NovelToon NovelToon
Mencintai Gadis Indigo

Mencintai Gadis Indigo

Status: tamat
Genre:Romantis / Fantasi / Berondong / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:28.2k
Nilai: 5
Nama Author: La-Rayya

Kehidupan ala Barat ++


Bagaimana jadinya jika kau jatuh cinta pada seorang gadis yang bisa melihat masa depan?

Bertemu dengannya pertama kali langsung merubah hidup Ryuga. Ia begitu tertarik dengan penampilan Yumi, gadis yang sering membawa payung berwarna hitam kemanapun ia pergi meski hari terlihat begitu cerah.

Amanda Yumi, seorang gadis yang bisa melihat masa depan. Namun, ia sendiri tak bisa melihat masa depan akan berapa kali ia jatuh cinta. Termasuk dengan hadirnya cinta yang diberikan Ryuga Oliver kepadanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon La-Rayya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

10. Penjelasan Yumi

Keesokan paginya...

Henry baru saja mengunjungi keluarga nya kemarin untuk merayakan pertunangan kakaknya. Dia baru saja berencana untuk tinggal disana sampai besok malam, tapi dia mendapat sebuah panggilan penting dari sekolah tempat dimana dia bekerja. Jadi Henry tidak punya pilihan lain kecuali untuk kembali hari ini. Keluarganya dan keluarga Yumi begitu dekat satu sama lain. Jadi, keluarga Henry selalu mencari Yumi di manapun Henry dan kapanpun dia mengunjungi mereka. Mereka tidak akan pernah melupakan memberikan sesuatu kepada Henry untuk diberikan kepada Yumi saat dia kembali ke rumahnya nanti.

Dengan membawa sebuah kotak penuh makanan dan strawberry. Henry berjalan ke arah rumah Yumi sebelum dia pergi ke sekolah untuk memberikan oleh-oleh padanya. Henry mengetuk pintu rumah Yumi beberapa kali, tapi tidak ada respon.

'Ini sudah pukul 07.00 pagi dan sangat aneh jika Yumi masih tidur.'

Yumi adalah tipe orang yang selalu bangun setiap hari pukul 05.00 pagi. Jadi Henry dapat merasakan sesuatu yang aneh sedang terjadi pada Yumi.

Henry mengetuk pintu untuk yang terakhir kalinya sebelum dia mencoba untuk membuka pintu itu. Dia sendiri tidak yakin dengan password itu, tapi dia sedikit percaya diri bahwa Yumi menggunakan password yang sederhana.

"Ayo kita lihat. Jika aku tidak salah, kode terakhir yang digunakan Yumi saat kami masih kuliah adalah ulang tahunnya."

3-0-1-0...

...........

Dan ternyata kode itu berhasil. Henry tidak dapat mengerti dengan apa yang dirasakannya. Entah dia bahagia karena berhasil masuk ke dalam rumah Yumi, atau khawatir karena Yumi bisa saja menjadi korban dari pencurian dan pembobolan suatu hari nanti karena begitu mudah menebak password rumahnya.

"Yumi..... Yumi.... Apa kau ada di dalam? Aku membawakan mu makanan dari orang tuaku." Teriak Henry.

Henry dengan perlahan berjalan masuk ke dalam. Saat dia tiba di dapur, tetapi dia tidak mendapati kehadiran siapapun di dalam rumah.

"Dimana dia sekarang?"

Henry yakin bahwa Yumi tidak ada di kliniknya ketika dia lewat disana pagi tadi. Dan sangat tidak mungkin bagi Henry jika Yumi membuka kliniknya pagi-pagi buta.

'Jadi apakah dia masih tidur?'

Henry perlahan beranjak menuju kamar Yumi dan mendapati bahwa pintu itu juga tidak dikunci. Lalu dengan perlahan Henry membuka pintu dan masuk ke dalamnya.

