NovelToon NovelToon
Pembalasan Gadis Abnormal

Pembalasan Gadis Abnormal

Status: tamat
Genre:Romantis / Peningkatan diri-Perubahan dan Mengubah Takdir / Membalas dendam / Mengubah Takdir / Chicklit / Tamat
Popularitas:428.9k
Nilai: 5
Nama Author: Dhevy Yuliana

Pembalasan Gadis Abnormal.

Seorang Gadis yang sebenarnya cantik, namun karena kelainan di wajahnya, membuat Sheina sedikit aneh di mata teman-temanya.

ia sering di buly oleh teman-temanya yang memandang Sheina aneh.

hingga ia bertemu dengan seorang Guru tampan yang bernama Rianto Putra Hutama.
seorang guru muda yang merupakan guru magang di tempat Sheina belajar.

Rianto adalah guru yang baik. namun, kebaikanya sedikit tercoreng kareba ia sering memandang semua dari Covernya.

hingga suatu ketika, terjadi sesuatu yang mengharuskan Sheina melakukan oprasi pada wajahnya.

sengga wajahnya yang abnormal menjadi cantik. Sheinapun sangat bahagia. ia bertekat akan membalas dendamnya pada semua orang.

terlebih pada guru magang tersebut ia akan membuat perhitungan

hingga guru tampan itu merasa bersalah dan memohon untuk di maafkan.
akankah Sheina membuka hati, ataukah acuh pada Rian,?

kita simak saja ya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dhevy Yuliana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 10

didalam mobil, Sheina yang tadinya banyak bicara, mendadak menjadi sosok pendiam.

Anggun menoleh sesaat padanya, " kenapa,? " tanya Anggun.

"ish tadi aja gue nanya nggak loe jawab. sekarang malah nanya kenapa,? " ucap Sheina mengurucutkan bibirnya, membuat Anggun tersenyum.

"Kak Kenzo sama Kak Rizal nyuruh gue jemput loe biar loe nggak kenapa-napa, " ucap Anggun.

"emang gue kenapa,? " tanya Sheina masih tak mengerti.

"huh, dasar lemot. kalau masalah pelajaran aja pinter, tapi kalau masalah insting uun, " ucap Anggun mencibir.

"ish Anggun mah gitu, " ucap Sheina menggerutu. membuat Anggun tertawa renyah.

"mereka tuh takut, loe kena buly lagi Sheina sayang, " ucap Anggun gemas.

Sheina hanya menganggukan kepala mengerti.

saat berhenti di lampu merah, mata Sheina tak sengaja menatap seseorang yang sepertinya ia kenal.

ia memicingkan matanya untuk memastikan itu benar atau tidaj.

lalu, Sheina melengkungkan bibirnya saat memastikan itu semua benar. " cih dasar ular, " gumam Sheina yang masih terdengar Anggun.

"loe ngomobg sama siapa Sheina, ?" tanya Anggun.

"eh, enggak kok yuk jalan, " ucap Sheina tersenyum.

sesampainya di sekolah, Anggun keluar lebih dulu dan kemudian di susul oleh Sheina.

mereka berdua tampak sangat menawan seperti seorang putri.

semua orang memandang tak percaya pada mereka berdua terlebih lagi pada Sheina gadis yang berapa minggu lalu sering di hina dengan sebutan abnormal, kini berubah seratus delapan puluh derajat.

membuat mereka semua terpana. sekaligus ada rasa nenyesal di hati masing-masing. karena, benar apa yang di katakan Anggun, jangan hina fisik seseorang jika fisiknya berubah, maka hanya akan ada penyesalan.

Sheina sama sekali tak memperdulikan tatapan para siswa, ia lebih memilih bermain ponsel miliknya.

hingga ia tak sengaja menabrak seseorang yang berada tepat di depanya.

bruk

"eh, maaf" ucap Sheina seraya memunguti buku yang berserakan di lantai.

