NovelToon NovelToon
Ketulusan Dalam Cinta

Ketulusan Dalam Cinta

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa / Menyembunyikan Identitas / Pernikahan Kilat
Popularitas:299
Nilai: 5
Nama Author: Ray firmansyah

di saat seorang pemuda mengira sudah menemukan cinta yang tulus ternyata dia salah malah kembali di khianati...

Akankan dia menemukan cinta tulus itu...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ray firmansyah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 21

"Saya sarankan padamu untuk menjauhi Axel, kalau tidak kamu tanggung akibatnya." ancam seorang Wanita.

"Maksud kamu itu Axel Santoso?" tanya Alena.

"Ya benar saya Tunangannya Axel." jawab seorang Wanita.

"Sebenarnya Tunangan Axel itu ada berapa sih, perasaan dari kemaren banyak banget yang mengaku Tunangannya padaku." bingung Alena.

"Apa maksud kamu berbicara seperti itu, ya tentu saja hanya saya saja yang menjadi Tunangan satu-satunya Axel." emosi seorang Wanita.

"Ck.ya udah kalau kamu tidak percaya, aku sarankan ya ke kamu, lebih baik pikir ulang kalau mau melanjutkan hubungan kalian, sudah sana pergi mengganggu orang saja." kesal Alena seraya mengusir.

Seorang Wanita itu yang sempat melabrak Alena pun pergi dari tempat itu, karena dia menyadari kalau apa yang Alena katakan sudah banyak juga yang sudah dia dengar, bahkan teman-temannya pun sering sekali mengatakan untuk jangan meneruskan hubungannya dengan Axel, tapi tak pernah dia mau mendengarnya.

Prok

Prok

"Wah Adek Teteh ternyata Dewasa juga, menghadapi masalah yang seperti tadi sungguh sangat elegan Dek." kagum Asyifa sambil bertepuk tangan.

"Ish apaan sih Teh!! Adek tuh lagi sebal tau Teh, malah Teteh bertepuk tangan seperti itu." kesal Alena.

"Sebal kenapa sih Dek! coba cerita ke Teteh, siapa tahu Teteh bisa membantu." ucap Asyifa.

"Gimana tidak sebel Teh!! setiap Adek keluar kemana pun itu pasti ada saja yang melabrak Adek, ya contohnya seperti Cewek tadi dan semuanya mengaku Tunangannya Axel." sahut Alena.

"Kok bisa seperti itu yah, memangnya kamu sendiri siapanya si Axel itu Dek?" tanya Asyifa.

"Adek bukan siapa-siapa nya Teh! memang sih dia sering banget mendekat padaku, saat di Sekolah dulu meskipun Adek tidak pernah menghiraukan dia sekalipun." jawab Alena.

"Hmm Teteh mengira Axel itu Cowok kamu Dek, mangkanya kamu tadi seperti membela Axel itu.'' ucap Asyifa.

"Hiii amit-amit Teh! Adek Pacaran dengan Cowok yang seperti Axel." geli Alena sambil mengetuk pelan kepalanya sendiri.

"Jangan seperti itu Dek! huft..sudahlah lebih baik kita lanjutin saja makan Es Krim, kan Es Krim juga bisa mood jadi membaik." tegur Asyifa tapi di urungkan.

Tanpa kata Alena pun melanjutkan makan Es Krim nya dengan wajah yang masih cemberut, Asyifa melihat Adeknya yang seperti itu pun hanya tersenyum.

Tak lama datanglah Mama Shinta yang menghampiri keduanya sedang makan Es Krim, tapi saat melihat Putri bungsunya cemberut mengerutkan keningnya.

"Eh Syifa Sayang ada apa dengan si Adek, makan Es Krim kok mukanya cemberut begitu?" tanya Mama Shinta.

"Biasa mah Adek sedang bermanja ria denganku." jawab Asyifa sambil menggoda.

"Ish Teteh apaan sih, siapa juga yang begitu." kesal Alena.

''Eh Dek! kok kamu panggilnya Teteh bukan Kakak lagi ke Asyifa." kaget Mama Shinta.

"Memang ada masalah Ma! jika Adek mengubah panggilan tersebut?" tanya Alena.

"Tentu saja tidak Dek! aaaa kamu benar juga yah, kalau gitu Mama juga panggilnya Teteh saja, jadi Anak Mama ada Kakak Teteh dan Adek jadi lengkap deh haha." jawab Mama Shinta sambil teriak serta tertawa.

Asyifa hanya tersenyum melihat Mama Shinta begitu antusias sedangkan Alena mendengus.

"Ma kita pulang saja yuk, Adek jadi males deh untuk jalan-jalan lagi." pinta Alena.

"Eh kok pulang sih Dek! kan Mama belum membeli apa-apa untuk Teh Asyifa." kaget Mama Shinta.

"Udah sih lain kali saja yah, Mood Adek sungguh sangat anjlok banget nih." ucap Alena.

"Huft..baiklah!! Teh maafin Mama yah, belum sempat membelikan sesuatu untuk kamu Teh." sahut Mama Shinta sambil menghembuskan nafas pelan.

"Tidak apa-apa kok Ma!! lagian Syifa juga tidak mengharapkan di belikan apapun, dengan kebersamaan inilah yang paling lebih berharga daripada sebuah barang apapun itu." ucap Asyifa sambil tersenyum.

"Ya udah yuk kita langsung pulang." ajak Mama Shinta.

"Sungguh si Kakak tidak salah memilih Istri yang seperti Asyifa tidak silau akan harta, semoga Keluarga kecil si Kakak selalu di berikan kebahagiaan amin." batin Mama Shinta.

Mama Shinta sambil tersenyum mengajak kedua Putrinya keluar dari Mall tersebut untuk langsung pulang ke Rumah.

Bukannya langsung pulang ke Rumah tapi di pertengahan jalan malah berhenti di sebuah Minimarket untuk mencari sesuatu untuk di masak di Rumah seperti Sayuran, Daging dan yang lainnya juga sekalian buat stok.

Akhirnya yang turun dari mobil hanya Mama Shinta dan Asyifa saja yang berbelanja, sedangkan Alena memilih menunggu di mobil saja sambil memainkan Hp.

Setelah beberapa menit keduanya pun keluar dengan beberapa kantong kresek dan langsung melanjutkan perjalanan pulangnya.

Sesampainya di Rumah langsung di sambut sama dua Pria yang sedang duduk santai di depan Rumah sambil menikmati kopi.

"Sini Hubby bantu bawa Ay." ucap Ardan.

"Tidak perlu By! lebih baik Hubby angkat Alena tuh dia tertidur di mobil." sahut Asyifa sambil menunjuk.

"Haish!! Anak itu masih saja seperti yang dulu." kesal Ardan.

"Sudah biar Papa saja yang mengangkat si Adek, kamu bantuin Mama dan Istri kamu bawa barangnya saja yah Kak." ucap Papa Samuel.

"Hmm baiklah Pa." sahut Ardan.

Papa Samuel langsung mengangkat tubuh alena keluar dari mobil serta membawa ke dalam kamarnya Alena, sedangkan Ardan pun mengangkat semua barang belanjaan hasil belanjaan para Perempuan tersebut dan langsung membawanya ke dapur.

Bersambung

          ~See You Next ~

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!