NovelToon NovelToon
Kaget Nikah

Kaget Nikah

Status: tamat
Genre:Cintamanis / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:1.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: Alya Lii

Awas bisa menyebabkan kram pipi dan perut!


Kisah Cherry gadis putih Abu-Abu yang tak menyangka kaget menikah dengan seorang pria mapan bernama Lucas yang sering mengejeknya cabe-cabean.

Seperti apa ceritanya keseruannya langsung saja cus...



Bagaimana kelanjutan kisah mereka?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alya Lii, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part. 10. Permintaan Neva

Part. 10. Permintaan Neva

Happy Reading....

Persahabatan tidak terjalin dengan orang yang istimewa, namun kita jadi istimewa karena bersahabat, sahabatlah yang mengistimewakan kita.

"Steve, apa kau memikirkan sama seperti yang aku pikirkan?" tanya Neva.

Steve terdiam. Setelah mendengarkan cerita Cheerry, Neva dan Steve merasa iba kepadanya.

"Neva, bagaimana kalau kau meminta bantuan Kakakmu agar Cherry bisa bekerja di perusahaannya?" Steve berpendapat.

"Aku akan membicarakannya Steve..," Neva menerima pendapat Steve.

"Nev....," panggil Lucas.

"Kakak masih disini?"

Bukannya menjawab Lucas malah memperhatikan Steve dari ujung kepala le ujung kaki.

"Cowok elu dek?" sindir Lucas.

"Buk_bukan...," Steve menolak dengan menggelengkan kepalanya.

"Kakak, dia sahabatku namanya Steve. Kenalin Steve, dia kakakku yang kalian anggap sebagai Om ku"

"Om? kampret nih bocah, gue masih muda gini dibilang Om" gerutu Lucas.

"Ka..., Neva mau ngomong serius sama Kakak, apa kakak ada waktu?" pinta Neva serius.

"Mau tuker kartu sakti?" tebak Lucas.

"Bukan Ka..., lebih penting dari kartu sakti" sahut Neva serius.

Lucas merasa heran tak biasanya adiknya menolak soal kartu saktinya. Tak biasanya Neva membiarkan kartu saktinya tak berbahas begitu saja.

"Emangnya apa dek?" tanya Lucas pada akhirnya.

"Neva lapar, ke restoran swiss yang disana dulu yuh ka..,"

Eh.. eh... ini mau ngasih tahu atau cuma akal-akalannya saja?

"Ye... dasar!"

"Tapi kakak uda bilang belum sama Ka Reta?"

"Sok tau kamu.. mana ada Reta disini?"

"Taulah... tadi dia memeriksa Ibunya sahabat aku yang sakit" sahut Neva.

"Eh Ka, tapi tadi Ka Reta sangat akrab sama Dokter Ammar lo..," imbuh Neva.

'Rupanya kau sedang berduaan dengan dia Reta' batin Lucas.

"Ayo, jadi makan ga?" Lucas mengalihkan pertanyaan-pertanyaan Neva mengenai Reta.

"Ayo Ka... Neva lapar..., Steve kau ikut kan?" tanya Neva kepada Steve.

"Next time saja Nev.., aku ada janji sama Mama buat mengantarnya ke tempat arisan, "

"Oke Steve," Steve kemudian pamit undur diri.

Lucas benar-benar mengajak adiknya untuk mengunjungi restoran yang menyajikan makanan-makanan negara swiss.

"Ka, kita sudah lama tak makan bersama kayak dulu" Neva teringat masa-masa kecilnya saat Mama dan Papanya selalu menyempatkan waktu untuk meluangkan waktu untuk kebersamaan keluarganya.

Lucas hanya tersenyum lalu melanjutkan menyuapi makanannya kembali.

"Ka, boleh Neva meminta bantuan kakak?" tanya Neva.

"Sepertinya kau sangat serius dek,"

"Sangat serius ka, ini mengenai sahabat Neva yang baru saja mendapatkan musibah,"

"Terus..,"

"Neva ingin kakak membantunya, dia sangat membutuhkan biaya untuk pengobatan Ibunya,"

"Terus...,"

"Dia hanya hidup bersama Ibunya, Ayahnya sudah meninggal lama. Bisakah kakak membantunya?"

