The story of the alchemist..
Kisah sang ahli kimia..
___________________________________
*Jing xia yu adalah wanita dewasa dari abad 21 dia adalah seorang dokter ahli dalam bidang ilmiah Dari meracik obat atau pun racun. Dia juga seorang atlit beladiri saat usia nya masih muda.
Dia di khianati oleh kekasih dan temannya sendiri sampai kematian menjemputnya. setelah kematiannya di dunia moderen ternyata dia terlahir kembali sebagai permaisuri dari kekaisaran xing.
Permaisuri itu bernama XIA WEI NUAN dia menikah dengan salah satu raja dari kerajaan xing anak kelima dari kaisar jiazhen, xia wei menikah karena jebakan dari selir yenny yaitu ibu tirinya. xia wei menjalani kehidupan seperti di neraka dia selalu di fitnah dan mendapatkan hukuman dari suaminya karena perbuatan dari mantan kekasihnya sampai kematian menjemputnya.
xia yu terlahir kembali dan menempati raga xia wei yang telah meninggal akibat hukuman yang sudah melampaui batas kesanggupannya, xia yu bertekad untuk balas dendam..
novel ini terinspirasi dari satu novel dan komik yang aku baca.. Jika kalian pernah baca, pasti kalian tahu novel dan komik yang aku maksud.. maaf
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cuiss, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
10. Wanita jahat?
"Kau tidak pantas berada surga, kau akan aku kirim ke neraka!" Ujar Raja Liu dengan mendekatkan belatinya pada leher Xia yu.
"Hah, Neraka? Memangnya kau tahu apa itu surga dan neraka?" Tanya Xia yu dengan nada acuh tidak ada rasa takut di dalam ucapannya meskipun belati itu menempel tepat di lehernya.
'Kenapa wanita ini semakin berani saja?' Batin Raja Liu sedikit tercengang dengan keberanian Xia yu, tapi Raja Liu enggan menampilkan wajah kebingungannya. Dia masih bersikap dingin saja.
"Neraka adalah tempat yang pantas untuk wanita jahat seperti dirimu!" Raja Liu semakin menekankan belati di leher Xia yu sampai kulit leher Xia yu yang putih mulai tergores dan mengeluarkan sedikit darah.
Xia yu berdecak kesal. "Heh, jahat! Jahat seperti apa yang kau maksud? Jika memang aku jahat, lalu kau ini apa hah?!" Jawab Xia yu dengan nada yang mencemooh, dan dia juga tidak segan mendongakkan wajahnya hingga berhadapan langsung dengan wajah dari Raja Liu.
"Aku jahat hanya kepada wanita jahat sepertimu." Jawab Raja Liu tak menghiraukan darah yang keluar dari leher Xia yu.
"Memangnya kau pernah melihat aku membunuh dan menyakiti orang lain dengan matamu sendiri bukan dengan telingamu?" Tanya Xia yu yang memang Raja Liu tidak pernah melihatnya melukai orang lain bahkan Xia yu tidak pernah berbicara jika bukan saat meminta keadilan sewaktu di fitnah oleh pelayan suruhan Selir Yenny yang mengatakan kalau Xia wei telah menjebak Raja Liu agar bisa tidur dengannya.
"Aku hanya mendengar dan itu memang jelas kau mencoba menyakiti Lien Hua, karena kau cemburu dengannya aku belum bisa melupakan Lien Hua meskipun dia telah menikah dengan adikku!" Jawab Raja Liu mengingat kejadian Lien Hua saat terjatuh.
"Aku tanya apakah kau melihat aku menariknya? Bahkan jika aku menariknya jarak diantara dia dan aku sangat jauh memangnya kedua tanganku bisa dilepas dan disambungkan agar panjang untuk menariknya dari atas tangga, tidak kan? Bahkan kau melihat sendiri jika aku hanya menunduk saat berjalan menaiki tangga." Jawab Xia yu menjelaskan kronologis kejadian si Alien.
"Bukalah matamu jangan hanya membuka telingamu saja, jangan sampai cinta membuatmu menjadi orang bodoh karena bisa diperdaya oleh rasa cinta!" Lanjut Xia yu sambil beranjak dari tempatnya, meninggalkan Raja Liu yang sedang menimang perkataan Xia yu. Dia mencoba mengingat kejadian itu.
Raja Liu ingat, memang dia memperhatikan Xia yu ketika berjalan menaiki tangga. Dalam ingatannya dia membawa Xia yu ke istana untuk penyambutan tamu yang datang ke kerajaan. Sedari memasuki gerbang istana, tatapan Raja Liu tidak lepas dari Xia wei. Dia terus memperhatikan sikap Xia wei yang selalu diam dan menunduk tidak berani melihat ke arah depan dengan tegas, bahkan dia hanya sesekali mengangkat wajahnya untuk melihat arah jalan yang akan dipijaknya.