"eh, loe lagi loe lagi, bener-bener ya loe, kalau hanya punya mata satu tuh di jaga jangan nabrak, " bentak Rifky yang sudah terlanjur tersulut emosi.

ia tak tau, jika gadis yang selama ini ia hina, talah menjadu gadis cantik jelita. karena ia sedari tadi asyik bercanda dengan teman-temanya.

nyatanya, hukuman yang di berikan kepala sekolah, atas permintaan Pak Reno seminggu lalu, tak merubah karakter dari Rifky.

karena mungkin baginya,jika ia di keluarkan maka ia akan dengan mudah mendapat gantinya

Sheina mendongak menatap Rifky dan teman-temanya dengan tatapan benci juga jengah.

"oh, iya maaf deh gue kan bukan manusia ya jadi gue nggak perlu nanggepin loe semua, " ucap Sheina yang langsung berlalu pergi.

meninggalkan Rifky dan teman-temanya yang masih tertegun seakan tak percaya dengan apa yang mereka lihat.

"itu beneran Sheina si gadis abnormal kan,? kok bisa cantik gitu,? " tanya teman Rifky.

"tenang, segalak-galaknya cewek pasti akan luluh dengan permintaan maaf dan kata kata manis, " ucap Rifky dengan percaya diri.

"lha, bukanya loe naksir sama Anggun,? " tanya Andi teman Rifky.

"pindah target, " ucapnya tersenyum aneh lalu bergegas pergi meninggalkan teman-temanya.

Rifky memang tingkat kepercayaan dirinya sangat tinggi hingga menolak kenyataan pahit yang sering menghampiri kehidupan ini.

sementara itu, Sheina dan Anggun berjalan beriringan seraya bercanda ria di sepanjang koridor sekolah. dan tak jarang mereka berdua menjadi ousat perhatian.

"Sheina, loe tadi hebat tau bisa ngelawan Rifky dan teman- temanya, " ucap Anggun.

"hmn gue males aja selalu di tindas sama mereka, gue akan menjadi orang yang mengerikan bagi mereka yang mendzolimi gue, " ucap Sheina mendramatisir membuat Anggun tertawa renyah.

"duh, temen gue sekarang udah jadi antagonis nih ye, " ucap Anggun menggoda.

"Anggun! " teriak Sheina seraya berlari mengejar sang sahabat

pemandangan itu, tak luput dari pandangan mata dari seseorang yang sedari tadi memperhatikan tingkah laku mereka.

bel masukpun berbunyi dan semua siswa masuk kedalam kelas.

termasuk juga Anggun dan Sheina yang harus berpisah karena berbeda kelas.

Sheina masuk ke dalam kelasnya. ia tak memperdulikan tatapan semua siswa yang menatapnya.

entah sudah terbiasa atau apa, namun kini Sheina lebih memilih menatap lurus dengan tatapan datar.

setelah itu, ia duduk di bangkunya yang terletak paling belakang. dan sudah sibuk dengan pensil dan bukunya.

brak

tiba-tiba, Shandy datang dengan menggebrak meja, hingga Sheinapun mendongak dan menatap dingin gadis cantik didepanya.

"kenapa,? " tanya Sheina dengan ekspresi datar dan aura dingin yang sangat terasa.

membuat Shandy sedikit takut. namun dengan segera, gadis cantik itu menepis rasa takutnya.

"loe nggak usah sok cantik di sini karena yang paling tercantik itu, adalah gue,! " ucap Shandy seraya menngebu-gebu.

membuat Sheina menautkan alisnya karena bingung," sejak kapan gue cantik,? " tanyanya pada gadis di depanya.

""alah gak usah sok polos deh loe, semua orang oun memperhatikan loe tau, " ucap Shandy.

"terus loe nyalahin gue gitu, kalau semua orang natap gue,? ya mungkin aja mereka natap gue karena ada yang aneh, seperti biasa," ucapnya datar. "jika perlu congkel tuh bola mata mereka, " lanjutnya seraya melanjutkan menulisnya.

membuat Shandy mengepalkan tanganya dan berlalu pergi dan kembali duduk di tempat duduknya.

tak lama, guru pun datang dan mulai mengabsen satu oersatu siswa.

sejenak, tatapan guru tersebut, terfokus pada gadis yang berada paling belakang.

siapa lagi jika bukan Rian. guru tampan itu menatap Sheina sejenak dengan tatapan yang sulit diartikan.

sementara itu, Sheina tak memperdulikanya. ia memilih untuk mengerjakan yang lebih berfaedah.

sementara itu, Rian mulai menerangkan materi dan mulai pembelajaranya.

saat semua siswa sedang fokus mengerjakan termasuk Sheina, Rian tak henti-hentnya menatap kebelakang.

hingga Sheina yang sebenarnya tau tengah di perhatikanpun, memilih setenang mungkin

setelah hampir dua jam, pelajaran bahasa Inggrispun selesai. dan setelah Rian mengucapkan salam, Sheina langsung berlalu keluar kelas ubtuk menemui Anggun.

