NovelToon NovelToon
RESET

RESET

Status: tamat
Genre:Romantis / TimeTravel / Tamat
Popularitas:2.1M
Nilai: 4.8
Nama Author: Phopo Nira

Ecla Chasa Vanny adalah seorang gadis yang berusia 18 tahun. Seorang gadis malang yang melakukan bunuh diri setelah dijual kepada seorang rentenir oleh paman nya sendiri.

"Tuhan mendengarkan doa yang kau panjatkan dengan rasa putus asa......"

Reyhans De' Etrama seorang Ceo dari perusahaan ZR Group yang merupakan perusahaan terbesar dinegara S dan H. Memiliki wajah tampan dengan bentuk tubuh yang sempurna.

"Pertemuan yang seperti nya sudah ditakdirkan oleh Tuhan...."

"Tuhan memberimu kesempatan untuk me-RESET hidup mu....

Apakah kau akan memperoleh kebahagian di kehidupan mu yang baru........"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Phopo Nira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 10

...****************...

Disisi lain, Alex terus merasa bingung dengan keadaan Vanny yang seharusnya sudah sadar dalam 3 jam setelah dia memeriksa kemarin.

Namun sudah hampir 2 hari dan dia belum menunjukkan tanda-tanda akan sadar sama sekali. Alex terus menjaga dan memeriksa kondisi Vanny setiap tiga jam sekali dengan menunjukan hasil yang sama seperti hasil yang sebelumnya.

“Sebenarnya apa yang gadis ini alami, sehingga membuatnya tidak ingin membuka matanya lagi?” tanya Alex pada dirinya sendiri, karena tidak mungkin dia bertanya pada gadis yang sudah seperti seorang putrid tidur itu.

“Rey… Rey..! Kenapa juga kau harus terlibat dengan gadis ini?” Ingin sekali Alex berteriak begitu saat ini juga, namun dia masih bisa menahannya.

“Tunggu dulu….! Bukankah selama ini Rey selalu menhindari wanita, lalu kenapa dia malah menolong gadis ini? Atau jangan-jangan Rey menyukai gadis ini!”

“Woahhh…..Luar biasa!!! Akhirnya Tuan muda Reyhans De’Etrama bisa jatuh cinta lagi setelah sekian lamannya!” Alex terus mencoba menebak-nebak alasan Rey mau membantu Vanny.

...****************...

Di perusahaan ZR Group, saat ini Rey dengan didampingi sekertarisnya yang bernama Daniel Leonardo sekaligus teman masa kecilnya bersama dengan Alex tengah menghadiri rapat penting mengenai produk baru yang siap diluncurkan.

Namun, Rey tidak bisa mengfokuskan pikirannya pada rapat tersebut. Entah apa yang terjadi pada dirinya, pikiran Rey selalu saja tertuju pada gadis yang dia selamatkan itu.

“Apakah gadis itu sudah sadar? Apakah dia sudah kembali kekeluarganya dengan aman? Kenapa Alex masih belum menghubungiku? Atau gadis itu memang belum sadar? Akhh… mana mungkin! Dia pasti sadar setelah aku pergi tadi!”

Rey terus bertanya-tanya didalam hatinya sambil memainkan pena yang sedang dipegangnya saat ini tanpa menyadari bahwa semua anggota rapat sedang menunggu pendapat dan keputusannya.

“Rey!!”

“Rey!!!”

“Woiyyyy… Rey!”

Daniel memanggil Rey setengah berteriak, sebab dia sudah berkali-kali memanggilnya dengan pelan tapi Rey tetap tidak bergeming.

“Hmmm…..” Rey hanya menyahutinya dengan deheman.

“Mereka sedang menunggu pendapat dan keputusan final darimu , Tuan muda Reyhans De’Etrama!” ujar Daniel penuh penekanan disetiap katanya sambil memberi isyarat pada Rey agar fokus kembali ke rapat mereka.

“Ouhhh….” Rey melirik kearah anggota rapat yang tengah menunggu perintah selanjutnya.