Apa yang dilihat Henry pertama kali adalah sepasang kaki yang tertutup oleh selimut. Henry terus menatapnya dan membuatnya berpikir begitu lama untuk menjawab pertanyaan yang ada di dalam kepalanya.

'Sejak kapan yumi memiliki kaki yang begitu besar?'

Henry merasa begitu malu saat menyadari pertanyaan bodohnya itu.

"Yumi bangunlah..."

Henry menarik selimut itu dan menggoyang tubuh Yumi agar bangun.

"Hmmmmmm.... Aaduuhh kepala ku sakit sekali. Aku masih ingin tidur." Yumi menepis tangan Henry lalu menutup wajahnya dengan bantal.

Tiba-tiba sesuatu dengan perlahan bangun dari belakang Yumi. Hal itu membuat Henry begitu terkejut melihat, bahwa ada orang lain tidur di tempat tidur yang sama dengan Yumi. Dan ketika dia menarik selimut yang menutupi nya, Henry melihat seorang pria.

"Ada keributan apa pagi-pagi begini?"

'Tunggu dulu, suara ini dan wajah ini.... Aku rasa, aku pernah melihat wajah ini sebelumnya.... Aaah anak itu.'

"Kau laki-laki bajingan. Apa yang kau lakukan disini?" Teriak Henry setelah menyadari situasi yang terjadi.

"Apa!! Aarrrgggghhh...."

Ryu akhirnya terbangun dan lebih terkejut dari Henry, saat melihat tubuhnya berada di atas tempat tidur disamping Yumi dengan selimut yang menutupi seluruh tubuhnya.

"Hei, ada masalah apa di pagi-pagi buta seperti ini?"

Yumi juga sudah terbangun karena teriakan Ryu dan suara keras yang terjatuh dari diatas lantai.

"Yumi, tolong jelaskan. Apa yang sebenarnya terjadi saat aku pergi meninggalkan mu hanya satu hari saja?"

"Apa maksudmu?" Ucap Yumi melihat kearah Henry dengan mata yang bingung dan terlihat bahwa dia masih setengah tidur.

"Itu....!! Jelaskan padaku, apa yang terjadi antara kau dan bajingan itu?" Henry menunjuk kearah Ryu yang masih duduk di lantai tepat di samping tempat tidur.

"Bagaimana apanya?" Ucap Yumi yang perlahan melihat kearah dimana Henry menunjuk dengan wajah yang serius.

Ternyata, Yumi juga bereaksi yang sama seperti Ryu saat baru bangun tadi.

"Apa! Aaaarrrrgggghhhh!!!" Yumi juga terjatuh ke arah sisi tempat tidur di hadapan Henry.

"Aku bisa menjelaskan semua ini. Berikan aku waktu beberapa menit untuk mengingat semuanya."

Kringgggggg......

Tiba-tiba mereka semua mendengar alarm dari sebuah ponsel yang entah dimana tempatnya dan tiba-tiba Ryu langsung berdiri.

"Aku benar-benar harus pergi bekerja sekarang, atau aku bisa terlambat. Kak Yumi, mari kita bicarakan semua ini nanti saja. Setelah aku selesai bekerja, tapi untuk sekarang aku benar-benar harus pergi."

Dan kemudian Ryu langsung berlari keluar dari dalam kamar dengan menghindari bahkan tidak melihat kearah Henry.

Suasana hening begitu terasa di dalam ruangan saat Henry melihat bagaimana Yumi berkonsentrasi untuk mengingat semuanya. Bagaimana dia bisa berakhir dengan situasi yang seperti ini bersama Ryu.

"Aku ingat sekarang. Aku mencari teman untuk minum tadi malam dan aku secara tidak sengaja bertemu dengan Ryu. Jadi aku mengajaknya pergi ke bar dan mabuk. Aku ingat bahwa dia juga lebih mabuk dari diriku dan berakhir dengan muntah di lantai kamar mandi ku. Sebelum akhirnya pingsan, jadi aku memutuskan untuk membiarkannya menginap suatu malam. Itu saja."

