NovelToon NovelToon
Aku Mencintaimu

Aku Mencintaimu

Status: tamat
Genre:Romantis / Nikah Kontrak / Tamat
Popularitas:25.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: Alvi Barta Jadul

Via menata kembali kehidupannya setelah orang tuanya meninggal dalam kecelakaan dan kakaknya berakhir dalam kondisi vegetatif di rumah sakit.
Saat inilah Ziga datang menawarkan sebuah pernikahan kontrak.
Apakah akhirnya mereka saling mencintai atau hanya sebatas kontrak?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alvi Barta Jadul, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ciuman pertama

Seminggu berlalu begitu cepat,

akhirnya Ziga dan Via pun berangkat menuju New York untuk bertemu dengan orang tua Ziga.

Pagi sekali Ziga menjemput Via di kediamannya.

"Kami berangkat sekarang Bi," pamit Via pada Weny.

"Iya, hati-hati ya sayang," jawab Weny sembari memeluk keponakannya tersebut.

"Nak Ziga, Bibi titip Via ya !" pesan Weny pada Ziga.

"Iya Bi, saya pasti akan menjaga Via," jawab Ziga ingin meyakinkan Weny.

Mereka pun segera berangkat menuju Bandara.

Sepanjang perjalanan mereka berdua tak berbicara. Hanya terdiam dan sibuk dengan kegiatannya masing-masing.

Via memandang keluar jendela, dia sedikit takut untuk bertemu dengan orang tua Ziga.

Sedangkan Ziga sendiri masih sibuk berkutat dengan laptopnya.

"Ziga, apa orang tuamu akan setuju dengan pernikahan kita ?" tanya Via memecahkan keheningan di mobil.

"Mereka pasti setuju," jawab Ziga tanpa berpaling sedikit pun dari layar laptopnya.

"Oh," timbal Via, tapi jawaban Ziga tak membuat hati Via serta merta menjadi tenang, dia takut orang tua Ziga tak menerima kehadirannya. Karena Via bukanlah berasal dari keluarga kaya. Walaupun pernikahan ini hanya sebatas pernikahan kontrak, tapi Via tak mau jika sampai bertentangan dengan keluarga Ziga.

Via pun menghela nafas panjang memikirkannya.

"Ada apa?" tanya Ziga yang telah menutup laptopnya tanda dia telah menyelesaikan pekerjaannya.

"Ahhh ...."

Via yang sedang melamun terkejut mendengar pertanyaan Ziga.

"Tidak apa-apa, aku hanya takut keluargamu tidak suka denganku, karena aku bukan berasal dari keluarga yang berada," tutur Via.

"Walaupun pernikahan kita hanya sebatas pernikahan kontrak tapi aku tidak mau jika harus bertentangan dengan keluargamu," jelas Via mengutarakan pemikirannya pada Ziga.

Ziga membelai rambut Via dengan lembut.

"Kamu tenang saja, mereka pasti akan menerima dan menyukaimu. Bahkan mungkin mereka akan lebih menyayangimu ketimbang aku yang anak kandungnya," jelas Ziga karna dia tahu ibunya sangat menginginkan seorang anak perempuan.

Via merasa debar jantungnya kian kencang setelah menerima perlakuan Ziga yang begitu lembut padanya. Seketika wajah Via merona, dia benar-benar merasa gugup berdekatan dengan Ziga.

Ziga tersenyum melihat wajah Via yang merona, dia semakin gemas dan timbul keinginannya untuk mencium gadis itu.

Ziga menarik lembut dagu Via, kemudian menempelkan bibirnya dengan lembut ke bibir Via. Bukan sebuah ciuman, lebih mirip kecupan ringan.

Sontak Via terkejut dengan apa yang di lakukan Ziga, dia tak bereaksi. Pikirannya tiba- tiba kosong.

Ziga yang merasa tak mendapat penolakan dari Via ingin memperdalam ciumannya, tapi Via dengan segera mendorong tubuh Ziga.

Ziga sendiri terkejut, awalnya dia tidak menyangka Via akan menolaknya.

Via memalingkan wajahnya ke arah luar jendela. Kemudian gadis itu menangis terisak.

Melihat Via seperti itu, Ziga pun merasa sangat bersalah.

