NovelToon NovelToon
The Hunter Bloods

The Hunter Bloods

Status: tamat
Genre:Vampir / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:32.4k
Nilai: 5
Nama Author: Irma

Caitlin Magnolia, seorang gadis cantik yang jatuh cinta pada Aaron Smith, vampire cerdas dan tampan pemilik perusahaan mebel tempat Caitlin bekerja. Aaron berusaha menyembunyikan jati dirinya sebagai seorang vampire, namun seiring berjalannya waktu akhirnya Caitlin mengetahui bahwa Aaron merupakan sesosok vampire.

Perbedaan ras tak menyurutkan cinta di antara mereka, bahkan Aaron memberanikan diri untuk memperkenalkan Caitlin ke keluarga vampir-nya. Hal ini tentu saja menimbulkan goncangan pada hubungan mereka.

Keluarga besar vampir dari orangtua Aaron, dengan keras menentang hubungan mereka, bahkan Frank Smith, paman dari Aaron mengancam nyawa Caitlin jika Aaron tak memutuskan hubungan kisah asmaranya.
Lantas bagaimana mereka menyelesaikan masalah ini?
Kelanjutan kisahnya dapat kalian baca di novel The Hunter Bloods.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Irma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

CHAPTER - 10

Keesokan harinya Anton, sang pemilik mobil double cabin yang menabrak mobil antik Caitlin datang menjenguk Caitlin, ia datang dengan Kruk atau alat bantu berjalan dan perban di kepalanya, tak lupa ia membawakan sebuket bunga mawar segar di tangannya.

"Hai, aku Anton," sapanya sembari mengulurkan tangannya. "Aku yang kemarin menabrak mobilmu, tapi mobilmu sekarang sudah di bengkel." ia terlihat sangat gentel ketika mengakui kesalahannya di depan Caitlin.

Anton terlihat seratus kali lebih parah dari pada Caitlin, pria itu menatap Caitlin dengan cemas. "Aku Caitlin," ia menerima jabatan tangan Anton. Terima kasih telah membawa mobilku ke bengkel." Caitlin membayangkan jika perbaikan mobilnya pasti akan memakan biaya yang cukup mahal sebab itu merupakan mobil antik.

"Tidak perlu berterima kasih, itu sudah kewajibanku." Anton tak berani menatap Caitlin. " Caitlin, maafkan aku!”

“Aku tidak apa-apa, Anton. Justru kaulah tampak terluka parah, apa kau baik-baik saja? Mengapa kau tak di rawat?"

"Aku di rawat semalam, namun tadi pagi aku minta pulang karena aku merasa sudah lebih baik dan aku ingin menjenguk dan mengetahui kondisimu. Aku pikir kemarin aku telah membunuhmu karena aku mengemudi terlalu cepat, dan mobilku selip...” Ia duduk di samping tempat tidur Caitlin.

"Jangan khawatirkan itu, aku hanya terbentur sedikit. Untung saja ada Pak Aaron yang membantu menghentikan laju mobilmu," ujar Caitlin.

"Aaron?" tanya Anton dengan raut wajah bingung. "Tidak ada siapa-siapa di sana, aku berhasil menginjak rem sehingga mobilku terhenti."

Caitlin terkejut karena ternyata Anton tak melihat keberadaan Aaron yang jelas-jelas berada tepat di depan mobil Anton. Caitlin menggelengkan kepalanya. "Tidak mungkin, ini tidak mungkin. Aku benar-benar melihat pak Aaron." gumamnya.

Di tengah obrolannya tiba-tiba saja pintu ruang rawat inapnya terbuka, Aaron datang bersama dengan ayahnya, wajah Aaron terkejut ketika melihat Anton berada di ruang rawat inap Caitlin. "Hai, kau sudah keluar dari rumah sakit?" sapanya pada Anton.

"Ya aku sudah lebih baik," jawab Anton.

"Pagi tadi dia memilih untuk keluar paksa," ucap dr. Smith, "Tapi jika ada apa-apa kamu harus segera ke rumah sakit." dr. Smith mulai memeriksa keadaan Caitlin "Bagaimana keadaanmu? Apa ada keluhan?" tanya dr.Smith kepada Caitlin.

Caitlin menggeleng. "Pusingku sudah benar-benar hilang. Bisakah aku pulang sekarang dokter?" tanyanya dengan penuh harap.