"Benarkah, hanya itu saja?"

"Iya, hanya itu saja. Aku rasa."

"Tapi, kenapa kau bersikap kaget seperti tadi, jika kau tidak tahu apa yang terjadi?"

"Sebenarnya aku juga mabuk. Jadi itulah kenapa sampai ingatanku seperti menghilang begitu saja."

"Jadi kau tidak yakin jika terjadi sesuatu antara kau dan anak itu?"

"Oh tidak, itu tidak mungkin terjadi. Aku tidak akan membiarkan seseorang, khususnya anak itu. Bahkan jika aku mau, bukanlah dia orangnya. Aku bersumpah."

Entah mengapa Henry merasa bersedih dan bersalah karena bertanya pertanyaan yang seperti itu hingga membuat Yumi terlihat berpikir begitu keras. Jadi Henry berpikir untuk melupakannya saja.

"Sudahlah, lupakan saja. Mari kita lupakan saja hal memalukan yang terjadi pagi ini. Aku datang kemari untuk mengirimkan makanan yang diberikan orang tuaku kepadamu. Aku sudah menaruh nya di dapur, tapi kau tetap harus menaruhnya di lemari pendingin nanti."

"Baiklah, terima kasih. Tapi, tunggu dulu. Apakah kau akan pergi sekarang?"

"Iya. Sebenarnya aku hanya lewat saja disini dan memberikan kotak makanan ini kepadamu dan mampir berapa saat saja karena aku punya panggilan penting di sekolah. Jadi aku harus pergi sekarang, bye."

Henry meninggalkan apartemen milik Yumi, seraya berusaha untuk melupakan kejadian pagi tadi dengan fokus menyetir untuk pergi ke sekolah.

"Pak Henry, aku senang kau datang lebih awal. Pertemuan ini baru saja akan dimulai."

Henry melihat kepala sekolah berjalan di lorong dan kemudian masuk ke dalam ruangan pertemuan bersamaan dengan dirinya.

Bersambung....

1
Yani Cuhayanih
Apakah thor indigo juga seperti aku
blush.and.ochre
thor up lgi dan kurangin typo yaaa
saltsanddanmoothies
Jangan lupa makan thooooor! Habis itu ketik bab-bab baruuuu
BeijingBand
Kelanjutan cerita author itu kayak hujan ditengah kemarau thor.. alias ditunggu-tunggu!
Pai Konyol
Rasanya kaya terombang ambing bacanya! Aku bener-bener merasa seperti nyata!
El
lanjut 👍
El
lanjut Thor, ceritanya bagus mski klihatannya sdkit pmbaca sih 🤦🏻‍♀️ pkoknya smangat thor jgn smpai gantung ya critanya 👍
virshere ads
masyaAllah suka banget novelnya padahal udah lama ga baca novel,tiba2 mau baca ini ternyata seru banget
booksand peonies
lh kok smpe sini,,,??? thor mna lanjutanx,,,kok kgk ad juga hari updatex,,,?
infinite soul
Lha aku digantung窶ヲ aku tunggu next chapnya kak!
junemoment
Maaf ya thor kalau kita teriakin buat up bab terus pdhl author yg mikir.. soalnya emg aku nunggu bgt lanjutannya
Wajah Boneka
Ah, lanjutannya gimana nih? Aku udah kepo pake banget huhu
Diambil Oleh Anggur
yah mana sambungannya thor :( rasanya kaya putus sama doi
Zizi Suartini
Biasanya sebelum tidur aku baca-baca dulu cerita di NT dan cek-cek karya favoritku udah up belum‾ seneng deh Thor! Makasih karena udah berkarya‾
El
beh nakal jg ya Yumi 😁
El
meweek 😭
El
menjadi indigo itu ada baik ada juga buruknya
El
bagus ceritanya thor 👍
El
waaah, cerita baru lagi. sepertunya bakal seru. aku mampir thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!