NovelToon NovelToon
Black Bones

Black Bones

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Fantasi / Petualangan / Barat
Popularitas:6.6k
Nilai: 5
Nama Author: K A Z A R O

Aztiel, nama dari kerajaan yang ada di Mascus, 1 dari 3 negara terbesar di planet Jana dan masih berkembang. Monster, Manusia, Iblis dan hal hal lainya sudah tak asing di sana, Istana yang megah di kuasai oleh raja Farlov Von Grief dan Desmon menjadi salah satu Tentara "elite" di sana yang sangat loyal terhadap kerajaan, bahkan salah satu gereja terbesar yaitu Ferus sempat membantu Desmon untuk menjadi pengikutnya. Suatu hari di siang yang cukup panas ia di tugaskan oleh sang raja untuk mengantarkan sebuah surat untuk kerajaan yang ada di sebrang bersama 4 teman lamanya. Awalnya semua berjalan dengan baik namun tragedi mengenaskan menghancurkan semuanya.

Akankah dia berhasil bertahan hidup dari masalah yang akan ia lalui dan membuka masalalu sebelum semua ini terjadi?

(Web novel ini mengandung kekerasan yang berlebihan dan konten seksual,bagi para pembaca yang masih di bawah umur diharapkan agar tidak membaca atau meminta izin dari orang tua agar bisa membaca Web novel ini.)

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon K A Z A R O, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Burning

Pagi yang indah membuat diriku semangat, terbangun dari kasurku dan bersiap keluar untuk mencari sarapan, Tetapi Fiora tidak terlihat di ruangan ini.

"Apa Fiora sudah keluar mencari makan sendiri.?"

Aku berjalan keluar dari kamarku dan melihat sekeliling benar benar tidak ada orang satu pun, semakin jauh berjalan melewati pintu pintu kamar, semakin gelap penglihatanku.

"Apa yang sebenarnya terjadi?."

Ruangan yang perlahan menghitam berubah menjadi merah darah, semakin lama ku berjalan semakin aku menyadari bahwa tidak ada ujung di lorong ini.

"Ini tidak baik, Aku akan mencari Fiora."

Terlihat di ujung ada seseorang seperti sedang menatap ke arah cahaya, ku harap dia tau tentang apa yang terjadi.

Semakin ku dekati, semakin aku menyadari bahwa di pundaknya terdapat kobaran api dan darah.

"Ah Desmon, apa kau baik baik saja?," Ucap nya sembari melihat ke arahku, raut wajah nya yang mirip dengan diriku membuat ku semakin kebingungan.

"Siapa kau?."

"Apa kah kau tak mengenali ku? aku adalah amarah yang ada di dalam dirimu."

"Apa kau... Fury?."

"Ya, bagaimanapun kau menyebutku, diriku tetaplah diriku, mencerminkan kekejaman dirimu dan sisi burukmu."

"Tapi kenapa kau memiliki tubuh manusia?, bukankah kau adalah jiwa yang berada di dalam diriku?," ucapku dengan rasa bingung, aku tau ini bukan pertanda baik.

"Kau tau, kau sekarang berada di dalam kehidupan yang berbeda, di sini tempat semua pengalaman yang buruk berada atau bahkan pengalaman yang belum pernah kau temui sebelumnya," ucapnya menatap desa yang sedang terbakar.

Apa yang ku lihat cukup membuatku ketakutan, rumah yang terbakar menjadi abu dan orang orang berlarian menyelamatkan diri masing masing, terbakar dan mati secara perlahan.

Teriakan dari mereka membuatku ingin berbuat sesuatu, tetapi di halangi oleh tembok yang tak terlihat.

"Kenapa kau tak menyelamatkan mereka?," ucapku pada Fury.

"Memang apa yang bisa kau lakukan?," dia bertanya kepadaku.

"Aku tak bisa melakukan apa apa, ada sesuatu yang menghalangi jalanku."

"Berarti aku tak harus menyelamatkan mereka."