Lucas meletakkan peralatan makannya,

"Neva.., bukan kakak tak mau membantu. Kakak hanya takut kau akan membawa teman-temanmu yang kesusahan kepada kakak. Emangnya kamu pikir kakak tempat tampungan orang kesusahan," Lucas berjangkit dari tempat duduknya, tapi buru-buru ditahan oleh Neva.

"Ka... please... kali ini saja ka.." ucap Neva serius dengan menelangkupkan kedua tangannya ke dadanya. Manik matanya mulai berair, tak biasanya Neva meminta sesuatu sampai meneteskan air mata.

"Hufffffftttt...," Lucas menyentuh pundak adiknya dan mengajaknya untuk duduk kembali.

"Dek, hapus tuh air matanya malu tau kakak.. takut dikiranya kakak apa-apain kamu,"

Neva menyeka air matanya, menetralkan perasaannya agar tak menangis lagi.

"Kakak mau bantu sahabat Neva kan?"

Lucas mengangguk pasrah,

"Kakak janji mau membantu sahabat Neva kan?" Neva memastikannya sekali lagi.

"Hem," jawab Lucas seenaknya.

"Kakak ga boleh ingkar loh,"

"Hem,"

"Ih... kakak kenapa jawabnya Hem doang sih," protes Neva.

"Terus kakak harus apa dek?" bantahnya dengan malas.

"Bantu sahabat Neva bekerja di perusahaan kakak,"

"Uhuk.. uhuk.. uhuk..!"

"Apa dek?" ucap Lucas terkejut.

Setelah perdebatan panjang yang Neva dan Lucas rundingkan pada akhirnya Lucas menerimanya dengan pasrah karena bagaimanapun dirinya menolak, Neva akan merengek terus menerus. Lucas sendiri bingung harus menempatkan sahabat Neva di posisi apa di perusahaannya. Mengingat sahabat adiknya masih berstatus sebagai seorang pelajar.

"Kakak ga pulang kerumah?" tanya Neva setelah sampai didepan rumahnya.

"Maaf dek, kakak belum bisa pulang sekarang. Sampaikan salam kakak kepada Mama" pesan Lucas.

"Kau bawa sahabatmu besok ke kantor kakak," imbuhnya lagi setelah Neva turun dari mobilnya.

Neva mengangguk, dia masih terlihat sedih karena Lucas tidak pulang kerumah.

"Assalamu'alaikum...," ucap salam Neva.

"Ternyata dia benar-benar sudah menabuh genderangnya sendiri," sahut Papa Hadi.

"Pa.. Neva mohon.. jangan berpikiran negatif kepada kakak..," Neva memohon kepada Papanya.

"Untuk apa kau membela kakakmu yang tak tau diri itu Neva," bentak Papa Hadi.

"Pa.. kakak tak seperti yang Papa pikirkan, selama ini kakak selalu menuruti apa yang Papa perintahkan. Kakak sama sekali tak pernah membantah sedikitpun perintah Papa.., tapi tolong Pa untuk mengenai hati biarkan kakak memilih jalannya sendiri. Toh Neva baru saja melihat Ka Reta bergandengan tangan dengan Dokter Ammar," ucap Neva sembari menyeka air matanya. Neva sendiri merasa tak suka jika Lucas bersama Reta.

"Omong kosong apa lagi yang kau ucapkan Neva! Reta tak mungkin melakukan itu, kau hanya membela kakakmu"

"Terserah Papa, Neva hanya mengatakan apa yang Neva lihat hari ini. Neva kecewa dengan Papa, Papa sudah sangat berubah semenjak mengenal Tuan Arif," Neva kemudian berbalik meninggalkan Papanya yang masih berdiam diri.

Deg!

Hadinata terdiam, dia merasa tertampar dengan ucapan Neva. Dia teringat masa kecil anak-anaknya, dulu Hadinata sering sekali memanjakan mereka karena kesibukannya dalam bekerja, Hadinata tak pernah ada waktu untuk keluarga jadi dia memutuskan untuk mengosongkan jadwalnya setiap satu minggu sekali untuk sekedar berkumpul dengan keluarganya.

