NovelToon NovelToon
Gadis Bar-Bar Pemikat Hati Duda

Gadis Bar-Bar Pemikat Hati Duda

Status: tamat
Genre:Komedi / Misteri / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:466.9k
Nilai: 4.8
Nama Author: thalib

Duda anak 1, hatinya sudah jatuh ke jurang gelap, dia tidak pernah melirik wanita lagi semenjak dirinya di tinggalkan oleh mantan istrinya yang pergi hanya karena dirinya dan keluarganya hampir mengalami kebangkrutan, ditambah rasa sakit karena baru menginjak beberapa hari kelahiran anak mereka, dia pergi tanpa rasa apapun.

Hidupnya mulai sedikit berubah, hatinya yang sudah gelap akan wanita samar-samar di terangi oleh wanita yang dia anggap seperti musuhnya, wanita yang terus menerus mengerjainya, wanita satu-satunya yang berani berbuat hal seperti itu padanya.

"Permisi Pak, ini total pesanan anda," ucap pelayan restoran.

"Hah? bukankah wanita tadi yang membayarnya,?" tanya Day sudah mulai merasa tidak enak.

"Katanya, bapak adalah pacarnya yang akan membayar semuanya, dan totalnya 10 juta 200 ribu pak," ucapnya membuat Day kaget bukan main.

"Apa semahal itu,?" tanya Day.

"Lihatlah pelanggan disini pak, mereka memesan makanan mahal yang sangat banyak, bahkan ada yang minta di bungkus, dan saya mewakili teman-teman saya untuk berterima kasih kepada bapak dan pacar bapak mau traktir kami juga selaku karyawan disini," ucap pelayan tersebut.

"DAVINAAAAAAAAAA.....!" gumam Day sungguh sangat kesal.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon thalib, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ternyata Duda

Dylan sudah menganggap Aila seperti ibu kandungnya, hingga Dylan selalu memanggil Aila Mommy, Aila pun tidak keberatan sama sekali jika di panggil seperti itu oleh Dylan, baginya Dylan sudah menjadi kakak dari kedua putra kembarnya.

“Uncle..” ucap bocah di gendongan Mami Karla terbangun karena mendengar suara berisik.

“Kan, kamu sungguh keterlaluan Gavin, cucuku terbangun,” ucap Mami Karla.

“Daddy, gendong,” rengek Dean membuat Ayyan langsung mengambilnya.

“Kenapa Daddy lama cekali pulang, Adek mau pulang,” ucap Dean dengan suara manjanya.

“Loh, kenapa mau pulang sayang,?” tanya Mami Karla panik.

“Mau tidul cama Mommy,” saut Dean.

“Mami, apa yang mami lakukan, apa Mami membuat mereka selalu begadang,?” tanya Ayyan.

“Mereka terus bermain, Mami sampai ketiduran di lantai tadi malam,” ucap Mami Karla.

“Jadi jam berapa mereka tidur,?” tanya Ayyan.

“Entahlah, Mami bangun-bangun, mereka masih tidur di sampingku, di lantai,” ucap Mami Karla membuat Aila hanya menggelengkan kepalanya ke arah Dean.

“Astaga Mami,” ucap Ayyan menepuk jidatnya pelan.

“Maaf ya Mi, mereka buat Mami kerepotan,” ucap Aila sopan.

“Tidak, Mami sangat senang,” ucap Mami Karla.

“Kalau begitu kami izin pulang ya Mi,” ucap Aila secara tiba-tiba membuat Mami Karla sedikit kaget.

“Kalian baru saja sampai loh,” ucap Mami Karla.

“Kasihan Davina Mi, dia belum masak katanya,” ucap Aila membuat Davina yang hanya diam membulatkan matanya.

“Makan disini saja nak, banyak makanan di dapur,” ucap Mami Karla membuat Davina menggelengkan kepalanya cepat.

“Terimakasih Tante, tapi Vina mau pulang saja,” ucap Davina membuat Mami Karla hanya menganggukkan kepalanya.

“Sini Mas,” ucap Aila pada Ayyan meminta Dean.

“Kamu pulang sama siapa,?” tanya Ayyan.

“Taxi,” saut Aila santai.

“Aku akan mengantar kalian,” ucap Ayyan berdiri dari tempat duduknya.

“Mommy, Dylan mau ikut,” rengek Dylan.

“Tapi Dylan harus sekolah besok,” ucap Aila.

“Dylan akan bawa buku dan baju Dylan saja,” ucap Dylan enteng.

“Dylan, nanti ayahmu marah loh,” ucap Mami Karla.

“Tidak mau, Dylan mau ikut,” ucap Dylan tegas.

“Dylan..! rumahmu disini, kamu sekolah besok, jangan merepotkan orang,” ucap tegas Day yang baru datang membuat Dylan menundukkan kepalanya dengan wajah cemberut.

“Besok Mommy akan kesini lagi ya sayang, jangan sedih begini dong, Mommy juga sedih loh kalau Dylan seperti ini,” ucap Aila lembut pada Dylan.

“Tapi Dylan kesepian di rumah Mommy,” ucap Dylan.

“Kan ada Nenek, Kakek, uncle Gavin, sama Ayahnya Dylan,” ucap Aila lembut.

“Galak amat tuh Duda sialan, anaknya di bentak-bentak, kasihan si tampan,” gumam Davina menatap kesal ke arah Day.

“Tapi kalau Dylan libur, Dylan mau tinggal di rumah Mommy,” ucap Dylan dan di angguki oleh Aila.

