cerita ini menceritakan 2 orang dari kalangan yang berbeda, dan menikah karna terpaksa
semoga kalian suka dengan cerita ini
🙏
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Shanti_San, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
10 - Hari pernikahan Nadin dan Ricko part 1
Hari yang di takut kan nadin pun datang
Pagi2 sekali para pelayan sudah datang untuk membantu nadin bersiap2
Setelah nadin siap, Tiba2 dia mendengar adit berteriak dari kamar ibu nya
"kak nadin, ibu pingsan kak" Adit dengan wajah ketakutan
Nadin belari kekamar menemukan ibu nya pingsan. Nadin menangis karna takut kehilangan ibunya
Tim medis yang disiapkan Ricko, lansung membawa ibu nadin ke dalam mobil, dan menuju rumah sakit,nadin pun ikut bersama mereka, dalam perjalanan nadin menelpon sekretaris tio
Hp tio berbunyi
Dan tio mengangkat telfon nya
"Selamat pagi nona" Sapa tio
"Tuan,ibu saya pingsan, saya skrg ikut menuju rumah sakit, apa kah penikahan ini bisa ditunda, tolong lah tuan? " tanya nadin dengan nada memohon
"Maaf nona, pernikahan ini akan tetap di lanjutkan 2 jam lagi, setelah anda sampai dirumah sakit, tunggu la disana Saya akan menyuruh orang menjemput anda disana" Tegas tio
"Tapi ibu ku sakit" teriak nadin dengan nada tinggi karna kesal
"Nona, disana ada dokter,mereka akan mengurus semua nya, jd anda tenang saja" Jelas Tio
Nadin lansung mematikan sambungan tlfn nya, karna dia tau percuma dia memohon
Sesampai dirumah sakit, ibu nadin lansung di lari kan keruang UGD,dan lansung di tangan dokter yag selama ini memeriksa ibu nya
Dokter keluar setelah memeriksa ibu nadin,
"Nona nadin, ibu anda pingsan, sel kanker sudah semakin menyebar didalam tubuh nya" jelas dokter
Nadin hanya bisa berdiri menangis mendengar yang dikata dokter
"Oia nona, td sebelum anda sampai, sekretaris presdir arwana group menghubungi rumah sakit, dia akan membawa ibu anda keluar negeri, apa anda sudah tau? " tanya dokter
"Iya dokter, saya sudah tau" jwb nadin dengan lemas
"Bersabar la nona, ibu anda akan baik2 saja, saya permisi dulu, untuk menyiapkan keberangkatan ibu anda siang ini" kata dokter
"Baik dokter, terimakasih karna sudah merawat ibu saya" nadin menganggukan kepala memberi hormat
"sama2 nona" dokter beranjak pergi
Dari kejauhan nampak 2 pengawal datang,menghampiri nadin dan adit yang sedang menunggu didepan ruang icu
"Nona, Tuan Tio memerintahkan kami menjemput anda dan adik anda" pengawal dengan suara tegas
Nadin tidak bisa berkata2,dia pun menyuruh adik nya tetap disini dan menemani ibunya
Adit yang sudah diberitahukan kalau nadin akan menikah, hanya menurut saja
"Nona, sebentar lg ada pengawal lain nya yg akan menemani adik anda, setelah ibu anda berangkat, pengawal akan mengantar adik anda kehotel" jelas pengawal
"Baik,ayo berangkat" ajak nadin
"Dit,temani ibu ya, sampai ibu berangkat, kakak terpaksa harus pergi" kata nadin sambil mengusap air mata nya
"iya kak,tenang saja, kakak jaga diri disana" adit menyemangati nadin
"Kakak akan menghubungi mu nanti setelah acara" jelas nadin
Nadin pun berangkat ke acara akad nya, nadin sendiri tanpa di temani 1 pun keluarga nya, nadin merasa sedih dan terluka, dia tidak bisa disamping ibu nya disaat keadaan begini, semua dia lakukan demi ibu nya.
sesampai nadin di rumah ricko yang sudah didecor bak pernikahan di cerita dongeng , yang hanya dihadiri keluarga dekat ricko, nadin tak percaya betapa megah nya acara ini pada hal hanya akan melaksanakan akad nikah saja
miris
coba kalian bayang jika dibalik suami kalian yang bebas pergi dan pulang semaunya, apakah kalian akan Terima begitu saja
pembelaan kalian "jangan baper lah kalau kagak suka skip aja, ini hanya halu"
mau ini hanya halu tapi faktanya ini adalah hasil pola pikir kalian yang artinya karakter kalian bisa dilihat dari novel karya kalian
ceritanya jd gak berbobot krn ...author memposisikan seorang CEO yg labil....
ini juga mama ny Ricko, udah tau anak ny punya istri, kok malah mbawa perempuan lain ke rumah ny
mana tych cewek ulat keket lagi