Sampai suatu hari dia bertemu dengan Arif, orang yang sudah membuat perusahaannya semakin jaya seperti sekarang ini. Arif sendiri sebenarnya tak sungguh-sungguh menjodohkan putrinya dengan Lucas. Tuan Arif hanya tak mau Reta salah pergaulan seperti yang sudah-sudah. Arif berpikir jika Reta memiliki tunangan kemungkinan sikapnya akan berubah. Sedang Hadinata hanya merasa berhutang budi kepada Arif, maka dari itu Hadinata menyetujui perjodohan tersebut.

"Neva.. maafkan Papa, Papa melakukan ini demi kalian semua," ucap Hadinata lirih.

Risti yang tak sengaja mendengar dibalik tembok merasakan sakit hatinya seperti yang dirasakan Neva. Suaminya telah berubah, senyum serta canda yang dulu sering dia lontarkan tak pernah terlihat serta terdengar lagi.

Risti kemudian menghampiri sang putri yang melampiaskan tangisan di dalam kamarnya.

"Papa jahat! sangat jahat!" umpat Neva.

"Kenapa Papa sekarang menjadi tega kepada ka Lucas, Neva ga bohong.. Neva melihat dengan mata kepala Neva sendiri kalau ka Reta bergandengan tangan dengan Dokter Ammar..," Neva masih meluapkan kekesalannya kepada Papanya yang tak mempercayainya.

"Neva...," panggil Mama Risti.

"Mama...,"

Bersambung....

Jangan lupa ritualnya ges😘

1
siti siti
ooo Steve sabar cinta tak semestinya harus saling memiliki, akan ada satu hati yg mengharapkan cintamu
siti siti
sang ulat keket datang menyapa /Panic//Panic//Panic/
siti siti
reta hamil sama DR Ammar
Sophia Aya
mampir thor
Alya lii: terimakasih kak🙏
total 1 replies
sari emilia
ini sebenarnya mo nikah atau mau lucu2an doang ap....ko main2 penghulunya kn dah siap...ko spt org gila pd ga waras...sm dgn mainin agama....mk nya ilmu dan adap lbh tinggi adab....brilmu blm tentu berilmu....beradab pasti berilmu....
sari emilia
kata2nya mencang mencong kmn2 mn kebolak balik
Utci Yeah Zaine
terlaluuuuuuuuu paaaaaaaaannnnnnjaaaaaaannnnnnnnnngggggggggg yg di ulaaaaaaaaaannnnnnnnngggggggg
Alya lii
sesuai dengan yang dirasakan
Siska Sutartini
lucas ni dikit-dikit baper sendiri, slalu salah paham. betul kata Brandon kalo urusan bisnis lucas jagonya. kalo soal cinta nol. besar
Siska Sutartini
lah di episode sebelumnya disebut cherry usia 17 tahun, kenapa skrg jadi 16 tahun,. mana yg bener thor?
btw, cherry kelas brapa sih?
Alya lii: 16 beranjak ke 17 kak...
total 1 replies
Indri wahyuningtyas
GPP Lucas makan aja, ditahan dikit anggap aja brownies rasa strawberry!!! dan demi kesejahteraan si gajah 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Alya lii: 🤣🤣 strawberry rasa brownies jadinya kak
total 1 replies
Jingga
Dari tadi aku merasa berteka teki dengan alurnya,keren buat autornya ceritanya selalu bikin penasaran 🥰
💘💞Ratunya Bo Qingang💕💘.
bnr lex...
💘💞Ratunya Bo Qingang💕💘.
😡😡😡😠😠😠😤😤😤😤👊🏻👊🏻👊🏻👊🏻👊🏻👊🏻
💘💞Ratunya Bo Qingang💕💘.
dsar kepsek gx ada akhlaq...😡😡😡😡
💘💞Ratunya Bo Qingang💕💘.
kirain bnran....
💘💞Ratunya Bo Qingang💕💘.
laporin polisi aj cher...
bekti lukman08
sukaaa👍
bekti lukman08
terimakasih author.. . sesuai dgn harapan aq🤗
ahirnya cherry dan lukas bersatu😍
bekti lukman08
terimakasih author.. . sesuai dgn harapan aq🤗
ahirnya cherry dan lukas bersatu😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!