya salah?” imbuh meera yang melepas penat dihatinya.

“Meera, sudahlah. Aku yang bersalah disini karena membiarkan sean kelelahan.” Dafa berusaha menjadi penengah diantara keduanya. Terutama pada louis yang sudah terlanjur cemas pada keadaan sang putra, dan dafa menjelaskan kondisi sean yang tak terlalu parah saat ini dan telah mendapatkan pertolongan pertama untuk semua gejala radangnya.

Mereka semua diam disana. Dafa membantu luois untuk duduk dan memberinya air putih yang tersedia dimeja, setidaknya itu sedikit bisa menenangkan dan melegakan tenggorokan perihnya saat ini. Begitu juga meera, yang ia bombing untuk duduk di sofa dan memitanya sedikit tenang disana.

Raut wajah mereka tampak sama. Sama-sama mencemaskan sean dan begitu ingin memlihatnya bangun dan kembali ceria seperti biasa, lalu bermain bersama.

Hingga beberapa jam dalam keadaan yang begitu senyap tanpa suara diantara ketiganya. Tangan sean bergerak membangunkan louis yang bahkan sempat memejamkan mata di tepi ranjang putranya.

“Momy,” panggil sean yang bahkan sama sekali belum membuka mata.

“Yes, Sean, ini dady. Kamu bangun? Apa yang kamu rasakan saat ini?” tanya louis yang langsung berdiri memberi perhatiaan.

“Dady, Momy?” tatap sean yang baru berusaha membuka mata. Memang tampak amat lemah, dan suaranya terdengar begitu berat saat ini.

“Yess, Baby. Momy sedang ada di kamar mandi saat ini. Dady panggil dokter sebentar,” ucap louis yang kemudian menekan tombol diatas ranjang sean beberapa kali, sementara dafa pergi untuk mengambil alih tugas louis yang ada di kantor saat itu meski ia sendiri susah membagi konsentrasi.

Dan akhirnya meera keluar. Ia yang mendengar panggilan sean langsung bersemangat dan menghampiri pria kecil itu dengan begitu antusias bahagia. “Sean bangun? Sean cariin momy?” tanya meera yang dibalas anggukan sean saat itu juga.

Bahkan sean langsung menggenggam tangan meera seakan tak ingin momy pergi meski sejenak darinya. Terus tangan itu ia genggam hingga dokter masuk dan memeriksa kondisi dan perkembangannya saat ini.

“Wah, Ocean memang hebat seperti namanya. Sekarang semakin kuat, sebentar lagi akan sembuh jika seperti ini. Samudera kita memang tak terkalahkan,” puji sang dokter sembari mengusap kepala sean saat itu, dan sean hanya tertawa padanya.

Sangat jarang, karena biasanya sean hanya menganggukkan kepala dan diam. Maka dari itu snag dokter cukup takjub melihat perubahan sean saat ini.

“Terimakasih, Dokter,” ucap louis yang menghampiri. Karena memang sudah sangat sering keluar masuk Rumah sakit, bahkan mereka sudah sangat akrab layaknya keluarga sendiri dan dokter tak segan menjelaskan dan mengingatkan perawatan untuk sean.

“Tapi sepertinya akan ada yang lebih ahli setelah ini,” ucap sang dokter ketika melihat meera yang begitu dekat dengan pasien tetapnya. Terutama ketika melihat sean yang tampak amat bergantung pada meera.

Meera hanya tersenyum menganggukkan kepala, lalu duduk menyapa sean diranjang lalu mengajaknya bicara. “Sean sakit?” tanyanya yang kembali dibalas anggukan sang putra meski belum resmi menjadi ibu sambungnya.

“Maafkan momy? Momy tak tahu jika sean akan menjemput lagi pagi ini. Pekerjaan momy banyak, momy takut telat nanti.”

Sean tak menjawab dengan ucapan. Pria kecil itu mengulurkan tangan dan mengusap pipi meera dengan begitu lembut, dan bahkan mengusap air matanya yang nyaris tumpah. Tapi bukab berhenti, meera justru semakin berderai dengan sikap manis sean padanya. Sean mengusap rambut meera saat itu, bahkan sempat meraih tisu basah dan mengusap pipi meera hingga bersih.

“Don’t cry, Momy.” Meera yang tak tahan langsung memeluk sean dengan begitu erat. Sean menepuk bahu meera saat itu seakan ikut merasakan semua kesedihan momynya.

Mereka berdua seolah tak menghiraukan atau bahkan menyadari jika louis masih ada disana dan memperhatikan keduanya.

"Ya, seperti inilah rasanya di abaikan." Lenguh Louis dengan napas beratnya.

1
solehatin binti rail
suka cerita nya bagus ,lain daripada yang 👍👍👍💪😘dengan karya barunya lagi
Supry Atun
Luar biasa
panty sari
meera terima ajakan louise karena dia akan membantu klg kamu juga dna mengangkat derajat kehidupan kamu /Good/
꧁𓊈𒆜🅰🆁🅸🅴🆂𒆜𓊉꧂
Luar biasa
Idha Giatno
baru ini baca novel sampe habis☺️ terima kasih kak
Idha Giatno
Luar biasa
Zainab makky
egois demi kebaikan Yo ra popo
Akhmad Soimun
terimakasih banyak karyanya kak othor....emmmmuahhh
Akhmad Soimun
andaii andaii andaii andai , cuman bisa berandai andai doang akuuuui,, Andaikan diatas ranjang di kehidupan nyata SMA novel sama..hhuffff
Akhmad Soimun
alur ceritanya makin gregett bangettt, asli konfliknya asik ,seruuu gak kalah sma film bioskop..xixixii
Akhmad Soimun
3hri yg lalu udh nengok kak, tpi baru ini aku baca ..checkitouttt
safna
🤣🤣🤣🤣🤣
Ruk Mini
akhirnya...legaaa thorrr.. serba rahasia.. ketar-ketir sendiri..tpi lom puas tuh sm si ane dn rival y ga ada kabar..tpi gpp yg penting Happy Ending..tq thorr d tgg karya2 mu lgi
L A
la dah habis....
L A
Biasa
Mamah Kekey
mommy nya lagi lemas...
Mamah Kekey
unboxing 🙈🙉
Mamah Kekey
kentang dong...dady
Mamah Kekey
takut Dava suka..😀
Mamah Kekey
yg penting istri sah.. BKN sugar baby.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!