NovelToon NovelToon
LEGENDA SANG DEWA ELEMENTAL

LEGENDA SANG DEWA ELEMENTAL

Status: tamat
Genre:Action / Petualangan / Spiritual / Kultivasi / Fantasi Timur / Epik Petualangan / Tamat
Popularitas:42.6k
Nilai: 5
Nama Author: ZAIPEL

hidup sebatang kara sejak kecil dan pejuangannya bertahan hidup melawan penyakit yang mnggerogoti tubuhnya, mendapatkan sebuah buku ajaib membuatnya mendapatkan kekuatan layaknya Dewa Legenda di dunia kultivasi saat usianya masih muda.

Zhai Pe sang Dewa Legenda Elemental kekuatan alam..Menjadi leluhur ketujuh di Kota Pahlawan, pertualangannya mengelilingi dunia untuk membasmi monster-monster jahat dihadapkan pada perjuangan yang tak ada habisnya.

Zhai Pe akhirnya menjadi kultivator dengan namanya di kenal orang-orang di dunia sebagai Dewa Penyelamat.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ZAIPEL, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

AIR TERJUN BIDADARI

Perjalanan di hutan kabut kegelapan telah sampai di ujungnya, Zhao Kai tidak tau sudah berapa lama ia berada di hutan itu, hutan misteri ini membuatnya merinding.

"Bocah kalau tidak salah di ujung jalan ini kita akan keluar dari hutan misteri ini," jelas sang leluhur.

"Berapa jauh lagi leluhur?" tanya Zhao Kai

"Tidak terlalu jauh lagi bocah, kita akan sampai di batas hutan ini".

Zhao Kai mempercepat langkahnya, benar saja tidak berapa lama kemudian dia melihat dari balik pepohonan seperti sebuah ruangan yang di terangi pelita.

"Akhirnya kita sampai di ujung jalan ini," berlari cepat menuju tempat terang itu.

"Akhirnya!! aku bisa merasakan cahaya matahari," sambil merentangkan tangannya.

Bersamaan dengan itu telinganya menangkap suara seperti mendengarkan desiran air yang jatuh dari ketinggian menimpa bebatuan.

"Leluhur!! air terjun itu sudah dekat dari sini aku mendengarnya," Zhao Kai melihat ke arah bukit di depannya.

"Di balik bukit itu adalah air terjun bidadari yang kita tuju bocah," sahut sang leluhur.

"Ayo!! Aku sudah tidak sabar untuk bermain di bawah air itu," langsung berjalan menuju ke arah kirinya, mengikuti jalan setapak untuk sampai di air terjun bidadari.

Tak lama kemudian ia sampai di telaga di bawah air terjun itu, "Wah..!! ini indah sekali leluhur," kagum dengan ke indahan tempat itu.

Air terjun bidadari merupakan air terjun pra sejarah bagi para kultivasi kekuatan alam, pasalnya air terjun bidadari sudah menjadi tempat mereka berlatih kultivasi sejak era kemusnahan hingga era kebangkitan seperti era leluhur pertama kota pahlawan.

"Bocah! Coba kamu lihat setiap batu di sekeliling air terjun ini, batu itu sudah di tandai oleh para kultivasi kekuatan alam, bahkan para kultivasi kekuatan alam sebelum era kemusnahan sudah berlatih di sini," leluhur Zhao Ming memberikan penjelasan.

Zhao Kai tidak menghiraukan perkataan leluhurnya, Ia asik bermain air berenang ke sana sini, sesekali menyelam dan muncul lagi di permukaan air.

"Dasar bocah ini niatnya mau pergi berlatih malah main sesampai di sini," bergumam sendiri dalam hatinya.

"Biarlah! dia menikmati suasana disini dulu, aku ingin berkultivasi juga agar aura kehidupanku tidak cepat menghilang," kemudian duduk bersila dan memulai kultivasinya.

Zhao Kai mengaktifkan mata tembus pandangnya, ia melihat kedalam air telaga itu.

"Ikannya besar-besar, aku akan menangkapnya sudah lama aku tidak makan ikan".

Ia mengambil tas, membuka dan mengambil sebilah pisau kecil, ia memandang berkeliling, mencari benda yang cocok di jadi untuk tombak ikan.

Ia melihat serumpun bambu kuning yang tumbuh subur di balik pepohonan di seberang telaga.

Setelah sampai di situ, Ia melihat-lihat dan mencari ukuran bambu kuning yang kecil, setelah mendapatkan ia kemudian memotong dan meruncingnya.

"Tombak ikan beres," ia kemudian kembali ke seberang telaga.

"buurrr...!!!" Zhai Pe melompat ke dalam air, ia mengaktifkan mata tembus pandang dan pendeteksinya, langsung menyelam ke kedalam air, "gluk..gluk..gluk.."

Tak lama kemudian Zhao Kai muncul ke permukaan membawa seekor ikan besar.

"Hufft..huftt.." ia berenang ke tepi telaga, kemudian naik, menyalakan api dan langsung membakarnya.

Panggang ikan telah matang, Zhao Kai langsung menyantapnya dengan lahap, "aahh!!" ia mengusap-usap perutnya yang terasa kenyang.