Terdiam dengan perkataan Fury, aku bertanya apa yang sebenarnya terjadi.

"Apa maksud dari semua ini?."

"Kebenaran, Kebenaran yang ada di dalam dirimu, semua ini adalah cerminan hati mu, semua yang kau lihat adalah sifat aslimu."

"Apa maksud mu?."

"Dirimu adalah seseorang yang cukup kejam, kau mungkin tak menyadari itu, tetapi ini adalah dirimu yang sebenarnya."

"Tidak, aku bukan orang yang seperti itu."

"Baiklah, tapi tolong jelaskan perasaan apa yang ada di dalam dirimu ketika sedang membunuh?."

"......." aku terdiam tak bisa berkata apa apa.

"Itu adalah contoh kecil dari dirimu yang sebenarnya, mungkin kau akan tau ketika mencoba membunuh manusia."

"Tidak, itu tidak mungkin terjadi."

"Hahaha, Desmon Desmon, kesatria kejam dan naif seperti biasanya."

Melihat apa yang terjadi di depanku, membuat diriku terdiam, tetapi anehnya semakin lama aku melihat mereka, hatiku semakin tak merasakan apapun.

Dari balik api yang membara, terlihat seperti seseorang mendekat ke arah orang orang yang mencoba menyelamatkan diri.

"Apakah itu armor milk ku? kenapa bisa ada di dirinya?."

Aku melihat dengan jelas armor, kapak, dan pedang miliku berada di dirinya, dengan perlahan dia mengayunkan pedang dan membuat salah seorang warga terbelah menjadi dua bagian.

"APA YANG KAU LAKUKAN!," teriakan ku hanya membuat dia menoleh ke arahku dan tetap membunuh para warga itu.

"BERHENTI, APA YANG KAU PIKIRKAN."

"Hei Desmon, itu sebenarnya dirimu yang berada di sisi sebaliknya dengan dirimu yang sekarang."

"Apa?."

"Itu adalah sifat dan kekuatan sejatimu, seperti amukan yang pernah kau gunakan."

Tanpa pikir panjang, aku berusaha keluar dari pengahalang ini.

Berhasil keluar dari penghalang itu, aku berusaha berlari ke arah diriku yang sedang membunuh para warga tak berdosa itu.

Bersiap melawan diriku sendiri, tidak ku sadari armor dan perlengkapan miliku terpasang dengan sendirinya.

"Ya, lebih baik seperti ini atau aku akan mati melawan diriku sendiri."

Mengambil Pedang milikku dan menantang diriku yang sedang membunuh mereka, aku melihat cahaya merah dari balik mata yang tertutup helm besi.

"Jika kau berhasil mengalahkan nya, mungkin kau akan bisa menghilangkan sifat aslimu di dalam jiwamu."

Dia mulai berlari ke arah diriku dan menyerang dengan serangan udara, ku tahan denga pedangku dan menendang kakinya.

Mengayunkan pedangku ke arah tangan miliknya dan membelahnya, entah kenapa rasa bahagia dan marah mulai masuk ke dalam pikiran dan jiwaku.

Berusaha untuk membuang rasa yang membuat diriku menjadi seperti seorang yang haus dengan darah, aku berlari ke arahnya dan menyerang tepat di bagian dadanya, dia menahan serangan ku dan berbalik menyerangku, seranganya berhasil memutuskan tangan kiriku.

Dia menyerang ku dengan lemparan kapak, tetapi itu meleset, Kesempatan yang ada ketika dia membuka badan membuat diriku lari mencoba menusuk dadanya, seperti dugaan ku, dia memiliki regenerasi yang cepat sama sepertiku.

"Dia lawan yang sepadan dengan mu bukan?," ucap Fury.

Dia mencoba Membelah kepalaku dengan ayunan pedang yang cukup cepat, tetapi itu berhasil ku hindari.

Ku coba menyerang dengan menendang di arah kepalanya, terlihat darah merah tua keluar dari selah selah Pelindung besi.