Setelah kejadian dirinya dijebak oleh Xia wei, dia tahu jika gadis di depannya itu tidak pernah lagi menghiraukan orang yang berada di sekelilingnya. Jika di bayangkan oleh kita, dia seperti mayat hidup yang berjalan mengikuti arus membawanya kemana arus itu bergerak. Tidak ada kehidupan dalam sorot mata Xia wei beberapa waktu yang lalu, dan sekarang Raja Liu melihat sorot mata yang berbeda. Dia bisa melihat ada keinginan kuat untuk bertahan hidup dan disana juga dia melihat pemberontakan untuk keluar dari zona nyamannya.
Raja Liu tidak tahu saja, sampai kematiannya Xia wei hanya mengingat ibundanya yang telah tiada karena diracuni oleh Selir Yenny, dan dia sudah lelah dengan hidupnya makanya saat mendapatkan pukulan yang bertubi-tubi itu hanya ibunya yang dia panggil. "Ibu aku rindu, tolong jemput aku." hanya kalimat itu yang Xia yu ucapkan selama sesi hukuman.
Setelah Raja Liu berhasil mengingat kejadian saat itu. Dia berjalan kearah pintu dan keluar dari kamar Xia wei begitu saja, tanpa mengucapkan sepatah kata pun. Dia terlihat murung dibandingkan dengan tadi ketika datang, wajahnya nampak suram layaknya kuburan yang mau menjemput mayat hidup. Sedangkan Xia yu yang melihat Raja Liu keluar begitu saja, menampilkan senyuman di bibirnya.
Dia berjalan ke arah meja rias yang baru saja di isi oleh alat kecantikan ala tradisional china yang dibawa Fang yin. Dia mengambil cermin, melihat luka di lehernya harusnya rasanya perih tapi dia tidak merasakannya. Lekas Xia yu membersihkan lukanya dengan alkohol yang di ambil dari kotak kecil dan mengobatinya dengan salep yang juga di gunakan untuk luka di punggungnya. Sedangkan Fang yin yang melihat Raja Liu beserta para pengawal pergi dari halaman kediaman Xia wei bergegas masuk melihat keadaan nona nya.
"Nona, nona.. Apa kau tidak apa-apa?" Tanya Fang yin khawatir.
"Aku tidak apa-apa, tenanglah aku belum mati." Jawab Xia yu mencoba menenangkan Fang yin yang sudah mengeluarkan air mata.
"Nona mengapa kau bilang tidak apa-apa sedangkan lehermu terluka, Hiks..." Ujar Fang yin tambah cemas dan sedih serta merasakan sakit dihatinya melihat perlakuan Raja Liu terhadap Nona nya yang sudah dia anggap sebagai adiknya.
'Aku akan melindungi nona dari mulai sekarang' Batin Fang yin.
"Terimakasih!" Ujar Xia yu yang melihat ke khawatiran dimata Fang yin." Fang yin aku lapar bisa kau buatkan berapa camilan.
"Nona, mau di buatkan camilan apa sekarang?" Tanya Fang yin antusias seperti tidak terjadi apa-apa setelah dia menghapus air matanya. Sedangkan Xia yu tersenyum melihat perubahan sikap Fang yin yang cepat berubah-ubah.
"Buatkan bunga osmantus saja." Jawab Xia yu.
"Baik saya akan membuatkan kue Osmantus yang banyak buat nona, biar nona kembali ceria seperti dulu." Fang yin ingat dulu nona kecilnya itu selalu bahagia saat dirinya membuatkan cemilan dari bahan tepung dan isian biji kacang hijau yang ditumbuk.
Fang yin membuatkan makanan yang dimau oleh Xia yu dengan tulus dan berdoa agar nona kembali ceria, setelah selesai beregas membawa makanan itu ke kamar Xia wei dengan semangat.
Xia yu sangat menyukai kue bunga osmantus, dia teringat akan ibunya di dunia modern yang selalu memberinya bekal makanan manis terutama bunga osmantus. Tanpa dia ketahui jika Xia wei juga teramat sangat menyukai kue itu.
****tbc**
yg detail dong sesuai daya hayalmu...😍
AQ KIRA THOR NYA LAKI2...
LEBIH BANYAK KOMENTAR dr pd CERITANYA
ternyata masih "tergantung" ...
cerita sebelumnya juga dah lupa🤭🙏
masih nunggu lanjutnya
skrg dithn 2025 balik lagiiiiiii nunggu bgt lanjutannyaaaa
tapi kenapa masih ga ada lanjutannyaaaaa
hiks hiks sedih deh
padahal favorite bgttttttt
author ke manaaaaaa😫😫😭😭😭😭
email dan fb ku pun username xia yue krn suka bgttttttt sma novel ini terutama dgn karakter xia yue ......