“Dan, bagaimana menurutmu?”

Rey kemudian meminta pendapat Daniel mengenai rapat itu, karena tidak ada satu pun yang masuk ketelinganya saat agenda rapat dan laporannya sedang dipresentasikan tadi.

“Kalau kau bertanya padaku tentu saja jawabannya rencana itu sangat bagus dan pantas dicoba, Rey!”

Daniel pun menjawabnya dengan malas, sebab dia tahu betul bahwa Rey tidak akan memakai pendapatnya itu.

“Benarkah! Kalau begitu kita gunakan saja rencana tersebut!” perintah Rey tanpa menimbang dan memikirkannya lagi. Karena pikirannya terus terisi oleh gadis itu.

“Haahh….”

Daniel hanya bisa melongo saat mendengar Rey mengambil keputusan dengan menggunakan pendapatnya.

“Baik, Tuan! Akan segera kami kerjakan dengan baik!” sahut anggota rapat lainnya yang akhirnya bisa bernafas lega setelah Rey memberi keputusannya.

“Kenapa kalian masih disini!” tanya Rey ketika melihat karyawannya msih duduk dikursi rapat masing-masing.

“Rapat selesai! Kalian boleh bubar sekarang!” ujar Daniel memberi perintah pada karyawan yang lainnya untuk kembali bekerja sesuai dengan bagiannya masing-masing.

Mendapat perintah untuk bubar, para karyawan pun dengan cepat mengemasi berkas mereka dan berlalu pergi dari ruang rapat sesuai perintah dari Daniel.

Kini diruangan rapat itu tersisa Rey dan Daniel saja yang masih duduk dikursinya. Raut wajah Rey ampak sangat gelisah seperti sedang memikirkan sesuatu yang sangat mengganggunya.

“Kau kenapa, Rey?” Daniel pun akhirnya bertanya karena sudah tidak tahan melihat Rey gelisah.

“Hmmm, memangnya aku kenapa?” Rey malah bertanya balik pada Daniel.

“Astaga, Rey!” Daniel hanya bisa bergeleng kepala sambil menghela nafas pajang saat menghadapi Rey yang seperti itu.

“Sudahlah! Ayo pergi, bukankah masih banyak yang harus kita kerjakan!” Rey pun langsung berjalan menuju keruangannya diikuti oleh Daniel.

...****************...

Malam harinya, Rey telah menyelesaikan semua pekerjaannya dan sekarang dia sedang berjalan kembali menuju kamarnya dihotel K.

“Ouh …. kau masih disini?” tanya Rey begitu masuk kekamarnya dan melihat Alex masih berada disana.

“Apakah dia belum sadar juga?” lanjut Rey lagi sambil melepas jas dan dasinya.

“Bukankah kau bisa melihatnya sendiri?” jawab Alex dengan wajah kesal, karena kali ini dia juga tidak mendapat hari liburnya karena Rey dan malah harus menjaga orang pingsan seharian.

“Kau pasti lelah, kau boleh pergi sekarang!” ujar Rey yang tidak ingin berdebat dengan sahabatnya itu.

“Sekarang kau mengusirku lagi, Yah! Setelah aku membantumu, begitu?” ucap Alex tak terima dengan sikap Rey yang langsung mengusirnya lagi saat sudah tidak dibutuhkan.

“Kalau begitu kau boleh menjaganya lagi malam ini. Aku bisa memesan kamar ang lain saja!” sahut Rey santai sambil bergegas ingin keluar dari kamarnya.

“Tidak, Tuan Rey! Aku saja yang pergi. Karena aku sudah sangat merindukan kasurku!” ucap Alex menghentikan langkah Rey dan langsung berlari kearah pintu.

“Alex!” panggil Rey, sontak saja membuat Alex berhenti dan menatap Rey dengan heran.

“Terima kasih untuk hari ini!” ucap Rey tulus yang hanya ditanggapi senyuman dan tanda ‘Okay’ dari Alex.