Ah, mengapa aku melakukan hal bodoh seperti itu, batin Ziga.

"A-Aku minta maaf Vi, aku tidak bermaksud untuk melecehkanmu," ucap Ziga penuh rasa bersalah.

"Aku sungguh-sungguh minta maaf." Ziga terus memohon pada Via.

Via masih terisak dalam tangisnya, dia merasa sedih dan kesal karena Ziga telah mencuri ciuman pertamanya.

Sejujurnya Via ingin memberikan ciuman pertamanya pada orang yang di cintainya.

Via hanya diam tak menjawab permintaan maaf Ziga.

Ziga menghapus air mata Via dan menggenggam lembut tangan gadis tersebut.

"Aku benar-benar minta maaf Vi," sesal Ziga.

"Aku janji tidak akan melakukan hal seperti itu lagi," ucap Ziga tulus.

Via pun menatap Ziga dan melihat ada sorot ketulusan di mata Ziga. Akhirnya ia pun menganggukkan kepalanya sambil menarik tangannya dari genggaman Ziga kemudian Via kembali memalingkan wajahnya menatap keluar jendela.

Sementara Ziga hanya dapat menghela nafas dan meratapi kebodohannya, entah mengapa Ziga yang biasanya acuh kini benar-benar perduli dengan perasaan Via.

Dia sendiri pun tak mengerti sejak bertemu dengan Via, Ziga merasa hatinya seperti mempunyai getaran yang tak menentu.

Dia merasa tak nyaman ketika melihat Via menangis dan dia juga takut kalau-kalau Via akan marah.

Perasaan yang tak pernah di alami oleh Ziga selama ini. Dan akhirnya mobil yang mereka tumpangi tiba di bandara. Sepanjang sisa perjalanan Via hanya terdiam , sementara Ziga sendiri masih berkutat dengan pemikiran dan perasaannya sendiri yang merasa bersalah akan perlakuannya tadi pada Via.

1
Mama Pesek
ehh! punya pesawat pribadi? kenapa kemaren waktu ke NY, naik pesawat biasa dan booking pesawat kelas 1? 🤔🤔🤔
Mama Pesek
cie....udah sayang sayang aja nih.
Mama Pesek
yaelah....25thn, laki-laki lagi, masih panjang kali. ponakan 2 orang cewek umur segitu juga belum punya gandengan, tapi kami masih santai.
kalo 28 atau 29, mungkin lah mulai khawatir.
Anggiat Silaen
lnjuut kk ceritaa ny seruu.....akuu setia menanti 😊😊👍
Fita Dikiawang
ceritanya bagus
Feni Poenya Abel
👍👍😘😘
laili_TQ
Luar biasa
Aphry
kacang lupa akan kulitnya... cocok banget ama si Via
Ida Blado
heleh paling males kalau cerita hamil kembar,,,,bosen semia novel hamil anaknya kembar,dari yg 2 sampai 5
Ida Blado
aku paling seneng baca baagian begini trs ceweknya pergi dn tk pernah kembali,lalu si cowok hancur 😅
Oh Dewi
mampir ah mana tau seru.
Btw, aku pernah baca novel yang judulnya (Siapa) Aku Tanpamu, itu keren banget. Kalo search jangan lupa tanda kurungnya
Ozell
lah salah siapa Via ... jgn nangis, jg sakit hati, kan km jg yg sdh buat ziga spt itu. ingat via, km itu sdh bersuami, km bilang mencintai suamimu eeeehhh malah perhatiin cowok lain, heredere
Ozell
sdh via, kamu cerai aja dg ,ziga, sbg balas budimu ke fello, ya nikah dgnya.... via tdk punya hati nurani yg baik.
Ozell
jika via belum bersuami, sah2 aja mau rawat felo, ini cewek tdk tau statusnya atau apalah, tensin dg via
Nurwana
menarik....
Nurwana
jgn terlalu berharap via klu kamu tdk mau terluka.
Nurwana
mudah-mudahan bukan via dluan yg jatuh cinta, melainkan ziga duluan.
Nurwana
AW AW AW .... panggilannya dah pake sayang.....
Febri Ana
cusss lanjuutt
Febri Ana
mantaapp
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!