"Kalau perut kenyang, urat mata jadi kendor," ia kemudian mencari batu yang bagus untuk bersandar, setelah mendapatkannya Zhao Kai menyandarkan tubuhnya lalu memejamkan mata dan langsung tertidur.

Setelah Zhao Kai tertidur, leluhurnya masih tetap berkultivasi, bersamaan dengan itu buku kekuatan alam yang ada di ruangan spritual bocah itu bereaksi dia bergerak-gerak dan kemudian terbuka sendiri.

Zhao Kai di bawah alam mimpinya di bawa oleh buku itu berbalik kepuluhan ribu tahun yang lalu.

"Di mana aku, tempat ini terasa asing," ia berada di tengah perkotaan yang banyak orang berlalu lalang di sekelilingnya, sesaat kemudian semuanya lenyap dan tempat itu langsung berubah jadi tempat peperangan besar, lalu dia kembali melihat hal yang sama saat dia terkena ilusi di hutan kabut kegelapan, pertempuran itu memakan korban jiwa beribu-ribu umat manusia, saat itu dinamakan era kehancuran umat manusia. Mimpinya berpindah lagi dia melihat beberapa kelompok manusia yang selamat dari kehancuran itu berpencar ke berbagai penjuru dunia mereka kembali membangun tempat-tempat bermukim dan memulai lagi semuanya dari awal, dalam mimpinya Zhao Kai melihat sekelompok orang yang selamat, mereka membuat pemukiman di sebuah lembah di antara dua bukit dan itu adalah kota pahlawan di masa lampau.

" Ini serasa nyata, aku serasa telah melihat masa lalu ratusan ribu tahun lalu, dimana saat itu terjadi era kehancuran," berbicara sendiri.

Lalu sesaat kemudian mimpi buruknya datang, dia melihat kota pahlawan di serang oleh makhluk iblis, serangannya membabi buta dia melihat seorang wanita berlari keluar dari rumahnya, lalu rumah itu roboh dan menimbunnya, "ibu......" ia tersentak dari tidurnya.

"Ah, sudah hampir malam," bisiknya sambil mengusap-usap kedua mata.

"Aku ketiduran dan mimpi aneh, aku juga melihat ibu didalam mimpiku," berbicara dalam hati, matanya jadi berkaca-kaca saat teringat akan ibunya.

"Ibu aku selalu berharap ibu tenang di atas sana, aku selalu merindukan ibu," sambil menengadah ke langit yang mulai gelap itu.

Zhai Kai bergegas menghidupkan api untuk menghangatkan tubuhnya dan meneranginya dari kegelapan malam.

"Bocah bodoh!! menerangi tempat ini sama dengan bunuh diri," tiba-tiba saja leluhurnya berbicara.

"Eh..! Kok bisa begitu leluhur, inikan dingin dan juga gelap, saya butuh api untuk menerangi dan menghangatkan badan saya," sahut sang bocah.

"Para makhluk iblis akan berdatangan kalau kamu menerangi tempat ini, ini bukan tempat yang aman buatmu, kalau kamu ingin tetap hidup matikan api itu!!" perintah sang leluhur.

"Yelah, ye lah," sambil mengambil air dan menyiram api itu.

"Istirahatlah malam ini, besok kita akan memulai latihanmu."

Zhao Kai mengenakkan pakaiannya, ia mengambil sepotong kain untuk selimut dan kembali menyandarkan tubuhnya di batu tadi lalu memejamkan matanya dan tertidur.

Di dalam ruangan spiritual sang bocah, leluhur Zhao Ming kembali berkultivasi.

"Energi alam disini begitu murni, bahkan melalui tubuh bocah ini, aku bisa merasakan dan menyerapnya untuk memperkuat auraku," sambil duduk bersila dan memfokuskan diri.

Malam itu Zhao Kai beristirahat dan tertidur dengan nyenyak, dibawah desiran air terjun yang mengalir terus menerus, waktu untuk merubah takdirnya telah dekat.

sekian terima kasih,karena telah membaca karya saya..

jangan lupa koment,like,dan hadiah nya

pencet juga favorit agar tidak ketinggalan info updete erbaru.

1
Mahesa Agung
gak jelas tamat ajah
Jumadi 0707
alur nya lama bnr kpn blajarnya
Dzikir Ari
semoga Alurnya bagus
Jupri Efendy
Kecewa
Haikal Akbar
.
Haikal Akbar
Lanjut
Haikal Akbar
Mantap
Yonas Ambalinggi
lanjut thor
Haikal Akbar
Up up
Haikal Akbar
Up
Kang Comen
ini dunia kultivator apa dunia pendekar ????
Haikal Akbar
Lanjut
Andy Smith
koq Su Hayni thor... itukan cerita yg satu nya... hehehe
SANG DEWA: iya bg, salah ketik akibat nulis dua cerita yang sama dalam satu hari
total 2 replies
Haikal Akbar
Up
Haikal Akbar
Penempakan terus sampai chapter ini tidak ada perubahan, sebaiknya revisi dulu sebelum update
Haikal Akbar
Siapa lagi ini
Haikal Akbar
Up
Haikal Akbar
Heh
Haikal Akbar
Hah
Haikal Akbar
Up
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!