"Nggun, mau kemana,? " tanya Sheina yang bertemu di koridor sekolah.

"oh, ini mau ngambil buku di mobil, loe duluan aja kekantin. nanti loe oesenin gue sekalian," ucap Anggun.

membuat Sheina menganggukan kepala dan berlalu menuju kantin. sebenarnya, ia malas bertemu dengan mereka kembali. namun, kondisi perutnya memaksanya melangkahkan kakinya kekantin.

setibanya di kantin, seperti dugaanya, ia langsung menjadi pusat perhatian.

namun, Sheina memilih bodoamat seraya nengedikan bahu.

saat ia akan melangkahkan kakinya, Shandy menjulurkan kakinya hingga Sheina hampir saja menubruk pinggiran meja.

beruntunglah, Sheina dapat mengimbangi badanya hingga ia langsung menarik tubuhnya yang hampir ambruk itu.

Sheinapun melanjutkan kakinya menuju meja kantin yang kosong.

setelah itu, ia mendudukan dirinya di tempat itu dan mulai memesan sesuatu.

Bersambung.........

1
Lolita Eva
ending nya ga nyambung
dari awal udah bagus banget ceritanya
Dewi Dewi
lelet pemuatanya
DN
Bagus alur nya bikin greget yg baca. cuman bnyk typo nya. 😁
DN
yg bner mana Thor......dua puluh satu apa dua puluh lima usia Rian ??
Mari Anah
aku udh baca smp tamat cerita y kak,seru bgt cerita y🤗🤗🤗
Mari Anah
thor bnyk bgt typo2 y,klo g teliti bgt kurang d mengerti bhs y🙏🙏pdhl cerita y bgs bgt,d setiap bab psti ada ajah typo y
Mari Anah
Luar biasa
Mari Anah
aku jg dulu wkt msh sekolah SD pernah yg jdi korban bully,itu rasa y sakit bgt thor,sedih bgt klo inget masa itu,bahkan ibu guru yg hrs y melindungi ank yg d bully,, itu mlh ikut2n mengejek😔😢karna hbs d bully pasti aku nangis,itu hmpr tiap hari🙁🙁sedih lah thor klo inget semua y
Iki Gara
mampus lah Rian kau mati kau tanam yg buruk hasilnya juga buruk
icha
untung aq baca endingnya dl,ending bgni bkn mls baca
Yuli aden: sama hahaha...jd nggak mau baca lagi dah,oleh endingnya kaya gitu
total 1 replies
Qillah julyan
sebanrnya lawan sheina tdk seimbang,orang2 dan juga rian bukan lah seorang ceo yg sangat berkuasa yg bisa melindungi shenia..kurang greget bacanya
Qillah julyan
,kan pada mash bocah yg perempuan,napa juga..disuruh nerima lamaran dan juga ortunya sheina gak peka sama sekali akan luka batin anaknya krn bulying si rian..gak itu isi hati sm kpl kmn yak?
Qillah julyan
menjijakan sekali lihat si rian..kata2 yg sdh jahat ngatain orang..tdk semudah itu di maafkan
Margiyanti
Balas dedamnya kok jadi bucin sih
Haloooww: Halo Kak! Mampir juga yuk ke novel My cool Duda 😍 minta dukungannya yaa💗💗
total 1 replies
Pinka 77
Shena kamu harus kuat
Pinka 77
bagus anggun kasih pelajaran buat yg menghina seina
Gede Artha
ku tunggu kau pembalasan lebih Kejam untuk orang-orang yg Membully'mu Sheina
Nur Suci Aeni
kasihan banget
Ayu Nuraini Ank Pangkalanbun
g asik terlalu mengecewakan yg baca
Ayu Nuraini Ank Pangkalanbun
hrsnya d pgl Amalia jgn pgl Shady kyk nm cwo aja
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!