Laiv Alessandra
Seorang gadis cantik serba bisa, pinter, terlahir dari kekuarga kaya membuat hidupnya sempurna. Sampai akhirnya dia berada di titik terendahnya dipertemukan dengan Arjuna yang tampan trempamen dan keluarga baru yang mencintainya.
Apakah Laiv akan bisa mengembalikan kehidupannya yang dulu?
“aku males nonton drama seperti
itu Milly, kamu nonton aku saja. Bukankah dari kemarin hidupku sudah seperti
drama? Entah pa selanjutnya Arjuna membenciku kemudian lambat laun dia akan
mencintaku kemudian kita bahagia kemudian punya anak kemudian ada wanita pengganggu
kemudian kita berantem kemudian baikan”kata Laiv panjang lebar
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cahaya Rembulan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Pernikahan
Laiv berdiri di damping Pak Agus untuk berjalan menuju altar. Selain gugup ada rasa sesak di dalam dadanya, berkali-kali Laiv menarik nafas panjang untuk menenangkan dirinya. Sesekali dia melihat ke arah Pak Agus yang mengapit lengannya.
"Tenanglah non Laiv semua akan indah pada waktunya"bisik pak Agus kemudian tersenyum menatap Laiv. Sedari tadi pak Agus mengerti dengan tatapan Laiv kepadanya.
Didepan altar Arjuna berdiri menunggunya tidak bisa dipungkiri saat ini dia terlihat sangat tampan dan berwibawa. Tapi itu kalau dilihat oleh orang lain sedangkan sifat aslinya kekanak-kanakan, arogan, keras kepala, dan tempramen yang parah.
Diperjalanan menuju altar dia melihat Bu Lina, Denny dan juga Eza sedang tersenyum kepadanya. Laiv sekilas melihat mereka dan tersenyum dengan kikuk.
“Terlihat seperti manusia huh?”ledek Arjuna ketika Laiv sudah sampai didepan Altar membuat Laiv hanya menatapnya datar. Setelah sumpah setia, Arjuna memasangkan cincin di jari manis Laiv cincin yang terlihat sederhana, elegan namun kisaran harganya bikin melongo. Giliran Laiv yang memasangkan cincin di jari manis Arjuna. Beberapa detik Laiv masih menatap dengan sedih tangan Arjuna dengan masih memegang cincin ditangan kanan.
"Kak Radeska maafkan Laiv"gumam Laiv dalam hatinya.
"Kalau kamu tidak segera memasukan cincinnya sekrang akan aku lemparkan kamu dari lantai dua rumah ini"amcam Arjuna membuat Laiv seketika tersadar dari lamunannya dan memasukan cincinnya dengan kasar.
"Au, sakit. Dasar jelek"Laiv tidak memperdulikan Arjuna.
"Baiklah sekarang mempelai pria sudah bisa mencium mempelai wanita"
"Tidak usah"kata mereka berdua bersamaan.
"Pasangan yang aneh baiklah terserah kalian saja"
Setelah selesai dengan pemberkataan pengantin berbaur dengan para tamu undangan yang ada.
“Oo jadi ini istri kak Arjuna?”kata Jordan sepupu Arjuna dan Milly dari pihak Angela dengan tatapan sinis dan merendahkan dilanjutkan hinaan dari sepupu-sepupu lainnya sedangkan
Arjuna disampingnya hanya tersenyum meledek membiarkan Laiv.
Milly terlihat geram dibuatnya inilah alasan Milly tidak mau bergaul dengan sepupu-sepupunya
dan teman-teman dari kalangan atas karena bagi Milly mereka hanyalah anak manja dan sombong yang selalu memandang orang karena statusnya.
“Mm Laiv Alessandra right?”kata pemuda tampan yang sebaya dengannya membuat Laiv hanya mengerutkan alisnya.
“Masih ingat aku? Aku Rafisqy Sayudha. Kamu keliatan berbeda saat ini”kata Yudha heran melihat wanita yang membuatnya penasaran berada di depannya saat ini tapi berbeda. Dulu Laiv yang Yudha kenal adalah cewek yang sangat cantik terawat, kulit yang mulus, walaupun agak tomboy dan cuek tapi terlihat terlihat sexy di mata Yudha berubah jadi cewek yang seperti tidak terawat dengan kulit yang sudah mencoklat, wajahnya yang penuh jerawat walaupun tertutup dengan makeup yang tebal.
“O ya sorry aku lupa. Kalau begitu aku permisi dulu”baru saja Laiv melangkah meninggalkan mereka Ariana menjulurkan kakinya sehingga Laiv tersandung hampir terjatuh karena dengan sigap ditangkap oleh Yudha. Membuat Ariana dan yang lainnya kesal karena tidak bisa mempermalukan Laiv.
“Kamu gak apa-apa?’tanya Yudha khawatir.
"Gak. Thanks”kata Laiv kemudian benar-benar pergi meninggalkan kerumunan para sepupu Milly dan Arjuna dengan bercengkrama dengan pak Agus, Eza, Deni, dan bu Lina.
"Kau mengenalnya?"tanya Arjuna penasaran begitu juga yang kainnya menatapnya dengan penasaran dan menyelidik. Yudha menangguk masih menatap Laiv yang sedang mengobrol.
"Dia sangat cantik waktu itu"kata Yudha.
"Omong kosong. Jangan banyak minum ini masih siang"kata Arjuna dengan nada kesal mendengar adik sepupunya berbohong. Mana bisa makhluk itu cantik bahkan makeup tebalpun tidak bisa menutupi kejelekannya.