Dan Alex kini sudah pergi dari Hotel K menuju ke rumahnya, meninggalkan lagi Rey dan Vanny berdua dikamar itu.

“Bagaimana bisa gadis ini pingsan begitu lama!” ujar Rey yang menatap wajah Vanny lekat dan kemudian berlalu membersihkan dirinya dikamar mandi.

...****************...

Kini Rey selesai membersihkan dirinya, dia keluar dengan mengenakan jubah mandi dan handuk ditangannya untuk mengeringkan rambutnya yang basah.

“Ukhh….” rintih Vanny yang kini mulai sadar dari pingsannya.

Mendengar itu Rey pun mendekati Vanny dengan duduk dipinggir ranjang sebelah Vanny berbaring.

“Kau sudah sadar?” tanya Rey memastikan.

1
Babo Saram
maaf sebelum'a thor. ini pendapat pribadi saya ya. saya agak terganggu dgn cara bicara para cast'a. seperti "yakkkhh... bla bla".. jd kurang gereget pake cara bicara org korea. aneh gtu rasa'a.

sekali lagi maaf ya. 🤭
PrettyDuck: Halo pembaca setia Noveltoon 🤗
Aku baru merilis cerita berjudul : "In Between" ✨️
Kalau berkenan silahkan berkunjung dan nikmati ceritanya 💕

Mila tidak pernah menyangka kalau 'penghancur' masa remajanya akan kembali lagi jadi bosnya di kantor. Ini bukan cuma soal benci, tapi soal luka yang dipaksa sembuh saat pelakunya ada di depan mata.
total 1 replies
Reni Ajja Dech
sebenarny si Vania Uda lulus sekolah ya thorr.
Fahmi Ardiansyah
di lanjutkan cerita Sean n Rachel ya thor
Fahmi Ardiansyah
sekali kali pergi dengan keluarga Rey biar mereka gak merasa terabaikan maunya berduaan Mulu Rey kamu.
Fahmi Ardiansyah
iya betul kata Rey biar gak ada yg berani dekat dekat mereka LG.
Fahmi Ardiansyah
waah Rey sangat beruntung menikahi rhea yg masih tersegel.tpi sayang mereka gak bakal bisa punya anak lg.
Fahmi Ardiansyah
ya author nya bikinnya rhea sellu diam n sampai kapan rhea harus berdiam diri lihat ada ulet di sekitarnya.
Fahmi Ardiansyah
iya niat untuk bikin rhea cemburu kok jadi malah berantem beneran.kmu sih Rey udah tau istri gak suka kmu dekat wanita lain.masih sengaja bikin cemburu.
Fahmi Ardiansyah
🤣🤣🤣🤣🤣
Fahmi Ardiansyah
mantap Thor karya karyamu sellu bikin aku penasaran.n sellu bagus menyusunnya gak berbelit-belit.
Fahmi Ardiansyah
iya yg pasti laki laki itu dirimu sendiri Sean.
Fahmi Ardiansyah
Sean cepat lamar Rachel skrg.ke buru di rebut org rachelnya.
Fahmi Ardiansyah
semoga sellu bahagia ke depannya ya Rey n rhea dgn keluarga kecilmu itu.
Fahmi Ardiansyah
semoga Sean melamar Rachel di waktu yg sama
Fahmi Ardiansyah
Rachel kau benar benar wanita yg sangat baik n untung yg jadi kekasih Rey kmu coba klu org lain pasti udah membalas dendam pada Vanny atau rhea.
Fahmi Ardiansyah
ini bakal jadi kejutan besar bagi rhea n si kembar juga Oma nya
Fahmi Ardiansyah
bersabarlah Sean mereka pasti datang tepat waktu.
Fahmi Ardiansyah
iya Vanny memang egois gak memikirkan nasib ke2 anak kembarnya itu.
Fahmi Ardiansyah
iya Krn Vans n Nara gak mau datang ke acara itu Krn tak ada mamanya di sisinya.
Fahmi Ardiansyah
kok ikut dag dig dug gini ya.apakah ada kejutan LG kali ini
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!