"Tentu saja, eyangmu bisa mengurus administrasinya sekarang." dr.Smith tersenyum sembari menandatangani status pulang Caitlin.

Caitlin tersenyum bahagia karena ia sudah di perbolehkan pulang." Terima kasih dok," ucapnya. Ia memandangi Anton dan Aaron secara bergantian, kemudia ia menggunakan moment tersebut untuk kembali mengkonformasi pernyataan Anton tadi. "Anton, apa kau benar-benar tak melihat pak Aaron? Padahal dialah yang kemarin menolong kita."

Anton menoleh ke arah Aaron, kemudian ia menggeleng. "Tidak."

"Tapi aku benar-benar melihat pak Aaron berada di tengah-tengah mobil kita dan menahan laju mobilmu," Caitlin menekankann ucapannya dengan menatap Aaron lekat-lekat.

“Oh,well, ya,” ujar dr. Smith, tiba-tiba ia kembali menatap Anton. "Sepertinya tadi aku melihat keluargamu di luar. Kau masih harus banyak istirahat jika tidak ingin di rawat di rumah sakit, jadi sebaiknya kau pulang."

Anton mengangguk, kemudian mentap Caitlin. "Sekali lagi aku minta maaf, mobilmu akan aku antar ke rumahmu begitu selesai di perbaiki. Di mana alamatmu?"

"Ini kartu namaku," Lauren menyerahkan kartunamanya kepada Anton.

Kemudian Anton pamit keluar dari ruang rawat inap Caitlin, di ikuti oleh dr.Smith yang hendak memeriksa pasien lainnya dan juga Lauren yang hendak mengurus administrasi kepulangan cucunya.

Di ruang rawat inapnya yang tersisa hanyalah Aaron, "Pak Aaron, sepertinya kita perlu bicara," ucap Caitlin, rahangnya mulai mengeras.

Aaron menatap Caitlin dengan tatapan dingin. "Apa?" tanyanya.

Sikap Aaron berubah menjadi tak bersahabat, kata itu mengalir tak seketus yang Caitlin inginkan padahal ia hanya ingin tahu apa yang sebenarnya terjadi belakangan ini. "Aku butuh penjelasan akan kejadaian yang menimpaku selama dua hari ini! Bagaimana bisa pak Aaron menyelamatkanku padahal jarak kita cukup jauh dan Anton tak mengetahuinya?"

"Caitlin, kepalamu terbentur, kau tak tahu apa yang kau bicarakan," ucap Aaron dengan nada suaranya tajam.

Emosi Caitlin semakin meluap-luap sekarang, ia menatap Aaron tajam-tajam. “Tak ada yang salah dengan kepalaku, aku hanya terbentur tidak sampai membuatku amnesia, aku mengingat semuanya dengan jelas. Pak Aaron yang menolongku di ruang produksi dan di parkiran kampus.

Aaron melipat tangannya menatap Caitlin. "Lalu?" tanyanya dingin.

"Aku hanya ingin tahu yang sebenarnya,” ucap Caitlin. "Aku janji, aku tak akan memberi tahu siapa-siapa," Caitlin mulai menurunkan intonasinya dan mengatur amarahnya.

Aaron mencondongkantubuhnya mendekat ke wajah Caitlin. "Ya aku menyelamatkanmu."

Wajah Caitlin masih penuh tanda tanya. "Bagaimana bisa?"

"Maaf, hanya itu saja yang bisa aku beri tahu kepadamu."

Ingin rasanya ia bertanya lebih jauh, namun dering handphone di meja membuatnya menghentikan obrolannya dengan Aaron. Caitlin mengangkat handphonenya dan ia mendengar suara teriakan histeris ayahnya yang baru saja mendengar informasi jika putri tunggalnya mengalami kecelakaan.

Caitlin harus memberitahu ayahnya setidaknya tiga puluh kali bahwa dirinya baik-baik saja sebelum akhirnya Dion bisa tenang. Dion terus meminta Caitlin untuk pulang ke Jakarta, dan melupakan segala pertengkarannya dengan istri barunya.

Namun permintaan Dion langsung Caitlin tolak, Caitlin lebih tertarik mengungkap misteri tentang Aaron dan keluarganya dari pada harus kembali ke Jakarta.

