NovelToon NovelToon
Cinta Dan Benci

Cinta Dan Benci

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Patahhati / Balas Dendam / Tamat
Popularitas:125.7k
Nilai: 5
Nama Author: Triana mutia

Hidup seorang gadis muda yang biasa di sapa Caca harus menjadi berantakan karena dia harus mendekam di dalam penjara untuk menanggung kesalahan yang tidak pernah dia lakukan, dia menanggung semua itu hanya demi menyelamatkan kehidupan sang kekasih hati dan sebuah alasan

Tetapi apa yang dia dapatkan saat pertama kali keluar dari jeruji besi adalah sebuah pengkhianatan, dan sebuah kenyataan yang selama ini dia tak ketahui

Tiba-tiba saja Daniel Putra Perkasa seorang CEO muda yang sangat tampan mulai mendekati Caca dan memberikan Caca sebuah cahaya di dalam kehidupannya yang sudah berantakan, tetapi Caca tak mengetahui sama sekali bahwa semua yang Daniel lakukan hanya untuk menyakiti Caca

Apakah cinta bisa mengalahkan rasa benci? atau malah cinta mereka akan saling menyakitkan satu sama lain?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Triana mutia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Permulaan

Pagi yang indah mulai menyapa kehidupan di muka bumi, Caca mengawali pagi nya dengan semangat hidup yang baru. Segala yang terbaik dia coba berikan pada penampilan nya hari itu

"Ya ampun cantik banget ya adik kakak yang satu ini," tersenyum

"Ya ampun jangan ledekin aku dong," tersipu

"Kamu harus ingat ya Ca, apapun keputusan akhirnya nanti kamu jangan pernah menyerah. Karena mbak akan selalu ada untuk kamu," penuh keyakinan

"Terima kasih ya mbak"

Caca benar-benar merasa bersyukur memiliki Sindy yang memperdulikan dirinya, karena dia merasa tak seorang diri di dunia yang kejam ini

"Ya udah makan dulu sarapan nya, nanti kita berangkat bareng aja"

"Ya mbak"

Sesampainya di gedung pencakar langit tersebut Caca dan Sindy melangkahkan kakinya ke tempat yang berbeda, Sindy menuju ke tempat di mana dia selalu menghabiskan waktunya untuk bekerja. Sedangkan Caca dan beberapa orang lainnya di kumpulkan di sebuah ruangan yang cukup besar

Saat Caca memasuki ruangan tersebut tiba-tiba saja beberapa orang di tempat itu langsung saling berbisik dan menatap ke arah dirinya dengan tatapan mata yang tajam

"Kenapa perasaan aku orang-orang pada perhatiin aku ya?"

Caca mungkin sudah lupa bahwa kedua orang yang berada di dalam ruang wawancara saat pertama kali juga berada di sana, dan saat Caca belum tiba di sana kedua orang tersebut sudah menceritakan apa yang mereka dengar dari mulut Caca pada saat itu

Tak selang berapa lama kemudian seseorang dengan aura yang sangat wibawa pun memasuki ruangan tersebut, membuat suasana di dalam ruangan tersebut menjadi senyap dalam sekejap mata

"Selamat siang semuanya, sebelumnya perkenalkan saya adalah Abian Sanjaya selaku direktur pemasaran di Pt. Perkasa Tunggal Buana"

Semua orang pun menatap serius ke arah orang tersebut, hanya Caca yang tak berani memandang ke arah pria tersebut karena pria tersebut adalah orang yang memberikan Caca pertanyaan pada saat wawancara pertama di tempat itu

"Saya ada di sini untuk menyampaikan bahwa semua yang berada di dalam ruangan ini akan di terima kerja di perusahaan kami sebagai pegawai magang selama tiga bulan, dan kinerja kalian selama tiga bulan yang akan menentukan apakah kalian akan menjadi pegawai tetap di perusahaan ini atau tidak." dengan serius

Sontak saja hal tersebut membuat semua orang yang berada di ruangan tersebut saling memandang satu sama lain, karena hal tersebut benar-benar baru terjadi satu kali di perusahaan nomor satu di kota tersebut

Semua orang di kota itu mengetahui seberapa ketat cara perusahaan tersebut untuk merekrut seseorang, bahkan seorang kenalan atau saudara seseorang sekali pun tak akan bisa menjadi jaminan seseorang bisa di terima di perusahaan tersebut

"Saya harap untuk kedepannya semua orang yang berada di tempat ini bisa menunjukkan kinerja kalian secara maksimal, karena perusahaan kami hanya mementingkan seseorang yang berkompeten. Perusahaan ini tidak pernah memberikan toleransi untuk siapapun melakukan kesalahan sekecil apapun, dan saya ucapkan selamat bergabung di perusahaan kami"

Entah mengapa Caca merasakan seakan kedua bola mata pria tersebut benar-benar selalu tertuju ke arah dirinya, dan yang lainnya bertepuk tangan mendengar ucapan pria tersebut. Dengan langkah kaki yang pasti orang tersebut meninggalkan ruangan itu dan di lanjutkan oleh seorang wanita yang memberikan pengarahan kepada mereka semua

Tak selang berapa lama Abian pun sudah berada tepat di hadapan sebuah ruangan yang di jadikan sebagai ruangan untuk sang pemimpin di tempat itu

Tok.. Tok.. Tok..