Mencoba menyerang dengan seluruh kekuatan ku, aku menusuk dadanya dan membelah nya, tetapi bukan darah yang keluar dari tubuhnya melainkan cairan hitam yang membanjiri tanah.

Ku tendang Helm itu dan melihat seperti apa muka yang ada di dalam nya.

Kosong, hanya ada darah hitam keluar dari semua selah selah pelindung.

"Apa ini? apa maksudnya ini?."

"Hitam, kekuatan sejatimu."

Tak mengerti apa yang di maksud dengan perkataan Fury, aku melihat ke arah pelindung yang memudar dan menghilang menyisakan darah hitam.

"Ya, selagi kau berada di sini, kenapa kita tidak berjalan melihat situasi sekeliling?."

Berjalan bersama Fury menyusuri api dan darah di sepanjang jalan, aku melihat Fiora sedang berada di ujung tebing.

"FIORA, FIORA, AKU DI SINI FIORA."

Menoleh ke arahku, akupun mencoba mendekatinya.

"Desmon, ingat, ini bukan seperti apa yang kau bayangkan." Perkataan Fury membuat diriku terdiam sejenak dan lanjut berjalan ke arah Fiora.

"Apa yang sedang kau lakukan di sini?."

Dia tidak berbicara, tapi ia menoleh ke arah bulan yang perlahan memerah.

"Ini bukan dirimu Desmon."

"Apa maksudmu?."

"Ini bukan dirimu."

Bingung dengan apa yang di katakan Fiora, dia melihat ke arahku dan berkata "Dirimu yang dulu tidaklah kejam seperti sekarang Desmon."

"Tapi aku tak seperti yang kau katakan Fiora, aku adalah diriku yang sekarang."

Dia menoleh ke arah bawah tebing, akupun mencoba melihat apa yang ada di bawahnya.

Batu yang runcing di hiasi orang orang yang tertancap di atasnya dan darah yang seperti danau, membuat ku terdiam sejenak, namun tak merasakan apapun di dalam hatiku.

"Kau yang melakukan ini Desmon, kau dulu tidaklah seperti ini."

"Tapi aku tak melakukannya Fiora."

Fiora perlahan mendekati ku dan mendorong tubuhku ke bawah tebing, aku hanya bisa melihat dirinya yang seperti tak memiliki expresi.

"Dirimu bukanlah raja iblis yang kejam Desmon."

Sesaat ketika aku terjatuh, aku tiba tiba bangun dari tidurku, melihat Fiora yang berada di sampingku seperti panik akan terjadi sesuatu.

"Apa yang terjadi Fiora?."

"Kau tadi seperti bermimpi buruk Desmon, aku khawatir apa yang terjadi dengan dirimu."

Dia mulai memeluku, aku mulai berfikir apa yang terjadi di dalam mimpiku adalah pertanda atau itu benar benar sifat asliku.

"Bagaimana? apakah kau menikmati perjalanan di dalam jiwamu Desmon?."

1
la beneamata
ceweknya bekas orang,jadi kurang like
K A Z A R O: ya gimana yak wkwk, soalnya emang udah bikin rencana gitu. gak semua bakal berjalan lancar (sorry telat reply)
total 2 replies
la beneamata
hadew dah diperkosa,jadi males kasih vote
la beneamata
mantau,apakah akan seperti sipangeran pemalas?
K A Z A R O
maaf banget ni, saya gak bisa update dulu soalnya masih sakit lagi nunggu full recovery, buat yang nunggu chap baru tolong sabar ya dan maaf banget
MouthofMexico
Keren bingit ceritanya! Lanjut! Pantang mundur!
K A Z A R O: tengkyu
total 1 replies
Gua Cowo 🗿
dari tadi likenya 0 semua ...
K A Z A R O: Gak apa apa, yang penting pembaca suka. Makasih loh udah dukung hehe
total 1 replies
Astraloud
Menarik nihhh
GantAi
mantap
K A Z A R O: makasih wkwk
total 1 replies
Franssisskus Supry
next thorr
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!