**
“Laiv sebenarnya Pak Agus ingin menanyakan secara detil apa yang sebenarnya yang terjadi. Tapi pak Agus yakin ini sudah dipertimbangkan oleh kamu dengan matang. Jujur Pak Agus sangat kaget mendengar kamu akan menikah dan
terlalu mendadak”kata Pak Agus dengan tatapan sendu.
“Sudahlah Pak Agus, Laiv tidak apa-apa ini sudah takdirnya”kata Laiv berusha tegar dihadapan mereka.
“Baiklah kalau begitu non. Semoga kamu selalu bahagia setelah ini ya”kata pak Agus kemudian memeluk Laiv dengan hangatnya. Setelah puas mengobrol dan melepas rindu akhirnya keluarga Pak Agus dan Eza pulang meninggalkan Laiv.
**
Keesokan harinya mereka sarpan pagi di meja makan seperti biasa dengan diam tanpa kata hanya ada suara garupu sendok dan piring terdengar.
“Kalian berdua pindahlah kerumah yang disebelah mommy gak mau serumah dengan makhluk yang menjijikan ini”kata mommynya.
“Tapi Mom..”kata Arjuna dan Milly bersamaan langsung mendapatkan tatapan tajam dari Angela. Mereka berdua tidak jadi melanjutkan perkataan mereka. Arjuna tidak ingin serumah dengan LAiv sedangkan Milly tidak ingin berpisah dengan Laiv.
“Bagaimana kalau Laiv saja yang tinggal sendiri dirumah itu”kata Arjuna memberikan saran.
“Enak saja dia bisa berkuasa dirumah itu sendirian. Kamu juga harus ikut, kamu suaminya”kata Angela dengan marah membuat Arjuna langsung ciut. Setelah selesai makan mereka pun bersiap-siap untuk pindah kerumah yang sebelah rumah yang dulu ditempati oleh
kakeknya. Tapi karena kakeknya sudah meninggal tidak ada yang menempati.
Untuk sementara waktu Arjuna dan Laiv tidur di kamar tamu tentu saja dengan kamar yang terpisah karena dua kamar utama lainnya sedang di renovasi untuk dijadikan kamar Laiv dan Arjuna. Mereka tidak akan tidur dalam satu kamar melainkan terpisah itu kemauan Laiv dan disambut gembira Arjuna karena Arjuna juga tidak sudi tidur dengan istri buruk rupanya
itu.
“Ini kartu platinum buat kamu, mau dipake mau gak terserah”kata Arjuna dengan angkuhnya sedangkan Laiv hanya sedari tadi sibuk dengan sarapan paginnya dengan tidak memperdulikan Arjuna.
Praaaang Arjuna membanting gelas membuat Laiv kaget langsung memandanginya.
“Kamu kalau ada orang ajak ngobrol liat orangnya. Apa orang tua kamu tidak mengajarimu sopan santun”kata Arjuna marah
“Ia. Makasih”jawab Laiv singkat kembali memakan makanannya sedangkan Arjuna menatap Laiv dengan kesal bagaiman
bisa Beast ini mengacuhkannya sedangkan diluar sana baanyak wanita cantik dan
sexy mengantri ingin menjadi kekasihnya. Setelah makan Laiv bergegas untuk
kemarnya bersiap untuk kebengkelnya. Seperti biasa jeans robek-robeknya atasan tanktop putih dan kemeja flannel menutupi tubuhnya.
“holly shit"umpat Arjuna setelah menyemburkan kopinya kearah Laiv.
"Apa yang kamu pake? Mau kemana kamu?” tanyanya lagi.
“Kerja”jawab Laiv singkat meninggalkan Arjuna yang hanya bisa menganga dengan kelakuan Laiv.
“Ok Arjuna gak usah ajak bicara gak usah peduliin makhluk buruk rupa itu”kata Arjuna kepada dirinya sendiri.
“Biii aku mau ke kantor siapkan pakaianku”teriak Arjuna. Bi Ani pun tergopoh-gopoh setengah berlari ke arah tuannya agar tuannya tidak mengamuk.
“Maaf tuan itu sudah disiapkan oleh non Laiv”kata bibi. Sebelah kanan alis Arjuna terangkat dan kemudian langsung ke kamarnya. Dia melihat baju kerjannya sudah terta rapi di ranjangnya legkap dengan dasinya.
“Mmm dia mempunyai selera yang bagus juga”kata Arjuna kemudian bergegas mandi untuk ke kantor.
Sebenarnya Laiv malas melakukan itu tapi dia harus sadar diri dia mendapatkan uang kompensasi jadi dia akan mengerjakan yang bisa dia lakukan untuk Arjuna. Salah satunya menyiapkan baju kerja Arjuna.
Jangan lupa juga di vote, like, comment dan dishare yaa hehehe, tapi kalau tidak keberatan
Makasihh 💐💐
Semoga kalian bahagiaa ❤️
Terimakasih sudah membaca cerita ini teman-teman . Maaf kalau banyak kekurangan dan masih ada typo untuk itu aku mohon kalau ada kritik dan saran silahkan di comment. Agar lebih baik lagi kedepannya ❤️❤️😘😘😘
Dan untuk alur saat ini alurnya lambat semoga kalian tidak bosan.
cuss baca jan lupa tinggalkan jejaak🤗
tkn prfil q aja yaa😍
vielen danke😘
mampir juga kak ke karyaku 'Kay and Say'🥰🌹
jangan lupa untuk mampir yaaa😍😍
semangat terus kak 😊🌹
semakin seru....
🍃 MAHMUD, I Love U 🍃
😂😂