Di tengah pembicaraannya dengan ayahnya, Aaron keluar dari ruang rawat inap Caitlin. "Semoga kau cepat sembuh," ucapnya pelan, kemudian ia melangkah keluar.

Saat Caitlin dan eyangnya berjalan menuju lobby rumah sakit, secara tak sengaja Caitlin melihat Aaron dan dr. Smith, samar-samar Caitlin mendengar pembicaraan ayah dan anak itu. Dr. Smith seperti memberi peringatan kepada Aaron untuk berhati-hati.

'Apa maksudnya?' batin Caitlin, Aaron dan keluarganya sungguh membuat Caitlin penasaran.

1
¢ᖱ'D⃤ ̐𝙽❗𝙽 𝙶 ᴸᵁᴾᴵ
ilove you to Aaron eh udah tamat aja kak nggak ada spesial nya belah durennya Aaron ma Catlin nih siapa tahu caranya beda kan mereka beda bangsa eh beda jenis😄😄😄
¢ᖱ'D⃤ ̐𝙽❗𝙽 𝙶 ᴸᵁᴾᴵ
Will you marry me 💏
YESS i Will😄😄😄
Catlin maksudnya 😄😄😄
akhirnya kebahagiaan itu menyertaimu cat pikir keri yak gimana nanti akhirnya pokoknya kawin dulu eh nikah🏃🏃🏃
¢ᖱ'D⃤ ̐𝙽❗𝙽 𝙶 ᴸᵁᴾᴵ
eh kok Frank gadungan????hmmmm
¢ᖱ'D⃤ ̐𝙽❗𝙽 𝙶 ᴸᵁᴾᴵ
astaga aku galfok sama uang di kaus kaki😂😂😂dipikir lebih malah kurang maafkan cat pak dia lagi ketakutan jadi oleng😁
hmmmm masuk perangkap Frank kan go Aaron selamatkan Catlin
💖🍁K@$m! Mυɳҽҽყ☪️🍁💖
happy ending ya........selamat ya buat Aaron dan Caitlin ahkir nya menikah juga
💖🍁K@$m! Mυɳҽҽყ☪️🍁💖
ya lebih baik menikah supaya Caitlin bisa di jaga Aaron selalu
💖🍁K@$m! Mυɳҽҽყ☪️🍁💖
semoga Caitlin selamat ya
💖🍁K@$m! Mυɳҽҽყ☪️🍁💖
cuma jebakan ternyata ya dari frank nya
ㅤㅤʳᵛ✦
Pastinya, rasa khawatir, rindu dan lain² akan hilang seketika berganti nyaman dan lega, pas mendengar suaranya itulah Cinta
ㅤㅤʳᵛ✦
Wow satu abad menjomblo, padahal memiliki segalanya....
harta, tahta dan rupa
ㅤㅤʳᵛ✦
Ah jadi ngeri sendiri ngebayangin jadi Caitlin, harus mencintai laki² yang berasal dr keluarga Vampire yang notabene penyuka darah manusia, otomatis Caitlin jd mangsa 🙈🙈🙈
🌟𝙈𝙗 𝙔𝙪𝙡²🇵🇸
yuhuuu akhirnya aaron punya pasangan setelah berabad-abad jumblu... happy wedding aaron caitlin 💑💑💑
•§͜¢•🦢🍒"Asti "
Hwd Caitlin Aaron💒
•§͜¢•🦢🍒"Asti "
Jack yang menyerupai paman Frank
•§͜¢•🦢🍒"Asti "
Frank palsu 🤔
•§͜¢•🦢🍒"Asti "
Frank njebak Caitlin
•§͜¢•🦢🍒"Asti "
Caitlin dijebak 🤔
💖🍁K@$m! Mυɳҽҽყ☪️🍁💖
berhati-hati lah Caitlin pasti kamu bisa ngadapin Frank nya Aaron dan keluarga nya ngak akan tinggal diam mereka pasti akan nyelamatin kamu Caitlin
💖🍁K@$m! Mυɳҽҽყ☪️🍁💖
mungkin itu cuma jebakan Caitlin supaya kamu keluar dari tempat persembunyian mu dan Frank menangkap mu
💖🍁K@$m! Mυɳҽҽყ☪️🍁💖
Sean kamu harus segera sembunyiin Caitlin nya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!