Mereka sudah di mobil, melajukan mobilnya untuk pulang setelah Dylan sudah berhasil di bujuk oleh mereka.

“Davina dimana rumahmu,?” tanya Aila.

“Sudah lewat, jalurnya berbeda, nanti aku akan naik taxi saja jika sudah di rumahmu,” ucap Davina membuat Aila menatapnya bingung.

“Kenapa tidak memberitahukan ku tadi,?” tanya Aila menatap Davina, Davina hanya mengode dirinya jika dia tidak enak pada Ayyan.

“Menginap saja nanti di sana,” ucap Aila membuat Davina tersenyum manis.

“Memang itu yang ku mau,” gumam Davina yang masih ingin bermain dengan si kembar.

“Aku akan pulang nanti, jadi jangan membuka pintu jika ada yang memencet bel atau mengetoknya, intip dulu di jendela,” ucap Ayyan membuat Davina semakin senang.

“Iya, iya, kenapa tumben sekali kamu pulang,?” tanya Aila.

“Aku lupa membawa Laptop ku, ada pekerjaan yang harus ku selesai kan lebih dulu,” ucap Ayyan dan hanya mendapat anggukan kepala dari Ayyan.

“Apa Aila sama Ayyan satu kamar, ahhggg...aku memikirkan hal dewasa lagi hiks..hiks.., ingat Vina, kamu masih polos,” gumam Davina.

Tidak lama kemudian mereka sudah sampai didepan bangunan besar disana membuat Davina plongok-plongo.

“Dimana rumah Aila, disini hanya gedung,” gumam Davina yang mengira jika Aila tinggal di kontrakan lagi.

“Ayo,” ucap Aila yang menggendong Zean sedangkan Davina masih menggendong Zean yang tertidur pulas.

Davina hanya terdiam saat masuk kedalam apartemen Aila, dimana Aila tinggal, dia sudah yakin jika itu tempat tinggal Aila saat ini, ada banyak foto Zean dan Dean, bahkan ada fotonya dengan Aila.

“Bawa kesini Vina,” ucap Aila dan masuk kedalam kamar, Vina hanya menatap Ayyan sekilas dan ikut masuk.

“Ahg suamimu sungguh menyeramkan,” ucap Davina bernafas lega.

“Hei, aku belum menikah,” ucap Aila menepuk lengan Davina pelan.

“Letakkan disini, mereka sungguh kelelahan,” ucap Aila yang lebih dulu meletakkan Zean di atas tempat tidur.

“Sana pergi,” ucap Davina mengusir Aila.

“Kenapa,?” tanya Aila.

“Aku ingin tidur juga, disini bukan kamar nya si tampan menakutkan itu kan,?” tanya Davina.

“Ini kamarku,” saut Aila membuat Davina langsung membaringkan tubuhnya di samping si kembar.

“Aku masih sangat kenyang,” ucap Davina dan menutup matanya, sungguh sangat cepat tertidur.

Pagi Harinya Aila dan Davina serta Ayyan sudah berangkat ke perusahaan, sedangkan si kembar di jemput lebih awal oleh Naya untuk mengantar Dylan sekolah.

Ayyan lebih dulu mengantar Davina ke perusahaan, setelah itu dia baru langsung menuju ke perusahaan nya bersama Aila.

Davina melangkahkan kakinya masuk ke dalam ruangannya, dia langsung melakukan tugas yang harusnya ia lakukan, saat sedang fokus ke komputer dia bingung kenapa sangat hening disana, biasanya para karyawan lainnya akan banyak bicara, karena penasaran Davina menoleh ke belakang dan refleks meninju perut laki-laki yang berdiri di belakangnya.

“Ahhgg,” pekik Day memegang perutnya.

Davina membulatkan matanya sempurna, dia sungguh tidak sengaja melakukannya, dia hanya refleks karena kaget tiba-tiba ada seseorang dibelakangnya.

“Pak, maaf pak, sumpah saya tidak sengaja,” ucap Davina panik.

1
Phyluphyta
Ini udah tamat apa gimana?
Bu Dewi
kemana Gavin pergi?
Maizuki Bintang
bgs
HARTIN MARLIN
wah..... akan seru nih
HARTIN MARLIN
🤭🤭😆😆😂😂
Moms kidz
kapan up lgi torrr,,,lama amat ngegantung nya
Moms kidz
lanjut tor seruuuu
vanilla althea smith
ceritanya jangan digantung torrr kok udah tamat ajaa
vanilla althea smith
digantung banget sih tor kok tamat nga seru ihh
vanilla althea smith
ucap day mungkin
Risty Risty
Lumayan
Sunarmi Narmi
Kamu tau thor..aku baca karyamu sambil nungguin suami bengkel krn emang kerjaan beliau tukang bngkel motor..krn aku sering tertawa sampai di lempar sendal gara" karyamu...lanjut thor...aku ilove you ❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️😘😘😘😘😘😘😘😘
Sunarmi Narmi
Baru baca sdh tertarik..ni cerita bisa bikin senyum" sendiri..lnjut thor
Suci Fatana
ah sebel sama davina. masak gk punya akhlak bener.. sudah tau dia bos. kn gk gitu juga...
Puspita
sangat bagus dan seruh
Lala Kusumah
lanjuuuuuuutt....
Supri Yanto
lanjutannya mana thor
Maria Lina
ngp digantung thor😭
Arab Markonah
smprul.....🤭🤭🤭🤭
Arab Markonah
kayaknya itu pisau dapur, si emak.....🤔pantesan emak ku nyanyi Indonesia raya karena kehilangan pisau....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!