"Masuk"

Abian melangkahkan kakinya ke arah meja kerja Daniel dan Daniel pun menghentikan semua aktifitas nya lalu menatap ke arah Abian dengan serius

"Sudah selesai?"

"Sesuai dengan yang bapak perintahkan"

"Bagaimana keadaan di sana?"

"Semua orang duduk berdekatan kecuali perempuan itu pak, sepertinya mereka sudah mulai menyebarkan tentang info tersebut kepada yang lainnya"

"Bagus," tersenyum tipis

"Ini baru permulaan, saya akan buat hidup kamu menderita dan saat itu saya akan muncul sebagai penyelamat di hadapan kamu. Saya akan buat kamu merasakan perasaan sakit yang tak akan pernah terlupakan"

"Urus perempuan itu sesuai perintah saya"

"Baik pak"

"Kamu boleh keluar sekarang"

Abian menundukkan sedikit kepalanya tanda memberikan hormat dan segera keluar dari ruangan tersebut, sedangkan semua orang sedang merasa sangat bahagia karena mendapatkan kesempatan bekerja di tempat itu. Hanya Caca yang merasa sedikit canggung karena semua orang yang di terima bersamaan dengan dirinya seperti menjaga jarak dengan dirinya

Semua itu dapat terjadi karena memang sudah di rencana oleh Daniel, Daniel memerintahkan Abian salah satu orang kepercayaan nya mempertanyakan hal tersebut saat melakukan wawancara terhadap Caca. Daniel juga memerintahkan agar kedua orang yang berada di ruangan tersebut di terima di tempat itu

Bahkan untuk pertama kalinya di perusahaan itu Daniel memerintahkan meloloskan beberapa orang tersebut dengan sangat mudah, hal tersebut dia lakukan agar mereka menyebarkan berita tentang Caca kepada yang lainnya

Mereka pun di bagikan tanda pengenal mereka masing-masing, karena itu adalah salah satu syarat mereka bisa memasuki gedung tersebut di kemudian hari. Mereka pun di ajak ke sebuah ruangan di mana mereka akan menghabiskan waktu mereka untuk bekerja di kemudian hari, setelah itu mereka di beri kesempatan untuk kembali dan mulai bekerja di esok hari

Semua orang keluar dari gedung tersebut dengan berbuka cita, Caca yang tak ingin menjadi semakin canggung berusaha untuk mendekatkan diri kepada beberapa orang tersebut

"Kalian tinggal di mana?"

Mereka tak ada yang menjawab pertanyaan dari Caca, mereka semua hanya memandang Caca dengan tatapan mata sulit di artikan

"Maksud aku siapa tau kita searah kan kita bisa bareng" tersenyum

"Kamu pulang duluan aja ya soalnya kami udah janjian mau pergi bareng," dengan nada suara sedikit sinis

"Mereka semua kenapa bersikap kayak ga suka sama aku ya?"

"Oh, ya udah kalau gitu aku duluan ya." tersenyum canggung

"Oke"

Caca pun pergi meninggalkan mereka semua dengan perasaan sedikit kecewa akan sikap yang mereka tunjukkan, baru saja Caca melangkahkan kakinya salah satu dari mereka sudah mulai membuka suara hingga Caca masih dapat mendengar ucapan wanita tersebut

"Siapa juga yang mau pulang bareng sama mantan napi, kita kan juga ga tau kejahatan apa yang dia perbuat sampai bisa masuk penjara." dengan nada suara yang sinis

Caca menghentikan langkah kakinya tanpa menoleh sama sekali

"Jadi itu alasannya sikap mereka begitu ke aku?" tersenyum getir

"Orangnya denger tuh"

"Ga masalah dong dari pada nanti dia tetap berusaha dekat sama kita, padahal kita merasa ga nyaman ada di dekat dia"

Caca hanya bisa membuang nafasnya dengan kasar dan mencoba menguatkan hatinya, lalu melangkahkan kakinya pergi meninggalkan mereka

1
Raja Rosnenty
Luar biasa
Raja Rosnenty
Lumayan
Ayu Ap
aku hadir...
Indra Yanto
👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍😍👍👍😍👍👍👍👍😍👍👍👍👍😍👍👍😍👍👍😍👍👍👍♥️👍👍👍👍💟👍👍👍👍♥️
tambahan bunga sudah kuberikan
NNPAPALE🦈🦈🦈🦈
kebanyakan flashback...
vivinika ivanayanti
🥰🥰🥰🥰🥰🥰
Nenie desu
jangan lupa mampir di novel aq
"Rasa Yang Terpendam"
Nenie desu
aq sudah mampir kak
Shuhairi Nafsir
ceritanya terlalu koyol Dan membosankan Thor.
Shuhairi Nafsir
Demi kuasa Thor mohon agar Daniel jadi buncin sama Caca serta menyesali diatas perilakuannya terhadap Caca
anggita
👌👌..
anggita
oke thor,, trus berkrya smoga novelnya sukses..
anggita
caca kudu kuat💪
anggita
mimpi,, klo bsa Jawa ngelindur.
anggita
😢caca,, 😓leo,, 😅siska,,
Nenie desu
jangan lupa mampir dinovel aq kak 😇🤗🙏
Nenie desu
semangat terus kak 🙏🤗
Nenie desu
favorit, alurnya bagus 🤗🙏
vivinika ivanayanti
kak....upnya kak.... lanjutkan 🥰🥰🥰
triana 13: ya kak maaf lagi numpuk kerjaan terlambat untuk up
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!